Megapolitan Ancam Kebudayaan Sunda

BANDUNG, (PR).-
Pada dasarnya, daya dukung masyarakat Jawa Barat atau masyarakat Sunda
sudah cukup. Jadi, tidak perlu ada penggabungan dengan wilayah
lainnya, seperti DKI Jakarta. Karena, megapolitan yang kapitalis dan
industrialis akan memorak-porandakan kebudayaan masyarakat Sunda yang
agraris.

Hal tersebut diungkapkan Roza Rahmadjasa Mintaredja, seorang arsitek
dan pemerhati budaya dari Korps Alumni Daya Mahasiswa Sunda (Kadamas)
pada Forum Musyawarah Masyarakat Jabar (Format Jabar) di Hotel
Horison, Jln. Pelajar Pejuang, Bandung, Sabtu (11/2).

"Coba dengarkan amanat Galunggung dalam Koropak 632, abad 11. Jaga
Kabuyutan! Lemah cai Sunda. Lamun henteu...bakal leuwih hina batan
kulit lasun di jarian. (Jagalah tanah air! Sunda. Jika tidak, kita
akan lebih hina daripada kulit anjing di tempat sampah)," ungkapnya.

Jadi, menurut Roza, ini adalah saat yang tepat untuk masyarakat Jabar
bersatu mempertahankan tanah Sunda sebagai suatu basis budaya
Pasundan. Berbagai kesenian khas Sunda di daerah-daerah perbatasan,
dikatakannya bisa tenggelam oleh budaya luar yang identik dengan
konsep kota megapolitan.

Ketua Umum Pengurus Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya
Banten (PPPSBB) Jawa Barat Tb. Basiet Subbahi, mendukung sikap
Gubernur Jabar yang menolak megapolitan. Pihaknya lebih setuju jika
DKI Jakarta bersama Jabar dan Banten bersama-sama mengoptimalkan Badan
Kerja Sama Pembangunan Antardaerah.

Sementara itu, Ferry Mursidan Baldan dalam "Diskusi RUU Megapolitan"
di Savoy Homann, Bandung, mengatakan, konsep megapolitan tidak berarti
adanya pencaplokan wilayah administrasi pemerintahan, apalagi
mengganggu atau menghilangkan identitas daerah. Ini karena fokus
konsep megapolitan diarahkan pada konsep tata ruang ibu kota sebagai
pusat interaksi. (A-154/A-159)***





http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/

[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke