Kutipan Posting Renungan Ramadhan [4]
  Dari Mas Yos Wiyoso Hadi
  Penulis Catatan Harian Membuka Hati 
  Dikirim: Kamis, 4 Oktober 2007, 16:53 
   
  Alhamdulillah kemarin (our) beloved Brother Hendra GM telah mencerahkan dan 
mengingatkan kami semua saudara-saudarinya para karyawan dan karyawati dua 
Kantor melalui nada-nada dan dakwah :-) Membawakan lagu ciptaan [kelompok band, 
penyunting] Ungu dan [lagu ciptaan kelompok Nasyid asal Malaysia, peny.] Raihan 
dan membawakan materi dakwah mengurai tentang Tobat dan Kematian 
alhamdulillah...
   
  Sabda Nabi saw: "Semua keturunan Nabi Adam as. adalah pendosa, dan 
sebaik-baiknya pendosa adalah yang mau bertobat." Di lain kesempatan Tauladan 
Terbaik kita telah mewasiatkan pula bahwa sepeninggal Beliau ada dua hal yang 
akan tetap selalu mengingatkan manusia hingga akhir zaman. Yang satunya bicara 
dan yang satunya bisu. Yaitu Al-Qur'an dan KEMATIAN. In huwa illaa dzikrul lil 
'aalamiin... artinya: "Sesungguhnya dia (Al-Qur'an) itu tiada lain adalah 
peringatan bagi semesta alam". (At Takwiir [81]:27). Kami telah menentukan 
kematian di antara kamu dan Kami sekali-kali, tidak dapat dikalahkan. (Al 
Waaqi'ah:60). Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) 
seseorang apabila datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Waspada terhadap apa 
yang kamu kerjakan." (Al Munaafiquun:11). SubhaanALLAH al-'Azhiim. 
   
  Beloved Brother Hendra bukan sekadar menyanyi dan mengingatkan... tapi the 
most important.. berdakwah dari lubuk Hati ke Hati. Alhamdulillaah. Banyak 
saudara-saudaraku yang semoga selalu dirahmati oleh Allah.. berpendapat: "Maaf 
mas bukannya tidak mau berdakwah tapi aku belum menjiwai Al-Qur'an, belum 
menjiwai sunah Nabi, belum bisa berdakwah masih harus banyak intropeksi dan 
belajar." Jawabanku: "Saya pun belum sepenuhnya menjiwai Al-Qur'an, saya pun 
belum sepenuhnya menjiwai sunah Nabi, saya pun masih harus banyak intropeksi 
dan belajar bahkan harus lebih banyak belajar kepada teman-teman yang lebih 
fasih dan lebih banyak hafal ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits Rasulullah 
saw." :-) tapi adalah panggilan bagi setiap hamba Allah yang beriman: "Wa man 
ahsanu qaulan mimman da'aa ila-Allah-i wa 'amilashaalihaw wa qaala innanii 
minal muslimiin. Artinya: "Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada 
orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh dan berkata:
 "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri." (Fushshilat: 33)
      
  "Tapi kang, saya tidak hafal ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits Rasulullah 
saw, hanya beberapa, sedikit sekali, bagaimana saya bisa berdakwah? Kalau pun 
satu ayat, ayat itu pun belum sepenuhnya saya jiwai/resapi, bagaimana mungkin 
saya berdakwah?" Jawab saya: "Sabda Nabi saw.: "Agama adalah Nasehat". 
Sampaikan saja apa yang kiranya bisa jadi "nasehat" atau minimal pengetahuan 
bagi yang lain, beranikanlah diri untuk maju ke muka dan bacakanlah kutipan2 
hikmah umum atau ilmu pengetahuan apa saja yang bisa membuat teman-teman di 
sekeliling kita bertafakur, menginstropeksi diri, dekat kepada Allah atau 
minimal ingat Allah. ...wa tawaashau bil haqq(i) wa tawaashau bish shabr.
   
