Bwahahahaha... gelooo euy sugan teh nanahaon :)). Aa boga carita lucu masalahna 
mirip-2 oge hahaha....
Hiji mangsa Aa pan pernah ulubiung juga dina sektor parminyakan hihihi... pan 
dalam satu lapisan migas biasanya si fluida itu teh dibagi dua yaitu 
hydrocarbon dan air, nah hydrocarbon dibagi dua lagi ada nyang namanya Minyak 
alias Oil dan Gas tea... 

Hiji mangsa pausahaan tempat Aa gawe ngirim log parminyakan ka si Bule bwat di 
evaluasi kabetulan itu log teh pake bahasa Indonesia jadi di beberapa lapisan 
ada yg tertulis minyak, gas dan air... ku Aa poho pisan harita tidak 
ditarjamahkan jadi langsung ajah harita dikirim ka si Bule hahaha.... Tak lama 
kemudian si bule nelpong Aa... 

Aa... are u sure ceunah!!.. kamsudnya kalo di sunda keun mah...  Nu baleg 
siah!!!... benul kah di Indonesia lapisan minyaknya mengeluarkan Air (UDARA)?? 
Aa nyakakak teu kuat tea sambil ngejelasin minta maaf juga hehehe... Sori mori 
dori Le... Aa forgot nga translate ituh log hehehe... Air teh lain udara tapi 
water... kakarak si Bule nyakakak juga hahaha... soalnya dia udah keburu lapor 
ke Team Expert di Houston n' kabeh pada bingung ceunah hahaha... kakakarak 
saumur-2 dia gawe dia udah muter-2 sampe ka Rusia jeung Kazakstan diparminyakan 
manggih lapisan yg mengandung Air hehehe. 

Salam Aairan ;),
A
  ----- Original Message ----- 
  From: Mirza S. Sadjad 

  Kang,

  Yang jelas, Air Mancur adalah satu-satunya 'airline' yang tidak 
  diboikot terbang di Eropa, khususnya jamu 'kuat ceng' nya...karena 
  semboyannya adalah : " WITH THIS, WE CAN 'FLY' WHEREVER AND AS LONG 
  AS WE WANT...!! "

  Salam,
  Mirza SS-Tarakan

  --- In [EMAIL PROTECTED], "Lodayana" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > 
  > Ha ha ha ha ha ha ha ha...........!!! Dengan pengalaman-nya, nanti 
  kalau kalau turis itu datang ke Lion Air, mereka akan tanya "Do you 
  have Jamu Lion King?" He he he he he he... Garrrriiiinggg..........
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Chandrady Raharja 


  Salam senyum di siang bolong,....

  Kejadian ini dialami teman saya waktu tinggal di Denpasar bersama ortunya.

  Kami sering nongkrong di warung jamu tradisionil di dekat rumah kami........ 
......
  Pada suatu hari ketika kami sedang duduk duduk di warung jamu, sepasang bule 
datang ke warung yang kelihatan meriah dari jauh. 

  Bule kucel dengan ransel di punggung itu melangkah dengan penuh percaya diri 
menuju ke halaman warung jamu. 

  Dalam hati saya bangga juga jamu tradisionil kita sudah dikenal 
dimancanegara. Buktinya si bule pun mau mengunjungi warung jamu di Indonesia.

  Makin dekat ke warung langkah bule tersebut kelihatan makin ragu ragu, namun 
tetap saja mendekati kami....... 

  Setelah dekat, salah seorang bertanya kepada kami dalam bahasa Inggris dengan 
wajah agak ragu, "Do you have a direct flight to Jogja for tomorrow..?"

  Gantian kami yang bengong sambil saling berpandangan penuh tanda tanya......
  Bukannya kami nggak tahu bahasa Inggris lho..! Cuman tanya ticket pesawat kok 
di warung jamu.
  Karena agak lama kami saling berpandangan tanda bingung, sekali lagi si bule 
bertanya, "Air Mancur is a domestic flight, isn`t it..?"

  . 
   

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke