---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 05 Mei 2009 14:00 UTC



** AMERIKA INGINKAN JAMINAN KEAMANAN NUKLIR 

** AL AUSTRALIA TEMUKAN KAPAL PENGUNGSI 

** MEDVEDEV INGINKAN MAHKAMAH PEROMPAK 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RADIO ORANYE: PENTING TAPI TERLALU HATI-HATI

** GEMA WARAT TOPIK INTERNASIONAL: KOTA TAK PERNAH TIDUR SEKARANG KOMA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TANGGAPAN ICW TENTANG PENANGKAPAN KETUA KPK

** GEMA WARTA TOPIK ULASAN PERS: PAKISTAN HAMPIR HANCUR DAN PENGALAMAN SERDADU 
BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SEABAD WAKTU BELANDA



* AMERIKA INGINKAN JAMINAN KEAMANAN NUKLIR

Amerika ingin jaminan Pakistan soal keamanan senjata nuklir mereka. Pemerintah 
Pakistan bersumpah keamanan akan senjata nuklir mereka terkendali, namun 
Washington khawatir menyusul serangan Taliban baru-baru ini di wilayah Buner 
yang terletak kurang seratus kilometer dari Islamabad. Amerika khawatir pula 
pusat nuklir Pakistan jatuh di tangan Taliban atau al-Qaeda. Atau kelompok 
militan itu berhasil masuk ke laboratorium atau pabrik pengembangan nuklir. 
Presiden Obama akan bertemu dengan presiden Asif Ali Zardari di Gedung Putih. 
Obama akan akan menyampaikan kekhwatiran Amerika akan keamanan senjata nuklir 
Pakistan. Presiden Hamid Karzai dari Afganistan juga diundang.


* AL AUSTRALIA TEMUKAN KAPAL PENGUNGSI

Angkatan Laut Australia, kembali menemukan kapal pengungsi. Dari lima puluh 
penumpang, sebagian besar berasal dari Srilanka dan Afganistan.  Ini merupakan 
yang kesebelas kalinya angkatan laut Australia menangkap basah kapal pengungsi. 
Jumlah total saat ini melebihi 600 pengungsi. Para penumpang ditempakan di 
pulau Christmas yang berjarak 360 kilometer dari Indonesia. Selama di pulau itu 
mereka harus menanti keputusan soal permintaan suaka mereka.


* MEDVEDEV INGINKAN MAHKAMAH PEROMPAK

Presiden Rusia Dmitri Medvedev menyerukan pembentukan mahkamah internasional 
untuk para perompak Somalia. Ia menghendaki agar pakar hukum Rusia meninjau 
kemungkinan dibentuknya mahkamah tersebut bersama dengan pakar hukum asing. 
Menurut Medvedev pemerintah negara asal para bajak laut ini kerapkali tidak 
berbuat apa-apa. 

Kapal angkatan laut Rusia menangkap sekitar 30 perompak di dekat pantai 
Somalia. Mereka berupaya membajak kapal tanker. Sejauh ini pihak Rusia belum 
tahu harus berbuat apa. Beberapa minggu lalu kapal angkatan laut Belanda 
menangkap sembilan orang bajak laut Somalia di Teluk Aden, tapi mereka 
dibebaskan lagi. Menurut pemerintah di Den Haag, para perompak itu tidak 
membahayakan kepentingan Belanda. 

Para pakar hukum Belanda juga mendukung pembentukan tribunal khusus untuk kaum 
perompak. Bulan ini 24 negara ikut serta dalam  KTT di New York untuk membahas 
masalah bajak laut.


* KASUS SABERI KEMBALI DISIDANGKAN

Kasus banding mata-mata jurnalis Amerika Roxane Saberi disidangkan pekan depan. 
Bulan lalu, Saberi 32 tahun, warga Amerika keturunan Iran divonis delapan tahun 
penjara karena melakukan kegiatan mata-mata untuk Amerika. Pemerintah Amerika 
menyatakan vonis itu tidak berdasar dan langsung menuntut pembebasan Saberi. 
Pengacaranya menyatakan banding atas vonis terdahulu dan pekan depan kasusnya 
akan kembali disidangkan.


