Betul kata si nung,

maka dari itu sebagian orang menganggap bahwa sekrip/  procedure /
storeprocedure
yang panjang lebih baik dipecah menjadi beberapa "potongan-potongan pendek".
(dan potongan itu dijadikan sebuah proscedur sendiri)
Nantinya ada sebuah prosedur khusus yg men-*dirigen*-i agar
potongan-potongan itu menjadi
satu kesatuan tempur yg hebat bin ampuh.

Potongan-potongan itu pun, pada saatnya akan dapat digunakan oleh prosedur
lain.
sehingga secara keseluruhan sebenarnya program *menjadi lebih pendek* (ada
sub yg
tidak perlu diTULIS berulang-ulang, cukup diPANGGIL saja juga berulang-ulang)
*dan *
*lebih efisien...*

Hal yg sama terjadi / dapat diberlakukan pula pada *penyusunan formula
diworksheet.*
Lihat beberapa contoh project TERBILANG TANPA MAKRO, di situ banyak sekalee
formula
(dan juga define name) yg kemudian di satukan oleh sebuah formula utama.
Dengan cara itu, Jika terjadi kesalahan, ndak terlalu repot men-debug-nya



2011/6/16 si Nung <[email protected]>
>
> pada dasarnya bila nulis
> rumus/script/storeporsedure yg panjang panjang
> memang ada kecenderungan tambah rumit (debuggingnya)
>
> tujuannya adalah membuat mudah user
> (yg belum tentu mudah pengerjaannya bagi sang developer)
>
> tapi itu ya resiko yg layak diambil :)
>
> cmiiw
> sinung
>
> On 15 Jun 2011 at 12:20, sudarsono wrote:
> > Apa ada Fungsi bersifat Array Function , sehingga
> > dapat mengganti Array Formula yang panjang ?
> > Apalagi kondisi yang kompleks , sering membuat
> > kesalahan menjadi besar dalam membuat Array
> > Formula.
> >
> > Sebenarnya kita dapat membuat fungsi yang
> > menghasilkan keluaran (satusel ) , lalu dicopy
> > paste ke sel berikutnya ( horisontal atau
> > vertikal ). Dengan menentukan alamat yang mana
> > absolut atau relatif.
> >
> > Ada yang bersedia sharing . Silakan
>
> /*-sig-
>
> "Wisdom and knowledge is everywhere,
> but so is stupidity."
>
> Reivan
>
> -sig-*/

Kirim email ke