---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 25 Maret 2009 16:00 UTC



** PENYELUNDUPAN MANUSIA DI INDONESIA

** OBAMA SAMBUT RUDD DI GEDUNG PUTIH 

** BINATANG DAN TUMBUHAN BARU DITEMUKAN

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: KEMBALINYA JOUWE KE PAPUA SERTA EROPA PERANGI 
PEDOFILI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BELANDA LAMBAN DAN BERHATI-HATI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: UANG GELAP KEMBALI MENGALIR KE BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PRANCIS BAYAR KORBAN UJI COBA NUKLIR 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: INDONESIA SUARAKAN NEGARA BERKEMBANG DI G-20

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PEREMPUAN ASING CALEG DPRD BALI 



* PENYELUNDUPAN MANUSIA DI INDONESIA

Direktorat Jenderal Imigrasi menggagalkan penyelundupan manusia yang dilakukan 
oleh seorang warga Amerika. Warga Amerika tersebut berencana untuk 
menyelundupkan puluhan orang Cina ke Australia. Setiap korban harus menyetor 
uang sekitar Rp 100 juta kepada pelaku. Sejak akhir tahun lalu, para korban 
tinggal di Jakarta dan berharap warga Amerika itu membawa mereka ke Australia. 
Polisi berhasil menemukan jejak pelaku setelah menerima informasi hotel tempat 
tinggal mereka.


* OBAMA SAMBUT RUDD DI GEDUNG PUTIH

Perdana menteri Australia Kevin Rudd diterima di Gedung Putih oleh presiden 
Barack Obama. Kedua pemimpin membicarakan antara lain krisis ekonomi dan 
perjuangan di Afganistan. Perdana menteri Rudd puas bahwa di bawah presiden 
baru, Amerika kini turut serta dalam langkah memerangi perubahan iklim dan 
masalah-masalah ekonomi. Sementara Afganistan masih merupakan masalah yang 
rumit. Washington sudah berupaya agar Canberra mengirim lebih banyak militernya 
ke Afganistan. Namun pengiriman militer itu tidak didukung oleh rakyat 
Australia. Menurut jajak pendapat dua pertiga rakyat Australia menentang upaya 
pemekaran pasukan tersebut.


* BINATANG DAN TUMBUHAN BARU DITEMUKAN

Para peneliti menemukan jenis binatang dan tumbuhan baru di Papua Nugini. 
Mereka berhasil menemukan lima puluh jenis laba-laba dan dua tumbuhan yang 
belum dikenal. Selain itu mereka menemukan pula tokek bergaris dan tiga jenis 
katak baru. Penemuan tersebut berhasil dilakukan oleh organisasi Konservasi 
Internasional yang bulan Juli dan Agustus lalu melakukan ekspedisi di belantara 
Papua Nugini.


* PENJEBOL KOMPUTER BEKERJA DI TELSTRA

Perusahaan telekomunikasi Telstra Selandia Baru, menyewa seorang penjebol 
komputer sebagai penasihat pemberantasan kejahatan digital. Owen Thor Walker, 
18 tahun, sang penjebol, sampai akhir tahun ini berdinas di perusahaan telekom 
TelstraClear, cabang baru dari perusahaan telkom Australia. Dua tahun lalu, 
Walker mengaku bahwa ia adalah otak di balik kelompok internasional penjebol 
komputer. Kelompok tersebut menggunakan sistem yang dikembangkan oleh mereka 
sendiri untuk menjebol komputer yang menghasilkan jutaan euro. Walker yang saat 
itu masih di bawah umur dibebaskan dari hukuman setelah mengakui kejahatannya. 
Menurut TelstraClear Walker kini menggunakan keahliannya untuk tujuan baik di 
perusahaan tersebut.


* JANJI PERDAMAIAN NETANYAHU

Calon perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu berjanji untuk menjalankan 
kesepakatan damai secara tetap dengan Palestina. Akan ada perundingan dengan 
para pemimpin Palestina, dan hal itu tidak akan ditunda, kata Netanyahu. 
Pemimpin partai Likud itu berhasil membentuk koalisi mayoritas setelah mencapai 
kesepakatan dengan partai buruh. Para kritisi khawatir, pemerintahan baru itu 
tidak akan memberi prioritas terhadap masalah Palestina. Kekhawatiran juga 
timbul dengan keberadaan partai ultra kanan Yisrael Beteinu pimpinan Avignor 
Lieberman yang juga bergabung dengan koalisi. Rakyat Palestina kurang 
bersemangat menyambut janji Netanyahu. Juru runding Saeb Erakat mengatakan 
bahwa Netanyahu harus lebih dahulu membuktikannya. Pemimpin partai Likud itu 
belum sepenuhnya selesai dengan pembentukan koalisi. Ia akan berbicara dengan 
beberapa partai sempalan kanan.


* OBAMA PERANGI KRISIS EKONOMI

Presiden Amerika Barack Obama meminta agar  strategi komprehensif diterapkan 
untuk memerangi krisis ekonomi. Menurut presiden Obama dalam jumpa pers yang 
disiarkan secara langsung di televisi Amerika, tidak ada cara yang cepat untuk 
menangani resesi. Obama tidak menyukai spekulasi yang tidak dipikirkan matang 
dan tidak akan membawa kesejahteraan, serta berjanji untuk menciptakan lapangan 
kerja. Ia menyerukan agar rakyat Amerika bekerja sama untuk masa depan yang 
lebih baik dan untuk jangka panjang. Untuk itu menurutnya dibutuhkan kebijakan 
energi sinambung dan investasi di bidang pendidikan.


* PEMBUNUH POLISI IRLANDIA RESMI DIDAKWA

Orang kedua dalam kasus pembunuhan seorang agen polisi di Irlandia Utara resmi 
didakwa. Ia adalah seorang laki-laki berusia 37 tahun yang selain didakwa atas 
pembunuhan juga didakwa atas kepemilikan senjata api yang terlarang. Sebelumnya 
seorang pemuda berusia 17 tahun juga didakwa atas pembunuhan agen polisi di 
County Armagh. Sementara dua laki-laki dibebaskan, Senin lalu, dan tiga 
tersangka lainnya masih meringkuk di penjara setelah melakukan serangan. 
Kelompok Kelestarian IRA, sempalan katolik kelompok IRA menyatakan betanggung 
jawab atas serangan itu. Dua hari sebelum berlangsung pembunuhan terhadap agen 
polisi berusia 48 tahun, dua prajurit Britania ditembak mati di pangkalan 
militer Antrim di Irlandia Utara. Kelompok sempalan IRA lainnya bertanggung 
jawab atas serangan tersebut.


* IKAN PAUS TERDAMPAR DI AUSTRALIA

Enam ikan paus yang telah diselamatkan kembali terdampar di pantai barat 
Australia. Binatang-binatang itu sebelumnya Selasa dikembalikan ke laut oleh 
pelindung alam setelah mereka terdampar Senin. Ikan-ikan paus tersebut termasuk 
dalam kelompok sekitar 80 ikan paus yang terdampar dan sebagian besar di 
antaranya tidak berhasil diselamatkan. Sebelas dikembalikan ke laut, satu di 
antaranya terpaksa dibunuh karena kondisinya yang buruk.


* KRISIS POLITIK CEKO DAN UNI EROPA

Krisis politik di Ceko tidak akan berdampak bagi Uni Eropa. Demikian dikatakan 
perdana menteri Ceko, Mirek Topolanek. Pemerintahannya jatuh setelah parlemen 
melancarkan mosi tidak percaya. Saat ini Ceko menjabat ketua Uni Eropa untuk 
setengah tahun. Perdana menteri Toplanek berjanji bahwa Ceko akan menjalankan 
fungsinya se efektif mungkin seperti yang saat ini berlangsung. Mosi tak 
percaya dilancarkan oleh kelompok oposisi. Mereka beranggapan perdana menteri 
Toplanek tidak cepat bertindak mengatasi krisis ekonomi. Selain itu perdana 
menteri konservatif liberal itu dituduh melakukan tindak korupsi.


* BASHIR KEMBALI KE LUAR NEGERI

Presiden Sudan Omar al-Bashir kembali melancarkan provokasi terhadap Mahkamah 
Pidana Internasional dengan melakukan perjalanan ke luar negeri. Ia berada di 
Kairo, Mesir untuk bertemu dengan presiden Hosni Mubarak. Mahkamah Pidana 
Internasional mengeluarkan perintah penangkapan terhadap presiden Omar 
al-Bashir, karena dituduh terlibat dalam kejahatan perang di Darfur. Bashir 
melawat ke Eritrea, Senin. Ia tidak perlu khawatir ditangkap di kedua negara 
tersebut. Pasalnya kedua negara itu menentang upaya penyeretan Bashir ke 
pengadilan. Presiden Sudan itu juga berencana akan mengunjungi KTT Arab di 
Qatar, pekan depan. Perjalanan itu akan menjadi lebih riskan buat Bashir, 
karena ia harus memasuki ruang udara internasional. Qatar mengatakan ada 
tekanan agar negara itu menolak kedatangan Bashir. Tidak jelas dari mana 
datangnya tekanan itu.


* BERITA BURSA

Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan positif untuk kelima harinya 
berturut-turut. Indeks AEX dibuka dengan 0,6 persen pada 228 poin sesaat 
setelah pembukaan. Sementara di Paris, London dan Frankfurt indeks dibuka 
dengan kerugian 0.2 hingga 0.5 persen.  

Nilai tukar euro tercatat $ 1.3521
Satu euro sama dengan Rp 15.976
Satu dolar setara dengan Rp 11.833


* KEMBALINYA JOUWE KE PAPUA SERTA EROPA PERANGI PEDOFILI

Ulasan pers kali ini mengangkat soal kembalinya Nicolaas Jouwe ke Papua serta 
langkah keras Uni Eropa memerangi pedofili.

Harian pagi de Volkskrant menulis, Komisi Eropa ingin menerapkan langkah keras 
terhadap kaum pedofil. Di antaranya terhadap biro-biro perjalanan yang 
mengorganisasi perjalanan seks. Selain itu Komisi Eropa ingin juga menerapkan 
hukuman buat orang-orang yang mengunjungi situs porno anak-anak.

Tidak itu saja, Komisi Eropa juga ingin agar diberlakukan aturan yang 
mempermudah turis Eropa yang melakukan seks dengan anak-anak di luar negeri, 
diajukan ke pengadilan. Menurut usulan yang disampaikan, setiap anggota Uni 
Eropa harus dapat menuntut warganya atas perbuatan yang dilakukan di luar 
negeri. 

Usulan itu juga memungkinkan agar pelaku pedofil dituntut tanpa atau dengan 
pengakuan yang dibuat korban. Hal itu juga menunjukkan bahwa pornografi 
anak-anak dan masalah pelecehan anak sudah menjadi masalah internasional dan 
harus pula diatasi pula secara internasional. 

Kendati demikian ada pula keraguan dalam usulan tersebut misalnya soal beratnya 
hukuman yang bakal dijatuhkan di seluruh negara-negara Uni Eropa. Komisi Eropa 
ingin menerapkan hukuman maksimal paling tidak selama enam tahun. Sedangkan 
dalam kasus yang lebih parah bakal diterapkan hukuman minimal dua belas tahun. 
Usulan itu harus disetujui dahulu oleh negara-negara anggota Uni Eropa. 
Sementara lainnya menyatakan lamanya hukuman haruslah diserahkan sepenuhnya 
kepada negara-negara anggota.

Dari masalah pedofili kita beralih ke Indonesia

Harian NRC Handelsblad mengulas soal kedatangan pemimpin Papua, Nicolaas Jouwe 
ke tanah kelahirannya. Setelah 47 tahun hidup di pengasingan mimpi Jouwe soal 
kemerdekaan Papua masih belum hilang dari ingatannya. Ia tetap seperti dulu, 
tidak terpengaruh dengan propaganda pemerintah Indonesia. Jouwe tiba di Jakarta 
dengan mengenakan lencana bintang kejora yang disematkan di jasnya.

Buktinya ia melontarkan ucapan: Papua membutuhkan tanah miliknya untuk rakyat 
Papua sendiri, katanya ketika datang di Jakarta. Undangan yang diterimanya dari 
presiden SBY menurut Jouwe merupakan tanda bahwa pemerintah Indonesia sudah 
bertobat akan praktek masa lalu. Jouwe sendiri sepakat, jalan yang harus 
dipilih adalah perundingan bukannya kekerasan. 

Namun Jakarta tampaknya tidak menerima Jouwe begitu saja. Buktinya sehari 
sebelum kedatangannya Kementerian Koordinator bidang Kesejahteraan menyebarkan 
berita tanpa sepengetahuan Jouwe, bahwa mantan pemimpin Organisasi Papua 
Merdeka itu akan menghentikan perjuangannya. Ia dikabarkan akan menyerukan 
kelompok OPM untuk menyerahkan diri. 

Namun itu dibantah terbukti dengan sikap Jouwe yang menolak untuk menyerahkan 
lencana bintang kejoranya ke dubes Indonesia untuk Belanda, JE Habibie. Kendati 
demikian Jouwe hanya menemui pemimpin-pemimpin daerah dan melupakan rakyat. 
Padahal tanah Papua kini semakin didominasi oleh kaum migran dan itu yang tidak 
sempat dibahas oleh Jouwe dalam kunjungannya kali ini. 

Sementara itu empat jurnalis Belanda di Papua ditangkap ketika sedang meliput 
demonstrasi yang menurut salah seorang jurnalis dipenuhi agen dinas rahasia, 
demikian ungkap harian Trouw. Kendati demikian keempatnya sudah dibebaskan 
kembali, kata kantor berita AFP.

Demikian AFP dan sekian pula ulasan pers untuk kali ini.


* BELANDA LAMBAN DAN BERHATI-HATI

Cara Belanda menangani krisis ekonomi kalah jika dibandingkan dengan rencana 
negara-negara tetangga Eropa. Dan jika dibandingkan dengan negara Eropa lain, 
Belanda bisa dikatakan lamban dalam peluncuran rencananya. Sewaktu masa krisis 
seperti sekarang, proses pengambilan keputusan yang kadang berjalan alot jelas 
membawa dampaknya. Laporan redaktur Eropa, Johan Huizinga.
 
Beberapa tahun lalu, Belanda masih dianggap negara perekonomian ajaib Eropa 
dengan tingkat pengangguran sangat rendah dan angka pertumbuhan ekonomi luar 
biasa. Tapi kini Belanda bersama negara-negara tetangga dilanda krisis sama 
beratnya. Semua ini terkait ketergantungan besar ekonomi Belanda terhadap 
ekspor yang merosot tajam. Tapi pemerintah Belanda juga tahu, tidak ada gunanya 
menunggu dengan pasrah sampai perekonomian dunia pulih kembali. Seperti yang 
dilakukan Jerman, Prancis dan Britania Raya jauh sebelumnya, Den Haag kini 
harus mempersiapkan paket tindakan. 

Kompromis politik
Tapi tradisi Belanda yang mengenal sejarah pemerintah koalisi di mana 
partai-partai yang memerintah harus bekerja sama, walaupun berbeda pendapat, 
jelas merupakan hambatan. Baru setelah berpekan-pekan melakukan perundingan 
alot, kabinet kiri tengah pimpinan Perdana Menteri Jan Peter Balkenende 
akhirnya berhasil menyusun rencana penanganan krisis. Rencana Belanda jelas 
kompromis politik dan karena itu kalah jika dibandingkan dengan rencana Jerman, 
Prancis atau Inggris. 

Belanda mengucurkan enam milyar euro. Dana ini dipakai untuk merangsang ekonomi 
dan berinvestasi dalam ekonomi sinambung. Dalam hal ini kabinet mengikuti 
contoh tetangga Eropa lain dengan memberi pemilik mobil tua premi jika membeli 
mobil baru. Selain itu pemerintah juga menyediakan dana untuk 
inisiatif-inisiatif yang sudah ada, seperti tunjangan untuk mengisolasi rumah 
agar ramah lingkungan, serta pembangunan taman kincir angin untuk pembangkit 
listrik. Pajak lingkungan di sektor penerbangan kini dicabut lagi. Ini memang 
bukan tindakan sinambung, tapi bagus untuk daya saing bandara Schiphol. Belanda 
mengenakan pajak itu secara sepihak, mengakibatkan banyak penumpang beralih ke 
bandara lain di luar negeri. 

Sederhana
Paket tindakan Belanda tampaknya sangat sederhana. Britania Raya misalnya 
mengucurkan dana sebesar 500 juta pound sterling untuk pendidikan, Jerman 18 
milyar euro untuk prasarana dan pendidikan dan Prancis lima sampai enam milyar 
euro untuk pinjaman dan jaminan kepada industri otomotif. 

Debat politik di Belanda terutama membahas pertanyaan soal bagaimana bisa 
membayar semua inisiatif tersebut dan bidang apa saja yang bakalan kena 
penghematan. Tapi dalam hal ini pun, koalisi tampaknya enggan mengambil 
tindakan berani. Partai-partai koalisi berunding lama tentang peningkatan batas 
usia pensiun dari 65 menjadi 67 tahun. Untuk sementara belum diambil keputusan 
soal itu. Serikat buruh dan majikan diperbolehkan mencari alternatif terlebih 
dulu untuk tetap bisa membayar tunjangan hari tua. Di Jerman batas usia pensiun 
67 tahun. Di Inggris batas usia pensiun perlahan-lahan ditingkatkan ke 68 tahun 
dan di Prancis ini masih isu politik peka. 

Pembatasan kenaikan upah
Sama seperti pada masa resesi sebelumnya, kali ini pun pembatasan kenaikan upah 
kembali menjadi salah satu penopang finansial rencana tersebut. Kendati secara 
terbatas, serikat buruh Jerman tetap menuntut kenaikan upah. Sementara warga 
Prancis masal turun ke jalan menuntut perbaikan posisi daya beli mereka. 
Serikat buruh Belanda dikenal bersikap lebih berhati-hati. 

Pemerintah di Den Haag tetap berpegang pada anggaran negara yang ketat. Tidak 
heran diskusi politik terutama membahas pertanyaan kapan dan berapa banyak yang 
harus dihemat. Akhirnya disepakati harus dilakukan penghematan sebesar lima 
milyar euro, tapi barus mulai tahun 2011 ketika ekonomi mudah-mudahan pulih 
kembali. 

Berhati-hati
Tidak diambil kebijakan tegas terkait tunjangan hari tua atau keuntungan pajak 
bagi para pemilik hipotek, guna memberi Belanda dasar finansial baru dan kuat 
setelah krisis. Juga investasi berani dalam inovasi dan lingkungan hidup tak 
ditemukan dalam rencana pemerintah. Tampaknya, Belanda terutama ingin menunggu 
sampai perekonomian dunia dan ekspor kembali membaik dan pada waktu yang sama 
berupaya menjaga sebaik mungkin anggarannya. Baru setelah setahun kami akan 
tahu apa tindakan paling tepat: kebijakan visioner yang berani atau kebijakan 
berhati-hati dan bertanggungjawab secara finansial, yang dipilih Belanda 
sekarang ini.


* UANG GELAP KEMBALI MENGALIR KE BELANDA

Minggu-minggu belakangan merupakan puncak kesibukan bagi dinas pajak Belanda. 
Tidak hanya karena mereka harus mengolah semua laporan pajak penghasilan 
tahunan yang masuk, tetapi mereka juga harus menyelesaikan berkas puluhan warga 
Belanda yang secara sukarela melaporkan uang karena punya rekening di pelbagai 
bank luar negeri. Uang ini boleh dibilang gelap karena tidak pernah didaftarkan 
pada kantor pajak Belanda. Dalam beberapa minggu terakhir saja, jumlah yang 
dilaporkan sudah mencapai 24 juta euro. Hal yang sama juga dijumpai di berbagai 
negara Eropa lain. Akibat krisis, negara-negara yang dulu dikenal sebagai surga 
tanpa pajak, sekarang kena tekanan berat. Laporan redaktur ekonomi Johan 
Huizinga:

Bertahun-tahun Uni Eropa menjalankan perundingan alot dengan negara-negara 
surga pajak seperti Liechtenstein dan Swis. Tapi sekonyong-konyong, bulan lalu, 
mereka membuka diri. Monako, Austria, Swis, Luxemburg, Andorra, dan 
Liechtenstein mengatakan siap bekerja sama untuk memerangi uang gelap. Mendadak 
rahasia bank tak lagi suci.

Emile Bunk dari asosiasi konsultan pajak Belanda, mengakui dampak positif 
krisis kredit adalah ketakutan sejumlah negara surga pajak. "Zaman berubah. 
Banyak negara mengalami resesi. Bank-bank juga banyak merugi bahkan bangkrut. 
Saya kira itu pula alasan mengapa warga negara-negara surga pajak menuntut agar 
pemerintah segera ambil tindakan." Opini publik jelas bergeser. Orang takut 
kelak duit gelap di luar negeri menguap begitu saja.

Mentri muda keuangan Belanda, Jan Cees de Jager, mengatakan belum ada 
kesepakatan baru dengan negara-negara ini. Namun ia mengakui tengah dilakukan 
pembicaraan serius. Dampaknya, banyak yang kini sebisa mungkin menyelamatkan 
uang dengan memanfaatkan peraturan pengembalian dana.

Mereka yang sukarela melaporkan uang dan rekening luar negeri, berdasarkan 
peraturan tersebut, tidak akan kena denda, melainkan pajak susulan. Dalam 
periode 12 tahun, yang bersangkutan wajib membayar pajak kepemilikan, atau 
bunga tabungannya kena denda. "Pekan-pekan belakangan sudah masuk 24 juta 
Euro," kata sang mentri muda.

Lalu persisnya apa yang berubah jika tercapai perjanjian baru dengan 
negara-negara surga pajak? Ini terutama terkait dengan penggelapan pajak. Di 
Belanda menggelapkan pajak dapat dihukum, tapi di Swiss itu tak termasuk tindak 
pidana. Nantinya, ujar mentri muda keuangan, bisa berlangsung tukar menukar 
informasi antar negara tentang pelaku penggelapan pajak. Sekarang, Belanda 
harus punya petunjuk kuat bahwa seseorang melakukan kejahatan keuangan, sebelum 
bank Swis membuka informasi. Kalau perundingan berakhir mulus, tuntutan atas 
bukti tersebut bisa lebih ringan.

Dengan begitu, sebenarnya Swis tetap mempertahankan rahasia bank dan sama 
sekali tak berencana membukanya. Rahasia bank cuma dibuat lebih luwes. 
Negara-negara Uni Eropa menginginkan pencabutan penuh kerahasiaan bank. 
Organisasi untuk Kerjasama dan Pembangunan Eropa, OECD, telah menyusun aturan 
main. Sebuah negara harus sukarela mengumumkan rekening luar negeri mana saja 
yang dimiliki bank-bank mereka.

Jadi keterbukaan sepenuhnya, kata Emile Bunk. "Kalau pemerintah Belanda ingin 
tahu rekening-rekening siapa saja di Jerman, maka pemerintah Jerman diharapkan 
bekerjasama sepenuhnya." Krisis atau tidak, yang jelas, penggelap pajak makin 
susah menemukan surganya. Mau tip? "Dubai disebut-sebut sebagai negara 
menawarkan kemungkinan lain. Namun mereka toh secara umum masih dianggap 
sebagai negara yang belum maju," pungkas si konsultan pajak, Emile Bunk.


* PRANCIS BAYAR KORBAN UJI COBA NUKLIR

Prancis memberikan ganti rugi kepada para korban uji coba nuklir yang 
dijalankan pemerintahnya. Dengan ini Paris untuk pertama kali mengakui bahwa 
berbagai uji coba nuklir yang dilakukan selama beberapa dekade terakhir, juga 
membawa korban. Laporan koresponden Frank Renout:

Antara tahun 1960 hingga 1996 secara total Prancis melakukan 210 kali uji coba 
nuklir. Ini dilakukan antara lain di Aljazair. Di tahun 1960 di desa Reggane 
untuk pertama kalinya Prancis melakukan uji coba bom atom. Selama beberapa 
tahun kemudian masih dilakukan 16 kali uji coba bom atom baik di bawah tanah 
maupun di udara, yang berakhir di tahun 1966.

Setelah itu Prancis memutuskan untuk memindahkan uji coba nuklir ke wilayah 
kepulauan Polynesia Prancis di Lautan Teduh. Di pulau-pulau Mururoa dan 
Fangataufa dilakukan hampir 200 kali uji coba nuklir selama 30 tahun. 
Kebanyakan dilakukan bawah tanah.

Dalam berbagai uji coba nuklir itu dilibatkan 150.000 orang warga dan tentara 
Prancis, yang kebanyakan bekerja untuk pusat uji coba. "Secara teori mereka ini 
bisa mendapat ganti rugi, demikian pula penduduk setempat." ujar menteri 
pertahanan Prancis Herve Morin. "Ganti rugi ini akan diberikan secara merata, " 
lanjutnya.

Untuk tahap pertama pemerintah Paris telah menyediakan dana 10 juta dolar. 
Setelah itu akan diperhitungkan dana yang baru. Menurut perhitungan awal 
departemen pertahanan Prancis beberapa ratus orang bisa langsung mengajukan 
tuntutan dan mendapat ganti rugi. Sementara itu berbagai LSM perlindungan 
menyatakan jumlah korban yang berhak mendapat ganti rugi jauh lebih banyak. 
Sebuah komisi independen yang terdiri atas dokter dan ahli hukum akan 
mempelajari tuntutan satu per satu. 

Tidak Perlu Bukti
Salah satu gebrakan penting adalah para korban tidak perlu mengajukan bukti. 
Tugas pemerintah Prancislah untuk membuktikan bahwa penyakit mereka tidak ada 
hubungannya dengan uji coba nuklir. Sebagai dasar dari penilaian, digunakan 
daftar yang diterbitkan PBB mengenai penyakit-penyakit yang dapat disebabkan 
sinar radio aktif. Daftar ini terutama memuat berbagai jenis penyakit kanker. 
"Sudah waktunya Prancis akhirnya mengakui secara resmi apa yang terjadi", 
demikian Michel Verger, ketua organisasi Aven, organisasi kumpulan mantan 
pegawai yang bekerja di tempat uji coba nuklir. Sepuluh tahun lalu Aven 
mengajukan serangkaian usulan untuk meringankan hidup para korban. Ketika itu 
tidak ada reaksi dari pemerintah Prancis.

Menurut menteri Morin, sampai belum lama ini pemerintah Prancis yakin bahwa 
semua uji coba dilakukan sesuai dengan aturan. Karena itu mereka tidak mengaku 
membuat kesalahan. Bahkan sejumlah pemerintah yang berkuasa beranggapan 
pemberian ganti rugi justru akan mengancam persenjataan nuklir Prancis. Tetapi 
sekarang menurut Morin, 13 tahun setelah uji coba terakhir, Paris harus berani 
kritis terhadap dirinya sendiri.

Berenang Tanpa Bahaya
Sejumlah mantan pegawai menceritakan bagaimana mereka lalai memperhitungkan 
risiko uji coba nuklir. "Di tempat dilakukan uji coba bawah tanah, kami 
berenang dua atau tiga kali sehari di laut." Demikian Florence Bourel yang 
bekerja di Mururoa tahun 1982 hingga 1983. "Kami menyelam dan main selancar 
air. Tidak ada orang yang tahu akan bahayanya". Tahun 2002 ditemukan kanker di 
badannya. Ia menuduh pemerintah Prancis melakukan kesalahan, tapi tidak 
digubris. Tahun 2009, penyakit kanker mulai aktif lagi. Florence Bourel 
berharap perubahan sikap pemerintah Prancis paling tidak memberinya ganti rugi 
finansial.


* INDONESIA SUARAKAN NEGARA BERKEMBANG DI G-20

Presiden Susilo bambang Yudhoyono mulai kunjungan keliling ke Amerika, terutama 
untuk menghadiri KTT G-20 dan Apec. Menurut Raymond Atje, pakar ekonomi CSIS 
Indonesia harus menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang dalam G-20. 
Pertumbuhan ekonomi yang negatif berdampak sangat besar terhadap negara 
berkembang, terutama yang miskin. Barat tidak boleh melupakan janji mereka 
untuk membantu. Dengarkan wawancara lengkap dengan Radio Nederland:

Raymond Atje [RA]: Indonesia itu salah satu di antara beberapa negara 
berkembang yang ada di dalam G20. Jadi mau tidak mau, Indonesia juga harus 
menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang di dalam G-20. Kalau kita 
lihat tahun ini diperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia itu akan menjadi 
negatif. 

Jadi kemungkinan dampaknya terhadap negara-negara berkembang itu sangat berat 
terutama negara-negara miskin. Dikhawatirkan sekarang kan negara itu memikirkan 
bagaimana keluar dari krisis ini, lalu mereka negara-negara maju ini melupakan 
komitmen mereka kepada negara-negara miskin dalam millenium goal yang harus 
dicapai dalam 2015. 

Semua negara akan menghadapi masalah. Sekarang yang dikhawatirkan bahwa karena 
mereka berusaha untuk memperbaiki keadaan ekonomi mereka, lalu mereka melupakan 
komitmen mereka yang dengan mereka buat khususnya terhadap negara-negara 
miskin. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Dalam konperensi G20 itu, Indonesia akan 
mengusulkan untuk memobilisasi global expenditure support fund. Boleh bapak 
terangkan, apa ini pak dan apa gunanya?

RA: Global expenditure fund itu kan sebenarnya hanya tambahan. Karena nanti ke 
depan ini kan banyak negara-negara yang harus melakukan fiskal stimulus untuk 
menggairahkan kembali perekonomian mereka masing-masing. Di Indonesia sekarang 
akan mengalokasikan 73 trilyun rupiah untuk stimulus perekonomian, jadi untuk 
menggairahkan kembali perekonomian.

Karena nanti akan ditakutkan bahwa banyak negara-negara terutama negara-negara 
berkembang yang tidak memiliki uang untuk mendanai program stimulus mereka. 
Jadi karena itu kalau ada uang yang disisihkan khusus untuk itu, mereka bisa 
pinjam dari situ. 

RNW: Antara Eropa dan Amerika ini, mereka sedang bertikai dalam rangka 
menyelesaikan krisis global ini. Kalau Amerika maunya Eropa menyuntikan dana 
sebanyak mungkin kepada perusahan-perusahan yang sedang sakit, sedangkan Eropa 
itu lebih senang kalau dia meregulasi aturan ekonominya sehingga bisa 
menstimulans kembali ekonomi mereka. Nah, menurut bapak yang mana sebenarnya 
yang terbaik untuk Asia?

RA: Saya kira begini, pertama yang harus kita lihat harus ada program-program 
jangka pendek harus segera, sebenarnya untuk mengatasi krisis ini dan ada 
program-program berjangka lebih jauh kedepan. Misalnya reformasi 
institusi-institusi keuangan global multi-lateral itu, menurut saya itu untuk 
jangka menengah dan jangka jauh, tidak perlu harus dilakukan sekarang ini. 

Kalau untuk mengatasi krisis sekarang ini, ada langkah-langkah yang harus 
immediate gitu lo. Nah, tadi misalnya fiskal stimulus untuk memompakan uang 
kedalam perekonomian itu salah satu caranya. Juga kalau misalnya di Amerika 
Serikat, mungkin yang dihadapi sekarang ini banyak perusahan-perusahan 
khususnya lembaga-lembaga perbankan dan keuangan lainnya yang menghadapi 
masalah sekarang ini. 

Karena terlalu banyak toxic asetnya, aset-aset yang bermasalah gitulah. Itu kan 
harus dikurangi, harus diatasi seperti yang dilakukan oleh Indonesia pada tahun 
1997-1998. Kalau itu tidak segera diatasi, bank-bank itu tidak mau meminjamkan 
uang kepada sektor riil dan itu akan bisa menjadi masalah akan berkepanjangan 
kalau tidak ada likuiditas di dalam perekonomian itu. Ada perbedaan pendapat, 
tapi menurut saya ada yang harus segera dilakukan, ada yang memang bisa ditunda 
beberapa saat gitu.               

RNW: Nah, pertemuan G20 kali ini yang memang tidak diharapkan membawa gebrakan 
baru bagi perekonomian dunia, tetapi apa yang bisa diharapkan paling sedikit 
dari pertemuan kali ini?

RA: Kalau dari saya mungkin koordinasi dari kebijakan-kebijakan itu supaya 
nanti bukannya setiap negara mengambil langkah-langkah tersendiri tanpa 
menghiraukan yang lain, tapi ada koordinasi. Jadi supaya dampaknya itu untuk 
mengatasi keadaan perekonomian yang bermasalah sekarang ini bisa asertif. 

Kalau masing-masing negera jalan sendiri-sendiri nanti pada akhirnya dampaknya 
mungkin tidak kelihatan bagaimana untuk mengatasi masalah yang sekarang ini 
dihadapi, juga untuk menenangkan dunia. Salah satu masalah kalau selama krisis 
itu kan harus menenangkan kekhawatiran-kekhawatiran yang ada supaya bank-bank 
itu bisa mulai meminjamkan uang dan segalanya.


* PEREMPUAN ASING CALEG DPRD BALI

Petra Oderbrecht, WNI kelahiran Jerman maju sebagai caleg untuk DPRD Bali dari 
Partai Demokrasi Pembaharuan, PDP. Apakah ada kelebihan orang asing jadi caleg? 
Dan bisakah dia membawa aspirasi orang lokal? Pertama ikutilah tanggapan Mario 
Adriano, seorang event organiser.

Mario Adriano [MA]: Ini sangat bagus bagi demokrasi, warnanya semakin banyak. 
Jadi hak demokrasi orang, siapa saja bisa, selama dia WNI, darimana pun asal 
keturunan itu tidak menjadi masalah. Kita bukan mengatakan bahwa orang dari 
Eropa lebih, tapi minimal kadang-kadang mereka bisa memberikan warna dalam 
pembangunan di sini, dengan apa yang diketahui dari luar negeri. 

Kalau seandainya dia bawa hal-hal yang positif kenapa tidak? Dan ini sangat 
bagus bagi demokrasi seorang wanita mau turun dalam percaturan politik walau 
pun dia WNI keturunan dari Eropa. Tapi bagaimana pun dia sudah lama berdomisili 
di Bali sehingga minimal bahwa dia juga bisa mengetahui dan membawa aspirasi 
orang Bali. 

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Jadi menurut Anda ada kelebihan orang asing 
jadi caleg?

MA: Di satu pihak ada kelebihan karena ada beberapa hal yang lebih maju di 
Eropa, mungkin bisa dikembangkan jadi satu wacana di sini. Tapi di satu pihak 
orang ini juga harus banyak belajar untuk mengetahui tentang Bali yang 
sebenarnya, hingga dia dapat membawa aspirasi Bali. 

RNW: Apa harapan Anda dari Petra Oderbrecht calegnya?

MA: Minimal dia membawa perubahan. Karena kehadiran beliau itu sudah menjadi 
buah bibir gitu kan. Sehingga dia harus memberikan kontribusi yang lebih 
dibandingkan dengan yang lain. Kita berharap kalau seandainya kalau dia 
terpilih berarti ini suatu langkah maju bagi konstituen dan juga bagi para 
anggota legislatif yang sekarang lagi bersaing secara sehat dalam pemilu 
legislatif tanggal 9 April nanti. 

RNW: Perubahan seperti apa yang Anda maksud?

MA: Kalau bilang perubahan banyak hal. Tapi minimal hal yang paling dilakukan 
mungkin masalah jender tadi. Saya lihat di Bali kadang-kadang, wanita masih 
dianggap di bawah kaum pria. Saya pikir beliau bisa muncul untuk mengangkat 
derajat itu. Jadi wanita bukan hanya di bagian urusan adat, di rumah. Saya tahu 
banyak sekali wanita Bali yang sudah muncul. Tapi kalau ada muncul lagi yang 
banyak wanita Bali yang di percaturan politik ini kan bagus bagi Bali itu 
sendiri. 

Lalu apa pendapat Rudi Adiputra, dosen agama Hindu?

Rudi Adiputra [RA]: Jika dia telah menjadi warga negara Indonesia itu hal yang 
biasa-biasa saja. 

RNW: Menurut Anda apakah ada kelebihan orang asing bisa menjadi caleg?

RA: Jelas, sehingga dia bisa lolos sebagai caleg apalagi masuk ke kendaraan 
parpol itu kan dia berarti dipercaya oleh sebagian warga masyarakat Bali. 

RNW: Apakah orang asing seperti Petra Oderbrecht ini, apakah dia bisa membawa 
aspirasi orang lokal?

RA: Sekarang saya balik ini. Kalau memang parpol itu adalah parpol yang bagus, 
dia tentu melakukan seleksi kepada setiap orang yang masuk ke dalam parpol itu 
sehingga nanti dapat dukungan dari parpol untuk maju sehingga menjadi caleg. 
Kalau saya sendiri terus terang karena tidak kenal dengan nama itu baru hari 
ini, baru jam ini, saya itu kenal nama. Jadinya belum bisa menilai seperti apa 
orang itu gitu kan.

RNW: Apa ya, harapan Anda terhadap orang ini?

RA: Jika benar orang itu masuk sebagai caleg lewat parpol, tentu bagaimana dia 
nanti bisa membangun Bali sesuai dengan konsep Bali yang berbudaya bagus, 
berbudaya baik menurut pandangan orang dan pandangan orang Bali. Bali yang 
seperti sekarang itu, Bali yang sedang berproses untuk menuju yang lebih baik. 

RNW: Tapi masih perlu perubahan lagi?

RA: Oh, masih perlu perubahan. Mindset orang-orang Bali perlu melakukan 
perubahan.

RNW: Seperti apa misalnya?

RA: Bagaimana orang Bali bisa adaptasi dengan kemajuan teknologi tanpa 
meninggalkan napas Hindunya, budayanya. Dengan konsep Tri Hita Karana yang 
belum mampu diimplementasikan secara bagus, secara maksimal.

RNW: Apa itu pak?

RA: Keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama manusia, 
dan manusia dengan alam. 

RNW: Itu masih kurang saat ini ya pak? 

RA: Oh, masih kurang sehingga tampak Bali itu masih terseok-seok terkait dengan 
tiga keharmonisan itu.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke