bener bro...kemaren sore emang gelap banget dan pas hujan deres ditambah
angin kenceng banget, gue aja liat dari dalam hotel kaya badai....pas sore
udah reda gue coba keliling2 dan pohon2 di pinggir jalan perumahan Citraland
banyak yg roboh malah sampe keangkat akarnya dan beberapa menimpa pagar besi
taman yg ada, baliho besar di depan Ciputra juga pada copot sengnya, salah
satunya yg disebut di detik tadi*

"Tiga papan reklame raksasa di sekitar bundaran Satelit, maupun pohon-pohon.
Tapi juga merusak papan reklame toko dan showroom sepeda motor."*

pagi ini cuaca cerah dan semoga tar sore juga ga hujan....
setelah googling beberapa kali dan routing via googlemaps, akhirnya kemaren
sore keliling Surabaya, dari Citraland ke arah timur surabaya tepatnya di
Semampir dan keliling daerah Rungkut....kondisi jalan ga jauh beda ama
Jakarta cuma disini meskipun ramai dan padat tapi pengguna jalannya tertib
dan ga sradak-sruduk kaya di Jakarta, rata2 motor tertib di jalur kiri dan
jarang gue liat yg ga pake helm. di lampu merah juga ga ada yg serobot2 mau
duluan, semua antri di belakang garis putih termasuk motor....hmmm...kapan
ya Jakarta bisa kaya gini.

ada 1 hal yg gue kagum sama tertibnya lalu lintas disini, waktu lewatin
suatu pertigaan di daerah Rungkut dan taxi yg gue naikin dan kendaraan lain
yg searah harusnya tinggal lurus aja, tapi disini ga...semua kendaraan harus
belok kiri dulu dan memutar sampe ada tanda putar balik padahal setelah
belok kiri jalannya ga ada pembatas median jalan, cuma dibelah garis putih
aja....setelah putar balik baru belok ke pertigaan tadi dan ga ada yg nyoba
nerobos lurus dari arah gue tadi meskipun itu motor.....salut...salut...sama
perilaku masyarakat di jalan raya.

2010/2/28 ¤bebeX setiA¤ <[email protected]>

>
>
>
> Her...bnr adany berita ini?
>
> Tak Ada Korban Jiwa Saat Surabaya Diterjang Angin KencangRois Jajeli :
> detikSurabayadetikcom - Surabaya, Angin kencang yang melanda Jalan Mayjen
> Sungkono dan Jalan HR Muhammad yang membuat pohon tumbang dan reklame roboh
> tak sampai membawa korban jiwa baik luka ataupun meninggal dunia. Angin
> kencang itu terjadi selama 10 menit. "Tidak ada korban jiwa. Hanya ada satu
> mobil Avanza yang ditumpangi Pak Rizal dan keluarganya tertimpa pohon di
> Mayjen Sungkono. Tapi semua penumpangnya selamat dan tidak mengalami
> luka-luka," kata Kapolres Surabaya Selatan AKBP Bahagia Dachi saat dihubungi
> detiksurabaya.com, Minggu (28/2/2010).Dachi mengatakan, kejadian itu
> mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Mayjen Sungkono dan HR Muhammad
> mengalami kemacetan. Tapi arah dari Ngesong menuju ke Adityawarman terpantau
> lancar."Ada yang macet ada yang tidak. Anggota lalu lintas kita turunkan
> untuk membantu mengatur lau lintas, karena ada beberapa trafficlight di
> sekitar bunderan Satelit padam," tuturnya.Sementara itu, pantau
> detiksurabaya.com, sebuah gudang dan dapur rumah karaoke Rasa Sayang di
> Mayjen Sungkono yang terbuat dari papan triplek hancur dan papan reklame di
> depannya patah. Para karyawan rumah karaoke itu langsung membongkar gudang
> itu dan mengevakuasi krat berisikan minuman. "Tadi waktu hujan deras
> terdengar suara seperti angin topan. Saya juga melihat angin dan warnanya
> hitam berputar-putar di atas," ungkap saksi mata bernama Yasin seorang
> Satpam Ruko Grand Sungkono.Selain itu, papan reklame yang berdiri di atas
> show room sepeda motor Bajaj juga ambruk separuh. Air hujan pun masuk ke
> show room dan para pekerja membersihkan lantai yang basah."Tidak ada
> apa-apa, memang air masuk ke showroom karena terkena hujan," ungkap salah
> satu pekerja di showroom itu.Sementara itu, akibat angin kencang yang
> melanda di kawasan tersebut, membuat sebagian aliran listrik padam. Tiga
> papan reklame raksasa di sekitar bundaran Satelit, maupun pohon-pohon. Tapi
> juga merusak papan reklame toko dan showroom sepeda motor.
>
>
>
> Ophet
> 021-94561925
> 0818-08807388
>  
>



-- 
Heri
0812 10 77955
Lost a Minute in Life or Lost Life in a Minute

Kirim email ke