---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 19 Desember 2008 15:50 UTC



** AUSTRALIA BUKA KOMPLEKS BARU PENCARI SUAKA

** HAMAS AKHIRI GENCATAN SENJATA

** KONSESI PERISAI RUDAL

** TOPIK TINJAUAN PERS: MENDOBRAK TABU DAN EMPAT TAHUN REKONSTRUKSI ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEKLARASI HAK HAK KAUM HOMOSEKSUAL: DOBRAKAN 
BARU PBB

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PARTAI BESAR DINILAI GAGAL:KAPAN GILIRAN PARTAI 
PAPAN TENGAH?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEREMPUAN LIBANON JUARA MEMBERSIHKAN BOM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SEBAGAI PEMIMPIN EROPA, SARKOZY TERPAKSA 
TANGANI KRISIS

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KRISIS GLOBAL BARU SAMPAI TAHUN DEPAN DI 
INDONESIA



* AUSTRALIA BUKA KOMPLEKS BARU PENCARI SUAKA

Australia membuka kompleks tahanan baru bagi para pencari suaka di Pulau 
Christmas. Pemerintahan kiri tengah pimpinan Perdana Mentri Kevin Rudd pada 
mulanya tidak bersedia mempertahankan keberadaan kompleks di lepas pantai Pulau 
Jawa itu. Partai Buruh bahkan mengkritik pembangunan kompleks tersebut oleh 
pemerintahan terdahulu. Namun Rudd merasa tidak ada pilihan lain sekarang. 
Dalam tiga bulan terakhir, pihak berwajib Australia sudah menahan enam perahu 
yang membawa 135 pencari suaka. Australia terkenal keras dalam menangani para 
pengungsi perahu. Kompleks tahanan baru di Pulau Christmas itu mampu menampung 
800 orang.


* HAMAS AKHIRI GENCATAN SENJATA

Gencatan senjata antara Israel dengan gerakan Palestina Hamas resmi berakhir 
pagi hari ini. Dalam pernyataannya Hamas menyatakan siap menghadapi 
serangan-serangan baru Israel. Hamas tidak bersedia memperpanjang gencatan 
karena Israel tidak mencabut blokade terhadap Jalur Gaza. Pasokan makanan di 
Jalur Gaza sudah habis dan tidak bisa diisi lagi karena Israel menutup angkutan 
bantuan termasuk bantuan perserikatan bangsa bangsa. Israel menghendaki 
gencatan diperpanjang. Menurut seorang jurubicara Perdana Mentri Ehud Olmert, 
Hamas menembakkan tiga puluh roket dari Jalur Gaza akhir pekan lalu. Pekan ini 
pesawat-pesawat tempur Israel untuk pertamakalinya sejak gencatan senjata 
setengah tahun lalu, melancarakan serangan di Jalur Gaza.


* KONSESI PERISAI RUDAL

Rusia bersedia melakukan konsesi apabila Amerika Serikat membatalkan penempatan 
perisai rudal yang kontroversial di Eropa Timur. Dalam hal ini, Moskou hendak 
menghentikan sejumlah pengembangan senjata strategis baru. Demikian dinyatakan 
pejabat tinggi militer Rusia. Menurut Amerika Serikat perisai rudal itu 
dibutuhkan untuk melindungi sekutu-sekutu Eropanya terhadap kemungkinan 
serangan dari 'negara-negara jahat' seperti Iran dan Korea Utara. Rusia 
beranggapan perisai rudal itu ancaman bagi keamanannya. Kremlin mengancam untuk 
menempatkan rudal di wilayah kantung Kaliningrad, perbatasan Polandia. Tapi 
ancaman itu sudah melunak. Moskou yakin penguasa baru Amerika Serikat akan 
mengubah pendapat tentang perisai rudal.


* PBB TIDAK RAMAH TERHADAP HOMOSEKSUAL

Perserikatan Bangsa Bangsa tidak sepakat mengenai ajakan untuk mengakhiri 
diskriminasi terhadap homoseksual. Usulan ketua Uni Eropa Prancis dan Belanda 
hanya mendapatkan dukungan 66 dari 192 negara anggota. Suriah muncul dengan 
pernyataan tandingan yang berbunyi menerima homoseksualitas akan bisa memicu 
pada penerimaan terhadap pedofili. Pernyataan tersebut didukung 60 negara 
terutama negara Arab. Mentri Luar Negri Belanda Maxime Verhagen mengatakan 
walau kalah tapi itu merupakan terobosan karena banyaknya negara anggota PBB 
yang mendukung kesetaraan hak bagi kaum homoseksual. 

Sementara Organisasi Negara Islam OIC dan Vatikan jengkel bahwa topik tersebut 
masuk dalam agenda PBB. Amerika Serikat tidak menandatangani pernyataan bersama 
Prancis-Belanda karena ini bertentangan dengan undang-undang dasar mereka. 
Sekitar 80 negara mengkriminalkan hubungan sejenis dan tujuh negara 
memberlakukan hukuman mati terhadapnya.


* PEMERINTAH BELGIA BELUM TURUN HARI INI

Pemerintah Belgia tidak akan turun hari ini. Demikian dikatakan wakil Perdana 
Mentri Reynders kepada media. Tekanan politik terhadap Perdana Mentri Leterme 
sangat besar karena ia dilaporkan berupaya mempengaruhi keputusan Pengadilan 
Kasasi dalam kasus Bank Fortis. Pekan lalu pengadilan memutuskan penjualan 
Fortis kepada bank Prancis BNP Paribas harus dihentikan. Menurut Reynders, dari 
laporan jaksa agung, putusan pengadilan kemungkinan tidak sah. Hari ini, 
pengadilan akan menyampaikan laporan mendalam mengenai cara-cara tekanan 
dilakukan. Reynders berpendapat oleh karena itu masih terlalu pagi untuk 
mengambil kesimpulan.


* KUBA INGIN TUKAR TAHANAN DENGAN AMERIKA

Presiden Kuba Raul Castro mengusulkan pada Amerika Serikat mengenai pembebasan 
lima warga Kuba yang dipenjara di Amerika Serikat karena mata-mata. Mereka 
memata-matai warga Kuba di Miami dan mengenyam status sebagai pahlawan di 
negaranya. Sebagai imbalan, Castro bersedia membebaskan tahanan politik di 
Kuba. Pemerintah Amerika menolak usulan itu. Menurut seorang jurubicara kasus 
ke lima mata-mata itu tidak bisa disetarakan dengan nasib tapol di Kuba. 
Imbauan Castro tampaknya dimaksudkan untuk membuka dialog dengan presiden 
mendatang Barrack Obama. Pada gilirannya, Obama juga tampak terbuka untuk 
dialog.


* PENTAGON SIAP TUTUP GUANTANAMO BAY

Pentagon bersiap menutup kamp tawanan kontroversial Guantanamo Bay di Kuba. 
Mentri Pertahanan Robert Gates memerintahkan stafnya untuk menyusun rencana 
penutupan. Bekas pangkalan militer itu sudah tujuh tahun lamanya digunakan 
sebagai penjara bagi para tersangka teroris manca negara. Mereka dipenjara 
tanpa proses. Saat ini masih ada sekitar 250 tawanan. Presiden mendatang 
Barrack Obama menghendaki penjara itu ditutup. Mentri Gates sekarang telah 
memulainya.


* 'DEEP THROAT' TUTUP USAI

Mantan pejabat tinggi Biro Penyelidik Amerika FBI, Mark Felt, yang menjadi 
sumber penting dalam mengungkap skandal watergate di tahun 70an, tutup usia di 
Santa Rosa, Kalifornia. Tips yang diberikan 'Deep Throat', demikian julukan 
yang diberikan wartawan Washington Post Bob Woodward dan Carl Bernstein kepada 
Felt, akhirnya memaksa presiden Richard Nixon mundur tahun 1974. Julukan Deep 
Throat diambil dari film porno populer di tahun itu.  Jati diri 'Deep Throat' 
baru terungkap sesudah lebih dari 30 tahun. Tahun 2005, Felt mengungkapkan 
bahwa dialah yang memberi informasi kepada Washington Post. Mark Felt mencapai 
usia 95 tahun.


* BERITA BURSA

Bursa di Amsterdam hari ini dibuka 1,3% lebih rendah pada 246. Bursa saham 
Eropa mengekor kerugian di Wall Street Kamis kemarin. Bursa di Frankfurt, 
London, dan Paris turun antara 1,1 sampai 1,4%.

Bursa Tokyo hari ini ditutup dengan kerugian. Indeks Nikkei turun 0,9% pada 
8588. Pelaku pasar masih  mengkhawatirkan perekonomian Jepang, walaupun Bank 
Sentral baru saja menurunkan suku bunga dengan 0,1%.

Nilai tukar euro tercatat $1,4258.
Nilai tukar euro terhadap Rupiah = Rp15.763
Nilai tukar dolar terhadap Rupiah= Rp.10.917


* MENDOBRAK TABU DAN EMPAT TAHUN REKONSTRUKSI ACEH

Hampir empat tahun sesudah tsunami melanda Aceh, masih banyak rumah kosong yang 
dibangun dengan dana bantuan. Demikian judul tulisan surat kabar de Volkskrant. 

Rekonstruksi Aceh hampir selesai. Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi Aceh atau 
BRR melaporkan telah membangun 116.119 rumah, 1112 sekolah, 974 kantor 
pemerintah, dan ratusan jembatan serta pelabuhan. Angka-angka yang menakjubkan 
tapi hanya sekedar angka. 

Di Lam Jamee misalnya, terlihat hampir semua rumah di sana, yang dibangung oleh 
BRR, kosong melompong. Rumah-rumah itu tidak bisa ditinggali, tidak ada wc atau 
dapur. Demikian pula rumah-rumah disepanjang jalan menuju Ulee Lheue. 

Rumah-rumah yang dibangun BRR ini bukan satu-satunya yang tidak bisa 
ditinggali. Rumah-rumah buatan organisasi internasional CARE yang disebut rumah 
'584' di Lampaya, juga demikian. Hanya dinding-dinding batanya saja yang masih 
berdiri. Tidak ada atap, pintu mau pun jendela. Rumput dan tanaman terlihat di 
mana-mana. 

Bukan hanya bangunan kecil tapi bangunan besar seperti 'Dinas Pariwisata' atau 
pun 'Pusat Riset Tsunami', juga masih kosong dan sudah terlihat tanda-tanda 
kerusakan. Nasib yang sama mengancam gedung terbesar di Aceh, 'Museum Tsunami' 
yang menghabiskan biaya enam juta dolar.

Menurut de Volskskrant, di akhir tugasnya BRR masih punya terlalu banyak sisa 
dana dan dengan buru-buru membangun gedung-gedung tanpa memperhitungkan apakah 
akan ditempati atau tidak.

Jurubicara BRR, Juanda Djamal mengatakan BRR akan menginventarisasi rumah dan 
gedung-gedung kosong  dalam dua bulan ke depan dan dari sana akan membuat 
rencana.

BRR mengakhiri tugasnya awal tahun depan. Empat juta euro dihabiskan untuk 
proyek-proyek pembangunan kembali Aceh.

Aceh mulai sekarang harus mandiri. Djamal mengatakan 'kami sudah membangun 
infrastruktur, penduduk telah memiliki rumah. Mereka harus menggunakan itu 
untuk perkembangan ekonomi Aceh', demikian dikutip de Volkskrant. 

Dengan mengucapkan 'Bismillah', ketua wilayah Slotervaart, Amsterdam Barat, 
mengawali sambutannya pada pernikahan istimewa antara Nazima Shaikh, 34 tahun, 
dan Sharif Sahebadin, 37 tahun. 

Sekilas tidak ada yang istimewa dengan pernikahan tersebut. Namun ternyata 
keduanya pernah menikah dan cerai, dan kemarin menikah lagi untuk kedua 
kalinya. 

Cerai dan nikah lagi, dua isu peka di kalangan muslim dan muslima. 'Terutama 
janda yang sudah punya anak, sangat sulit membangun hubungan baru'. Nazima 
memiliki anak perempuan berusia 13 tahun dari perkawinan terdulu.

'Janda kehilangan status dan perlindungan karena tidak punya suami'. 'Dia juga 
dipandang rendah. Keluarga laki-laki juga mempersulit keadaan karena ingin 
putranya menikahi gadis. 

Pengantin laki-laki Sahebadin, yang tumbuh dalam keluarga sangat konservatif 
menambahkan 'Islam memperbolehkan nikah dan kawin lagi, tapi karena budaya, ini 
dipersulit. 'Seseorang akan dipergunjingkan'. Orang-orang kasak kusuk karena 
saya menikahi janda yang sudah beranak', kata Sahebadin. 

Untuk mengikis prasangka buruk, mereka dengan terbuka merayakan pernikahan 
kedua itu, supaya semua orang tahu bahwa 'pernikahan kedua adalah hal yang 
normal'.  

Demikian koran Trouw mengangkat cerita Nazima dan Sahebadin di halaman utama 
dan sekian tinjauan pers kali ini.


* DEKLARASI HAK HAK KAUM HOMOSEKSUAL: DOBRAKAN BARU PBB

Banyak negara muslim dan Tahta Suci Vatikan menentangnya, tetapi untuk pertama 
kali berhasil diangkat masalah hak-hak kalangan homosexual dalam Majelis Umum 
PBB. 66 negara mendukung deklarasi bersama Belanda Prancis yang berseru supaya 
di seluruh dunia dicabut undang-undang yang anti kalangan homosexual. Dalam 
deklarasi itu tertera bahwa orientasi sexual atau jatidiri sexual tidak boleh 
menyebabkan seseorang dikenai sanksi, seperti hukuman mati, penahanan atau 
penjara. Laporan redaktur internasional Robert Chesal.

Boris Dittrich, direktur Seksi Hak-Hak Kalangan Homosexual pada LSM Amerika 
Human Rights Watch, menggarisbawahi banyak negara Afrika ikut menandatangani 
deklarasi ini.

Boris Dittirch: Ini sangat penting karena negara-negara itu mendukung deklarasi 
yang berseru kepada negara-negara lain supaya tidak lagi mendiskriminasi kaum 
homosexual, kalangan lesbian dan transgender. Ini untuk pertama kalinya Majelis 
Umum mengangkat masalah ini. Ini jelas saat yang historis.

Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen yang khusus datang ke sidang 
Majelis Umum PBB di New York juga menyebut deklarasi ini sebagai "hari istimewa 
bagi PBB." Menurutnya PBB terlalu lama menyia-nyiakan hak-hak kalangan 
homosexual.

Secara tidak langsung, deklarasi ini mengkritik 80 negara yang memiliki 
undang-undang yang menindas kaum homosexual. Bahkan di tujuh negara, kalangan 
homosexual bisa dijatuhi hukuman mati.

Tentangan dari Roma
Dokumen ini tidak mengikat. Walau demikian langsung memancing amarah 
negara-negara agamis konservatif. Perlawanan terhadap deklarasi ini dipimpin 
oleh Vatikan, dengan dukungan 56 negara lain. Menurut Uskup Agung Migliore, 
Vatikan menilai deklarasi tersebut tidak ada gunanya. Hanya menciptakan 
kategori baru yang perlu dilindungi dari diskriminasi. Dan hanya akan mendorong 
diskriminasi pernikahan kaum hetero tradisional. "Negara-negara yang tidak 
mengakui pernikahan homosexual, akan jadi sasaran tekanan", jelas Migliore.

Aliansi Konservatif
Organisasi Negara-Negara Islam, OIC, sebagai wadah negara Islam terbesar, 
resminya tidak mendukung Vatikan. Tapi, banyak juga negara-negara anggota OIC 
yang menentang deklarasi ini. Menurut Boris Dittrich para penentang adalah 
negara-negara Islam garis keras.

Boris Dittrich: "Misalnya Mesir, tapi juga Uganda, dan negara-negara seperti 
Arab Saudi. Mereka sangat menentang pembicaraan mengenai fakta pelanggaran 
hak-hak asasi manusia. Jadi, menentang pembicaraan tentang pemenjaraan, 
penyiksaan dan pelaksanaan hukuman mati terhadap kalangan homosexual. Mereka 
menolak pembicaraan mengenai semua itu".

Para pembela hak-hak homo juga khawatir deklarasi ini mendorong persatuan 
kelompok penentang. Seperti yang terjadi pada Konperensi Famili PBB di Kairo, 
tahun 1994. Ketika itu terbentuk koalisi konservatif antara Vatikan, 
negara-negara Islam, dan sejumlah negara Amerika Latin, menentang usul 
pengakuan hak pengguguran kandungan.

Harapan Baru
Selain negara-negara Uni Eropa, beberapa negara Amerika Latin dan lima negara 
Afrika, di antaranya dua anggota OIC yaitu Gabon dan Guinea-Bissau, juga 
mendukung Deklarasi Belanda/Prancis ini. Dari dulu, Afrika selalu merupakan 
benteng penentang hak-hak kaum homo. Di beberapa negara Afrika, masih berlaku 
undang-undang anti homo yang sangat keras. Tapi, baik di Afrika, mau pun di 
Amerika Latin, situasi berubah cepat, kata Boris Dittrich.

Boris Dittrich: "Misalnya, negara seperti Argentina. Tapi juga Brasil dan 
Uruguay telah menyesuaikan undang-undang mereka. Bahkan di Argentina ada RUU 
pernikahan sejenis. Jadi, di Amerika Latin sudah ada kesadaran bahwa hak-hak 
kaum homosexual adalah juga hak-hak asasi manusia, setelah masa diktatur 
militer. Kini, lima negara Afrika juga sudah berani secara terbuka membicarakan 
masalah ini. Mereka mendapat tekanan keras dari negara-negara Afrika lainnya. 
Namun, sikap mereka tetap, harus ada perubahan".

Kalangan pembela hak-hak kaum homo berharap deklarasi ini akan menjadi langkah 
pertama ke arah resolusi resmi PBB. Untuk itu, perlu ada mayoritas suara di 
Majelis Umum. Boris Dittrich memperkirakan, itu baru akan tercapai beberapa 
tahun mendatang.


* PARTAI BESAR DINILAI GAGAL:KAPAN GILIRAN PARTAI PAPAN TENGAH?

Dugaan makin kuat Partai Megawati Soekarnoputri, PDI-Perjuangan, akan cenderung 
menggandeng Sultan Hamengku Buwana X dalam konggresnya bulan depan di Sala. 
Pasangan 'Mega Buwana' diharapkan dapat mendongkrak kepemimpinan Megawati 
sekaligus membelah Golkar yang dilanda krisis kepemimpinan. Sebaliknya, dengan 
mesin partai dan kekuatan di luar Jawa, Golkar bisa unggul dengan 
mempertahankan pasangan SBY-JK. Namun tantangan juga bisa muncul jika sejumlah 
partai papan tengah dan partai kecil mampu berkoalisi. Salah satu partai 
seperti itu adalah PBR, Partai Bintang Reformasi, yang menganggap Golkar 
"terlampau konservatif dan liberal", dan "PDI-P sudah gagal memimpin negara". 
PBR mengaku mampu berkoalisi untuk jangka panjang apabila mitra mitra papan 
tengah bersedia berjuang demi kemandirian ekonomi dan kebhinekaan. Ikuti 
keterangan Dita Indah Sari, mantan aktivis Partai Rakyat Demokrasi PRD yang 
kini menjadi caleg PBR.

Dita Sari [DS]: Pemilu ini menurut kami merupakan satu pertaruhan yang sangat 
penting ya. Karena sekarang Indonesia sedang masuk dalam lingkaran krisis 
global, di mana industri dalam negeri ambruk pengangguran bertambah besar dan 
berbagai sektor ekonomi masyarakat kan kolaps. Jadi pemilu 2009 ini menjadi 
sangat penting bagi kita untuk betul-betul melakukan perubahan politik ya, 
bukan hanya pergantian kepemimpinan, tapi juga pergantian haluan ekonomi, 
pergantian prinsip-prinsip ekonomi secara mendasar. Karena menurut kami 
prinsip-prinsip ekonomi yang sekarang dipakai oleh pemerintahan SBY tidak mampu 
menjawab krisis dan masalah-masalah kemiskinan di Indonesia. 

Tapi perlu kita lihat bahwa beberapa partai yang setahu saya banyak berisikan 
kalangan muda dan kalangan aktivis itu mengalami satu pergulatan di dalamnya 
dalam upaya mereka untuk merumuskan satu formasi kepartaian yang baru. Baik itu 
dari segi ideologi, baik dari segi politik, membangun tradisi baru didalam 
tubuh partai itu sehingga saya melihat sebetulnya akan terjadi dua 
kecenderungan besar.

Satu adalah kecenderungan di mana ada sejumlah partai yang memang tetap 
konservatif artinya tidak mengalami perubahan, ya contohnya partai Golkar. 
Tetap stagnan dalam pikiran-pikiran yang seperti sekarang ini. Tapi ada juga 
satu kelompok partai lain yang memiliki dinamika internal yang sangat besar, 
karena adanya kader-kader baru, aktivis-aktivis muda didalamnya sehingga 
partai-partai itu lebih dinamis dalam merumuskan ideologi baru dan fisi baru.   
   

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Tapi berapa besar nih peluang kelompok 
partai yang terakhir itu, yang Anda sebut menampung generasi muda yang 
barangkali akan lebih muncul ke depan. Ini kan lebih banyak berkonsetrasi pada 
partai-partai kecil sebutlah?

DS: Ya, jadi kebanyakan memang partai kecil dan menengah. Tapi kami juga sangat 
optimis bisa membangun sebuah koalisi jangka menengah dan jangka panjang. 
Karena memang partai-partai ini berangkat dari satu gagasan kritis atau menolak 
pemikiran-pemikiran partai-partai yang lama. Jadi ada satu sentimen yang sama, 
yang menurut kami itu bisa menyatukan di mana kita bisa bangun koalisi jangka 
panjang sehingga kekuatannya lebih besar. Memang kalau sendiri-sendiri ya 
kecil. 

RNW: Jadi Anda bersedia berkoalisi itu artinya kan bersedia berkompromi sampai 
sejarak tertentu ya, artinya juga bisa menyangkut soal prinsip ini. Bukankah 
ini juga satu bahaya akan ditelan oleh partai-partai besar?

DS: Saya pikir kalau tidak mau berkompromi, ya kita jangan masuk dunia politik. 
Kalau kita tidak mau berbagi saya pikir ndak mungkin kita masuk dunia politik. 
Apalagi politik di Indonesia sangat beragam. Yang kedua, yang saya katakan tadi 
adalah, ada semacam sentimen bersama di kalangan partai-partai menengah dan 
partai kecil, di mana kita menolak atau tidak setuju terhadap 
pandangan-pandangan ekonomi mau pun politik partai-partai besar, partai-partai 
tradisional. Nah, saya pikir sentimen bersama inilah yang secara prinsip bisa 
menyatukan kita. Contohnya masalah-masalah yang menyangkut kemandirian ekonomi. 
Kenapa kami merasa bahwa di Indonesia ini terlalu banyak ekonominya diatur dan 
dicampuri oleh asing. 

Yang kedua, masalah pluralisme kami melihat ada problem besar masalah 
pluralisme karena pemerintah yang ada tidak cukup tegas, untuk melindungi 
perbedaan, melindungi kebhinekaan. Mentolerir berbagai tindakan-tindakan yang 
menurut kami merusak rasa kebangsaan. Saya pikir dua platform ini yang kami 
bisa rumuskan bersama sehingga ini hal yang prinsip. Paling tidak koalisinya 
berdasarkan hal ini dulu. 

RNW: Anda tadi mengatakan soal Golkar ya, sebagai kelompok kekuatan yang 
cenderung konservatif ya, bagaimana dengan PDIP, dalam perspektif partai kecil 
atau partai Anda-lah?

DS: Menurut kami ujian bagi sebuah partai itu bukanlah pada saat dia belum 
berkuasa, tapi justru pada saat dia sudah memegang kekuasaan. Pada saat 
pemerintahan ibu Mega selama tiga tahun, kami melihat PDIP tampil mengecewakan. 
Sehingga kami lalu beranggapan bahwa kesempatan harus diberikan kepada kelompok 
lain, atau calon lain. Biarkanlah calon-calon yang sudah kita beri kesempatan 
memimpin itu kalau perlu tidak usah diberi kesempatan untuk melanjutkan, kita 
beri kesempatan pada yang baru. Karena kita butuh pemikiran dan gagasan ekonomi 
yang baru.


* PEREMPUAN LIBANON JUARA MEMBERSIHKAN BOM

Menjinakkan bom kluster adalah pekerjaan kaum pria di Libanon. Ketika kaum 
perempuan berupaya membersihkan sisa-sisa munisi mereka malah ditertawakan. 
Sementara itu sudah banyak perubahan dalam pekerjaan berat kaum perempuan. 
Laporan koresponden Daisy Mohr dari Beirut.

Di Oslo, ibukota Norwegia, pekan silam lebih dari 100 negara menandatangani 
larangan penggunaan bom kluster karena bom macam ini bisa menyebabkan bencana 
kemanusiaan. Penyebabnya adalah begitu banyaknya bom kluster yang berjatuhan di 
Libanon pada tahun 2006. Walau pun warga Libanon sudah begitu sibuk 
membersihkan bom-bom itu, munisi berbahaya ini masih saja tersebar luas di 
Libanon.

Banyak ornagn tua semula menentang keras rencana mengerahkan anak perempuan 
mereka. Tetapi gaji enam ratus euro per bulan sering sangat menentukan di 
Libanon, maklum pekerjaan sulit diperoleh. "Ini bukan pekerjaan untuk 
perempuan, kata orang tua saya, tetapi gajinya memang sangat kita butuhkan. 
Tappi mereka bisa terima juga, karena saya hanya bekerja dengan kaum 
perempuan," demikian Sana Diab, 23 tahun, sambil membetulkan jilbabnya.

Perang Musim Panas
Diab adalah anggota tim perempuan pertama yang menjinakkan blom kluster di 
Libanon Selatan. Selama perang musim panas 2006 yang berlangsung sebulan, 
terjadi pertempuran berat antara Israel dengan gerakan Hizbullah. Pada 
hari-hari terakhir perang, Israel menjatuhkan bom kluster dalam jumlah besar di 
Libanon, padahal gencatan senjata sudah hampir berlangsung.

Di Libanon selatan masih banyak bom kluster yang tidak meledak, tapi kalau 
meledak bisa menyebabkan yang kena menderita cedera berat. Tahun-tahun 
belakangan sudah berjatuhan banyak korban, antara lain banyak kanak-kanak.

Pelatihan
"Semua perempuan dalam tim kami berasal dari desa-desa, yang rusak berat akibat 
perang. Mereka sangat sadar betapa pentingnya upaya pembersihan bom kluster 
ini. Keluarga mereka bekerja di lahan pertanian. Dan kegiatan mereka sangat 
terganggu oleh sisa-sisa bom kluster yang berserakan", kata Hiba Jardali, dari 
Norwegian People's Aid, lembaga yang sejak awal tahun ini melatih para 
perempuan tersebut.

"Selama pelatihan, orang-orang yang lalu-lalang menyaksikan kegiatan mereka ini 
dengan heran. Seolah-olah mereka datang dari planet lain. Reaksi ini, mendorong 
mereka berbuat lebih baik lagi. Para perempuan tersebut ternyata sangat efisien 
dan berdisiplin", kata Hiba Jardali. Di setiap desa yang mereka datangi, tim 
perempuan ini selalu disambut rasa heran. "Setiap kali kami datang, penduduk 
desa selalu bertanya: mana kaum prianya?" Namun, jika sudah terbiasa, mereka 
mengundang kami untuk makan siang, dan menyediakan kopi", kata Amira Shour, 
usia 23 tahun.

Lima hari per pekan, mereka berangkat pukul setengah enam pagi, dari kantor 
pusat di kota pelabuhan Tyre, menggunakan bus, ke lokasi. Setiap hari, mereka 
bekerja di lapangan sekitar delapan jam. 'Kantin' mereka adalah reruntuhan 
bangunan, yang juga merupakan tempat kerja mereka. Dengan menggunakan kompor 
gas kecil, saat istirahat siang, mereka menyeduh kopi. Tentu saja tidak ada 
dapur, tidak ada toilet. Selama musim dingin, hal ini jelas sangat berat bagi 
para perempuan tersebut.

Bangga
"Pada mulanya orang menertawakan rencana ini. Karena tidak ada yang menduga, 
para perempuan ini benar-benar akan mewujudkannya. Saya bangga atas kerja 
mereka. Mereka membuktikan bekerja sangat keras. Dan hasil kerja mereka baik", 
kata Gordon Novak, warga Kroasia, pembimbing tim perempuan ini.

Menjinakkan bom kluster merupakan kerja berat dan berbahaya. "Yang paling saya 
takutkan adalah amputasi", kata Fatima Hershi, seorang jururawat, yang selalu 
menyertai tim dengan mobil ambulans. Sejauh ini, ia belum pernah harus turun 
tangan.

Bahaya seperti itu tidak menakutkan Soukayna Ismael, 21 tahun. "Suami saya pun 
mengerjakan hal ini. Dan ia tahu resikonya", kata ibu muda, yang bulan depan 
akan melahirkan bayi kembar. Dan karena itu pula, untuk sementara akan tidak 
bisa bekerja. 

"Setelah melahirkan, saya secepat mungkin akan kembali bekerja. Ini lebih 
menarik ketimbang duduk di rumah mengurus bayi. Untung saja, di mana-mana 
berserakan bom kluster. Selama beberapa tahun mendatang, kami masih akan punya 
pekerjaan", katanya sambil tersenyum.

Girang
Abeer Assad bekerja dengan gembira. Dengan bangga ia memasuki lahan kerja. "Ini 
bukan bom kluster. Cuma granat ukuran 155 milimeter", seru ibu lima anak 
perempuan ini dengan girang pada rekan-rekannya. "Bagus, kami bisa menjinakkan 
bom-bom tersebut", kata Abeer Assad, usia 33 tahun, sambil menaruh topi helmnya.

Ketua tim, Dyala Hashem, merasa tanggung-jawabnya sangat berat. Tapi, ia senang 
melakukannya. "Dulu, saya guru sekolah dasar. Tapi, saya merasa pekerjaan 
seperti itu sangat membosankan. Saya memutuskan, saya harus cari hal-hal yang 
menegangkan. Saya senang berpetualang", kata Dyala Hashem, usia 22 tahun. Di 
kejauhan terdengar suara ledakan. Suatu tim lain sedang menjinakkan sebuah bom 
kluster. "Saya tidak takut pada ledakan atau bom", katanya gagah. "Kami di sini 
sudah terbiasa dengan suasana perang".


* SEBAGAI PEMIMPIN EROPA, SARKOZY TERPAKSA TANGANI KRISIS

"Saya berupaya mengubah Eropa, tapi justru Eropalah yang mengubah saya ". 
Ucapan presiden Prancis Nicolas Sarkozy itu disambut tepuk tangan. Dalam pidato 
di parlemen Eropa Sarkozy melakukan kilas balik jabatan sebagai ketua bergilir 
Uni Eropa selama enam bulan. Dan ia mendapat nilai memuaskan. Laporan redaktur 
Eropa

Nicolas Sarkozy: "Andaikata mendapat peluang memahami masalah 27 negara anggota 
selama enam bulan, itu akan membuat kita lebih toleran dan penuh pengertian. 
Dan kita juga mengerti bahwa sudah tak dapat disangkal lagi Eropa adalah ide 
terbagus abad 21 dan bahwa Eropa dibutuhkan lebih dari apa pun. Saya berupaya 
mengubah Eropa, tapi Eropalah yang justru mengubah saya."
 
Itulah ucapan jitu Nicolas Sarkozy setelah enam bulan menjabat ketua bergilir 
Uni Eropa. Presiden Prancis yang selalu lihai memainkan publiknya membawa 
rencana-rencana besar khususnya rencana Prancis ketika baru mulai Juli lalu. 
Sarkozy yang populis ingin tampil sebagai pemimpin Eropa yang melindungi warga 
dari liberalisme tanpa batas, dari imigrasi, dan dari bahaya-bahaya luar pada 
umumnya.

Untuk itu ia menggunakan cara-cara klasik Prancis: pertahanan Eropa harus 
diperkuat dan imigrasi harus dibendung. Tapi pada akhirnya tidak banyak yang 
dicapai dalam hal-hal itu. Irlandia yang menyatakan "Tidak" terhadap traktat 
baru Uni Eropa, perang di Georgia Agustus lalu dan pecahnya krisis kredit 
memporakporandakan agenda Sarkozy.

Inisiatif kembali ke tangan Eropa
Dari pemimpin besar yang hendak mendorong Eropa ke masa depan, Sarkozy menjadi 
manager krisis yang menyelamatkan Eropa dari keterpurukan. Dan peran itu sangat 
cocok baginya. Waktu Bosnia dilanda perang, Eropa cuma berdiri di garis 
pinggir, dan inisiatif diambilalih oleh Washington, tegas Sarkozy. Tapi Eropa 
turun tangan di Georgia. Sarkozy tidak mengatakan waktu perang Bosnia dulu, 
Amerika memiliki presiden yang kuat, sementara sekarang presiden Amerika sudah 
lemah karena jabatannya sudah hampir selesai. Dengan hal yang tidak diucapkan 
itu, Sarkozy jelas tampil sebagai pembicara populis.

Dan bisa jadi krisis kredit itu merupakan hadiah yang tak terduga bagi Sarkozy. 
Berkat semangatnya yang meluap-luap ia akhirnya bisa juga tampial sebagai 
pelindung warga dan pemimpin yang menampilkan makna penting Eropa. 

Nicolas Sarkozy: Eropa dengan satu suara menegaskan keinginannya bahwa yang 
diperlukan adalah kapitalisme para pengusaha dan bukan kalangan spekulan. Bahwa 
Eropa ingin reformasi sistem keuangan, dan negara-negara yang mulai maju harus 
punya tempat sendiri, dan ingin kapitalisme yang bermoral. Dengan satu suara 
Eropa mengajukan tuntutannya.

Dipuji di parlemen Eropa
Dengan lihai Presiden Prancis memanfaatkan kesempatan ketika Amerika lemah 
untuk menonjolkan Eropa. Tapi Sarkozy yang biasa melawan arus belakangan justru 
bersedia berkompromi. Oleh karena itulah Sarkozy, demikian Martin Schultz, 
pemimpin fraksi sosialis parlemen Eropa, berubah dari pemimpin Prancis menjadi 
pemimpin Eropa. 

Martin Schultz:  "Ya, Prancis berhasi dalam jabatan ketua Uni Eropa. Saya 
ucapkan selamat kepada Anda karena Anda tampil sebagai tokoh pro Eropa. Karena 
Anda berkata: saya berdiri bagi Eropa. Saya kerapkali ragu-ragu. Saya tahu 
pidato-pidato Anda. Tapi saat menjabat ketua Anda mengatakan akan mewujudkan 
ucapan-ucapan Anda. "
 
Pujian parlemen Eropa ini memang tepat. Sarkozy membuktikan bahwa Eropa dengan 
negara-negara anggota yang kuat dan masing-masing tetap berdaulat, tetap bisa 
tampil sebagai kesatuan. Dan mungkin itulah keberhasilan terbesar Nicolas 
Sarkozy, sang pragmatikus.


