Seorang wanita muda (kalau anda berada pada tahun 80-an) yang sedang
menjalani pemeriksaan kesehatan, oleh dokternya, diharuskan menyertakan
hasil rotgen paru-parunya di sebuah rumah sakit.
Karena baru pertamakalinya dirontgen, tentunya dia harus bertanya kekiri dan
kanan mengenai prosedur dan bangsal untuk rontgen. Ketika sampai di bangsal
yang dituju suasana sudah remang-remang. Maklum, ia pikir film sinar rotgen
peka terhadap cahaya.

Tiba-tiba terdengar perintah untuk melepas bajunya. Segera wanita inipun
dengan patuh melepas baju, berikut bra.

"Maju selangkah lagi .." kata perintah selanjutnya
"Ya setengah langkah lagi kedepan, bagus, lalu tangan dipinggang, ya kedua
tangan dipinggang, agak ditarik kebelakang sedikit tangannya, tarik napas.
Selesai, Pak!"

Legalah hati sang wanita, ternyata mudah sekali proses pengambilan foto
rontgen. Tapi perempuan kok dipanggil Pak?

Tiba-tiba pintu didepan nya terbuka, dan lampu bangsal dinyalakan oleh
perawat dari dalam ruangan tertutup.

"Bu giliran ibu nanti, tunggu perawat wanitanya datang, saya hanya ambil
rotgen pasien lelaki. Lagipula, ini ruang tunggu bu.." kata perawat lelaki
sambil ngeloyor pergi.


-- 
hendro
0812 841 8958
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke