Roja
Oleh Anick H.T.
26/02/2007
Ia adalah golongan untouchable, Dalit. Golongan di luar empat (atau
lima) kasta di India ini, tak boleh berhubungan dengan kasta manapun.
Ia harus bertransaksi dan berjual beli di antara mereka sendiri. Ia
harus memiliki candi sendiri untuk beribadah. Ia bahkan tak boleh
lewat di depan rumah para pemilik kasta. Apalagi bersentuhan.
tanggapan anda
* artikel Anick H.T. lainnya
* 08/01/2007
Kolom Agama
* 25/10/2006
Menjumpai Tuhan Lewat Perempuan
* 14/08/2006
Desa Muslim
* 24/04/2006
Dua Identitas
* 22/02/2006
Surat Terbuka kepada Ketua MPR
* Total 7 artikel
Lebih lengkap lihat biodata penulis
* artikel baru
* 26/02/2007
Perlu Dialog Hati ke Hati, Bukan Bibir ke Bibir
* 19/02/2007
Karya Seni Terkadang Memberi Dorongan Spiritual
* 19/02/2007
Saidiman
Gagasan Pluralisme Dewa
* 19/02/2007
M. Guntur Romli
Imlek
* 12/02/2007
Luthfi Assyaukanie
Harapan Besar Pada "Mesjid Kecil"
* artikel sebelumnya
* 19/02/2007
Karya Seni Terkadang Memberi Dorongan Spiritual
* 19/02/2007
Saidiman
Gagasan Pluralisme Dewa
* 19/02/2007
M. Guntur Romli
Imlek
* 12/02/2007
Luthfi Assyaukanie
Harapan Besar Pada "Mesjid Kecil"
* 12/02/2007
Logika Tawuran Persulit Sikap Moderat
Gadis kecil nan lincah itu bernama Roja. Umurnya menginjak 13 tahun.
Ia bisa cerita panjang tentang keluarga dan lingkungannya. Dengan
jernih ia bisa juga cerita tentang orang kaya yang menindas dan tak
peduli pada si miskin di sekitarnya, tentang sistem kasta yang
menjerat dirinya sejak ia dilahirkan, tentang agama yang tak punya
jawaban terhadap penindasan dan kemiskinan.
Ia adalah satu dari 74 anak yang beruntung bisa mengenyam pendidikan
gratis di sebuah sekolah kecil bernama Bandhavi, India. Sekolah ini
didirikan oleh beberapa aktivis yang telah lama berjuang mengadvokasi
kemiskinan dan penghapusan sistem kasta di India. Di luar 74 anak itu,
ribuan, bahkan jutaan anak lainnya tak bisa mengenyam pendidikan
secara normal.
Pada level pendidikan dasar, sebagian mereka memang boleh bergabung
dengan pendidikan umum. Namun mereka harus mengikuti pendidikan di
luar jendela, di luar ruang kelas. Mereka tak berhak duduk sebangku
sekelas dengan anak-anak normal lain.
Roja adalah seorang Devadasi. Sejak umur 11 tahun, Ibunya yang juga
devadasi sudah mendedikasikan Roja untuk menjadi salah satu bagian
dari tradisi kuno yang masih bertahan di India. Devadasi adalah status
sebagai pelayan Tuhan. Ia melayani "orang-orang yang dekat dengan
Tuhan" dalam arti yang sebenarnya.
Ia dididik menari, menyanyi, dan secara mental disiapkan menjadi
"hidangan" para pemuka agama bergelar Yellamma. Meski begitu, ia tak
berhak menyandang status sebagai istri, meski diperlakukan seperti
istri (gundik).
Dalam kategori genetik, Roja adalah juga anak dari seorang Yellamma,
karena ibunya juga seorang devadasi. Namun devadasi bukan istri, dan
anaknya tidak berhak mendaku anak Yellamma.
Tapi Roja masih beruntung. Ia bisa menghirup udara bebas, kecuali pada
saatnya nanti Yellamma yang telah memilihnya membutuhkannya. Ia lebih
beruntung dari para pendahulunya, ketika para penguasa candi
menyediakan tempat khusus bagi para devadasi, dan menampungnya di sana.
Dalam pandangan ibunya, ia juga patut merasa beruntung, karena menjadi
devadasi dianggap telah mengangkat derajatnya. Menjadi devadasi
berarti melayani Tuhan. Menjadi devadasi berarti menjadi bagian dari
kehidupan pemilik kasta yang tinggi. Menjadi devadasi berarti hak
hidupnya dilindungi.
Ia beruntung. Ia adalah golongan untouchable, Dalit. Golongan di luar
empat (atau lima) kasta di India ini, tak boleh berhubungan dengan
kasta manapun. Ia harus bertransaksi dan berjual beli di antara mereka
sendiri. Ia harus memiliki candi sendiri untuk beribadah. Ia bahkan
tak boleh lewat di depan rumah para pemilik kasta. Apalagi bersentuhan.
Jika kebetulan berpapasan jalan, ia harus menundukkan muka dan
menunggu sampai pemilik kasta melewatinya. Dalam satu desa,
perkampungan Dalit minimal harus berjarak 500 meter dari perkampungan
pemilik kasta.
Pada suatu masa, para Dalit juga dipekerjakan oleh para pemilik kasta.
Mereka bekerja tanpa gaji. Mereka hanya punya hak untuk mendapatkan
jatah makan, jika ada sisa makanan dari para tuan tanah. Itupun dengan
cara dilemparkan dari dalam rumah atau dari kejauhan.
Seorang Dalit tak bisa dan tak akan bisa berubah menjadi pemilik
kasta. Seorang Dalit bisa kaya, tapi tak bisa berkasta. Saat ini ada
sekitar 220 juta warga India Dalit. Ini hampir setara dengan total
warga negara Indonesia.
Apakah Islam atau Kristen di Inda punya jawaban terhadap mereka?
Ternyata tidak. Meski sistem kasta ini didasarkan pada ajaran Hindu,
Islam dan Kristen tetap tak mampu membebaskan mereka. Dus, kita bisa
temukan kemudian, di komunitas Islam juga ada Dalit Islam. Di
komunitas Kristen, ada pula Dalit Kristen.
Dalam praktek saat ini, tak semua negara bagian di India menerapkan
devadasi system, meski sistem kasta dan Dalit masih berjalan. Hanya
dua negara bagian yang masih memberlakukan devadasi, Karnataka State
dan Andhra Pradesh.