---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 15 Maret 2009 13:20 UTC



** PAKISTAN DIAMBANG DEMO MASSAL

** CINA PERKETAT PENJAGAAN DI TIBET

** HARI BERKABUNG NASIONAL GABON 

** TOPIK INTERNASIONAL AKHIR PEKAN : MISSI UNI EROPA DI CAD BERAKHIR



* PAKISTAN DIAMBANG DEMO MASSAL

Berita mengenai tahanan rumah yang diberlakukan kepada pemimpin oposisi dan 
mantan perdana menteri Pakistan - Nawaz Sharif, masih simpang-siur. Otoritas 
Pakistan membantah berita tersebut, tapi rumah kediaman Nawaz Sharif dikepung 
oleh tentara. Sekalipun demikian ia berhasil menyampaikan pidato di depan 
pendukungnya. 
Di Lahore, polisi menembakan gas air mata kepada ratusan pengunjuk rasa yang 
akan bergerak ke ibu kota Islamabad. Oposisi menuntut pengangkatan kembali para 
hakim yang dipecat tahun lalu oleh mantan presiden Pervez Musharraf. Untuk 
memperkuat tuntutan mereka, oposisi mengerahkan berbagai aksi unjuk rasa di 
Pakistan yang besok diharapkan akan menjadi demonstrasi massal di ibu kota 
Islamabad. Di berbagai tempat di Pakistan, ratusan demonstran ditangkap. Polisi 
juga menutup berbagai kota untuk mencegah terjadinya aksi unjuk rasa.
Pemerintah Pakistan dibawah presiden Asif Ali Zardari bersedia mengusut 
berbagai tuduhan, tetapi oposisi masih kurang puas dengan sikap tersebut.


* CINA PERKETAT PENJAGAAN DI TIBET

Di Lhasa ibu kota Tibet kemarin diberlakukan peraturan keamanan yang ketat. 
Banyak polisi berpatroli di jalan. Toko-toko dan bar ditutup sejak pagi hari. 
Keamanan juga diperketat di propinsi-propinsi lain di Cina yang banyak tinggal 
warga Tibet. Kemarin tepat setahun lalu terjadi unjuk-rasa anti Cina di ibu 
kota Lhasa. Aksi unjuk rara tersebut ditindak dengan kekerasan oleh tentara 
Cina. Diperkirakan puluhan tewas.
Pemerintah Tibet dipengasingan menyambut positip pernyataan yang dikeluarkan 
oleh Beijing yang membuka peluang bagi perundingan baru. Pemerintah Tibet di 
Dharamsala menekankan bahwa mereka tetap memegang persyaratan yang disampaikan 
oleh Dalai Lama bagi otonomi penuh Tibet.


* AUSTRALIA KEMBALI TAHAN PERAHU DENGAN IMIGRAN GELAP

Di sebelah utara semenangjung Coburg angkatan luat Australia menahan sebuah 
perahu yang mengangkut 54 imigran gelap, yang diduga berasal dari Afghanistan. 
Perahu tersebut ditemukan oleh penjaga pantai yang kemudian mengirim sebuah 
kapal angkatan laut. Para imigran gelap tersebut diangkut ke pulau Christmas, 
yang masuk teritorial Australia di sebelah selatan Indonesia. Di pulau tersebut 
dibangun sebuah perkampungan pencari suaka yang besar. Canberra berusaha 
mencegah arus imigran gelap dari Asia untuk mencapai daratan Australia


* TEMBAK-MENEMBAK DI SRI LANKA TIMUR LAUT

Tentara sejauh ini menembak mati 32 pemberontak Tamil di Sri Lanka timur laut. 
30 dilaporkan tewas Jum'at lalu di Puthukkudiriruppu yang merupakan basis 
pertahanan gerilyawan Macan Tamil. 2 lainnya ditembak mati Sabtu kemarin.
Sejauh ini belum ada reaksi dari gerilyawan Macan Tamil. Sebuah situs web yang 
pro Macan Tamil memberitakan, 69 penduduk sipil tewas ditembak tentara, 19 
diantaranya anak-anak di sebuah wilayah yang dinyatakan sebagai wilayah damai 
oleh pemerintah.


* HUBUNGAN WASHINGTON-REJIM KIRI AMERIKA LATIN

Brazil berharap agar Amerika Serikat akan berupaya untuk memperbaiki hubungan 
dengan rejim-rejim kiri di Amerika Latin. Demikian presiden Brazil - Lula da 
Silva saat bertemu dengan presiden Barack Obama di Gedung Putih. Hubungan 
antara Washington dengan berbagai rejim kiri Amerika Latin seperti Kuba, 
Venezuela dan Bolivia cukup tegang. Presiden Lula menganggap bahwa Obama 
merupakan figur yang bisa merombak hal tersebut. 
Semasa kampanye Obama menegaskan akan menjalin kembali dialog dengan Kuba dan 
Venezuela.


* KONFLIK PRESIDEN DAN OPOSISI MADAGASKAR MERUNCING

Menurut oposisi Madagaskar, mereka berhasil menguasai tentara dan 
mengambil-alih kendali kekuasaan. Menurut pemimpin oposisi Andry Rajoelina 
angkatan bersenjata berada dipihaknya dalam konflik dengan presiden Marc 
Ravalomanana. Untuk pertama kali Sabtu kemarin Rajoelina tampil di muka umum 
setelah absen selama 2 minggu. Di depan ribuan pendukungnya ia mendesak 
presiden untuk mengundurkan diri. Presiden Ravalomanana sendiri bersembunyi di 
istana kepresidenan yang terletak diuar ibu kota Antananarivo. Ribuan 
pendukungnya membentuk barisan untuk melindungi kediaman resmi presiden.
Sekalipun imbauan oposisi, angkatan bersenjata masih tetap bersikap netral dan 
konflik antara presiden dengan pemimpin oposisi. Komisi Eropa di Brussel 
menyampaikan keprihatinan mereka atas situasi yang terjadi di Madagaskar.


* TALIBAN BAKAR GUDANG PASUKAN INTERNASIONAL

Di luar Peshawar - Afghanistan, gerilyawan Taliban membakar sebuah gudang milik 
pasukan perdamaian internasional. Menurut berita pertama, 20-an kontainer dan 
keandaraan truk yang mengangkut persediaan pangan, habis terbakar. Beberapa 
bulan lalu terjadi pula pembakaran gudang persediaan bagi pasukan asing di 
Pakistan. Barang-barang tersebut diperuntukan bagi pasukan internasional di 
negara jiran Afghanistan. Pengiriman barang persediaan tersebut bagian terbesar 
dilakukan lewat Pakistan.


* KERUSUHAN DI PINGGIRAN PARIS

21 polisi dilaporkan luka-luka dalam bentrokan dengan kelompok-kelompok pemuda 
di wilayah-wilayah pinggiran kota Paris. 8 pengacau ditahan. 30-an bom molotov 
disita. Kerusuhan antara para pemuda dengan polisi pecah Sabtu malam kemarin di 
Mureaux, sebuah wilayah pemukiman di sebelah timur ibu kota Paris. Keresahan 
sebenarnya sudah meluas sejak seminggu lalu, setelah polisi menembak mati 
seorang pemuda saat memburu pemuda tersebut yang melarikan diri dengan mobil.


* HARI BERKABUNG NASIONAL GABON

Istri presiden Omar Bongo Ondimba dari Gabon meninggal dunia di Marokko. Edith 
Lucie Bongo 45 tahun sudah lama sakit dan dirawat di rumah sakit di Rabat, ibu 
kota Marokko. Sejak beberapa minggu lalu ia koma. Edith Bongo adalah anak 
tertua presiden Denis Sassou Nguesso dari Kongo. Bagi banyak orang ia menjadi 
lambang eratnya hubungan kedua negara Afrika tersebut. 
Ibu negara Gabon itu mendirikan berbagai proyek bantuan sosial dan kemanusiaan 
di bekas jajahan Perancis itu. Sebagai seorang dokter anak, ia memimpin sebuah 
rumah sakit di ibu kota Gabon - Libreville. Ia juga dikenal sebagai seorang 
tokoh yang gigih memberantas AIDS. Di partai politik pun ia termasuk sangat 
aktif. Berkaitan dengan kepergiannya, Gabon memberlakukan satu hari berkabung 
nasional.


* MISSI UNI EROPA DI CAD BERAKHIR

Menurut para petugas bantuan sosial, bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan 
pergantian pasukan perdamaian internasional. Sekalipun terjadi krisis humaniter 
dan ketakutan semakin meningkat, missi Uni Eropa di Cad berakhir hari Minggu. 
Missi bantuan Uni Eropa itu diambil alih oleh PBB.

Dibawah terik matahari yang menyengat, wanita berjubah mencolok menggendong 
karung-karung gandum dan kaleng-kaleng minyak. Pemandangan yang menganggu 
kegiatan rutin itu terjadi sehubungan dengan iringan-iringan truk yang 
mengangkut para petugas bantuan sosial. Iring-iringan itu juga mengangkut 
bantuan pangan bagi perkampungan pengungsi di Am'nabak, Cad timur.

Kompleks kecil yang dibangun tahun 2004 dan menampung 16 ribu penungsi itu 
memberikan perlindungan bagi keluarga pengungsi yang melarikan diri dari 
kekerasan berdarah di Darfur, yang terletak tidak jauh dari perbatasan dengan 
Sudan di timur.

Tempat-tempat penampungan pengungsi inilah yang menjadi basis petugas bantuan 
sosial yang mendapat mandat dari Uni Eropa untuk memberi perlindungan kepada 
setiap pengungsi. Operasi bantuan Uni Eropa di Afrika itu merupakan yang 
terbesar selama ini.

EUFOR - pasukan perdamaian multinasional Uni Eropa berjumlah 2700 orang. 60 
diantaranya tentara marinir Belanda. Operasi mereka antara lain menghadapi 
jaringan kriminal dan pemberontak yang mengacau, merampok, membakar dan 
sebagainya di seluruh wilayah gurun sahara Cad. Selama beberapa tahun operasi 
EUFOR sudah banyak berkurang.

Perampok Baik Perampok Jahat
Pasukan EUFOr banyak beroperasi di gurun-gurun sahara melindungi kamp-kamp 
pengungsi. Malam hari situasinya paling tidak aman. Waktu istirahat sangat 
sedikit.

"Kami harus selalu siap-siaga", ucap mayor Darek Kudlewski sambil mempersiapkan 
operasi pasukannya. "Banyak gerombolan bersenjata. Sulit untuk mengatakan 
berapa jumlah mereka. Seringkali kami tiba-tiba berhadapan dengan mereka, 
menunggu apakah mereka akan melepaskan tembakan. Sangat tegang. Kami percaya, 
kehadiran kami membawa perubahan".

Mayor Kudlewski merupakan bagian dari 400-an pasukan Polandia di Cad timur yang 
banyak membawa perubahan. Sejak kehadiran mereka boleh dibilang tidak ada lagi 
serbuan terhadap perkampungan pengungsi yang menampung 120 ribu warga Sudan. 
Penduduk lokal merasa lebih aman.

"Kami merasa lega melihat kehadiran mereka, sekalipun rasanya jumlah mereka 
harus lebih banyak lagi", ucap seorang pria berusia 30-an di desa kecil Bahai 
ketika pasukan internasional Polandia itu lewat melakukan patroli.

Terbatas
Pendeknnya kehadiran missi Uni Eropa dan terbatasnya mandat mereka menekan 
harapan para petugas sosial maupun pihak militer di Cad akan tercapainya 
stabilitas yang sinambung di wilayah yang peka itu. Jumlah tentara EUFOR yang 
dikirim ke Cad sangat kecil dibanding dengan luas wilayah negara tersebut. 
Akibatnya Cad tetap merupakan umpan yang empuk bagi para gerombolan. Tahun lalu 
saja, 120 petugas bantuan internasional diserbu gerombolan. 4 meninggal dunia. 

"Kehadiran pasukan perdamaian EUFOR memberi harapan. Penduduk lokal merasa 
lebih aman. Sekalipun situasinya lebih aman di dekat perkampungan pengungsi 
saja. Di luar itu kriminalitas dan kekerasan gerombolan terus meningkat", tegas 
direktur OXFAM - Roland van Hauwermeinen. "Akar permasalahan tidak ditindak. 
Itu bukan salah EUFOR, tapi mandat yang diberikan terlalu sempit", tambahnya

Masa Peralihan
Untuk memperhalus pengalihan tugas, separuh dari kekuatan EUFOR akan tetap 
berada di tempat dan beroperasi dibawah nama MINURCAT PBB mulai hari Minggu ini 
paling tidak untuk selama tiga bulan berikut. Walaupun demikian menurut 
Hauwermeinen : "Situasi di Darfur saat ini sangat rawan. Pengambil-alihan oleh 
pasukan lain akan memakan waktu. Saya tetap tidak yakin sasaran MINURCAT akan 
sama seperti EUFOR".

Sekalipun missi PBB akan lebih besar (hampir 6 ribu pasukan menjelang akhir 
tahun ini), tugas yang dihadapi menanggung risiko yang besar. Perwira-perwira 
Eropa berkelakar akan terjadinya kekacauan. "Petualangan Afrika baru !", ucap 
seorang perwira Perancis. "Tidak bisa begitu saja menempatkan tentara dari 
Nepal, Kyrgystan, Malawi atau Eropa, untuk mengambil alih operasi yang besar 
ini dan akan berhasil", tegasnya.

Komandan EUFOR Jean-Philippe Ganascia dari Perancis mengakui tantangan yang 
harus dihadapi pasukan internasional yang baru tapi menambahkan bahwa pasukan 
EUFOr akan memberi bantuan yang diperlukan. "Kami siap untuk setiap bahaya, 
kami punya program yang berkesinambungan, tidak ada yang berubah dengan 
MINURCAT". Brigjen Perancis itu membantah bahwa pasukan EUFOR tidak berhasil 
menciptakan situasi yang lebih aman. "Kami disini baru setahun, pasukan tiba 
terlambat. Kami memang bisa berbuat lebih banyak, tapi kami juga berhasil 
meraih banyak hal. Pengungsi lebih aman, mereka tidur lebih nyenyak kalau kami 
berada disekitar ini dan itu sangat penting. Missi kami telah berhasil".

Missi EUFOR :
- 2700 tentara ditempatkan di Cad dan timur laut Republik Afrika Tengah
- Missi : melindungi penduduk sipil dari bahaya terutama pengungsi (285.000) 
dan interdisplaced person (180.000)
- Meningkatkan keamanan dan membuka jalur bagi bantuan
- Membantu melindungi petugas PBB dan operasi di darat.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke