kita pasang 2 fingerscan, agar tidak macet traffic jam di pintu
keluar/masuk.
sedangkan data, boleh berkali-kali waktu masuk. atau berkali-kali
waktu keluar.
data terekam semua, sehari ada yang lebih dari 10 kali. waktu itu aku
lagi test.
terus, data di tarik ke komputer sehari sekali, kecuali libur.
dan menambah data di komputer.
data di fingerscan berdasarkan roll-over, yang paling lama terhapus.

kemudian duplicate data di hapus di komputer.

lalu, menggunakan access, data asli di rapihkan dengan query dan
append, payroll staff melakukan pemeriksaan, editing, isi form
absensi, cuti, dll. serta reporting.

cheers,
budilaks

--- In [email protected], "M. Aksan Kurdin" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Software absen tergantung sama penerapan mesin absennya. Dari beberapa
> vendor yang telah presentasi di kami, perlakuan pencatatan untuk report
> absen pun berbeda-beda. Mesin absen hanya merekam data yang
dimasukkan, baik
> melalui finger scan, tiiit-nya proximity card, dll. Nah, ada yang
memasang
> absen di pintu masuk sebelah luar saja, itu untuk mencatat masuk dan
pulang
> saja, dengan anggapan data pertama/terkecil pada tanggal tersebut
adalah jam
> masuk, dan data terbesar/terakhir pada hari yang sama adalah jam pulang.
> 
> Jika diperlukan mencatat jam dia keluar masuk dari ruangan selengkapnya,
> maka scanner-nya di pasang dua, di sisi luar sebagai pencatat jam masuk,
> lalu di sisi dalam sebagai pencatat jam keluar. Pintu dilengkapi dengan
> access lock, jadi hanya bisa terbuka dengan menggesek scanner, baik
dengan
> sidik jari, atau di tiit. Rekaman jam masuk dan jam keluar akan
menempati
> tabel yang berbeda, atau bisa di tabel yang sama dengan flag in / out.
> Tinggal saling memasangkan data masuk dan keluar, kita bisa bikin report
> absen. Bila user tidak melakukan gesek jari, biar saja, toh rekamannya
> menunjukkan apa adanya.
> 
> Kesimpulannya, harus pake dua scanner.
> 
>  
> 
> Aksan Kurdin
> 
>  
> 
> From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of Arsenius Sutandio
> Sent: Wednesday, July 25, 2007 11:41 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [belajar-access] Re: Laporan Absensi
> 
>  
> 
> Van, boleh nyontek coding buat bikin tabel harian? Hehehe…
> 
>  
> 
> Trus penasaran nih yang soal Finger Scan..
> 
> File dihasilkan Cuma 1 aja khan? 
> 
> Kalau ada karyawan bolak-balik kantor perlu dicatat, gimana hasilnya?
> 
> Misalnya.. (ini belum kejadian secara database, tapi sudah kejadian di
> kenyataannya)
> 
> Karyawan A: Masuk, keluar Istirahat, Masuk kerja lagi, Pulang à 4 data
> 
> Karyawan B: Masuk, keluar Istirahat, Pulang à 3 data (dia lupa nge-scan
> waktu masuk kerja..)
> 
> Karyawan C: Masuk, Ijin Keluar Kantor, Masuk Kantor, Keluar
Istirahat, Masuk
> kerja lagi, Pulang à 6 data
> 
> Karyawan D: Masuk, Pulang (nggak istirahat) à Cuma 2 data, ganti
istirahat
> dianggap lembur.
> 
>  
> 
> Bagaimana cara mengenali aktivitas data seperti ini? 
> 
>  
> 
>  
> 
>   _____  
> 
> From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED]
> On Behalf Of Ivan Leonardo
> Sent: 24 Juli 2007 16:39
> To: [email protected]
> Subject: Re: [belajar-access] Re: Laporan Absensi
> 
>  
> 
> bikin table harian kan bisa pake coding jangan input manual, yg
input manual
> hanya utk flag tgl libur / lainnya.
> 
> untuk mesin Finger scan umumnya hasil outputnya text file CSV jadi mesti
> transfer dulu ke access.
> 
> Arsenius Sutandio wrote: 
> 
> @Mas Budi & Ivan, 
> 
>  
> 
> Saya diminta buat aplikasi absen di group perusahaan, hanya saja
sistemnya
> berbeda: tidak menggunakan kartu absen, karena sistem kartu absen
seringkali
> tidak dipergunakan (baca: malas absen). Kepinginnya sistemnya
menggunakan
> sidik jari. Kelihatannya saya akan pakai alatnya yang merk
"MagicSecure",
> karena programnya bisa dibuat sendiri. Karena core perusahaannya juga
> berbeda, maka sistem absennya juga berbeda pula. Data yang perlu dicatat
> adalah: 1. Masuk; 2. Istirahat Keluar; 3. Istirahat Masuk; 4. Pulang. 
> 
> Hanya saja…
> 
> Saya belum beli alatnya, dan saya juga nggak tau databasenya nanti kayak
> apa.. (apa Mas Budi/Ivan/yang lain tau ? )
> 
>  
> 
> Itu satu..
> 
> Nah yang perusahaan saya sendiri, tanggalnya suka loncat2 karena nggak
> ngabsen. 
> 
> Karena saya pisahkan tabel Masuk dan tabel Keluar, maka di Query-nya
saya
> join-kan ke Tabel Masuk. Jadi kalau si A tidak absen masuk, dianggap
tidak
> kerja. 
> 
> Sedangkan kalau dia absen masuk tapi nggak absen keluar, maka saya
> otomatiskan keluar pada jam keluar default (tidak ada lembur,
walaupun dia
> lembur – dengan asumsi di-edit belakangan oleh pihak HRD). 
> 
>  
> 
> Akibatnya ya itu dia.. tanggalnya loncat-loncat!
> 
> Kalau dibuat seperti Ivan, seharusnya tidak loncat2 ya? Karena dia
join ke
> tabel TanggalHarian. Tapi cape juga bikin tanggal selama 1 taon ya?
>


Kirim email ke