*TUK BACA-BACA SIAPA TAU BERMANFAAT !!!*

*
*

*JAKARTA, SELASA -* Menyusul meningkatkan angka kecelakaan lalu lintas di
jalan raya, Kepolisian Daerah (Polda Metro Jaya melakukan kampanye
keselamatan berkendara, lewat sebuah acara bertajuk Jakarta Safety Riding
Touring yang akan digelar pada 20 Mei mendatang. Ditargetkan akan ada 30.000
pengendara sepeda motor yang ambil bagian dalam kampanye ini.

Tertarik ikut? Pada acara yang mengusung tema "Mendahulukan Keselamatan
Daripada Kecepatan" itu, start akan dilakukan di 12 Polres dan Mapolda serta
akan diakhiri di PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat. Keduabelas lokasi start yaitu
Mapolda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Polres Jakarta Utara, Polres
Jakarta Barat, Polres Jakarta Selatan, Polres Jakarta Timur, Tangerang
(kabupaten dan kota), Bekasi (kabupaten dan kota), Depok serta Bandara
Soekarno Hatta.

"Untuk mendukung kelancaran dan keamanan selama *touring *Polda akan
melibatkan 2500 orang personel, yang terdiri dari Ditlantas Polda, Satlantas
wilayah dan provost," terang Kasubdit Dikyasa Polda Metro Jaya, AKBP
Chrisnanda DL, Selasa (13/5).

Chris mengingatkan, agar para peserta mematuhi aturan berlalu intas dan
tidak meminta untuk diistimewakan selama dalam perjalanan menuju PRJ
Kemayoran. Kampanyenya, dilakukan melalui memberikan pemahaman tentang
peraturan berlalu lintas kepada para peserta. Nantinya, masing-masing
kelompok akan didampingi petugas kepolisian yang berkewajiban memberikan
pengarahan. Selain itu, akan diadakan pula peragaan standar keselamatan
berkendara roda dua.

Apakah jumlah 30.000 itu sebanding dengan angka sepeda motor di Jakarta yang
mencapai lebih dari 86 juta? "Ya kita jangan lihat jumlahnya, dari 30 ribu
itu kita berharap akan bisa menyampaikannya kepada orang-orang lain di
sekitarnya," tegas Chris.

*Jakarta Safety Riding Touring* ini juga merupakan kerja sama pihak Polda
Metro Jaya dan Astra Honda Motor (AHM). Executive Vice President Director
AHM Siswanto Prawiroatmodjo menjelaskan sejumlah persyaratan yang harus
dipenuhi para peserta, diantaranya menggunakan helm standar, memastikan
kondisi motor dalam keadaan prima --antara lain, lampu *sign *menyala, rem
berfungsi dengan baik--, serta tidak boleh berboncengan.

Rencananya, *touring *ini akan tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MURI)
sebagai *touring *motor tanpa putus dengan jumlah peserta terbanyak. Bagi
yang berminat, dapat melakukan pendaftaran di Polres-polres terdekat.
Tertarik?

Kirim email ke