Warga Kampung Jati, Setu – Kab. Bekasi, Keluhkan Truk Sampah Kamis, 22/04/2010 - 00:15
BEKASI, (PRLM).- Warga Kampung Jati, Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi keluhkan truk pengangkut sampah yang melintas di tengah pemukiman warga. Padahal, sudah ditentukan jalur truk pengangkut sampah tersebut. Akibatnya jalan lingkungan tersebut rusak parah, karena tiap harinya ada sekitar 30 truk yang melintasi jalan tersebut. Tidak hanya itu, warga juga mengeluhkan bau yang tak sedap yang harus dihirup ratusan warga dari truk sampah Burangkeng setiap hari melintasi jalur perumahan. “Kalau mereka lewat, baunya menusuk hidung, itu tidak saat ini saja. Padahal sesuai dengan kesepakatan, truk pengangkut sampah tidak diperbolehkan melintasi jalan lingkungan di tengah pemukiman," ucap salah satu tokoh masyarakat setempat, Omin Adin (48). Hal senada juga diungkapkan oleh ketua BPD Desa Burangkeng, Toing. Menurutnya, tindakan sopir yang melanggar jalur yang ditentukan menambah kesemrawutan pengelolaan TPA Burangkeng. "TPA Burangkeng aja sudah semrawut dan mencemari lingkungan, ditambah truk-truknya yang tidak diatur perlintasannya dengan jelas oleh Dinas Kebersihan. Semakin menambah kesemrawutan pengelolaan Burangkeng," katanya. Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kab. Bekasi, Saiman Asrul mengungkapkan hal yang sama. Ia mengakui jika keadaan burangkeng memang sudah parah. Jalur perlintasan untuk truk sampah sebenrnya sudah ada, namun kondisinya juga rusak parah jalannya. "Mungkin sopir truk memilih jalan yang bagus yang sebenarnya justru merugikan masyarakat. Kami akan segera menegur para sopir tersebut," ujarnya. (A-186/A-26).*** Sumber: http://www.pikiran-rakyat.com/node/111709 -- yasir wa la tu’asir
