kasus ini lebih sulit lagi, apalagi saat audit, cari kutunya ampun-ampunan ..., migrasi kami ke SAP menyarankan untuk menggunakan moving average yang paling mudah, tetapi kami membutuhkan FIFO, metode yang sekarang anda terapkan adalah direct costing. Konsultan SAP kami berusaha mati2an supaya tidak menggunakan metode ini, niatnya baik sih, ke depannya lebih sulit untuk menentukan profit loss, serta di sisi inventori menghitung stock valuation, nilai stok yang tersisa. Akhirnya kami memakai FIFO.
Saya sarankan lagi, jangan pakai direct costing :) Mending FIFO atau moving average-lah. aksan kurdin 2009/1/11 I Putu Gede Darmawan <[email protected]>: > Dear all, > > Saya ada masalah lagi, > > Ini bukan berhubungan dengan Calculated Field, > > Saya sudah gunakan seperti yang sesepuh disini sarankan, yaitu tanpa > calculated field. > > > > Permasalahan saya sekarang : > > Dalam transaksi penjualan (F_Penjualan), daripada software menentukan > otomatis harga barang yang dikeluarkan dahulu (FIFO) > > Saya memilih untuk memberikan pilihan kepada user agar memilih barang mana > yang akan dikeluarkan. > > > > Jadi di subForm ,Form Penjualan (F_Penjualan) , > > Harga jual saya gunakan combobox.Sehingga user bisa memilih barang mana yang > akan dikeluarkan. > > Nah masalahnya pada combobox tersebut terdapat stok barang. > > Yang otomatis berubah ketika Field "Unit" terisi. > > Contoh : > > Pada stok barang A sisanya 10. > > Jadi ketika di Unit saya masukkan 4,stok barang berikutnya yang sisa > seharusnya 6, > > Tapi masih tetep 10. > > Saya sudah coba melakukan requery tapi tidak bisa. > > > > Aplikasi jalan benar , jika form ditutup dan dibuka kembali, atau diteken > next kemudian back / sebaliknya. > > > > Mohon bantuannya dari rekan rekan sekalian. > > Terima kasih > > No virus found in this incoming message. > Checked by AVG - http://www.avg.com > Version: 8.0.176 / Virus Database: 270.10.5/1883 - Release Date: 1/8/2009 > 6:05 PM > > -- Aksan Kurdin

