dari info mudik taon kemarin......


Info Mudik 2006 : Tips Agar Tetap Bugar Selama Perjalanan Mudik
22 October 2006


Jakarta - Hiruk-pikuk yang rutin terjadi setiap menjelang Hari Raya Idul
Fitri sudah tampak.

Kepadatan lalu lintas kendaraan di jalur-jalur mudik utama mulai meningkat.
Terminal bus, stasiun, pelabuhan dan bandara pun mulai dibanjiri calon
penumpang yang hendak berlebaran di kampung halaman.

Kondisi yang demikian ditambah cuaca yang tidak ramah, asap kendaraan dan
debu jalanan, serta lamanya perjalanan yang harus ditempuh, menimbulkan
ketidaknyamanan tersendiri bagi pemudik. Tenaga juga akan terkuras sehingga
daya tahan tubuh menurun.

Bila tidak diantisipasi dengan baik, hal itu bisa mengubah keinginan pemudik
untuk melewatkan hari bahagia bersama keluarga di kampung halaman menjadi
kesedihan, karena mereka justru menjadi sakit ketika tiba di kampung
halaman. Sebab, gangguan pencernaan, pernafasan dan gangguan kesehatan yang
lain bisa muncul kapan saja bila daya tahan tubuh menurun.

"Karena itu sebelum berangkat sebaiknya pemudik mempersiapkan diri dengan
mengonsumsi makanan bergizi dan istirahat yang cukup," kata dr Muhamad Adib
Khumaidi, Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Selama dalam perjalanan pun, dr.Adib menjelaskan, para pemudik perlu
mengonsumsi makanan dan cairan dalam jumlah cukup agar tubuh tetap fit.

"Bawa bekal makanan dan minuman sendiri supaya bisa mengonsumsinya saat
membutuhkan," katanya.

Konsumsi vitamin dan cairan elektrolit, menurut dia, juga diperlukan untuk
meningkatkan daya tahan tubuh dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.

"Jangan lupa bawa juga obat-obat untuk pertolongan pertama dan obat-obatan
pribadi bagi yang menderita penyakit tertentu," ujarnya.

Selain itu ia menyarankan pula agar pemudik membawa perlengkapan pribadi
yang diperlukan dalam perjalanan seperti helm, jaket, masker dan kaca mata
untuk melindungi tubuh dari panas matahari, debu dan asap kendaraan
bermotor.

Pemudik, kata dia, juga bisa memanfaatkan pos-pos yang menyediakan tempat
istirahat dan berbagai layanan kesehatan gratis di sepanjang jalur mudik.

"Kalau capek lebih baik berhenti, istirahat dulu sampai tubuh segar kembali
baru melanjutkan perjalanan," katanya serta menambahkan bahwa IDI juga
menyediakan 20 pos kesehatan di sepanjang jalur mudik di Pulau Jawa.

Pos-pos yang menyediakan ruang istirahat, layanan pemeriksaan dan konsultasi
kesehatan serta pijat refleksi bagi pemudik itu, menurut dia, beroperasi
pada 19 - 29 Oktober 2006 di sepanjang jalur lintas Utara seperti Cikampek,
Indramayu, Cirebon, Losari, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Subah, Ungaran,
Salatiga, Solo dan jalur lintas Selatan seperti Cipanas, Nagrek, Garut,
Tasikmalaya, Wangon, Kebumen, Purworejo, Magelang dan Yogyakarta.(*)


Sumber : Antara News (LKBN Antara)



*On 04/10/2007, irwan handoko <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
lebih ke mobil emang, tapi bbrp item yang ada bisa juga dipake untuk
motor...(CMIIW)

khcc 114*

Kirim email ke