Gaji PNS Akan Dipotong untuk Infak

GARUT, (PR).-
Untuk sedikit meringankan warga miskin dan warga yang
mengalami rawan daya beli akibat kekeringan, Pemkab
Garut saat ini mengintensifkan pengambilan zakat dan
infak dari seluruh pegawai negeri sipil (PNS) yang ada
di Kab. Garut. Jika program itu berjalan apalagi bila
ditambah oleh zakat dan infak dari agnia, beban yang
dihadapi warga miskin di Garut dipastikan sedikit
berkurang.

"Bayangkan saja. Jumlah PNS golongan III dan II saja
di Garut hampir 14.000 orang. Itu artinya, jika
rata-rata PNS menzakatkan atau menginfakkan hartanya
antara Rp 25.000,00 hingga Rp 50.000,00, dalam satu
bulan bisa terkumpul dana Rp 335 juta," kata Bupati
Garut H. Agus Supriadi, Rabu (6/9).

Bupati mengatakan, sejak beberapa waktu lalu,
sebenarnya sudah ada kewajiban bagi PNS golongan
tertentu di Garut untuk menzakatkan atau menginfakkan
sekira 2,5% dari penghasilannya, untuk dikelola oleh
Badan Amil Zakat. Namun karena sesuatu hal, program
itu kurang mendapat perhatian penanganannya.

Namun sekarang, terutama setelah warga di daerah
tertentu mengalami rawan daya beli akibat kemarau
panjang serta setelah warga miskin di Garut
diperkirakan bertambah, program tersebut akan lebih
dioptimalkan lagi. "Sekarang akan diupayakan
semaksimal mungkin agar lebih tepat sasaran dan
benar-benar bisa membantu warga yang sedang ditimpa
masalah," katanya.

Bupati meyakini, sekecil apa pun bantuan dari para
PNS, akan sangat berarti bagi masyarakat miskin di
musim paceklik sekarang. Bantuan itu akan sedikit
meringankan beban warga yang mengalami rawan daya beli
akibat lahan pertaniannya tidak berproduksi. Juga bisa
meringankan beban hidup petani gurem yang tidak punya
lahan dan tidak mendapat pekerjaan dari pemilik lahan.

"Sebagai Muslim kita wajib membantu sesama, apalagi
bagi Muslim yang punya harta lebih," katanya. Ia juga
mengharapkan agar setiap PNS yang gajinya dipotong
sekira 2,5% untuk kepentingan zakat dan infak, ikhlas
dan rida membantu.

Di tempat terpisah, Kepala Bappeda Garut Drs. H. Iman
Alirahman, M.Si. mengatakan, bahwa warga miskin di
Kab. Garut memang akan mendapat perhatian lebih dari
Pemkab Garut. Tanpa bantuan dari pemkab, mereka akan
terpuruk dalam masa paceklik sekarang.

"Salah satu upaya membantu mereka, ya, dengan
mengintensifkan program zakat dan infak bagi PNS
golongan tertentu di Kab. Garut. Sekarang sedang
digodok bagaimana agar program itu lebih efektif,"
katanya. (A-112)***

PR | Jawa Barat | Kamis, 07 September 2006


=====
Situs: http://www.urang-sunda.or.id/
[Pupuh17, Wawacan, Roesdi Misnem, Al-Quran, Koropak]

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/TktRrD/gOaOAA/yQLSAA/9VOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
http://barayasunda.servertalk.in/index.php?mforum=barayasunda


[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke