ikutan ngobrol sebentar mas Haer.. sy hanya mau menambahkan mengenai saran mas Haer ttg yg ini: > Saran saya sih: programmer/developer harus punya teman yg suka bisnis. Suruh > dia yang make a deal dg client/customer, tentukan harga yg cukup dibagi dua...
karena kita ada juga pengalaman punya teman yg otak bisnisnya kuat banget sehingga bisa dapat proyek. Persis spt kata bang Haer: perkara deal harga jago, dan hasilpun dibagi dua. Tapi sayang di tengah jalan dia kurang pandai dalam menyelesaikan masalah yg timbul. Kesan yg timbul akhirnya dia hanya pandai sebatas perantara / makelar harga di awal-² saja. Ketika ada masalah (ringan sebenarnya) di tengah jalan - dia tdk mampu bernegoisasi dgn client dgn baik, malah terkesan menyerah dan bersikap unprofessional dgn mengatakan pada client bhw dirinya hanya sebagai perantara. Bahkan konyolnya lagi menyarankan pd client tsb agar meminta source-code langsung pada programmer tanpa biaya tambahan. Akhirnya kita-² juga sbg programmer yg menyelesaikan - meskipun akhirnya merasa rugi berkali-². Jadi anggaplah sbg pengalaman dan berhati-² dalam mengandalkan teman, kadang pintar membuka harga belum tentu bisa bersikap tenang saat menyelesakan masalah selanjutnya. Ya itu sy dari sisi programmer dlm memandang saran dari bang Haer. Regards, Agung Hend --- In [email protected], Haer Talib <haerta...@...> wrote: > > Saran saya sih: programmer/developer harus punya teman yg suka bisnis. Suruh > dia yang make a deal dg client/customer, tentukan harga yg cukup dibagi > dua... > > Haer > >

