--- On Wed, 12/10/08, Setya Dharma PKB S.Pelawi <[email protected]> 
wrote:

> From: Setya Dharma PKB S.Pelawi <[email protected]>
> Subject: Fw: quo vadis lingkungan kita
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, December 10, 2008, 9:47 PM
> ----- Forwarded Message ----
> From: Setya Dharma PKB S.Pelawi
> <[email protected]>
> To: [email protected]
> Sent: Tuesday, December 9, 2008 8:17:00 AM
> Subject: Fw: quo vadis lingkungan kita
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> Selasa, 21 Oktober 2008
> Quo Vadis Lingkungan Kita?
> 
> Tingkat dan akselerasi kerusakan lingkungan hidup di
> Indonesia saat ini, telah lebih jauh berubah menjadi masalah
> sosial yang pelik. Aktifitas pembangunan saat ini yang terus
> memacu pertumbuhan ekonomi telah menimbulkan masalah-masalah
> sosial seperti mengabaikan hak-hak rakyat atas kekayaan
> alam, marjinalisasi dan pemiskinan karena pertumbuhan
> ekonomi ini telah diserahkan pada kekuatan-kekuatan modal
> besar yang semata-mata berorientasi kepada keuntungan.
> 
> Ditambah lagi dengan kongkalikong dengan birokrat dan
> politikus busuk di legeslatif, maka jalan eksploitasi
> lingkungan hidup semakin lancar dan mulus. Oleh karena itu
> permasalahan lingkungan hidup juga bukan masalah yang
> berdiri sendiri dan harus dipandang sebagai masalah sosial
> kolektif yang bernuansa politis ekonomis.
> 
> Oleh karenanya, masalah lingkungan hidup saat ini mau tidak
> mau juga harus mentransformasikan dirinya menjadi sebuah
> gerakan social yang bersifat politis ekonomis dan kultural.
> Artinya seluruh komponen masyarakat seperti buruh, petani,
> nelayan guru, kaum profesional, pemuda, mahasiswa, remaja,
> anak-anak dan kaum perempuan harus bersatu melawan ketidak
> adilan dan pengrusakan lingkungan hidup.
> 
> SELENGKAPNYA:
> http://www.berpolitik.com/viewnewspost.pl?nid=17198&param=6FmcSK2mQM3nSAAS2c3G


      

Kirim email ke