* BALKENENDE RESMIKAN HARI PEMBEBASAN

Perdana menteri Jan Peter Balkenende membuka festival hari pembebasan di 
Belanda. Hal itu ditandai dengan penyulutan api pembebasan. Dalam pidatonya 
perdana menteri Balkenende menyempatkan mengenang peristiwa percobaan serangan 
terhadap keluarga kerajaan di Apeldoorn, pekan lalu. Di seluruh Belanda 
berlangsung 13 festival musik dengan menampilkan penyanyi-penyanyi terkenal 
antara lain Ellen ten Damme dan rapper Typhoon. Mengheningkan cipta juga 
berlangsung di seluruh festival mengenang korban serangan di hari Ratu. Konser 
5 Mei yang akan berlangsung di Amstel juga disesuaikan menyusul tragedi hari 
ratu.


* PESANAN PERTAMA MOBIL NANO

Pabrik otomotif India, Tata, menerima 200 ribu pesanan mobil Nano. Kendaraan 
itu merupakan mobil termurah di seluruh dunia dan dirancang khusus agar rakyat 
di negara miskin dapat membeli mobil baru. Harga termurah mobil Nano bahkan 
kurang dari 1500 euro. Masalah produksi menimpa pabrik Tata,, dan sampai 2011 
hanya dapat mendistribusikan setengah dari total pesanan. Pabrik Tata akan 
mengundi, siapa di antara 200 ribu pemesan yang dapat memperoleh mobil Nano 
pertama. Diharapkan pada Juli mendatang mobil Nano akan terlihat di jalan-jalan 
India.


* PESAWAT ANGKUT WARGA MEKSIKO DI CINA

Sebuah pesawat didatangkan guna mengangkut puluhan warga Meksiko yang 
dikarantina di Cina karena menyusul penyebaran flu meksiko. Pemerintah Meksiko 
menyatakan tindakan pemerintah Cina berlebihan. Seluruh warga Meksiko di Cina 
ditempatkan di karantina, kendati mereka tidak memiliki gejala flu meksiko. 
Warga Meksiko itu dijemput dari karantina di Shanghai dan Hongkong. Sebaliknya 
Cina menginginkan warganya kembali dari Meksiko. Mereka terdampar karena 
Beijing membatalkan seluruh penerbangan. Sementara itu Meksiko akan membatalkan 
beberapa larangan yang diberlakukan sebelumnya karena penyebaran penyakit 
tersebut. Restoran kembali dibuka Rabu, disusul dengan kembali dibukanya 
museum-museum dan tempat-tempat keagamaan. Sementara itu klub malam, bioskop 
dan pertunjukan theater untuk sementara terhenti, begitu pula dengan sekolah 
dasar. Pemerintah mendapat tekanan agar untuk meluweskan larangan itu. Banyak 
warga Meksiko sudah sepekan lamanya  menganggur dan terancam akan tertimpa 
masalah besar. Jumlah korban tewas di Meksiko saat ini mencapai 26 oerang. 
Sementara jumlah kasus di seluruh dunia mencapai lebih dari 1000 kasus, 700 di 
antaranya ada di Meksiko. Organisasi kesehatan dunia WHO untuk sementara masih 
memberlakukan fase lima, yang merupakan fase kedua tertinggi.


* KUBURAN MASAL PD I DIBONGKAR

Kuburan massal dari Perang Dunia pertama dibongkar di Prancis utara. 
Diperkirakan ada sekitar 400 jenazah militer Britania dan Australia dikuburkan 
di tempat itu. Tim ahli forensik internasional berharap penelitian DNA akan 
dapat mengidentifikasi sebanyak mungkin jenazah di tempat itu. Pasukan Britania 
dan Australia tewas pada 19 Juli 1916 dalam perang di Fromelies. Mereka dikubur 
oleh pasukan Jerman tanpa papan nama. Kuburan masal itu ditemukan dua tahun 
lalu oleh sejarawan amatir. Sejak saat itu banyak warga Britania dan Australia 
yang menduga keluarganya dikubur di tempat itu datang mengunjungi Fromelies. 
Seluruh militer yang ditemukan di tempat itu akan dikebumikan kembali dengan 
upacara militer.


* 45 TEWAS DALAM PENEMBAKAN TURKI

Sebanyak 45 orang tewas dalam peristiwa penembakan di sebuah perayaan 
pernikahan di desa Bilge, Turki tenggara. Di antara korban tewas terdapat 
banyak perempuan dan anak-anak. Beberapa laki-laki bermasker menerobos masuk 
ruang pesta dan menembak ke arah sekitar 200 tamu dengan senjata otomatis dan 
melempar granat. Menurut otoritas peristiwa berdarah itu terjadi menyusul 
perseteruan keluarga. Delapan tersangka ditahan.


* CHAD TUDUH SUDAN AGRESI

Chad menuduh negara tetangga Sudan akan melakukan agresi militer. Khartum 
dicurigai mengirim militernya ke berbagai wilayah perbatasan untuk menyerang. 
Padahal dua hari lalu, kedua negara menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri 
permusuhan. Chad tidak menjelaskan tuduhannya itu kapan Sudan akan menyerang. 
Sudan menyangkal tuduhan itu.


* PENANGKAPAN AKTIVIS ZIMBABWE

Pengadilan Zimbabwe memerintahkan penangkapan terhadap delapan belas aktivis di 
antaranya berbagai anggota partai pemerintah MDC. Para aktivis itu tahun lalu 
juga dijebloskan ke penjara dengan dakwaan terlibat dalam rencana penurunan 
presiden Robert Mugabe. Padahal bulan Maret lalu mereka dibebaskan dengan 
tebusan. Dengan demikian aktivis hak-hak asasi manusia, Jestina Mukoko akan 
kembali dijebloskan ke penjara. MDC yang tahun lalu masih menjadi kelompok 
oposisi di Zimbabwe menyesalkan peristiwa itu.


* TEMA 5 MEI KEBEBASAN DAN IDENTITAS

Hari Pembebasan Belanda yang diperingati Selasa 5 Mei bertema 'Kebebasan dan 
Identitas'. Setiap tahun Belanda memperingati pembebasan dari Nazi Jerman 5 Mei 
1945. Perayaan resmi hari ini dimulai di balai kota Zwolle, Belanda timur, 
dengan pelbagai diskusi dan musik. Menteri muda luar negeri Belanda Frans 
Timmermans menyampaikan ceramah 5 Mei yang berjudul 'Beritahu siapa aku'. 

Perdana Menteri Jan Peter Balkenende menyalakan api pembebasan pukul 12.30. 
Dengan demikian ia membuka Festival Pembebasan yang diselenggarakan di 13 kota 
Belanda. Ratusan orang, terutama kaum muda, mengunjungi pelbagai festival itu 
setiap tahunnya.


* BERITA BURSA

Indeks AEX di Amsterdam dibuka dengan kerugian 0,5 persen sesaat setelah 
dibuka. Sementara itu indeks Dow Jones New York berakhir dengan keuntungan 2.7 
persen pada 8.431.68 poin. Sementara indeks Nasdaq naik 2.4 persen pada 1760, 
56 poin.

Nilai tukar euro tercatat $ 1,3345
Satu euro sama dengan Rp 14.111
Satu dolar setara dengan Rp 10.545


* RADIO ORANYE: PENTING TAPI TERLALU HATI-HATI

Radio Oranje berperan membesarkan hati rakyat Belanda yang diduduki musuh pada 
masa Perang Dunia II. Propaganda Jerman juga sukses dilucuti. Tapi radio 
pemerintah Belanda di pengasingan itu tidak berperan besar bagi perlawanan. 
Alasannya: stasiun ini tidak bisa memperkirakan seberapa besar pembalasan 
Jerman, maka mereka selalu berhati-hati. Demikian kesimpulan desertasi 
sejarahwan Onno Sinke. 

Pentingnya Radio Oranje tidak diragukan lagi, juga di mata sejarahwan Onno 
Sinke yang mempelajari siaran semasa perang dari London itu untuk gelar 
doktornya. Tapi gambaran bahwa perlawanan gencar didorong dan diatur ketat dari 
London menurut dia tidak benar.

Sinke: "Radio Oranje tidak pernah bisa membentuk perlawanan. Jika mereka memang 
bergabung dengan pendirian masyarakat pada saat itu, mereka memang benar 
memperkuat perlawanan. Tapi sayangnya justru hal itu yang sulit, seringkali 
cuma mengira-ngira reaksi yang akan muncul. Kerapkali cuma rencana garis besar 
yang diumumkan, tapi detil dan suasana hati rakyat tidak diberitakan."
 
Itu berarti siaran acapkali lebih cocok dengan keinginan redaksi di London dan 
Ratu Wilhelmina, ketimbang memenuhi kebutuhan para pendengar di Belanda yang 
sedang diduduki musuh. Tapi di sisi lain, pidato ratu di pengasingan sangat 
populer, dan merupakan pembangkit semangat seluruh rakyat.

Status Pahlawan
Seusai perang Radio Oranje memperoleh status pahlawan. Ini juga berkat 
buku-buku karangan karyawan Radio Oranje Lou de Jong yang juga seorang 
sejarahwan perang dan Hendrik Jan van de Broek, direktur pertama Radio 
Nederland Wereldomroep. Sinke menjelaskan status pahlawan itu juga karena  
tujuan lain selain perlawanan, seperti meningkatkan keyakinan akan pembebasan, 
bisa tercapai.

Sinke: "Radio Oranje selalu memberitakan perkembangan positif sekutu. Ini 
menyentuh rakyat Belanda di pendudukan karena kesannya optimis. Memang 
belakangan Radio Oranje jadi lebih obyektif, namun waktu itu rakyat sudah 
sangat mengidamkan perang berakhir, jadi apapun yang dikatakan Radio Oranje 
diartikan perang bisa berakhir kapan saja." 

Perlawanan atas propaganda Jerman juga sukses. Terutama karena para pemain 
kabaret radio terkenal selalu mengolok-olok slogan mereka.

Hati-hati
Karena dari London sulit memperkirakan besarnya bahaya yang bisa diakibatkan 
pemberian instruksi secara rinci untuk perlawanan, Radio Oranje jadi 
takut-takut. Ratu Wilhelmina sendiri berulangkali menekankan hal itu, beliau 
tidak mau membahayakan rakyatnya dalam situasi apapun.

Rakyat mendengarkan Radio Oranje secara diam-diam. Banyak radio disembunyikan 
di loteng, di ruang bawah tanah, dan di tempat persembunyian. Kemudian berita 
disebar secara bisik-bisik kepada mereka yang tidak bisa mendengar langsung. 
Tidak lama setelah serangan, Jerman melarang rakyat mendengarkan 'Propaganda 
Diluar Kerajaan Jerman. ' Selanjutnya rakyat bahkan dilarang memiliki radio 
sendiri.

Tapi sementara itu, karena terpaksa, penyebaran pesan tetap  samar-samar dan 
hal inilah yang membuat efektifitas radio Oranje sebagai pembangkit perlawanan 
tumpul. Namun dengan mempertimbangkan semua faktor, ahli sejarah Sinke 
menyimpulkan: "Menurut saya pribadi, hasil yang dicapai sudah baik, mereka toh 
tidak bisa melakukannya jauh lebih baik lagi."


* KOTA TAK PERNAH TIDUR SEKARANG KOMA

Ketika sekarang seluruh dunia menyebut flu babi sebagai flu Meksiko, negeri ini 
merasa tersingkir. Rabu 5 Mei langkah ketat di negeri itu sedikit diperlunak. 
Tetapi mata dunia tetap curiga dalam mengikuti perkembangan epidemi flu di 
negeri itu. Laporan koresponden Cees Zoon.

"Kenakan penutup mulut!" begitu tertera sebagai peringatan menjelang masuk 
jalan tol. Tak lama kemudian terbaca peringatan lain yang lebih memaksa, "Cuci 
tangan!" Papan yang memuat peringatan itu ada di kota Cuernava, 60 kilometer 
dari ibukota Ciudad de Mexico. Biasanya pada papan-papan itu tertera anjuran 
berperilaku santun dalam mengemudikan mobil. Tetapi karena lalu lintas 
sepi-sepi saja, papan-papan itu bisa digunakan untuk memasang 
peraturan-peraturan penting pada masa wabah flu babi. 

Kosong total
Senin lalu orang juga dengan cepat bisa melewati gerbang tol. Tak ada yang 
ingin masuk kota besar. Bisa dimaklumi, karena siapa yang tidak tinggal di 
sana, juga tidak punya alasan masuk kota besar. Ibukota sendiri juga lengang. 
Bar dan restoran yang biasanya ramai pengunjung sekarang tutup. Pada trotoar 
juga tidak terlihat orang berjualan makanan. Gereja, toko-toko besar dan museum 
tutup semua. Ibukota yang tidak pernah tidur itu sekarang seperti berada dalam 
keadaan koma.

