ternyata seperti dugaan gw...
temen temen tidak menyadari bahaya bus transjakarta....

pernah inget peristiwa bus transjakarta terbakar di pool?
tau ga sebabnya apa?
itu terjadi karena hal yang sepele..... (dari mana dibilang sepele hehehe)
serius kaleee....

kebakaran ini terjadi karena bahan bakar yang notabene lagi dlakukan proses
pengechekan oleh teknisi, tersambar percikan bunga api las yang jaraknya >
10 meter.
masih untung tidak meledak.

hal tersebut karena bus transjakarta menggunakan BBG yang mana tangki
penyimpanannya (bejana tekan) menggunakan tabung yang tidak diketahui uji
pecahnya. oleh produsennya (korea cmiiw) mereka tidak bersedia melalui tes
uji pecah terhadap tabung-tabung itu. dan begonya pemerintah asuhan sutioso
ga bereaksi banyak dengan sumber bahaya tersebut....
luar biasa, kenyamanan yang disuguhkan dalam nampan bahaya ledak....

bisa dibayangkan bros&sist jika kita berada di dekat atau bahkan didalam bus
tersebut. apa yang bisa dilakukan?
ya ...
hanya berdoa... semoga sampai dan semoga tidak terjadi apa-apa...

sebagai tambahan,
jika sampeyan-sampeyan naik bus teransjakarte tersebut, berarti anda sedang
menapaki 6-7 tabung yang siap mengantar ke aroma gosongnya daging bakar...
hiii hehehe...
ya sekali lagi....

ngapain ngeributin jalur yang hanya omong kosong dan omong besar saja???
kenapa ngga bahas yang lebih bahaya dari itu?

alat pembunuh masal jika tabung tersebut meledak, akan sangat banyak korban
yang tewas sia2 ......
dibanding yang teledor dan ketabrak bus karena nasib sialnya....

harap direnungkan saja...

jujur aja,
setelah lihat gambarnya, anda akan paranoid kaya saya....
hehehe

semoga oh semoga....

semoga pula, warga makin sadar.

kalo gw maunya jalur bus tersebut dibuat tarif aja.... kaya tol ...
siapapun yg masuk, bayar....
beres.....



On 9/20/07, hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> dear temans....
>
> kenapa ya dari dulu ampe sekarang masalah jalur maupun bus wae-nya
> diributin terus ya?
> kalo masalah macet gara2 jalur terpangkas, ya ambil jalur lain...
> toh mentok-mentoknya kita cuman bisa mengelus dada atau menyumpah serapah
> ngga jelas kan?
> yang lebih gw sorot adalah Busnya sebenarnya, bukan jalur dan
> aturannya....
>
> bodo amat dengan perda dsb ttg hal tersebut, tapi kalo sebenarnya pada
> tahu, ada bahaya lain yang sedang mengintip yang kalau sampeyan semua sadari
> (hihihi kaya lagi berpidato kampanye)....
> bahaya itu ada di bus transjakartanya itu sendiri.
>
> pernah ga terlintas dipikiran? pas sampeyan di jalur yang benar,
> berada 10-8 bahkan mungkin 1 meter disamping (baca radius) dari bus tersebut
> akan mempunyai bahaya apa?
> hayo sebelum dilanjut, ada yg peka dengan hal itu ga??
> maklum, hal ini gw baru "ngeh" saat ikut training Ahli K3 Umum kemaren di
> puncak....
>
> salam,
>
> --
> hendro
> 0812 841 8958
> [EMAIL PROTECTED]
>



-- 
hendro
0812 841 8958
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke