Setelah cukup puas bercengkrama dan berfoto, tiba saatnya jam kembali ke
bekasi 15.30 WBJ (waktu bagian jatiluhur).

Setelah berpamitan dengan guide kami petugas pengawas bendungan, kami
kembali mengular meninggalkan tempat yang mengesankan tersebut…

Dalam hati terbersit pesan… semoga lain waktu kami dapat berkunjung kembali
dengan kesan yang lebih indah dan waktu yang lebih lama tentunya…..



Kembali kami menyusuri jalan menuju bukit indah dengan pengawalan ketat dari
bros and sist dari H125C.

Singkat kata tibalah rombongan di halte angkot masuk ke Bukit Indah. Setelah
saling bertukar kesan pasan, kami mohon diri…

Tak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada
temen-temen H125C atas sambutan, jamuan dan segala nya… kami menunggu teman2
untuk kunjungan balasan ke bekasi… walau belum tahu mau diajak kemana andai
pada rawuh ke bekasi….



Perjalanan dilanjutkan dan si bensin terakhir di komplek bukit indah
tersebut. Selepas melepas penat dan buang sauh, perjalanan dilanjutkan.

Pak kumendan menawarkan "gimana kalo kita lewat jalan lain? Jalan setapak
yang motong jalur?"

Hhmm kenapa tidak? Tawaran yang menarik….



Ternyata benar, perjalanan jadi mengasikkan karena melewati trek yang
variatif dan lebih cenderung dapat disebut sebagai off road.

Dari menyusur pinggir kali, nyebrang kali, jalan tanah dan trek lain yang
mengasikkan. Biarpun jalur sebenarnya agak susah namun ternyata bekakakers
joss aja melibasnya.

Teknik handling di jalan seperti itu ternyata dikuasai semua rider termasuk
sist AI yang notabene baru kali ini jalan bareng dengan Bekakak.



(jadi ga gawe neh nulis catper hehehe tapi biar aja ah, sekali2 ini, lagian
hari kecepit pula.)



Terasa perjalanan seolah lebih singkat. Namn jalur balik (lawan jalur
berangkat) lebih parah lubang2nya. Sesuai dengan cerita bro H125C.



Setelah keluar dari kota Karawang menuju bekasi jalanan lebih manusiawi.
Tidak banyak lobang yang membahayakan.



Namun ada sedikit gangguan di jalan.

Seorang biker (gila kali) dengan sengaja mengacak acak konvoy rapi kami.
Banyak yang kagok dengan ulah si biker mio soul itu…

Geram dengan aksi biker itu, bro ophet, bro erwin dan bro hari melesat dari
barisan belakang mengejar biker tadi.

Melihat hal tersebut kami melesat juga mengejar. Dari 14 motor, 10 motor
dari kami melesat cepat mengejar mio tersebut. Aksi zigzag yang membahayakan
dari biker mio tersebut sangat mengkhawatirkan biker lain.



Motor kami melesat maksimum …. Mungkin rata-rata 110-120 kmpj….

Dan DAPAT…!!!!



Kami blocking laju mio tersebut dan pepet dengan maksud memberhentikan dan
menyadarkan aksi dia yang bahaya itu. Namun ternyata dengan gerakan lihay
dan membahayakan kami dia berhasil lolos.



Kembali dikejar oleh bro erwin dan bro agiel .

Akhirnya di block dipepet ke belakang truk. Hingga memaksa dia mengerem
keras dan bergetar keras.

Namun masih ada rasa kemanusiaan kami….

Akhirnya diberikan space buat dia melaju meninggalkan kami.

Minimal dia dah tahu bahwa aksi bahaya yang dia lakukan dapat jadi bumerang
buat dia sendiri dengan shock terapi yang kami lakukan dengan mampu mengejar
mengepung dan memepetnya....



Masih untung kami tidak arogan dengan menghakiminya seperti yang dilakukan
komunitas lain setelah diperlakukan sama seperti kami.



Kembali perjalanan dilanjutkan dengan santai dan rapi.



(ga banyak waktu lagi gw nulis, mo balik awal neh)



Perjalanan memasuki area cibitung ujan sangat deras menghadang. Setelah
menggunakan jas ujan, perjalanan dilanjutkan. Mengingat padatnya lalulintas,
kami tidak bisa mengular dengan rapi. Space jarak bohay satu dengan yang
lain terpisah oleh kendaraan lain.



Kondisi jalan yang basah tersebut ternyata membawa musibah buat sist AI.

Ketika bermaksud mendahului pelan sebuah mobil dari sisi kiri, biker
pengendara king yang membawa kardus berisi filling kabinet plastik yang
berada disisi kiri sist AI ragu-ragu dalam mendahului mobil. Setelah goyang
kiri, karena ragu-ragu king tersebut kembali goyang kanan dimana sebenarnya
sist AI dah terlanjur geser kiri dengan maksud jika sebelumnya king tersebut
masuk, Sist AI dapat dengan aman mengikuti.



Nah karena king goyang kekanan sedang saat yang sama sist AI ke kiri, maka
stang sist AI bersenggolan dengan box kardus tersebut.

Sist AI yang tak menyangka kejadian tersebut gagal mengantisipasi dan
dikarenakan jalan licin basah akibat hujan, sist AI terjatuh.



Untungnya pengendara king adalah orang yang bertanggung jawab dan berhenti
beberapa meter didepan bersama bro budi yang berada persis dibelakang sist
AI dan tahu benar kronologisnya.



Setelah Sist Ai dan Simon dipinggirkan, diberikan penanganan pertama dengan
obat antiseptik. Dikarenakan ada memar di lutut maka kami segera membawa
sist AI ke rs Karya medika II sekitar 1 km dari TKP.



Sist AI dalam kondisi sadar penuh dan helm Fullface yang dia kenakan dapat
mengamankan dari keselamatan kepalanya akibat benturan dan gesekan dengan
aspal.



Sist Ai langsung dibawa ke UGD untuk penanganan awal dan persiapan rontgent.

Setelah keluar hasil rontgent, ternyata tempurung lutut kanan mengalami
geser.



Setelah berembug, diputuskan membawa sist AI ke tukang urut yang bs
menangani cidera tersebut. Alhamdulillah setelah menunggu cukup lama di
rumah nenek tukang urut tersebut, kondisi lutut dapat dikembalikan seperti
semula. Kemudian diperban elastis agar tidak kembali bergeser.



Cidera lengan dan keseleo langsung baikan sat itu juga. Bagian cidera
lututlah yang harus diistirahatkan total beberapa waktu.



Setelah selesai, kami mengantarkan pulang sist AI kembali ke rumahnya.

Semoga cepat sembuh Sist, semoa musibah ini dapat menjadi hikmah bagi kita
semua dan adalah musibah terakhir bagi kita semua.



Hari minggu depan, aku ama beberapa bekakakers akan mengantarkan nenek
tukang urut ke rumah sist AI untuk menyempurnakan terapinya mengingat
semalam tidak mungkin langsung tuntas.



Mungkin segini dulu catper yang bisa gw sampaikan (versi gw) dan mungkin
dapat ditambahkan rekan yang lain…..



Satu yang kami salut kepada sist AI,

Sist AI adalah wanita yang tangguh, tidak mengeluh sedikitpun apalagi sampai
menangis manja. Luar biasa, ketabahanmu dan kesadaranmu bahwa musibah ini
adalah cobaan untuk direnungkan bersama, membuka hati siapa saja yang ada di
sana saat itu.

Dan sist AI merasa bahwa musibah itu adalah hal yang biasa serta tidak kapok
dengan yang namanya turing....



Hobby sih iya....



Sist AI, cepet sembuh dan pulih seperti sedia kala ya.... amin

salam hangat
-- 
hendro
0812 841 8958

Kirim email ke