iya tuh... ama kantor barumu deketan kayanya... tapi apa bukan di Sudiran Ry kantormu tar?
On 7/11/08, [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > Hahaha...prakteknya di Kebon Sirih...hahahaha...pas makan siang bisa > sempetin dongs..hauhauhauha... > > > > > *"hendro cahyono" <[EMAIL PROTECTED]>* > Sent by: [email protected] > > 11/07/2008 09:21 Please respond to > [email protected] > > To > "[email protected]" <[email protected]>, > [EMAIL PROTECTED] cc > Subject > [BekaKak] jangan kawatir.... > > > > > Ry jangan kawatir.... > > ada pewarisnya kok... > > Kamis, 10/07/2008 19:42 WIB > Haji Ulloh Pelanjut Mak Erot* > Ramadhian Fadillah* - detikNews > > * > Mak Erot (Indospiritual.com) * > > <http://ad.detik.com/link/peristiwa/prs-zyrex012008.ad> > > *Sukabumi* - Kematian Mak Erot, spesialis pembesaran alat vital pria, > tentu merupakan berita buruk bagi kalangan pria yang membutuhkan jasanya. > Namun jangan khawatir, Haji Ulloh siap melanjutkan jasa neneknya itu. > > "Kalau masalah pengobatan, karena banyak yang membutuhkan, itu harus > diteruskan," kata Haji Ulloh menyebut pesan neneknya, saat ditemui di > rumahnya, Desa Pasir Baru, Cisolok, Sukabumi, Kamis (10/7/2008). > > Haji Ulloh yang saat ini berusia 37 tahun sudah beberapa tahun ini > menjalankan praktek pengobatan yang dirintis neneknya itu. Haji Ulloh > mewakili Mak Erot membuka praktek di Jakarta dan Sukabumi. > > Di Jakarta, Anda bisa menjumpai Haji Ulloh di Jalan Kebon Sirih Barat Dalam > I No 56 Jakarta Pusat. Praktek di Jakarta dilakukan selama sebulan, setelah > itu dilanjutkan sebulan di Desa Pasir Baru, Cisolok, Kabupaten Sukabumi. > > "Pendaftaran Rp 100 ribu, mahar Rp 600 ribu. Pengobatan tergantung > keyakinan," kata Haji Ulloh setengah berpromosi. > > Pengobatan warisan Mak Erot ini merupakan kombinasi doa dan ramuan. "Dari > 12 (sentimeter)jadi 18 (sentimeter), itu normal. Kalau bagus jadi 20 > sentimeter. Sekali sudah langsung jadi," jelas Haji Ulloh. > > Setelah menjalani pengobatan, si pasien harus puasa 3 hari tak boleh > berhubungan. Selain itu tak boleh makan terong panjang mentah, pisang mas > mentah dan sirih. > > Jasa Haji Ulloh ini tentu saja laris manis. Dua buah telepon genggamnya tak > berhenti berdering, menerima telepon dari sejumlah pasien dalam dan luar > negeri yang hendak janjian bertemu. > > Namun, Haji Ulloh mengaku mensyukuri rejekinya itu. Tak lupa, dia > menghidupi panti asuhan dan pesantren di kampungnya. "Semuanya untuk > kepentingan agama," pungkasnya menjelaskan pemasukannya.*(aba/aba)* > > > -- > hendro > 0812 841 8958 > I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool > > > > > -- hendro 0812 841 8958 I'M breAkinG thE RuLes GonNa Act liKe a fool
