Akhirnya Suhu kita "Bang Aksan" ikut Menanggapi
Penjelasan yang Mas berikan saya kurang memahami secara tehnisnya 1.Begini mas Jika item yang mau di Purchase adalah item yang jarang di beli atau item yang hanya di beli sekali saja tentunya tidak perlu create "item_kode" karena itu langsung ke GLnya saja. Coaba mas aksan beri contoh untuk penjelasan mas aksan tadi 2. coba mas aksan buka di "F_Item_Master", kode item tidak di create secara otomatis, supaya lebih mudah clasifikasinya. Saya coba memakai konsep dari mas hendra dengan Combo Box tapi ada namun ketika Create New Ada ada sedikit error Saya lagi utak - atik nich, tapi mungkin mas aksan punya Input untuk saya Saya kirimkan programnya Bang Ngomong2 kok sore baru kelihatan, mang dari pagi kemana ? sepi banget milis tanpa mas aksan he.he.he Thanks Yokanan Wahyono _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of aksankurdin Sent: Wednesday, February 24, 2010 3:59 PM To: [email protected] Subject: [belajar-access] Re: membuat 2 combo box :) priiit!!!! pelanggaran ... pelanggaran ..... Dear yokan, Sebagai bagian dari RDBMS, Access database juga seyogyanya tetap dibuat berpegang teguh pada asas normalisasi. Relasi dari sisi many hanya boleh menunjuk kepada satu tabel saja di sisi one nya. Dari PO Line anda, field item kode bisa menunjuk ke T_Account, tapi juga bisa menunjuk ke T_Item_Master. Ini namanya ... pelanggaran ... :) Ada beberapa cara yang bisa ditempuh: Cara #1. Tabel PO Line berisi satu field item kode yang related ke T_Item_Master, dan satu field account_code yang related ke T_Account. Field Item/GL harus dibuang. Dengan demikian satu baris PO Line hanya boleh merujuk ke satu field Account master, atau satu field Item Master. Berikan nilai N/A (Not Available) ke masing masing master tabel, jika seandainya PO Line hanya berisi Item code saja, atau account kode saja. Cara #2. Satukan T_Account dan T_Item_Master menjadi satu tabel, dan tambahkan satu field pembeda record tersebut adalah record GL atau record Item, misalnya bernama Item_Type (Isinya G untuk GL, I untuk Item), lalu lebur account code dan item kode ke dalam satu field, misalnya bernama Item_Code. Sekarang pasang primary key ke dua field ini Item_Type+Item_Code. PO Line juga sekarang berisi field Item_Type dan Item_Code. Jadi relasi kedua tabel adalah pada kedua field tersebut. Cara #3. Buat PO Line menjadi dua tabel yang berbeda. Satu tabel hanya menampung item line, satu tabel lain hanya menampung account lain saja. aksan kurdin _