  "Tapi akhii, Ana "tidak nyaman, serba salah" kalau harus bicara agama di 
depan orang, walaupun itu di depan teman-teman baik kita sesama rekan kerja 
sekantor." Apa pendapatku? "Belajarlah kepada Brother Hendra. Bicaralah dari 
lubuk hati... dan meskipun dengan segala keterbatasan ilmu dan ketidakfasihan 
lidah kita, percayalah.. uraian dakwah Sahabat-Sahabat akan mengalir 
lancar-lancar saja.. begitu mudah-mudah saja.. Amin yaa Allah yaa 
Mujiib-ul-Kariim.
  
 
    
---------------------------------
  
   
  [Renungan Ramadhan 3]
   
  BismillahirRahmanirRahim 
   
  When Abu Bakr (ra) fell ill, people visited him and asked whether he had 
called a physician. He replied: "He already saw me." They asked, "What did he 
say?" Abu Bakr replied, "He said: I do whatever I want." 
   
  Ketika Abu Bakr ash-Shiddiq jatuh sakit, orang-orang menjenguknya dan 
bertanya apakah ia sudah memanggil seorang ahli penyembuh. Jawab ia (Abu Bakr): 
"Ia sudah melihat (memeriksa) saya. Mereka bertanya, 'apa yang ia katakan?' Abu 
Bakr menjawab, 'IA berkata, "AKU berbuat apa saja yang ku kehendaki." 
   
  ....INNALLAAHA YAF'ALU MAA YURIID 
  ".....sesungguhnya Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki"
  (QS Al-Hajj [22]: 14) 
   
  Amin ya Allah 
  ya Qadiir 
  ya Kariim
  ya Haqq
     
   
  - ( ) - 
   
  [Renungan Ramadhan 2]
   
  ..wa 'amilashaalihaw wa qaala innanii minal muslimiin.
  ...dan mengerjakan (banyak) amal saleh, dan ("setelah" memberi keteladanan 
melalui amal2 saleh nyata, baru lah ia) berkata : "Sesungguhnya aku termasuk 
orang-orang (muslim) yang berserah diri." 
   
  adalah mulia Dakwah bil Lisan 
  lebih mulia Dakwah bil Hal (dakwah melalui keteladanan) 
  namun paling mulia Dakwah bil Hal yang "dilengkapi" dengan Dakwah bil Lisan  
   
  1x tindakan
  lebih membekas dari 1000 kata 
   
  ..wa 'amilashaalihaw (dakwah bil hal) 
  "yang dilengkapi"
  wa qaala innanii minal muslimiin. (dakwah bil lisan)
   
  * * * * * * * 
   
  Sufiyan berkata, 'Saya berdoa hanya untuk mengharap ridho Allah semata.' 
  Berkatalah Rabi'a al-Addawiyya, 'Beraninya berdoa demikian sedang engkau 
belum ridho terhadap Allah.'  
  (ridho terhadap kehendak dan segala "pemberian" Allah baik itu berupa nikmat, 
ujian atau cobaan dari Allah) 
   
  ...INNALLAAHA YAF'ALU MAA YURIID 
  ".....sesungguhnya Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki" 
  (QS Al-Hajj [22]: 14) 
   
  Amin ya Allah  
  ya Qadiir  
  ya Haqq  
   
  - ( ) -
   
  [Renungan Ramadhan 1] 
  Dalam belajar berdakwah jangan kita takut salah karena merasa kurang ilmu 
atau belum pengalaman.
  Belajarlah dari kesalahan.
  Sungguh DIA Maha Pemaaf lagi Maha Bijaksana terhadap (ketidaksempurnaan) 
hamba-hamba-Nya yang beriman.
  Berdakwahlah! Sungguh Dakwah adalah pengisi 'sebagian besar' umur hidup 
orang-orang yang bertaqwa.
  Taqwa itu sesuai kadar Ilmu, Niat, dan Peng-amalan-nya.
  Dan serendah-rendahnya tingkat pengamalan adalah dakwah bil lisan.
  (Renungan Ramadhan, Wiyoso Hadi, 23 Sept 07) 
   
   
  Inna lil muttaqiina 'inda rabbihim jannaatin na'iim.
  "Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertaqwa (disediakan) surga-surga yang 
penuh kenikmatan di sisi Tuhannya." (Al-Qalam [68]:34)
   
  [Kutipan posting dari Mas Wiyoso Hadi]
   
   
    
---------------------------------
  
   
   
  PH PRO
  Publikasi & EO

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

Kirim email ke