Punten, ieu mah sanes bade mairan seratan anu di kintun ku Kang Rahman, mung
barang mireng nami Yayasan Paramadina bet ujug-ujug emut kana hiji tanya jawab
anu kaaos dina Syariah Online.com. Mangga nyanggakeun.
baktos,
KaCa.
Recent Activity
3
New Members
Visit Your Group
SPONSORED LINKS
English as a second language program
Corporate culture
Corporate culture change
Italian language
Tissue culture
Yahoo! Mail
Drag & drop
With the all-new
Yahoo! Mail Beta
Y! Messenger
Quick file sharing
Send up to 1GB of
files in an IM.
Y! GeoCities
Free Blogging
Share your views
with the world.
.
Yayasan Paramadina Menghalalkan Nikah Beda Agama
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum Wr Wb.
Pagi ini saya lihat di salah satu acara TV swasta menayangkan cerita tentang
artis artis indonesia yang berbeda agama (ada yang lelaki nya non Islam, juga
ada yang perempuannya non Islam) melangsungkan pernikahan resmi dengan ijab
kabul di adakan di yayasan Paramadina.
Bahkan salah satu staff dari yayasan paramadina ini ikut berbicara dengan crew
dari TV tersebut dan meng konfirmasi bahwa pernikahan seperti ini memang sudah
di akomodasi oleh yayasan Paramadina secara resmi.
Mohon tanggapan dari Ustadz bagaimana sebenarnya yang menjadi landasan Yayasan
Paramadina ini, memang saya tahu Paramadina adalah yang paling gencar dengan
Islam Liberal, tapi terus terang saya tidak menyangka bisa sejauh ini.
Wassalamu’laikum Wr Wb
Jawaban:
Assalamu `alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh
Alhamdulillah, Washshalatu wassalamu `ala Rasulillah, wa ba?d.
Lepas dari urusan dengan yayasan Paramadina, nikah beda agama sebenarnya sudah
jelas hukumnya yaitu haram. Al-Quran Al-Kariem, Sunnah dan Ijma` para ulama
telah menegaskan haramnya menikah antara pasangan yang berbeda keyakinan.
Kecuali bila laki-laki muslim menikah dengan wanita kitabiyah yang hukumnya
sudah seringkali kami tampilkan. Selebihnya adalah pernikahan yang haram
Larangan ini bukan hanya dalam Islam, tetapi juga di dalam agama nasrani. Paus
dan para rahib di gereja katholik tidak pernah membolehkan umatnya menikah
dengan lain agama. Kecuali dengan izin khusus yang merupakan hak preogratif
dari para pendeta itu.
Sedangkan agam Islam tidak mengenal hak preogratif kependetaan seperti dalam
katholik. Sebab di dalam Islam tidak dikenal lembaga kependetaan. Semua hukum
Allah SWT itu jelas di dalam Al-Quran Al-Kariem maupun sunnah, setiap orang
bisa melihat dan membacanya serta memahaminya dengan baik.
Seorang ulama setinggi apapun levelnya, tidak pernah merasa punya hak untuk
membuat pengecualian-pengecualian sebagaimana di lembaga kependetaan. Sebab
hukum dan aturan Allah SWT itu tidak boleh dirubah-rubah oleh siapapun termasuk
oleh Rasulullah SAW.
Ingatlah ketika Usamah bin Zaid ra datang kepada Rasulullah SAW untuk meminta
permohonan pembatalan hukum potong tangan bagi wanita dari bani Makhzum, saat
itu Rasulullah SAW marah dan berkata bahwa seandainya yang mencuri adalah
anaknya sendiri pun pasti beliau potong juga tangannya. Sebab kewajiban untuk
melaksanakan aturan Allah SWT berlaku tetap, tidak bisa dirubah oleh siapapun
termasuk oleh diri seoang nabi.
Dan nabi Muhammad SAW yang besar dan mulia itu telah menyampaikan aturan dari
Allah SWT kepada kita tentang haramnya menikah antara pasangan yang berbeda
agamanya. Aturan ini tetap berlaku sepanjang zaman tanpa ada seorang pun yang
berhak untuk merubahnya, tidak juga yayasan Paramadina atau siapapun aktifis
Liberal yang mengaku bergama Islam.
Maka apa yang dilakukan oleh siapapun untuk merubah hukum Allah SWT sudah jelas
dosa dan akibatnya. Allah SWT berfirman :
Maka demi Tuhanmu, mereka tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim
terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam
hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka
menerima dengan sepenuhnya.(QS. An-Nisa : 65)
Membantah hukum dan larangan Allah yang sudah tegas dan jelas sebenarnya
merupakan tindakah yang dipengaruhi oleh syetan.
? Sesungguhnya syaitan itu membisikkan kepada kawan-kawannya agar mereka
membantah kamu; dan jika kamu menuruti mereka, sesungguhnya kamu tentulah
menjadi orang-orang yang musyrik. (QS. Al-Anam : 121)
Siapa saja yang membantah apa yang telah ditetapkan oleh Allah SWT dengan
mengatasnamakan apapun termasuk hak asasi atau liberalisme atau kebebasan
berpikir, tentu harus mengerti bahwa sebenarnya dirinya sangat lemah. Sebagai
manusia, sebenarnya orang itu sangat rendah di mata Allah SWT. Bukankah Allah
SWT telah menciptakannya dari setetes air hina, lalu mengapa tiba-tiba dia
merasa lebih pintar dari Allah SWT dan berusaha melawan-Nya ?
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang
nyata.(QS. An-Nahl : 4)
Hadaanallahu Wa Iyyakum Ajma`in, Wallahu A`lam Bish-shawab,
Wassalamu `Alaikum Warahmatullahi Wa Barakatuh.
_._,___
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]