umur, rezeki, jodoh kan sudah ada yg nentuin, dan bukan dari do'a masyarakat yg teraniaya.
On 5/21/08, anantö/ <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Kecelakaan Konvoi Moge: Hati-hati Doa Masyarakat > Oleh : Reza Ervani > > Berita mengejutkan muncul siang ini. Sophan Sophian, mantan aktor terkenal > yang juga politikus, dan pemimpin rombongan konvoi motor gede ke 19 kota di > Pulau Jawa, meninggal dunia dalam kecelakaan yang menimpa rombongan > tersebut. > > Sehari sebelumnya, konvoi ini sempat menuai kritik dan protes dari berbagai > kalangan masyarakat. Betapa tidak, disaat isu tentang kenaikan BBM > mengemuka, justru orang-orang berduit ini pamer dengan mengadakan program > yang visi dan misinya patut dipertanyakan. > > Puncaknya adalah ketika beberapa SPBU, diantaranya di Pekalongan, harus > ditutup pukul 9 pagi hingga pukul 2 siang, karena dikhususkan untuk melayani > rombongan Motor Gede ini. > > Sebuah stasiun televisi juga sempat menayangkan protes mahasiswa di > Surabaya terhadap rombongan motor gede ini. Bahkan demo ini sempat membuat > para anak muda terpelajar ini berhadapan dengan polisi. > > Penulis sendiri bertemu dengan rombongan ini hari Senin, 12 Mei yang lalu > di jalan tol keluar Jakarta. Sempat ada pertanyaan di benak, kok motor boleh > masuk jalan tol. Sebuah bentuk arogansi yang menimbulkan sikap marah > tersembunyi di dalam hati. > > Penulis pribadi yakin, bahwa tidak hanya penulis saja yang kesal dengan > arogansi itu. > > Ketika berita kecelakaan itu terdengar di telinga penulis, hati langsung > mengucap istighfar ... Jangan-jangan akumulasi doa kekesalan itu terdengar > oleh Sang Maha Kuasa, lalu dia kabulkan dalam bentuk teguran langsung kepada > ketua rombongan tersebut. > > Allahu 'Alam, tetapi seharusnya ini menjadi catatan tersendiri bagi para > penguasa di negeri ini. Hati-hati dengan akumulasi doa masyarakat, hati-hati > dengan kekesalan mereka yang bertumpuk-tumpuk. > > Mungkin masih mending jika doa mereka itu dibalas tunai di dunia, daripada > nanti jadi saksi yang memberatkan di masa dimana tidak ada pembela dan > pelindung lagi. > > Naudzubillahi min dzalik > > Salam, > Reza Ervani > www.rezaervani.com > > > -- ~apriliadevie