Kalau seseorang tetap ingin keluar di tengah kesepian itu, maka serasa ia akan 
masuk kota para tunanetra seperti dalam novel Jose Saramago. Dua juta penduduk 
Ciudad de Meksiko, seperti dalam novel itu, sepertinya tiba-tiba menjadi buta, 
tapi selain buta mereka sekarang juga mengenakan penutup mulut yang menakutkan. 
Dengan curiga, seperti terlihat pada sorotan mata, mereka melihat beberapa 
orang berlalu lalang. Sepertinya mereka adalah calon musuh dan pihak yang 
menularkan penyakit. Pelukan, ciuman pipi atau jabatan tangan yang biasanya 
terlihat di mana-mana sekarang tabu dan berbahaya.

Apa yang disebut virus flu baru ini tidak hanya memporakporandakan kehidupan 
sehari-hari Meksiko. Martabat negeri ini ternyata juga tercemar. Meksiko dengan 
konsekuen menyebut virus ini A/H1N1. Istilah flu babi tidak boleh dipakai lagi 
karena tidak tepat, tapi lebih banyak lagi negara menyebutnya flu Meksiko. 
Inilah parahnya. Karena itu orang-orang Meksiko kembali muncul sebagai tokoh 
jahat, seperti sering dulu dalam film koboi. Paling sedikit itulah yang 
dirasakan orang Meksiko.

Menteri Luar Negeri Patricia Espinosa berseru supaya tidak lagi melawat ke 
Cina. Menurutnya, tanpa alasan Beijing menerapkan langkah-langkah diskriminasi, 
setelah puluhan orang Meksiko dikarantina dalam hotel. Selain Cina, sekarang 
makin banyak negara Amerika Latin sendiri, antara lain Argentina, Peru, Ekuador 
dan Kuba yang menghentikan penerbangan ke Meksiko. Kecurigaan terhadap Meksiko 
sebenarnya sudah meningkat. Karena berlanjutnya kekerasan seputar obat bius, 
para penumpang pesawat yang tiba dari Meksiko selalu diperiksa dengan teliti, 
bahkan ada yang sampai diperiksa tiga kali. Para pemain kesebelasan sepak bola 
Chiva di kota Guadalajara yang harus bertanding ke Cile, diperlakukan sebagai 
penderita Lepra ketika tiba di ibukota Cile. Sedangkan Kolombia tidak 
mengizinkan kesebelasan sepakbola Meksiko datang.

Permusuhan politik
Walaupun Menteri Kesehatan Jose Angel Cordova Senin lalu sudah meningkatkan 
jumlah korban tewas menjadi 26 orang dan jumlah pengidap menjadi 727, 
pemerintah berani berpendapat wabah flu di negeri itu sudah lewat titik gawat. 
Begitu seriusnya pemerintah menangani wabah ini terlihat pada pertemuan pertama 
dua politisi penting negeri itu.  Senin lalu Presiden Felipe Calderon bertemu 
dengan walikota Ciudad de Mexico Marcelo Ebrard sejak mereka terpilih tiga 
tahun silam. Ebrard adalah anggota partai kiri PRD yang menuduh presiden 
Calderon melakukan kecurangan untuk bisa berkuasa, karena itu dia juga tidak 
diakui sebagai presiden. 

Walikota Ebrard mengumumkan semacam rambu-rambu baru, yang bisa dibandingkan 
dengan langkah memerangi pencemaran udara, yaitu waspada maksimal sampai 
waspada ringan. Tetapi ia memperingatkan bahwa tanda bahaya di ibukota sekarang 
turun jadi warna jingga. Itu berarti bahwa mulai Rabu 6 Mei, restoran yang 
tidak memiliki ijin menjual minuman beralkohol boleh buka kembali. Tetapi bar 
dan disko masih harus tutup. Sedangkan Kamis 7 Mei gereja dan museum boleh buka 
kembali. 

Pendidikan
Langkah Presiden Calderon lebih jauh lagi, ketika mengumumkan dunia pendidikan 
yang macet total bisa bangkit kembali. "Sekarang kita berada pada fase 
stabilisasi penyebaran virus ini. Keadaan sudah membaik sehingga kita bisa 
kembali pada kegiatan sehari-hari, walaupun harus pelan-pelan dan hati-hati." 
Mulai Kamis 7 Mei sekolah menengah dan universitas boleh kembali buka. Senin 11 
Mei sekolah dasar dan TK boleh buka.

Tapi sang Presiden meminta upaya tambahan. Sebelum dibuka, ia minta supaya 
orang tua murid dan guru di seantero negeri melakukan desinfeksi dan 
pembersihan. Jelas ini operasi besar-besaran karena Meksiko memiliki 233 ribu 
sekolah. Tapi sang presiden diam saja tentang 26 ribu sekolah yang tidak punya 
air bersih, sehingga murid-muridnya tidak bisa mencuci tangan, padahal cuci 
tangan adalah aturan utama dana tata kesehatan baru Meksiko.

Birokrasi
Mulai Rabu 6 Mei ibukota Meksiko kembali berjalan normal. Tetapi apa yang 
disebut normal itu sekarang berwajah lain, karena banyak peraturan baru yang 
harus dipatuhi. Misalnya restoran tidak boleh menjejalkan empat pengunjung 
dalam ruang sebesar 10 meter persegi. Suhu para pengunjung restoran juga harus 
diukur kalau masuk restoran dan jarak antara dua kursi minimal harus sejauh dua 
setengah meter. Jelas inspektur kota akan menghadapi tugas berat memeriksa itu 
semua.


* TANGGAPAN ICW TENTANG PENANGKAPAN KETUA KPK

Polda Metro Jaya menetapkan Ketua Non Aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 
Antasari Azhar sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Direktur PT Putra 
Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen, Senin (4/5) sore. Apa artinya ini bagi 
KPK? Apakah kinerja KPK terganggu oleh penangkapan ketuanya? Apakah Antasari 
murni tidak bersalah? Ikuti wawancara dengan Danang Widoyoko, koordinator 
International Corruption Watch (ICW) Indonesia dengan Radio Nederland 
Wereldomroep.

Danang menyebut kejadian ini menyedihkan dan mengejutkan. Sudah jadi asumsi 
umum, hanya orang 'bersih' yang boleh memimpin penyidikan kasus korupsi. Tentu 
ini akan mengurangi kepercayaan publik atas KPK. Dulu ICW adalah salah satu 
yang paling keras menolak dipilihnya Antasari sebagai ketua KPK, karena latar 
belakangnya yang kurang baik. Sebagai jaksa, Antasari tidak menunjukkan 
prestasi gemilang, bahkan banyak kasus tidak selesai. Tapi toh keputusan 
politik tetap memilih Antasari. 

Lebih jauh Danang menjelaskan, ini juga menunjukkan indikasi bagaimana KPK 
diperlemah dengan menempatkan orang-orang yang bisa diatur pimpinan. Munculnya 
kasus Antasari ini memperlihatkan ada usaha-usaha memperlemah KPK secara 
sistematis. 

Pelajaran penting
Di lain pihak KPK bisa mengambil pelajaran penting. KPK bisa menggunakan 
momentum untuk menghilangkan ganjalan-ganjalan yang menodai citra institusi. 
Selain itu, KPK juga bisa menggunakan kesempatan untuk membenahi diri dari 
dalam. Danang mensinyalir sewaktu Antasari memimpin banyak peraturan 
diacak-acak. 

Untungnya penangkapan ketua tidak mengganggu kinerja KPK, karena birokrasi dan 
perangkat KPK sudah berjalan baik. Ibaratnya, pimpinan tidur pun, KPK tetap 
jalan. Namun KPK harus mengembalikan kepercayaan publik yang ternoda. Salah 
satunya dengan menyelesaikan kasus-kasus besar yang macet di tengah jalan. 

Ditanya apakah ini murni masalah cinta segitiga dan apakah hanya jebakan 
belaka, Danang berkomentar, banyak alasan yang bisa menyebabkan Antasari 
dijadikan tersangka pembunuhan. Tapi jangan lupa, Antasari sendiri bermain golf 
dengan almarhum dan tertangkap 'nongkrong' di hotel. 

Melanggar kode etik
Belum lagi Antasari menyebut Nasrudin sebagai salah satu pelapor korupsi. Ini 
sudah melanggar kode etik internal KPK sendiri. Hal ini tentu berbahaya. 

"Jika ketuanya saja melanggar aturan internalnya sendiri, bagaimana dengan yang 
lain? Bagaimana orang mengharapkan institusi menjalankan tugasnya dengan baik?, 
" Danang bertanya-tanya. 

Klik gambar untuk wawancara selengkapnya.


* PAKISTAN HAMPIR HANCUR DAN PENGALAMAN SERDADU BELANDA

Ulasan pers kali ini menyorot soal Pakistan hampir hancur dan pengalaman 
seorang serdadu Belanda di Indonesia

Harian Algemeen Dagblad menulis, komandan militer Amerika di timur tengah 
Jenderal David Petraeus memperingatkan bahwa mereka hanya memiliki dua pekan 
untuk mencegah Taliban menguasai Pakistan. Menurut Petraeus, jika pemerintah 
Pakistan ingin selamat, sekarang adalah saatnya untuk melakukan aksi militer 
besar-besaran. 

Petraus menyatakan bahwa kaum fundamentalis telah menguasai Pakistan barat 
laut. Bulan lalu bahkan Taliban berhasil bergerak dan berada dalam jarak 100 
kilometer dari ibukota Islamabad. Baru setelah ada tekanan dari Amerika maka 
pemerintah Pakistan memerintahkan untuk melakukan aksi peperangan.  

Selain itu pemerintah Amerika juga berpendapat bahwa pemerintahan presiden Asif 
Ali Zardari terlampau lamban dalam mengatasi Taliban. Menteri luar negeri, 
Hillary Clinton bahkan menuduh pemerintah telah menyerah kepada Taliban. 
Pergerakan Taliban itu diramalkan akan menjadi bahan pembicaraan antara 
presiden Barack Obama dan presiden Pakistan dalam pertemuan mereka.

Dari Pakistan kita beralih ke masalah Indonesia

Harian Trouw menulis kisah seorang militer Belanda yang bertugas di Indonesia 
pada tahun 1945 hingga 1948. Samuel Peet (97) menjabat komandan peleton 
sementara di Jawa dan Sumatra. Namun ia tidak merasa sebagai seorang komandan 
perang. Peet saat itu sempat mendapat tugas ke desa, untuk menumbangkan 
pemberontak yang saat itu terlihat.

Sebuah jalur kereta membentang melintasi sawah. Peet dan pasukannya saat itu 
berjalan dengan tenang. Namun tiba-tiba peluru berdatangan ke arah peletonnya. 
Langsung saja Peet memerintahkan anak buahnya untuk menembak kembali. Peet 
akhirnya saat itu memutuskan untuk menghentikan patroli mereka. Bukan hanya 
karena berbahaya untuk anak buahnya namun juga karena ia ingin melindungi 
penduduk. 

Selain itu selama berlangsungnya patroli-patroli lainnya Samuel Peet juga 
mempertimbangkan keselamatan anak buah dan penduduk. Ia mengatakan bahwa 
dirinya tidak pernah menyesal dengan keputusan tersebut. Berbeda dengan 
kesatuan lainnya yang melakukan patroli di Rawagede. Angkatan Darat Belanda 
akhirnya menciptakan pertumpahan darah di wilayah itu dan menewaskan antara 150 
hingga 450 orang. 

Kendati demikian Semuel Peet mengatakan untung saja tragedi itu tidak terjadi 
di peleton yang dipimpinnya. "Saya dapat menguasai diri, penembakan seperti 
yang terjadi di Rawagede tentu saja tidak baik namun saya dapat memahami.

Peet juga menyangkal bahwa inlanders atau pribumi atau orang Indonesia kurang 
ajar. "Tidak. Justru sebaliknya. Mereka sangat ramah. Kami selalu dapat 
berhubungan dengan mereka. Saya tidak pernah menganggap mereka sebagai musuh. 
Jika kami patroli di sebuah kampung, maka saya katakan kepada anak buah: Jangan 
menembak sebelum saya perintahkan. Sebetulnya kami tahu bahwa kami tidak akan 
mendapat perlawanan. 

Demikian harian Trouw dan sekian pula ulasan pers kali ini.


* SEABAD WAKTU BELANDA

Seabad yang lalu, Belanda menyeragamkan waktu. Kira-kira demikian, karena 
lonceng di Amsterdam dan Enschede masih bisa beda setengah menit. Sementara 
ini, jam atom digunakan untuk menetapkan waktu, yang ketepatannya mencapai 
hampir satu nano detik. 

Sampai seabad yang lalu, jam di Belanda menunjukkan waktu yang berbeda-beda. 
Den Haag, Utrecht, Enschede, semuanya memiliki waktunya sendiri-sendiri. Ini 
menjadi masalah besar pada masyarakat yang berkembang dengan cepat pada waktu 
itu.
  
Di 'laboratorium waktu' milik Lembaga Standar waktu Belanda NSI di Delft, 
tempat di mana waktu standar dijaga dengan ketepatan yang luar biasa cermat, 
insinyur Erik Dieriks menjelaskan bagaimana waktu bisa beda dari satu kota ke 
kota lainnya seabad yang silam.

Erik Dieriks: "Dulu, waktu ditentukan dengan melihat letak matahari. Apabila 
matahari mencapai titik tertinggi, maka itu adalah siang hari dan ini berbeda 
di setiap tempat. Oleh karena itulah setiap kota dan desa memiliki perhitungan 
waktu sendiri-sendiri. Dari tepi barat  sampai tepi timur Belanda, perbedaan 
waktu bisa mencapai setengah jam".

Terlindung
Tahun 2009, perbedaan waktu seperti itu tidak terbayangkan lagi. Di 
laboratorium waktu di Delft, empat jam atom menunjukkan waktu yang sama. Mereka 
berada di ruang tertutup di mana suhu udara dan kelembabanya dijaga tetap sama. 
Masing-masing jam berdiri di atas blok granit berat yang di bawahnya terdapat 
pegas khusus. Jadi faktor pengganggu terkecil sekalipun ditiadakan dan 
hasilnya: standar waktu Belanda ditetapkan dengan penyimpangan maksimal 
beberapa nano detik setiap hari. 'Satu nano detik adalah seperseribu bagian 
dari seperjuta detik', jelas Erik Dieriks dengan seringai lebar. 

Telegraf
Tanggal 1 Mei 1909, semua jam di Belanda ditetapkan bersama menggunakan 
telegraf. Sejak itu, waktu Amsterdam menjadi waktu standar Belanda. Di kota 
tersebut dipasang telegraf di sebelah jam, dari situ waktu tepat diteruskan 
melalui telegraf ke misalnya kota Enschede. Dulu waktu lokal harus disesuaikan 
secara manual, yang bisa menyebabkan penyimpangan sebesar satu detik, yang satu 
abad lalu orang tidak mempermasalahkan. 

Jejak
Masalah memang sudah muncul akibat berbagai perhitungan waktu yang berbeda-beda 
di seluruh negara. Ini terutama dirasakan oleh jawatan kereta api. Tapi menurut 
Dieriks, mereka menemukan jalan keluarnya sendiri

Erik Dieriks: "Jawatan kereta api sebelumnya telah menyepakati waktu bersama. 
Tahun 1884, jawatan kereta api menetapkan semua stasiun harus menggunakan waktu 
yang ditetapkan di Amsterdam, dan waktu itu berasal dari jam di Istana de Dam". 

Perhitungan sendiri ini dalam jangka waktu lama tidak bisa dipertahankan, 
karena penumpang kereta di kota Maastricht misalnya harus terus menerus 
memperhatikan waktu yang berbeda untuk mengejar kereta. Di samping itu, 
negara-negara tetangga Belanda juga sudah memberlakukan waktu standar, maka 
Belanda melakukannya pada 1 Mei 1909. 

Tomtom
Apa benar-benar perlu menjaga ketepatan waktu sampai nano detik? Erik Dieriks 
mengakui bahwa untuk kehidupan sehar-hari hal itu bisa dibilang mengada-ada. 
Tapi dalam sejumlah kasus memang perlu.

Erik Dieriks: "Sistem navigasi di mobil, tomtom misalnya, membutuhkan ketepatan 
ekstrem. Ia bekerja dengan menerima dua atau tiga sinyal dari satelit yang 
ketepatannya sangat tinggi. Dalam hal ini, anda bicara pada aras nano detik."

Dengan kata lain, kalau NSI tidak menjaga waktu dengan tepat, maka jutaan 
pengemudi mobil akan tersesat. Pokoknya, Belanda tahu jam berapa sekarang ini, 
dan yang masih harus belajar adalah tepat waktu.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke