Wa'alaikumussalam wr. wb.

Tentang Match, hal tersebut berhubungan dengan kalimat berbunyi :
     *Match bisa menerima inputan berupa range, array, dan suatu nilai.*

Fungsi biasanya dibuat untuk bisa memenuhi suatu komputasi tertentu yang
spesifik dan khusus di kasus itu saja.

Kemudian fungsi dikembangkan untuk dibuat bisa menyelesaikan banyak
pekerjaan serupa. Contohnya adalah fungsi CountA yang menghitung berdaar
ada tidaknya isi sebuah cell dikembangkan menjadi CountIF lalu menjadi
CountIFs.

Pengembangan berikutnya dari suatu fungsi adalah membuat fungsi menjadi
lebih fleksibel ubtuk menerima berbagai input. Contohnya Sum yang bisa
menrima range (satu atau banyak) disertai sebuah nilai tertentu selama
masih bertipe numerik, seperti =Sum( A1:C7 , 12 , {1,2,3} ).

Keluwesan suatu fungsi dalam menerima inputan akan membuat fungsi tersebut
menjadi lebih powerful. Contohnya seperti fungsi Match, Index, Small, Large
dan banyak fungsi lain yang bisa digunakan dalam menyelesaikan banyak kasus
yang berbeda-beda.
Contohnya adalah fungsi Small yang awalnya sebagai pengambil nilai terkecil
ke-sekian, menjadi fungsi penting dalam melakukan filtering dengan formula
dan berbagai kasus lainnya.

Nah...
UDF adalah sebuah fungsi buatan sendiri menggunakan VBA. Ketika UDF yang
dibuat bisa lebih luwes dalam menerima inputan, maka area kerja UDF
tersebut juga akan semakin luas.

Wassalamu'alaikum wr. wb.,
Kid.





2014-09-27 13:16 GMT+10:00 Nang Agus [email protected] [belajar-excel] <
[email protected]>:

>
> *Tentu pernah mengerjakan berbagai kasus yang menggunakan fungsi Match,
> LookUp, atau Index bukan ?*
>
> *Beberapa varian penggunaan Match antara lain :*
>
> *=Match( A1 , Z1:Z10 , 0 )*
>
>
> *=Match( A1 & B1 , Z1:Z10 & Y1:Y10 , 0 ) lalu di CSE*
> *Match bisa menerima inputan berupa range, array, dan suatu nilai.*
>

Kirim email ke