AteisANGGOTA mailing list human_ism, yang berpaham ateis, kini
sedang menggalang tekanan kepada pengelola Dictionary.com.
Pasalnya, kamus maya tersebut mengasosiasikan ateisme (atheism) dengan istilah
tidak bermoral (immorality) dan jahat (evil).
Adalah para kaum ateis di Pennsylvania Amerika Serikat yang
mulai gusar terhadap Dictionary.com. Menurut mereka, pengaitan
ateisme dengan imoralitas dan kejahatan, sangat tidak beralasan.
Mereka berkeberatan disebut sebagai kaum tidak bermoral dan jahat.
John Hodges, pendukung gerakan protes ini mengatakan,
statistik menunjukan bahwa perang dan kejahatan lebih banyak
dilakukan oleh orang yang mengaku dan mengatasnamakan agama.
Sementara, sebaliknya banyak orang-orang ateis justru melakukan kerja
kemanusiaan dan sangat baik terhadap manusia sesama. Para kaum
ateis diminta memrotes dengan cara memberi masukan alternatif
definisi ateis . Sejauh ini, pendapat yang kuat adalah ateisme adalah
paham moral-humanistik.
Cerita orang Barat protes terhadap agama sering kita dengar.
Filusuf eksistensialis Nietschze misalnya mengatakan "Tuhan
telah mati" (God is dead). Namun hatinya sangat terganggu dan
marah ketika melihat seorang sais mencambuk habis-habisan
kudanya di depan dia.
Kita sikapi secara positif saja berita ini. Pertanyaan dan
keheranan mereka, toh adalah juga keheranan kita semua. Mengapa
di negeri kita atau di negeri mana pun yang mendasarkan diri
kepada kehidupan beragama, kejahatan dan perbuatan-perbuatan tidak
bermoral masih saja marak? Departemen Agama, misalnya justru tidak lepas
dari korupsi. Bahkan, baru-baru ini kita membaca berita bantuan
untuk panti asuhan (yatim dan jompo) juga ditilep oknum.
Tentu saja bukan agama yang salah. Sebab tidak ada agama yang
mengajarkan kejahatan dan kebejatan moral. Yang keliru adalah
cara kita memahami agama, seolah-olah agama itu hanya di
masjid, gereja, vihara, kelenteng, dan sebagainya. Padahal nilai-nilai agama
itu berlaku sebagai landasan manusia bergerak di mana pun dan
di dalam situasi apa pun.
Karena itu, jika kita ingin terus menegakkan agama, tidak ada
jalan lain kecuali kita berbuat adil, jujur, mengembangkan rasa
kasih sayang kepada manusia. Itulah yang harus dipelopori,
terutama oleh para pemegang amanah seperti pejabat dan pemimpin masyarakat.
Kalau korupsi dan kejahatan lainnya masih juga dilakukan oleh
orang-orang yang dalam KTP-nya beragama, dan pemimpin
membiarkannya, bukan tidak mungkin nanti giliran anak cucu kita
menggalang pendapat untuk mengubah definisi agama yang ada dalam kamus. Kalau
ini terjadi, zaman bisa terbalik pan? (Budhiana/"PR")***
---------------------------------
Talk is cheap. Use Yahoo! Messenger to make PC-to-Phone calls. Great rates
starting at 1ยข/min.
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
Yahoo! Groups gets a make over. See the new email design.
http://us.click.yahoo.com/XISQkA/lOaOAA/yQLSAA/9VOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~->
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/