--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 16 April 2009 14:20 UTC ** PEMILU PARLEMEN INDIA ** MOSKOW PROTES LATIHAN NATO ** PERTUMBUHAN EKONOMI CINA 6,1% ** HABIBAT ORANG UTAN SUMATERA TERANCAM ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : AFRIKA - LAHAN BISNIS BARU ** GEMA WARTA TOPIK EROPA : BELGIA KERANJINGAN PANEL MATAHARI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : YANG KALAH YANG MENANG PEMILU LEGISLATIF ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : POLARISASI PARTAI MENAJAM, KPU DIGUGAT ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : UU KONTROVERSIAL AFGHANISTAN DAN PEMILU PARLEMEN INDIA * PEMILU PARLEMEN INDIA Di India dimulai putaran pertama pemilu parlemen. Berkaitan dengan logistik yang luar biasa, pemilu akan berlangsung selama sebulan. Pemilu diikuti oleh lebih dari 700 juta elektorat di 800 ribu TPS. Babak pertama dilakukan di daerah perbatasan seperti perbatasan dengan Myanmar, Bangladesh dan Cina serta juga di negara bagian Kashmir yang bergolak. Partai politik terpenting adalah partai Kongres yang memerintah dalam kabinet koalisi dan partai oposisi Aliansi Demokrasi Nasional. Tidak satupun diramalkan akan berhasil meraih mayoritas di parlemen. Penghitungan suara akan dilakukan pada tanggal 16 Mei. Di hari pertama dilaporkan terjadinya kerusuhan. Di berbagai TPS di India timur 16 orang tewas akibat serangan gerilyawan Maois. 5 korban adalah anggota komisi pemilu * MOSKOW PROTES LATIHAN NATO Rusia menuntut latihan militer pakta NATO dengan Georgie dibatalkan atau ditunda. Moskow menyebut latihan militer di negara tetangga itu suatu provokasi. Markas besar pakta pertahanan Atlantik Utara itu Rabu kemarin mengumumkan, 1300 militer dari 19 negara anggota pakta NATO akan melakukan latihan militer bersama di Georgie selama 6 bulan. Selain itu akan pula dijajaki kerjasama militer dengan negara-negara yang bukan anggota NATO seperti Armenia, Azerbeidjan dan Kazachstan. Menurut Rusia, latihan militer NATO itu melanggar pengaruh mereka. Agustus tahun lalu Rusia menyerbu Georgie, setelah pemerintah Georgie berusaha merebut wilayah Ossesia selatan yang membangkang dengan dukungan Moskow. * PERTUMBUHAN EKONOMI CINA 6,1% Pertumbuhan ekonomi Cina selama kwartal pertama tahun ini mencapai 6,1%. Hal tersebut paling rendah sejak Cina mulai memantau pertumbuhan ekonomi di tahun 1992. Otoritas Cina cemas situasi ini akan memacu peningkatan pengangguran dan akan mengakibatkan keresahan. Pemerintah Cina berusaha mengatasinya dengan menciptakan lapangan kerja baru bagi jutaan warga dengan pendidikan rendah. * HABIBAT ORANG UTAN SUMATERA TERANCAM Habibat orang utan di pulau Sumatera terancam kepunahan akibat perdagangan ilegal hewan tersebut. Peringatan tersebut dikeluarkan oleh organisasi peneliti internasional Traffic. Kebanyakan orang utan yang diperdagangkan itu dijual di negara-negara barat sebagai hewan peliharaan, sekalipun orang utan bukanlah jenis hewan peliharaan. Diperkirakan habibat orang utan liar di pulau Sumatera saat ini berjumlah seribu. Di Indonesia orang utan termasuk jenis satwa yang dilindungi, tetapi otoritas jarang menindak perdagangan liar tersebut. * PERAHU PENGUNGSI MELEDAK DI AUSTRALIA Sebuah perahu yang mengangkut pengungsi dari Afghanistan meledak di lepas pantai Australia. 3 penumpang tewas. 2 lain hilang. Perahu tersebut mengangkut 49 warga Afghanistan. Ledakan terjadi di kamar mesin. Penyebabnya masih belum jelas. Perahu tersebut dihadang oleh penjaga pantai Australia dan ditarik ke pulau Natal. Di pulau terpencil tersebut para pengungsi menunggu proses pemeriksaan, apakah mereka di-ijinkan memasuki Australia. * AMERIKA PERANGI PEROMPAK SOMALIA Amerika Serikat menyusun program untuk mengatasi masalah perompakan di perairan Somalia. Program tersebut mencakup pelacakan para perompak dan pembekuan aset finansial mereka. Selanjutnya menurut Washington, taraf kehidupan di Somalia harus pula ditingkatkan untuk memberantas operasi-operasi perompakan. Minggu depan digelar sebuah konperensi internasional di Brussel - Belgia mengenai masalah perompakan tersebut. Pemerintah Amerika akan mengutus seorang pejabat tinggi dan berharap akan tercapainya suatu operasi internasional bersama. Perompak sudah lama aktif di perairan Teluk Aden. Akhir-akhir ini masalah tersebut juga tercantum sebagai agenda penting di Washington. Hal itu berkaitan dengan penyanderaan kapten sebuah kapal Amerika. Penyanderaan tersebut berhasil diakhiri oleh angkatan laut Amerika. Operasi pembebasan menewaskan 3 perompak. * MANCHESTER UNITED MELAJU KE SETENGAH FINAL CHAMPIONS LEAGUE Manchester United maju ke putaran setengah final kejuaraan Champions League. Klub Inggris itu menang 1-0 dari FC Porto dengan tendangan Cristiano Ronaldo dari Portugal. Minggu lalu pertandingan pertama berakhir draw 2-2. Dalam pertandingan seperempat final lain, di kandang sendiri kesebelasan Arsenal mengalahkan Villareal dengan 3-0. Pertandingan pertama berakhir draw 1-1. Di setengah final Manchester United akan berhadapan dengan Arsenal dan FC Barcelona berhadapan dengan Chelsea. * KAPAL BELANDA ANGKAT 9 TON EMAS DARI DASAR LAUT Perusahaan kapal Belanda Mammoet mendapat order untuk mengangkat muatan 9 ton emas dari sebuah kapal barang yang tenggelam di lepas pantai Argentina. Muatan emas yang berasal dari Argentina itu bernilai 13 juta Euro. Lewat negara tetangga Chili muatan tersebut sedianya akan diangkut ke Swiss, namun kapal barang Polar Mist tenggelam Januari lalu. Musibah tersebut dirahasiakan selama hampir sebulan. Atas order perusahaan asuransi Llyods, awal minggu ini perusahaan kapal Mammoet mulai beroperasi. Demikian koran Belanda - de Telegraaf. Perusahaan kapal Mammoet mendapat reputasi internasional setelah berhasil mengangkat kapal selam Rusia - Koersk yang tenggelam dengan 118 awaknya di tahun 2000. * BERITA BURSA Pasar-pasar bursa penting di Eropa Kamis ini dibuka dengan kenaikan tipis. Semua perhatian diarahkan ke laporan kwartal pertama perusahaan telepon Finlandia Nokia dan bank Amerika JPMorgan. Di Amsterdam, nilai index AEX dibuka dengan 0,1% lebih tinggi pada 236 poin Di pasar-pasar saham dan bursa Frankfurt, Paris dan London naik antara 0,1 sampai 1% Di Tokio nilai index Nikkei ditutup dengan 0,1% lebih tinggi pada 9.855,26 poin Nilai tukar Euro hari ini tercatat US$ 1,3159 di Jakarta, nilai tukar Euro = Rp 14.140,- dan dollar Amerika = Rp 10.750,- Cuaca di Hilversum sedikit berawan. Suhu sekitar 19 derajat Celsius * AFRIKA : LAHAN BISNIS BARU Beberapa perusahaan India kini sudah mulai aktif bergerak. Sedang Eropa masih belum menyadari, Afrika sebagai wilayah usaha industri teknologi dan informasi, ICT. Dengan penanaman tujuh kabel serat kaca sekaligus di seluruh benua, selama dua tahun mendatang, mungkin segalanya akan berubah. Setelah telepon mobil, kini jaringan internet cepat, juga mulai menguasai Afrika. Laporan Johan Huizinga. Telepon genggam sudah mencapai pelosok paling terpencil Afrika. Sedang internet, masih kurang dari lima persen warga Afrika yang menggunakannya. Bagi warga bagian dunia lain, angkanya lebih dari 26 persen. Tujuh kabel serat kaca, yang penanamannya antara lain berkat bantuan Bank Dunia, akan memenuhi kebutuhan Afrika dalam hubungan internet cepat. Dan kebutuhan ini memang sangat mendesak. KenCall, suatu callcenter di Kenya, kini membayar sekitar 17.000 dolar, agar 25 pekerjanya bisa selalu online. Di India, biayanya 95 persen lebih murah. Alasan utama karena saat ini sebagian besar hubungan internet di Afrika, masih melalui satelit. Pandangan ke Afrika Dengan pemasangan kabel serat kaca serta jaringan internet cepat,semua akan berubah sementara biaya akan turun. Cukup alasan bagi Paul Tjia, untuk mulai mengalihkan sasaran usaha ke Afrika. Ia bekerja sebagai konsultan dalam urusan outsourcing, atau menyerahkan kegiatan ICT kepada perusahaan asing. Mengapa Afrika sekarang menarik bagi dunia usaha Belanda? Paul Tjia: "Salahsatu kelebihannya adalah kami berada dalam zone waktu yang sama. Jadi, tidak akan ada masalah bagi rekan kerja di Belanda. Kalau di Belanda masih siang hari, rekannya di India sudah pulang ke rumah. Kelebihan lain, bahasa Inggris banyak digunakan di Afrika, dan ini berbeda dengan negara seperti Cina atau Vietnam. Sementara aksen bahasa Inggris India, sangat kuat. Banyak negara Afrika sudah menguasai teknologi informasi, dan itu semua bisa dimanfaatkan dengan upah rendah". Jadi, tenaga kerja murah dan terdidik banyak tersedia, tapi fasilitas lalu-lintas data massal melalui internet, belum ada. Tapi, perusahaan pembuat piranti lunak tidak memerlukan fasilitas seperti itu. Kebanyakan perusahaan teknologi informasi Afrika merupakan usaha kecil-kecilan. Dan bagi usaha kecil dan menengah Belanda, hal itu justru menjadi daya tarik tersendiri. Lompatan jauh Anjuran Paul Tjia, tampaknya sangat cocok buat perusahaan pembuat piranti lunak Javra. Tapi, perusahaan ini sekarang sudah punya cabang di Nepal, berkat perantaraan Paul Tjia. Berbeda dengan India, di mana orang tiba-tiba harus mempekerjakan 1.000 buruh, di Nepal, perusahaan seperti Javra, cukup dengan 70 tenaga-kerja saja. Selain itu, cukup mengejutkan juga, Nepal ternyata punya cukup banyak tenaga terdidik, kata juru-bicara Javra, Rene Verspuij. Tapi, untuk pindah Afrika, baginya itu terlalu jauh. Rene Verspuij: "Kami sekarang sudah empat tahun berada di Nepal. Afrika memang menarik, tapi masih harus menempuh perkembangan panjang. Sebagaimana yang sudah kami alami di Nepal. Itu semua membutuhkan jiwa kewiraswastaan, keberanian dan kesungguhan. Itu semua sudah kami buktikan di Nepal. Apakah sekarang kami harus mengulang kembali hal tersebut di Afrika, saya kira tidak". Kesan negatif Paul Tjia mengakui, walaupun punya berbagai kelebihan, Afrika belum dikenal dan citranya negatif. Namun, langsung ia tambahkan, India pun demikian. Untuk menghilangkan citra tersebut, India butuh waktu duapuluh tahun. Mudah-mudahan, dengan penanaman kabel serat kaca selama dua tahun mendatang, perubahan di Afrika akan berlangsung lebih cepat. Tahun ini, dua kabel serat kaca sudah akan terpasang di sepanjang pantai timur Afrika, langsung berhubungan dengan Eropa dan Timur Tengah. Selanjutnya, pemasangan kabel penghubung dengan kota-kota besar sepanjang pantai, biayanya tidak akan terlalu mahal dan pelaksanaannya tidak begitu sulit. Yang lebih sulit adalah mencapai desa-desa di pedalaman. Mungkin untuk itu, jaringan telepon selular yang sudah tersebar luas sekarang ini, bisa dimanfaatkan, kata Tariq Arsiwallah. Sebagai konsultan biro McKinsey, ia membantu berbagai proyek perusahaan telepon di Afrika. Tariq Arsiwallah: "Untungnya, sebagian besar operator telpon genggam sudah punya jaringan cukup luas. Saat ini jaringan tersebut dipakai untuk hubungan telepon. Nanti, mereka tinggal meng-up-grade semua menara antene, untuk kebutuhan jasa internet". Pemakaian bersama Apakah ini berarti nanti, seperti halnya dengan telepon genggam, semua warga Afrika sibuk menggunakan internet? Menurut Bernadette Huizinga, yang bekerja pada sebuah proyek internet LSM di Ghana dan Tanzania, tidak akan secepat itu. Kemungkinan internet akan digunakan bagi kepentingan umum. Juga di daerah-daerah terpencil. Mungkin bisa digunakan bagi berbagai kebiasaan di Afrika, seperti misalnya pengobatan dan perawatan jarak jauh. Bukan hanya para dokter lokal di lapangan bisa menghubungi rekan mereka di bagian dunia lain, mereka pun bisa terus menerus menambah pengetahuan melalui internet. Hal-hal seperti itu, akan ikut mencegah arus perpindahan orang-orang terdidik dari pedesaan, sehingga kembali memadati kota. * BELGIA KERANJINGAN PANEL MATAHARI Di Belgia, selama empat bulan terakhir ini, penjualan panel enerji matahari meledak. Di tengah krisis ekonomi, pemasangan panel di atap rumah warga Flandria meningkat 50 persen lebih banyak. Di Jerman, pasar enerji matahari juga menjadi bisnis besar. Sektor ini, dengan jumlah total buruh sekitar 150.000 orang, sebagai penyedia lapangan kerja, sudah lebih besar dari sektor industri mobil. Laporan Thijs Westerbeek van Eerten. Melihat angka-angka tersebut, Belanda jelas sangat ketinggalan. Target pemerintah, pada tahun 2020 penggunaan enerji bersih mencapai 20 persen, mungkin tidak akan terlaksana. Tampaknya, berbagai kebijakan untuk mendorong penggunaan enerji berkesinambungan, SDE, tidak banyak membantu. Peter van Vliet adalah pemimpin redaksi situs www.duurzaamnieuws.nl, yaitu situs tentang berbagai berita yang menyangkut kesinambungan dan salah seorang pemrakarsa gerakan yang mendesak para politisi di Den Haag, untuk menerbitkan aturan subsidi yang lebih baik. Ia menjelaskan mengapa Belgia dalam waktu singkat, berhasil mendorong sekian banyak pemasangan panel sinar matahari. Peter van Vliet: "Itu dampak kebijakan, sebagaimana yang juga terjadi di Jerman. Di Belgia, tarif PPN atas panel matahari diturunkan. Dan ini, menurunkan harga pembelian, namun menambah rasa kepastian. Jika orang-orang tahu apa yang akan mereka peroleh di jangka panjang, kita akan lihat, mereka tiba-tiba mau berinvestasi". Jerman sebagai model Sudah bertahun-tahun industri enerji matahari Jerman berlangsung prima. Karena orang menerima subsidi uang dari setiap kilo watt enerji bersih yang mereka salurkan kepada perusahaan listrik. Besar tarif subsidi tetap selama 20 tahun. Bagi konsumen biasa dan perusahaan, hal itu sudah cukup untuk mendorong mereka, memasang panel sinar matahari. Dana untuk membayar tarif subsidi ini disediakan oleh perusahaan listrik. Dan perusahaan listrikmenyisihkan dana tersebut dari biaya penggunaan enerji. Jadi, semua orang dan industri ikut membiayai. Pemerintah Federal Jerman bahkan tidak membiayai apa pun. Pemerintah Belgia juga tidak perlu mengeluarkan uang. Penurunan tarif PPN memang mengurangi penerimaan per panel sinar matahari yang terjual. Karena itu jika penjualan meningkat, penerimaan pun bertambah. Tidak berbelit-belit Di atas segalanya, kebijakan untuk mendorong pemasangan panel ini transparan. Nyaris tanpa surat-surat dan birokrasi yang berbelit-belit. Sedangkan pengaturan di Belanda, benar-benar membuat jengkel sang pemimpin redaksi www.duurzaamnieuws.nl. Peter van Vliet: "Aturannya sangat njelimet, sehingga orang berhenti di tengah jalan. Ada kasus-kasus orang membiarkan panel tetap dalam kemasan. Karena aturannya sangat berbelit-belit, hingga akhirnya orang tidak berminat lagi untuk memasangnya. Selanjutnya nilai penghematannya pun sangat minimal dan berubah-ubah. SDE hanya mensubsidi apa yang dinamakan perbedaan tarif tertinggi, antara tarif enerji matahari dan tarif listrik nasional. Dengan demikian, tiap tahun nilainya berubah-ubah". Apalagi jika mengingat adanya perubahan kekuasaan politik, suatu aturan subsidi bisa menguap begitu saja, sebagaimana yang sudah terjadi. Jadi seolah suatu keajaiban saja, ketika anggaran subsidi Belanda yang mulai disediakan pada tanggal 6 April, langsung habis dibagikan pada hari yang sama. Menurut Peter van Vliet, itu membuktikan dua hal: dana subsidi terlalu sedikit sementara peminat ternyata banyak. Surat terbuka Karena itu, lembaga yang dipimpin Peter van Vliet, bersama dengan beberapa organisasi lingkungan lainnya, memulai aksi untuk mendorong politisi di Den Haag agar menerapkan sistem subsidi seperti di Jerman. Aksi dimulai pada musim gugur lalu dengan pengiriman surat terbuka pada pemerintah, parlemen dan berbagai perusahaan listrik. Hingga sekarang, 15.000 orang telah ikut menanda-tangani surat ini. Dan dalam kesepakatan pemerintah untuk menghadapi krisis ekonomi, telah diambil langkah menuju ke arah sistem seperti itu. Namun sebagaimana juga dikemukakan oleh Peter van Vliet: "Pelaksanaannya kembali tertatih-tatih. Artinya, kami terpaksa harus melanjutkan aksi. Untuk itu, kami siap". * YANG KALAH YANG MENANG PEMILU LEGISLATIF Penghitungan suara belum selesai, berbagai media telah memberitakan banyak caleg yang kalah pemilu menderita stres. Di Purbalingga diberitakan enam caleg yang kalah masuk rumah sakit jiwa karena depresi. Bahkan ada beberapa kasus bunuh diri yang melibatkan caleg yang tidak berhasil meraih kursi. Mengapa semua ini bisa terjadi? Seberat apakah kekalahan itu bagi seorang caleg? Gia Darmadia, caleg dari PDIP Cimahi, Jawa Barat gagal meraih kursi. Ia kecewa tapi bisa menerima kekalahannya. "Menanggapi kekalahan ini, kecewa pasti. Ini karena memang sudah memakan dana yang tidak kecil. Selain itu tenaga juga sudah banyak yang keluar. Namun dari sini pun kita mengambil hikmahnya", kata Gia. Untuk kampanye Gia sudah mengeluarkan dana sekitar Rp. 120 juta. Dana berasal dari tabungan pribadi dan bantuan dari keluarga. Siap menang tidak siap kalah Maria Ardhie dari Mitra Ranesi Radio Ria FM Solo adalah seorang caleg dari Golkar. Ia lebih beruntung karena berhasil meraih kursi. Maria berpendapat banyak caleg yang tidak siap mental sehingga tidak bisa menerima kekalahan. "Yang ada di benak para caleg itu hanya ingin menang. Padahal kemungkinan paling buruk bisa terjadi karena jumlah kursi memang terbatas," jelas Maria. Selain itu banyak caleg yang mencalonkan diri bukan untuk mewakili masyarakat tapi untuk mencari pekerjaan. Akhirnya ketika kalah mereka sangat kecewa. Malu Triyono Lukmantoro, sosiolog dari Fisip Undip punya penjelasan lain. Rasa malu karena kalah menyebabkan banyak caleg melakukan hal-hal yang ekstrim. "Saya kira rasa malu bagi orang Indonesia itu luar biasa. Mereka sudah terlanjur pasang muka di sana-sini, memperkenalkan diri di berbagai forum. Di Semarang banyak caleg yang pasang berbagai poster di jalan-jalan. Itu semua menjadi sampah kota," jelas Triyono. Wawancara lebih jauh dengan Gia Darmadia, Maria Ardhie dan Triyono Lukmantoro dapat anda simak di www. ranesi.nl * POLARISASI PARTAI MENAJAM, KPU DIGUGAT Seminggu selepas pemilu, polarisasi antara partai partai politik yang menang dan kalah semakin tajam. Kubu Partai Demokrat yang neo-liberal menggandeng partai partai Islam, dan kubu PDI-Perjuangan yang nasionalis menggaet partai partai para jenderal purnawirawan yang populistis dan partai partai gurem. Sampai kemarin, soal koalisi itu masih cair, namun segera dikabuti gugatan gugatan atas carut marut DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang menjadi tanggungjawab pemerintah mau pun penyelenggara pemilu, KPU. Laporan koresponden Aboeprijadi Santoso. Koalisi dan Kolusi Seminggu pasca pemilu berlalu dengan ramai ramai soal siapa akan berkoalisi dengan siapa, tapi yang sering terjadi malah siapa mau kolusi dengan siapa. Partai Demokrat selaku pemenang pemilu, punya keunggulan kuasa, atau leverage, maka SBY pun menuntut mitra-mitranya teken kontrak politik, untuk menjamin pemerintahan baru yang kuat. Kubu Megawati dan PDI-Perjuangan, yang dirangkul Gerindra-nya Prabowo Subianto dan Hanura-nya Wiranto, juga perlu mengukuhkan aliansi, namun sejumlah calon mitra bingung. PPP, PBB datang dan berfoto di markas Mega di Teuku Umar, tapi melirik ke kubu Demokrat-nya SBY. Apalagi, Capres Gerindra, bekas Letjen Prabowo Subianto bergerilya politik ke mana-mana. "Prabowo mengepung kami," keluh Suryadharma, bos PPP. "Kami merajut semua pihak," tangkis mantan menantu Suharto tsb. Gerindra rupanya ingin memperkokoh diri dengan memimpin partai partai gurem di dalam kubu Megawati, bahkan sudah ada skenario Capres Prabowo dan Cawapres Puan Maharani, putri Megawati. Megawati Sudah lama menjadi rahasia publik bahwa Megawati Soekarnoputri bertekad "all out" menjadi presiden, tapi juga sangat cemas jika sampai kalah di ajang pilpres. Padahal, kini Demokrat muncul sebagai partai terbesar, dan jelas akan menjagokan SBY. Oleh karena itu, Mega pun diduga kuat akan memilih mundur terhormat, menjadi Kingmaker, dengan memberi mandat kepada Prabowo untuk bersanding dengan Puan. Walhasil, meski pun empat kunci koalisi yaitu SBY, Mega, Golkar dan PPP menunda-nunda keputusan final tentang susunan koalisi sampai akhir pekan ini, namun polarisasi kedua kubu itu, kini jelas. PKB, partainya Gus Dur yang terbelah dan kini dipimpin Muhaimin yang pro-SBY, sudah masuk kubu Demokrat, begitu juga PBBnya Yusril Ihza Mahendra, dan akan segera disusul PKS, satu2nya partai Islam yang memenangi pemilu. PKS sempat menggertak kalau Golkar masuk, PKS akan keluar. Namun, PKS meski tak akan kebagian kursi wapres yang amat diidamkannya, dia tak punya tempat lain kecuali bersama Demokrat. Golkar Maka kunci ada di Golkar. Jusuf Kalla dengan cepat beralih dari Capres menjadi Cawapresnya SBY, tapi, akankah Ketua Umum Golkar ini diterima baik oleh para pengurus daerah DPD Golkar yang menginginkan faksi-faksi Golkar yang ingin Akbar Tanjung jadi Wapres? Golkar, partai yang bertahun-tahun dimanjakan Orde Baru ini, selalu pragmatis, tak suka beroposisi, jadi, jelas akan merapat ke Demokrat. Sebaliknya, kekalahan Golkar membuat pamor Jusuf Kalla merosot, tapi SBY sulit memilih di saat Golkar dilanda krisis kepemimpinan. JK, Akbar Tanjung, Surya Paloh dan Sultan Hamengku Buwana X - bagi SBY, semuanya bermasalah. Soalnya, kini, seberapa nyaring Demokrat, PKB, PKS, PPP alias neo-lib, islam lib dan islam kental dapat berorkes bersama sebagai tim pemerintahan? Sebaliknya, kubu Megawati lebih solid, karena tak akan terlampau sulit untuk meramu ideologi nasionalis dan populistis. Prabowo dan Wiranto sejak bulan lalu menggerakkan ABS, Asal Bukan SBY. Semasa presiden Mega sudah merapat ke militer untuk menyelesaikan masalah Aceh. Para mitra Mega seperti Prabowo dan Wiranto juga ditengarai siap meninjau kembali Perjanjian Helsinki dan amandemen UUD 45. Tak heran, kini muncul Gerakan 27 Juli 96 di mana aktivis PDI-P menggugat para jenderal, mitra baru Megawati, yang dianggap bertanggung-jawab atas gempuran Orde baru 27 Juli itu. Ironisnya, partai partai dari kedua kubu itu, selain sibuk berkolusi untuk berkoalisi, kini rame-rame menggugat penyelenggaraan pemilu yang daftar pemilihnya ambur adul. Padahal semasa kampanye mereka diam saja terhadap carut marut DPT yang menjadi tanggungjawab pemerintah yaitu Depdagri, mau pun KPU. Demikian laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta * UU KONTROVERSIAL AFGHANISTAN DAN PEMILU PARLEMEN INDIA 300-an perempuan Syi'ah yang turun ke jalan di Kabul untuk memprotes UU yang kontroversial di Afghanistan dilempari batu. Polisi kewalahan melerai kedua belah pihak. "Demo Memprotes UU Keluarga" tulis koran Trouw. Yang diprotes adalah UU bagi warga minoritas Syi'ah yang berjumlah 10% dari seluruh penduduk Afghanistan. UU tersebut antara lain menentukan bahwa para suami setiap 4 hari boleh menuntut hubungan seksual dengan istri mereka, kecuali kalau si istri sakit. Menurut kritisi barat UU kontroversial itu membatasi ruang gerak perempuan Syi'ah dan melegalisasi pemerkosaan di dalam lingkungan keluqarga. Presiden Amerika Barack Obama menyebut UU tersebut "memuakkan". Bagi warga Syi'ah UU tersebut mengingatkan orang ketika Taliban berkuasa di Afghanistan 1996 sampai 2001. Perempuan harus memakai burka yang menutup seluruh badan dan harus ditemani anggota keluarga kalau keluar rumah. Unjuk rasa perempuan Syi'ah di Kabul membuat kubu konservatif naik pitam. Unjuk rasa berlangsung dekat masjid Khafamul Anbaeeh, basis Asif Mohseni salah seorang pemimpin Syi'ah. Mereka melempari perempuan yang berdemo dengan batu. Inilah untuk pertama kali orang turun ke jalan menuntut hak perempuan dalam sejarah Afghanistan. "Kemarahan memprotes UU Taliban" demikian koran de Volkskrant. UU kontroversial itu membolehkan pemerkosaan dalam lingkungan keluarga, perempuan harus minta ijin suami kalau keluar rumah dan suami boleh mencabut hak milik istri mereka. Dicemaskan UU kontroversial bagi warga minoritas Syi'ah merupakan strategi presiden Hamid Karzai untuk merangkul para pemimpin suku Hazara dalam pemilu presiden mendatang. Anggota parlemen Fawzia Kofi menegaskan bahwa perempuan dan anak-anak selalu dikorbankan demi kepentingan politik, seperti dikutip de Volkskrant. Topik kedua mengenai pemilu parlemen yang dimulai hari ini di India. Ke-714 juta elektorat akan memilih atau "mencontreng" seperti istilah baru di Indonesia, siapa wakil mereka di parlemen untuk periode 5 tahun mendatang. Kampanye membosankan. Kedua partai politik terbesar hanya memprioritaskan bagaimana mendonkrak pertumbuhan ekonomi yang anjlok akibat resesi ekonomi global, sampai 8% lagi. Karena itulah kedua pemimpin parpol terbesar kehilangan kontak dan tidak lagi memperjuangkan kepentingan elektorat, tulis koran Trouw. Koran de Volkskrant menyorot dua calon. Rahul Gandhi, putera almarhum perdana menteri Rajiv Gandhi dari partai Kongres. Ia mewakili kelompok elit India. Saingannya Mayawati Kumari, dari partai oposisi BSP - partai Bahujan Samaj yang berkuasa di negara bagian Uttar Pradesh mewakili kelompok warga tidak berkasta India. Behendji, artinya kakak-perempuan demikian panggilan populer Mayawati, menjadi lambang warga tak berkasta India, kelompok warga paling miskin India. Untuk melangkah dari pemerintah lokal ke panggung nasional, ia memperlunak protesnya terhadap kelompok kasta yang lebih tinggi dan mapan. Perjalanan karir Mayawati sebagai warga paria ke jenjang politik lokal di Uttar Pradesh dibayang-bayangi oleh sikapnya yang disebut-sebut diktatorial dan korup. Rumah dan perhiasannya tidak lagi mencerminkan warga tak berkasta India, tulis de Volkskrant lebih lanjut yang juga mempertanyakan peluang Rahul Gandhi, 38 tahun. Apakah hanya karena ia termasuk kader muda, wajah muda partai Kongres dan putera mantan perdana menteri yang dibunuh, tanya de Volkskrant ? Sekian Tinjauan Pers --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
