--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 09 Januari 2009 15:10 UTC ** HAMAS DAN ISRAEL ABAIKAN RESOLUSI PBB ** KESEPAKATAN BARU KONFLIK GAS RUSIA-UKRAINA ** DUA PEMIMPIN AL-QAEDA PAKISTAN TEWAS ** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENUNGGU DAN BERHARAP CEMAS DI RAFAH * HAMAS DAN ISRAEL ABAIKAN RESOLUSI PBB Kekerasan terus saja berlanjut di Jalur Gaza. Resolusi PBB agar kedua pihak melakukan gencatan senjata tidak digubris. Pagi-pagi, Israel telah membom lima puluh tempat. Hamas menembakkan puluhan rudal. Menurut Perdana Menteri Israel Ehud Olmert, serangan rudal itu menunjukkan Resolusi PBB tidak mempan. Sementara Hamas menyatakan tidak akan memperhatikan Resolusi tersebut. Dewan Keamanan PBB Kamis malam sepakat mengeluarkan resolusi. Hanya Amerika Serikat yang menolak memberikan suara tapi mereka menyatakan mendukung naskah yang disusun anggota DK. Dalam resolusi diserukan gencatan senjata dan penarikan mundur pasukan Israel dari Jalur Gaza. Organisasi Bantuan PBB OCHA menyatakan tentara Isreal menggiring lebih dari seratus warga Palestina ke sebuah bangunan yang 24 jam kemudian mereka tembaki. Menurut saksi mata, sebagian besar dari korban adalah anak-anak. Aksi tersebut menewaskan tiga puluh orang. * KESEPAKATAN BARU KONFLIK GAS RUSIA-UKRAINA Perundingan membahas konflik gas Rusia-Ukraina mencatat kemajuan. Ceko menyatakan telah mencapai kesepakatan dengan Rusia antara lain tentang penempatan pengamat Uni Eropa di Ukraina. Mereka bertugas meneliti benar tidaknya tuduhan bahwa Ukraina menimbun gas yang diperuntukkan bagi negara-negera Eropa lainnya. Perundingan sebelumnya tentang tim pengamat ini berakhir buntu karena Rusia bersikeras ingin mengirim pengamat sendiri. Pihak Moskow belum mengkonfirmasi pernyataan Ceko ini. Pasokan gas dari Rusia ke Ukraina Rabu kemarin dihentikan. Oleh karena itu, negara-negera Eropa yang bergantung pada gas Rusia kehilangan pasokan. Bulgaria menderita dampak paling parah. Orang-orang tidak punya pemanas ruang dan perusahaan-perusahaan terpaksa menghentikan produksi. * DUA PEMIMPIN AL-QAEDA PAKISTAN TEWAS Pemimpin al-Qaeda di Pakistan, Usama al-Kini, dan penggantinya, Sheikh Ahmed Saliim Sweden, terbunuh di wilayah perbatasan Waziristan Selatan. Demikian disampaikan Dinas Anti Teroris Amerika. Menurut berbagai media Amerika kedua pria tersebut terbunuh dalam serangan pesawat tak berawak yang terjadi pada hari pergantian tahun. Kedua korban berasal dari Kenya. Mereka diduga terlibat dalam serangan berdarah di Hotel Marriott Islamabad September lalu. Menurut FBI, keduanya juga terlibat dalam berbagai serangan pada Kedutaan Amerika di Kenya dan Tanzania pada 1998. * KAWASAKI BERHENTI JADI SPONSO MOTO GP Perusahaan Motor Jepang Kawasaki mundur dari Kejuaraan Dunia Moto GP. Karena krisis keuangan dunia, perusahaan tersebut tidak punya dana untuk menjadi sponsor. Tiap tahunnya Kawasaki menyediakan dana lebih dari tiga puluh juta Euro untuk tim Moto GP. Kawasaki adalah perusahaan keempat Jepang yang tidak bisa mensponsori berbagai olah raga mobil dan motor karena krisis keuangan. Sebelumnya, Honda mundur dari kejuaraan Formula 1, disusul Subaru dan Suzuki yang menarik diri dari kejuaraan dunia rally. * KEBAKARAN BESAR DI KARACHI Kebakaran besar di daerah kumuh di Karachi, kota pelabuhan di Pakistan, menelan 38 korban tewas. Di antara para korban terdapat lima belas anak-anak. Kebakaran terjadi tengah malam saat warga tertidur lelap. Karachi yang berpenduduk dua belas juta adalah kota terbesar di Pakistan. Lebih dari separuh penduduk tinggal di daerah kumuh. * GEMBONG NARKOBA KOLOMBIA TEWAS Gembong narkoba Kolombia, Leonidas Vargas, ditembak tewas di rumah sakit. Pria yang mendapat julukan 'Si Tua' itu ditangkap di Spanyol pada 2006. Namun demikian ia masih bebas dengan membayar jaminan. Pada saat ditembak, ia tengah menanti proses pengadilan. Varga dirawat di rumah sakit di Madrid karena penyakit jantung dan paru-paru. Seorang pria tidak dikenal masuk ke kamar dan menembaknya dengan disaksikan pasien lainnya. Gembong narkoba penting Kolombia itu sedianya akan dijatuhi hukuman sembilan belas tahun penjara di Kolombia. * WARGA BELANDA DI LUAR NEGERI KANGEN ICE SKATING Warga Belanda di luar negeri kangen ice skating menyusul demam meluncur di es yang saat ini tengah melanda Belanda. Warga Belanda di luar negeri tetap meneruskan tradisi mengajar anak-anak mereka bermain ice skating. Demikian hasil angket yang diambil oleh Radio Wereldomroep terhadap 1200 warga Belanda di luar negeri. 60 persen dari anak-anak Belanda yang berada di luar negeri bisa bermain ice skating. Walau kangen ice skating, sebagain besar responden menyatakan tidak kangen musim dingin. * KOMISI PALERMEN ILLINOIS SARANKAN PECAT GUBERNUR Komisi Parlemen di Negara Bagian Illinois Amerika Serikat menyarankan pemecatan Gubernur Rod Blagojevich. Ia dituduh berusaha menjual kursi senat yang ditinggalkan oleh Barack Obama. Blagojevich ditahan Desember lalu namun kembali bebas setelah membayar jaminan. Apabila Dewan Perwakilan Negara Bagian Illinois menerima saran komisi tersebut, gubernur bisa benar-benar dipecat. * Berita Bursa Index AEX Amsterdam dibuka 0,2 persen lebih rendah pada 264. London, Frankfurt dan Paris dibuka untung walau tidak lebih dari setengah persen. Sementara itu bursa di Jepang ditutup rugi walau sebelumnya dibuka dengan sedikit untung. Index Nikkei turun 0,5 persen pada 8.836,80. Satu Euro tercatat 1,3678 Dollar atau Rp. 15.109. Satu Dollar sama dengan Rp. 11.050. * GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS Berbagai surat kabar Belanda Jumat ini menurunkan berita keputusan Menteri Pendidikan dan Budaya Belanda, Ronald Plasterk, untuk mencabut subsidi kepada Yayasan Kristen Ortodox, Onze Weg. Ini karena mereka melakukan berbagai aktivitas penyembuhan homoseksualitas. Yayasan ini menjual berbagai buku yang membahas bagaimana mengubah seorang homoseksual menjadi heteroseksual. Harian Trouw mengulas wawancara dengan Menteri Plasterk. Menurutnya, pemeluk agama Kristen di Belanda masih sulit menerima homoseksualitas. Oleh karena itu, berbagai yayasan Kristen seperti Yayasan Onze Weg mendapat subsidi untuk mengubah situasi. Namun, aktivitas yang dilakukan Yayasan Onze Weg justru menunjukkan hal sebaliknya. Menurut Menteri Plasterk, mendorong orang untuk menekan perasaan homoseksualitas adalah hal yang tidak bisa dilakukan di Belanda. "Kita juga tidak mengubah orang heteroseksual", kata Plasterk. Homoseksualitas adalah bagian identitas seseorang. Masih tentang topik yang sama, harian de Volkskrant menulis, walau menghentikan subsidi, Menteri Plasterk mengakui Yayasan Onze Weg telah memberi sumbangan terhadap upaya meningkatkan penerimaan homoseksualitas. Yayasan Kristen Ortodox, dan juga berbagai organisasi Kristen lainnya, membawa perubahan dalam lingkungan pemeluk Agama Kristen karena membuka diskusi tentang homoseksualitas. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan penerimaan homoseksualitas. Kita beralih ke topik berikutnya. Harian Belanda NRC Handelsblad dalam kolom budayanya menurunkan berita tentang terpilihnya Novel Oeroeg karya penulis Belanda Hella Haasse sebagai buku hadiah 2009. Novel yang menceritakan persahabatan pemuda Indonesia dan Belanda di jaman kolonial itu dibagi-bagikan kepada sekitar satu juta anggota perpustakaan umum Belanda. Ini adalah bagian dari kampanya membaca di Belanda. Novel Oeroeg terbit tahun 1948, semasa kemerdekaan Indonesia. Roman ini bercerita tentang dua sahabat yang harus berpisah karena kemerdekaan Indonesia. Hella Haasse lahir dan besar di Nederlands-Indie atau Hindia-Belanda, nama Indonesia saat masih menjadi koloni Belanda. Karena Indonesia merdeka, ia harus meninggalkan tanah kelahirannya. Dalam Oeroeg ia mencurahkan perasaan cinta dan rindunya kepada Hindia-belanda yang drastis berubah sejak Indonesia merdeka. Dalam buku itu Hella Haasse juga menulis kenangannya tentang sawah, hutan dan suasana di Indonesia. Menurut penulis, terpilihnya Oeroeg menunjukkan Belanda masih memiliki ikatan erat dengan Jaman Kolonial di Indonesia. Nederlands-Indie adalah bagian kenangan bersama masyarakat Belanda. Tema-tema yang berkaitan dengan masa kolonial masih akan terus banyak dibicarakan. Demikian NRC Handelsblad dan sekian ulasan pers. * MENUNGGU DAN BERHARAP CEMAS DI RAFAH Rasa tidak mengerti mengenai obstruksi pemerintah Mesir sehubungan bantuan untuk Gaza semakin hari bertambah besar. Di depan terminal garis perbatasan dengan kota Rafah di Mesir, yang namanya sama dengan kota di Palestina, kegusaran orang semakin bertambah besar. Sekelompok yang terdiri dari 40 orang dokter Mesir telah menunggu ijin lebih dari satu minggu agar dapat menyeberang ke Jalur Gaza. Mereka ingin menggantikan rekan-rekan yang bertugas di rumah-rumah sakit di Palestina. Para dokter tersebut telah dua minggu lamanya dibanjiri pasien korban pemboman Isreal. Laporan koresponden Alexander Weissink: Dokter Mohammed Ali, salah satu sukarelawan dari Persatuan Dokter Medik Mesir, tidak bisa mengerti sikap pemerintahnya. "Bagaimana mereka bisa menolak mengijinkan kami ke Gaza, sementara banyak korban tewas di tempat itu?" Pemerintah Mesir mengatakan para dokter itu tidak punya dokumen yang dibutuhkan. Tetapi sebenarnya Kairo menolak untuk memberikan dokumen yang dibutuhkan kepada mereka. Mengapa? "Karena keamanan para dokter tidak bisa dijamin", demikian pernyataan resmi. Di tangan Israel Bahwa para dokter telah menandatangani surat pernyataan masuk gaza dengan menganggung risiko sendiri, tidaklah cukup. Tetapi mengapa minggu lalu Mesir mengijinkan tiga dokter Norwegia masuk wilayah Gaza? Dokter Ali mengira Israel ada di belakang penolakan. "Saya malu negara saya mau saja diperintah oleh musuh." Sikap pemerintah Mesir menimbulkan kemarahan diantara rakyatnya. Opini publik Arab melihat Mesir sebagai kaki tangan Israel. Setelah Hamas mengambil alih ekuasaan di Jalur Gaza Juni 2007, Israel dan Mesir menutup perbatasan ke wilayah Palestina ini. Sejak awal pemboman Israel di Jalur Gaza dua minggu lalu, Kairo selalu menuding Hamas sebagai pihak yang bersalah. Bahwa pemerintah Mesir sekarang menolak mengijinkan para dokternya masuk ke wilayah Gaza, untuk banyak orang bukti bahwa rejim Mubarak tidak peduli nasib orang Palestina. Di parlemen Mesir pihak oposisi langsung menyatakan protes. Juga dari negara Arab lainnya semakin tajam kecaman yang diluncurkan mengenai sikap Mesir. Ichwanul Muslimin Di wilayah perbatasan Rafah milik Mesir, seorang rekan dokter Ali menamakan sikap Mesir sebagai permainan politik yang sinis. "Mereka tidak ingin kami melaksanakan tugas kemanusiaan karena mayoritas dari kami adalah anggota Ichwanul Muslimin." Yang dimaksud adalah gerakan oposisi fundamentalis di Mesir, yang sama bentuknya dengan Hamas di Palestina. "Rejim ini tidak berbuat sedikit pun untuk Palestina. Mereka tidak ingin yang lain melakukan hal tersebut", kata dokter Abbas. "Karena ini sangat bertentangan dengan sikap pemerintah." Sementara di pos perbatasan sendiri situasi terlihat tenang. Dua puluh mobil ambulans milik departemen kesehatan Mesir, menunggu dengan tangan kosong. Mulai pukul 1 siang hingga jam 4 sore Israel menjanjikan gencatan senjata, untuk memungkinkan koridor kemanusiaan. Tetapi selama tiga jam masa istrirahat ini, hanya lima korban cedera yang dibawa dari jalur Gaza. Media Hype Media langsung mengerumuni setiap korban yang dibawa masuk ambulans. Apabila pintu dibuka para korban langsung dibanjiri kamera yang mengambil foto. Sementara sebaliknya tiga jenazah warga Palestina dibawa ke Jalur Gaza untuk dimakamkan. Mereka dibawa ke rumah sakit Al-Arish di Mesir beberapa hari lalu, yang merupakan kota terbesar di pantai Utara Sinai. Selain itu banyak truk yang mengangkut perlengkapan medik dan obat-obatan ditahan para penjaga perbatasan Mesir. Bantuan darurat didatangkan dari berbagai negara Arab, tetapi mereka dilarang masuk karena tidak punya surat yang diperlukan. "Banyak pihak berharap proses birokrasi dipercepat di masa darurat ini", demikian seorang diplomat dari Qatar yang tidak ingin disebut namanya. Gunungan bantuan yang dibawa truk yang diijinkan masuk, terlebih dulu harus dipindahkan oleh lima orang pekerja ke atas pickup kecil, sebelum boleh melewati perbatasan. Para sukarelawan yang menawarkan diri untuk membantu langsung ditolak. Luntang-lantung Para petugas ambulan dan dokter yang frustrasi karena tidak ada kerjaan mengeluh"Kami ingin berbuat lebih banyak untuk membantu", demikian dokter Ahmed, spesialis trauma. "Kami di sini menunggu sampai bosan, sementara para dokter di berbagai rumah sakit di Gaza sudah dua minggu bekerja non-stop." Kemudian terdengar suara mendesis dari Jalur Gaza. Milisi Palestina menembakkan rudal ke wilayah Israel. Asap melingkar terlihat di udara. "Israel dan Hamas bertikai tanpa mempedulikan rakyat sipil", demikian dokter Ahmed. Setengah jam kemudian gencatan senjata berakhir. Terdengar dentuman keras dari bom-bom Israel, tidak jauh dari perbatasan. Gumpalan asap hitam langsung menutupi wilayah tersebut. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
