|
Bro, maaf kalau judulnya rada-rada
mengagetkan. Tapi yang saya maksud dalam OoT kali ini kebakaran dalam skala
kecil saja, yang sebenernya sering kali mengintai kita dan sekali tidak waspada
bisa terjadi. Sabtu sore lalu selepas belanja di metmall
bekasi saya mampir ke masjid alazhar jakapermai untuk shalat ‘ashar. Singkat
cerita, pada saat parkir saya berhenti dekat dengan motor yang ada [untuk
memberi lebih banyak space buat kendaraan berikutnya]. Hal ini [parkir] sudah
saya lakukan mungkin lebih dari ratusan kali dan alhamdulillah tidak pernah
terjadi hal-hal yang membahayakan. Hingga 2 hari lalu, tidak seperti biasanya
belahan jiwa saya menurunkan si kecil langsung ke bawah di antara motor saya
dan motor sebelahnya. Dan kontan
jeritan si kecil pun membuat kaget saya dan istri. “Whaduh, pasti
knalpot!!!”. Segera saya jauhkan si
kecil dari motor dan saya perhatikan kaki si kecil. Kaki kanan tidak apa-apa. Tapi kok si kecil masih terus menangis
bahkan lebih keras? Ternyata begitu saya singkap gaun kecil yang menutup kaki
kirinya sudah ada luka terbuka karena knalpot motor sebelah tadi. Dan langsung saya tunda niat shalat dan
langsung meluncur ke RS Budiasih [atau budilestari yah?] dan masuk ke UGD. Alhamdulillah,
gak terlalu parah. Tapi meski demikian, dari kategori yang ada si kecil terkena
luka bakar derajat II A [paling ringan adalah derajat I yang hanya menyebabkan
kulit kemerahan/melepuh tanpa kulit terbuka] yang konon bisa sembuh dalam waktu
10-14 hari [duh putriku sayang, maafin keteledoran abamu yah....]. Yang sedikit
membuat lebih sulit adalah lokasi luka bakar yang persis ada di lipatan kaki
[belakang lutut] yang hanya dia ingat di malam hari [di siang hari gak terasa
karena aktivitasnya]. Yang ingin saya
sampaikan ke brothers sekalian adalah: 1.
Ambillah jarak yang cukup aman dengan mengambil jarak sedikitnya 1
atau 2 motor dari sebelah anda. Selain memudahkan pelepasan atribut atau
penggunaannya kembali saat akan berjalan, hal ini akan memperkecil kemungkinan
si kecil ”nyelonong” sampai knalpot sebelah yang belum tentu sudah
lama parkir [knalpot sudah dingin]. Jika hal ini tidak mungkin karena tempat
parkir sudah penuh, dudukkan si kecil di jok motor sebelah dan gendong sampai
tempat aman untuk ia berjalan. 2.
Jika Anda membawa si kecil dengan ibunya/orang lain di luar
pengawasan, selalu tekankan untuk berhati-hati di tempat parkir dan tidak
berlama-lama di dalamnya, karena bahaya ada banyak macam, seperti: kualitas
udara yang buruk atau sangat buruk, bahaya laten knalpot panas, kendaraan yang
ramai keluar masuk, dll. 3.
Usahakan untuk menyiapkan kotak p3k dan salep-salep khusus untuk
luka bakar dan lainnya di kendaraan Anda. Jika tidak memungkinkan, ketahuilah
tempat-tempat yang bisa melakukan tindakan medis di lokasi yang biasa Anda
lalui. 4.
Waspadalah, waspadalah!!! - Ternyata sakit sendiri
lebih ringan dibanding buah hati yang sakit yah.... isnanto Mailing list bekakak : [email protected] Website bekakak : www.bekakak.or.id Hubungi BOM : [EMAIL PROTECTED] Hubungi Pengurus : [EMAIL PROTECTED]
SPONSORED LINKS
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required) Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe __,_._,___ -- |
- [Bekakak] OoT: Awas Kebakaran di Tempat Parkir Isnanto Dahrojatun
- Re: [Bekakak] OoT: Awas Kebakaran di Tempat Parkir hendro cahyono
