Teh Maria, maca artikel dihandap, sugan teh leres Banten misah jadi
provinsi hoyong mensejahterankan rakyatna, eh... malah jadi propinsi
koruptor, teras anu matak heran, Banten mendukung syariat Islam,
geuningan masih keneh korupsi, naon tah hukumanna menurut syariat
Islam kanggo anu korupsi ? semoga dihukum para koruptor di Banten anu
kasebatna agamis (taat agama kok korupsi?). 
Para pemkot di Banten, gawe teh ngan ngurus kaum istri mani nomor
hiji, aya teteh anu mulih kerja ti wengi, langsung ditangkap disangka
pelacur, padahal mah si Teteh nuju ngantosan angkot. Geura urus
kasejahteraan rakyat, agama wae dipake kedok, ari diri sorangan
bermoral bejat.
Teh Maria, anehnya urang Kanada anu sok disebut kafir, tapi rakyatna
diurus bener, kesejahteraan diperhatikeun, hirup rukun antar umat
beragama sareng anu atheis oge ih... damai-damai wae, teu aya
ngamuk-ngamuk.
==========================================================================

19/02/2008 16:58
Korupsi di Banten Mengkhawatirkan, Mahasiswa Berdemonstrasi

Liputan6.com, Serang: Puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi
di Banten berunjuk rasa di perempatan Ciceri, Serang, Banten, Selasa
(19/2) siang. Dalam aksinya, sebagian demonstran yang tergabung dalam
Aliansi Mahasiswa Antikorupsi ini berorasi secara bergantian. Mereka
menilai perilaku korupsi pejabat di Banten sudah mengkhawatirkan.

Para pengunjuk rasa juga menganggap penanganan kasus korupsi selama
setahun oleh instansi berwenang seperti Kejaksaan Tinggi Banten dan
Kepolisian Daerah Banten sangat lamban dan tidak serius sehingga
mendapat rapor merah. Sejumlah proyek pembangunan senilai ratusan
miliar rupiah pun dinilai sering jatuh ke tangan keluarga pejabat.
Akibatnya, banyak jalan poros desa hanya berumur sebulan. Lantaran
aksi sempat dilarang polisi, para mahasiswa itu akhirnya membakar ban
di tengah jalan.(RMA/Ariel Maranoes) 

Kirim email ke