* KRISIS GLOBAL BARU SAMPAI TAHUN DEPAN DI INDONESIA

Krisis luar biasa berat melanda ekonomi dunia pada tahun 2008. Radio Nederland 
Wereldomroep menghubungi dua orang ekonom Indonesia untuk menganalisis dampak 
krisis tersebut bagi perekonomian Indonesia. Kami menghubungi Kurniawan 
Saefullah, dosen Fakultas Ekonomi, Universitas Padjadjaran Bandung, dan Umar 
Juoro, Ketua Centre for Information and Development Studies, CIDES, di Jakarta. 
Pertama-tama berikut Kurniawan Saefullah mengenai krisis ekonomi yang kini juga 
mulai terasa di Indonesia:


Kurniawan Saefullah [KS]: Kalau kita bicara ekonomi, maka kita bicara bagaimana 
masyarakat itu memenuhi kebutuhan hidupnya. Kita bisa lihat dari dua sektor, 
yaitu sektor finansial dan sektor riil. Di sektor keuangan sebetulnya Indonesia 
ini pernah mengalami krisis ketika pada tahun '98 dan mau tidak mau, bekasnya, 
sampai tahun 2008 juga masih terasa. Dilihat dari pasar keuangan, terutama di 
pasar saham, data sebetulnya menunjukkan bahwa mungkin di atas 50%, 70% 
sebetulnya sektor keuangan itu bagus, karena ada investasi asing. 

Nah, itu yang menyebabkan pada awal 2008 atau sebetulnya dari 2007, dari segi 
sektor keuangan, Indonesia sangat bagus saat itu, sampai Januari 2008. Namun 
yang mungkin tidak dicermati atau mungkin kurang dicermati oleh para pelaku 
maupun para pengambil kebijakan adalah bahwa membaiknya sektor keuangan di awal 
2008 sebagai akibat baiknya selama tahun 2007 itu sebetulnya, ya tadi itu, 
investasi asing masuk, yang sebetulnya lebih didorong oleh kepentingan jangka 
pendek. 

Artinya, kalau kepentingan jangka pendek dia bisa dikatakan sebagai hot money, 
sewaktu-waktu pihak asing membutuhkan dana tersebut bisa ditarik serta-merta. 
Karena ini yang sebetulnya membuat pasar keuangan Indonesia pada tahun 2007 
cukup membaik. Dan jika pasar keuangan baik, sektor riil juga membaik. Karena 
dengan pasar keuangan yang membaik maka sektor riil mendapatkan suntikan dana 
untuk mendanai aktivitas usahanya.    

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Pak Kurniawan, apa dampak ekonomi Indonesia 
tahun yang lalu itu bagi rakyat biasa. Apakah lebih baik atau lebih buruk dari 
tahun-tahun sebelumnya?

KS: Harus diakui secara makro, Indonesia itu tahun 2007 membaik dari 
tahun-tahun sebelumnya, terutama pasca krisis. Dengan pertumbuhan ekonomi yang 
positif hal tersebut juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Hanya saja yang 
namanya kegiatan ekonomi itu, kegiatan yang tidak terlepas dari kegiatan 
ekonomi lainnya. Tidak terlepas juga dari aktivitas ekonomi di luar Indonesia. 
Nah, yang paling terasa tahun 2008 itu adalah dampak dari ekonomi yang terjadi 
di luar Indonesia. Terutama dampak dari krisis supreme mortgage di Amerika. 

Nah, itu juga mau tidak mau mempengaruhi pasar Amerika. Dan pasar keuangan di 
Amerika juga membuat sebagian perusahan di Amerika juga collapse. Dan ini 
berdampak juga pada pasar keuangan di negara lain. Pada akhirnya, 
perusahan-perusahan yang sebagian dananya itu disimpan di luar negeri, termasuk 
juga di Indonesia, kemudian ditarik kembali. Nah, ini yang kemudian memukul 
pasar keuangan Indonesia tahun 2008. 

Dan berikut ini penjelasan Umar Juoro mengenai dampak krisis ekonomi dunia pada 
eksport Indonesia.

Umar Juoro [UJ]: Dampak pada ekspor akan sangat serius tapi akan sangat 
dirasakan mulai triwulan keempat ini dan pada triwulan satu tahun 2009. 
Kemudian juga ekspor untuk manufacture juga sudah sangat terpukul. Karena 
negara-negara Amerika, Eropa, Jepang dan juga Singapura, tujuan-tujuan utama 
ekspor, kita mengalami resesi. Jadi akan sangat terasa sekali dalam hal ekspor. 

RNW: Nah, ini dengan keadaan ekonomi seperti ini, prospek ekonomi Indonesia 
pada tahun 2009 nanti bagaimana pak Umar?

UJ: Ya, kalau relatif terhadap perekonomian dunia sebetulnya ekonomi Indonesia 
masih relatif baik ya, misalnya IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 
masih bisa 5% ya, pertumbuhan ekonomi dunia kan hanya 2%. Yang lebih rendah itu 
perkiraan dari Bank Dunia, 4,5% gitu. Dan kalau dilihat dalam situasi yang 
seperti ini, krisis global dan resesi dari negara maju, sebetulnya bisa 
ketumbuk 5% bahkan 4,5% saja relatif baik kan. Karena ekonomi Indonesia itu 
adalah 70% itu masih ekonomi yang orientasinya domestik, didukung oleh konsumsi 
masyarakat. 

Jadi 2009 kita, perkiraan saya, bisa tumbuh sekitar 5%. Tetapi itu kan tidak 
cukup ya, karena dengan pertumbuhan 6% saja pengangguran masih tinggi apalagi 
dengan 5%. Jadi ada kemungkinan pemberhentian pekerja. Karena di sektor-sektor 
ekspor padat karya ini kan sangat terpukul dengan resesi pada pasar-pasar 
tujuan ekspor gitu. Tapi kembali pada pertumbuhan, sebetulnya lumayan.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke