--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 07 Mei 2009 14:20 UTC ** KOREA UTARA KEMBALI UJI COBA NUKLIR ** FLU MEKSIKO DI BELANDA ** KAPAL BELANDA DIBAJAK DI TELUK ADEN ** TOPIK-TOPIK TINJAUAN PERS: ETNOMARKETING DI BELANDA DAN CINA TOLAK DALAI LAMA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMBAGIAN TAMIFLU - PERTAMA NEGARA-NEGARA KAYA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: JUMLAH PEREMPUAN DPR NAIK ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SD JUARA - GRATIS DAN BERKUALITAS * KOREA UTARA KEMBALI UJI COBA NUKLIR Korea Utara kembali sibuk mempersiapkan ujicoba nuklir bawah tanah yang rencananya akan diluncurkan beberapa minggu mendatang. Hal itu dinyatakan koran Korea Selatan Chosun Ilbo yang mendasarkan beritanya pada sumber anonim di pemerintahan Korea Selatan. Pada Oktober 2006 Pyongyang sudah melakukan uji coba nuklir. Amerika Serikat juga telah memberlakukan sanksi finansial dan ekonomi terhadap Korut . Sementara otoritas Korea Selatan mengamati aktivitas di Pyungge-ri, tempat uji coba nuklir Korut tiga tahun lalu. Program nuklir Korea Utara menimbulkan kekhawatiran internasional. Bulan lalu negara komunis ini menarik diri dari Perundingan Enam Negara menyusul kritik dunia atas peluncuran peluru kendali di Pyongyang. * FLU MEKSIKO DI BELANDA Untuk kedua kalinya ditemukan pasien flu Meksiko di Belanda. Hal itu dinyatakan RIVM Lembaga Kesehatan dan Lingkungan Negara. Flu Meksiko dipastikan diidap oleh seorang wanita berusia 53 tahun yang baru pulang dari Cancun, Meksiko, pada 30 April lalu. Ia sudah diobati dengan Tamiflu dan menurut RIVM ia baik-baik saja. 30 April lalu kasus flu Meksiko pertama kali ditemukan di Belanda. Seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun yang baru pulang dari Meksiko dipastikan terjangkit virus itu. Flu Meksiko sudah menyebar ke 21 negara. Sebagian besar kasus ditemukan di Amerika Utara: Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada. Para ilmuwan di Kanada berhasil memecahkan kode genetis flu Meksiko. Ahli mikrobiologi membandingkan dua contoh darah dari pasien asal Kanada dan Meksiko. Mereka menemukan bahwa virus yang menyerang kedua pasien tersebut identik. Menteri Kesehatan Kanada Leona Aglukkaq menyatakan gembira karena dunia telah berhasil "mengambil satu langkah ke depan" untuk mengatasi varian flu terbaru. Menurut virolog Belanda Ab Osterhaus, karena kode genetisnya sudah diketahui, akan lebih mudah mematikan virus ini. Juga lebih mudah mencegah mutasi virus menjadi jenis yang lebih berbahaya. * KAPAL BELANDA DIBAJAK DI TELUK ADEN Sebuah kapal Belanda yang berawak delapan orang disandera di Teluk Aden. Demikian dilaporkan pihak berwajib di Afrika Selatan. Rincian berita ini belum diketahui. Pihak Belanda juga belum menguatkan berita ini secara resmi. Pembajak laut Somalia ternyata masih bisa membajak kapal di Teluk Aden, meskipun kapal-kapal marine internasional melakukan patroli di sana. Memang kawasan operasi mereka semakin sempit, tapi masih dekat pantai Somalia. * MYANMAR TANGKAP PENDUKUNG OPOSISI Petugas keamanan Myanmar menangkap John William Yeattaw, seorang Amerika yang mengunjungi rumah pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi. Ahad lalu, Yeattaw mengunjungi pemenang Nobel untuk Perdamaian yang menjadi tahanan rumah ini. Ia tinggal di sana selama dua hari dan ditangkap dalam perjalanan pulang. Petugas menyita pasport dan kameranya. Sampai sekarang, petugas masih menyelidiki motif Yeattaw. Partai pimpinan Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi, memenangkan Pemilu 1990, tapi rezim militer Myanmar menolak menyerahkan kekuasaan. Sejak saat itulah Aung San Suu Kyi menjadi tahanan rumah. Rumahnya dijaga ketat dan ia cuma boleh menerima beberapa kunjungan sporadis. * BANKIR CINA DIBEKUK KARENA PENGGELAPAN UANG Dua bankir Bank of China diganjar hukuman penjara selama 22 dan 24 tahun karena penggelapan uang. Pada 2001 keduanya melarikan diri dari Cina ke Amerika dan membuat identitas palsu di sana. Mereka hidup mewah dengan uang curian yang dicuci di kasino-kasino Las Vegas. Pada 2004 mereka ditangkap. Selain mendekam di penjara, keduanya juga harus membayar hampir setengah milyar dolar. * PERKAWINAN SEJENIS DIIZINKAN DI AMERIKA Sekarang pasangan sejenis juga diizinkan menikah di negara bagian Maine, Amerika Serikat. Dewan Perwakilan Rakyat dan Senat Amerika sudah memungut suara untuk mengakui pernikahan sejenis. Maine adalah negara bagian Amerika kelima yang memperbolehkan pasangan sejenis untuk menikah. Sebelumnya pengakuan ini sudah diresmikan di Massachusetts, Iowa, Connecticut, dan Vermont. Sedangkan New Hampshire, New York, dan New Jersey sedang mempertimbangkan untuk melegalisasi perkawinan sejenis. Sampai sekarang, negara bagian Amerika lainnya belum berencana melegalkan pernikahan homo ini, mereka hanya memperbolehkan pencatatan partnership. Pada 2005 di California diusulkan untuk melegalkan pernikahan homo, tapi gubernur Arnold Schwarzenegger memveto usulan tersebut. * BERITA BURSA Bursa Eropa Kamis dibuka positif. Tak lama setelah pembukaan indeks AEX Amsterdam untung empat poin. Paris, London, Frankfurt naik 0,8-1,1%. Indeks Nikkei di Tokyo naik pesat dengan 4,55% pada poin 9.385,70 poin. Ini adalah poin tertinggi dalam setengah tahun terakhir. Bursa efek New York ditutup Rabu lebih tinggi. Indeks Dow Jones ditutup 102 poin lebih tinggi pada 8.513,64 poin. Nasdaq naik 5 poin pada 1.759,10 poin. 1 Eur = 1, 32 USD 1 Eur = Rp. 13.898,- 1 USD = Rp. 10.436,- * ETNOMARKETING DI BELANDA DAN CINA TOLAK DALAI LAMA Pada krisis ekonomi seperti sekarang, iklan berperan sangat penting dalam memasarkan produk. Dan pencitraan dalam iklan, ternyata harus benar-benar diperhatikan. Demikian harian Trouw yang mengangkat berita etnomarketing di Belanda. Migran Selain penduduk asli, kaum migran - yang biasa disebut allochtonen - juga banyak tinggal di Belanda. Dan kaum pendatang inilah yang jadi sasaran penjualan berikutnya. Karena itulah, dibutuhkan konsep pemasaran baru, yang bisa membuat para migran merasa 'terlibat' dan akhirnya tertarik untuk membeli produk bersangkutan. "Adalah langkah yang salah jika kita sengaja membuat produk atau iklan yang dikhususkan untuk kaum migran," kata Pieter Paul Verheggen - direktur biro penelitian pasar Motivaction. "Hal itu justru akan membuat migran merasa dianak-tirikan." Dari penelitian Motivaction, 75% migran asal Suriname dan Maroko tidak setuju jika iklan atau produk sengaja dikhususkan bagi etnis mereka. Pencitraan Positif "Kita harus pintar-pintar mengatur strategi marketing," kata Verheggen lagi. "Yang penting adalah membuat migran merasa dilibatkan dalam kehidupan sosial." Tidak melulu memakai model pirang khas Belanda bisa jadi langkah yang baik. Lihat saja provider ponsel Lebara, atau swalayan Hema. Strategi marketing mereka berhasil 'memeluk' migran; iklan mereka selalu menampilkan model dari berbagai etnis. Dan semua dicitrakan sejajar. Hal ini diamini dua mahasiswa marketing Hogeschool Amsterdam: Ruben van Esch, yang diadopsi dari Indonesia, dan Zera Gungor asal Turki. Pencitraan migran dalam iklan harus dilakukan dengan hati-hati. Mereka harus diciptakan sejajar dengan penduduk asli. Yang paling penting, jangan terjebak stereotip. "Kadang etnomarketing malah membuat migran merasa terhina," kata Gungor. "Mereka seolah-olah makhluk aneh yang sama sekali berbeda dengan penduduk asli, " tambah Van Esch. "Intinya, bebaslah bereksperimen, asal jangan terjebak dengan stereotip," tegas mereka. Dalai Lama Beralih ke Asia. Cina menentang kunjungan Dalai Lama di negara mana pun. Demikian tulis harian Belanda NRC Handelsblad. Kunjungan Dalai Lama ke Belanda pun ditentang keras Kedutaan Besar Cina di negara kincir angin tersebut. "Kunjungan Dalai Lama bukan kunjungan keagamaan, melainkan kunjungan politik," kata Zhang Jun, Duta Besar Cina untuk Belanda. Sebelumnya, ketika mendengar berita, Menteri Luar Negeri Belanda Maxime Verhagen akan mengundang Dalai Lama dan mengadakan pertemuan dengan pemimpin besar Tibet tersebut, Zhang langsung bereaksi. Ia mengirimkan surat peringatan ketidaksetujuan. "Untuk isu keagamaan dan kemanusiaan Cina sangat terbuka. Tapi kasus Dalai Lama menyangkut integritas nasional Cina. Dan kami tidak akan mentolerir siapa pun yang mencoba merusak kesatuan Cina." Demikian Zhang Jun kepada NRC Handelsblad. Ketika ditanya, apa akibat kedatangan Dalai Lama ke Belanda pada hubungan diplomatik Cina-Belanda, Zhang menyatakan: "Saya tidak ingin memprediksi apa pun. Sampai sekarang hubungan Cina-Belanda sangat baik. Dan saya berharap hal itu tidak akan berubah." Demikian NRC Handelsblad. * PEMBAGIAN TAMIFLU - PERTAMA NEGARA-NEGARA KAYA Organisasi Kesehatan Dunia WHO mulai membagi 2,5 juta obat antivirus Tamiflu. Obat ini dibagi secara cuma-cuma kepada 72 negara sehubungan wabah flu Meksiko. Kans bahwa milyaran penduduk negara-negara berkembang akan memperoleh obat ini, sangatlah kecil. Menurut Profesor Ivan Wolffers dari VU Medisch Centrum, uluran tangan WHO tidak lebih dari jalan keluar sementara. Kalau wabah epidemi yang ditakutkan benar-benar merebak, akan timbul segudang masalah lain, kata Wolffers, pakar pelayanan kesehatan negara-negara berkembang. "Diagnosa virus harus ditetapkan di luar negeri. Tidak mungkin mengkarantinakan pasien di negara berkembang. Tidak ada jalur distribusi obat-obatan yang baik. Dokter berpendidikan tinggi yang mampu menjelaskan pasien bagaimana harus memakan obat pun tak ada." Kalau terjadi pandemi, kebanyakan korban jatuh di Afrika bagian selatan, ujar Wolffers. Cadangan Otorita Vietnam dan Indonesia mempersiapkan diri lebih baik. Mereka belajar dari merebaknya flu burung tahun 2004. WHO melatih dokter; rumah sakit siap menghadapi kasus penularan. Tapi bahkan di dua negeri tersebut, cadangan obat tidak memadai. Jumlah besar Tamiflu yang dibeli dua negeri ini dalam menghadapi wabah flu burung, telah kedaluwarsa. "Perlukah mereka kembali mengeluarkan banyak dana untuk membeli obat-obatan?" ujar Wolffers. Hal yang sama berlaku bagi Bangladesh dan negara-negara Afrika misalnya. Faktor kekuasaan Tahun-tahun belakangan kebanyakan negara berkembang lebih mengutamakan pertumbuhan ekonomi. Ini berdampak terhadap investasi di sektor pelayanan kesehatan, yang kebanyakan swasta. Di negara-negara tersebut, kelas menengah atas bisa menjadi faktor kekuasaan penting, kata Wolffers. "Kalau kelompok itu mulai takut dan menuntut tindakan pemerintah, pemerintah tidak bisa berbuat lain daripada bertindak." Tapi itu akhirnya tidak menguntungkan siapa-siapa. "Dunia tak mampu menyediakan obat anti virus atau vaksin untuk semua orang," ujar Wilbert Bannenberg, direktur Medicines Transparancy Alliance (MeTa), organisasi yang berjuang untuk obat-obatan murah yang dapat mudah diperoleh. "Bahkan kini Cina dan India mendapatkan lisensi, permintaan jauh lebih besar ketimbang penawaran. Hal sama berlaku untuk bahan baku." Bahkan penawaran jumlah terbatas Tamiflu secara cuma-cuma, tidak membantu sebuah masyarakat. Lagipula, memproduksi obat bukan masalah, ujar profesor Wolffers dari VU Medisch Centrum. "Masalah lebih besar adalah pemeriksaan kualitas dan distribusi." Kekurangan Tamiflu meredakan gejala-gejala flu. Hanya vaksin mampu memberikan perlindungan. Akibat kekurangan obat, negara-negara barat pertama ingin memenuhi kebutuhan warga sendiri. "Pemerintah Belanda telah memesan vaksin pada perusahaan Solvay. Baru setelah Solvay menuntaskan permintaan itu, negara-negara lain dapat mengajukan pesanan, kata Bannenberg. Satu-satunya cara memasarkan jumlah lebih besar lagi vaksin, adalah pengembangan obat yang lebih kuat. Dalam kasus itu dibutuhkan dosis lebih kecil untuk melindungi lebih banyak orang. Negara-negara barat tak bisa berbuat banyak membantu negara-negara berkembang untuk mempersiapkan diri lebih baik. Pedoman acara WHO tersedia untuk semua orang, dan untuk tindakan paling mendasar, seperti cuci tangan dan tidak keluar rumah, orang tak butuh mengeluarkan uang. Juga organisasi-organisasi bantuan tidak mengambil tindakan terhadap flu Meksiko. "Kami terutama menangani proyek jangka panjang", kata Jules van Os dari Oxfam Novib, organisasi pemberi bantuan terbesar di Belanda. Untuk mencegah agar negara-negara kaya tidak mengklaim semua kapasitas, WHO akan menggelar pertemuan dengan berbagai pabrik vaksin besar, 19 Mei mendatang. Sekjen PBB Ban Ki-moon juga akan hadir. Batuk rejan Pertanyaannya adalah apakah bantuan ekstra akan bisa efektif. "Dalam situasi normal saja, dua milyar orang di dunia tidak bisa memperoleh antibiotika. Setiap tahun 14 juta anak-anak meninggal akibat campak dan batuk rejan. Padahal penyakit seperti itu dapat disembuhkan dengan vaksin", jelas Bannenberg. Angka-angka itu mengecewakan. Negara-negara barat tampaknya tak mampu mempraktekkan Tujuan Milenium, seperti pelayanan kesehatan yang baik. "Semua orang tahu itu, tapi tidak seorang pun ingin menyampaikan pesan negatif tersebut. Akan lebih baik kalau hal itu juga diutamakan." Kejahatan Orang kini berharap pakar Amerika akan mengumumkan bahwa virus penyebab flu Meksiko tidak seagresif dari diperkirakan. Sejauh ini jumlah kasus penularan terbatas dan tidak menelan banyak korban jiwa. Menurut Ivan Wolffers pada akhirnya dampak flu Meksiko tidak akan besar. Kalau memang demikian, program aksi besar-besaran tidak ada gunanya. "Mengeluarkan jutaan euro untuk sebuah wabah yang tak kunjung datang, itu adalah kejahatan. Dengan uang itu kami bisa menyelamatkan 500 ribu orang di negara-negara berkembang yang meninggal dalam proses melahirkan." Catatan: Di Kanada para ilmuwan berhasil menemukan kode genetik flu Meksiko. Mikrobiolog membandingkan dua sampel darah pasien Kanada dengan sampel darah pasien Meksiko. Mereka menemukan infeksi di Meksiko dan Kanada disebabkan virus identik. Menurut Menteri Kesehatan Rakyat Kanada, Leona Aglukkaq, ini berita luar biasa dan suatu langkah maju menuju penambahan pengetahuan tentang varian flu terbaru. Kini kode genetik flu telah diketahui, lebih mudah melacak jejak virus. Demikian virolog Belanda Ab Osterhaus. Dengan demikian perubahan virus dapat dicegah sehingga tidak bertambah bahaya. Ini terjadi tahun 1918 dengan flu Spanyol. Seperti flu Meksiko, flu Spanyol awalnya virus biasa. Tapi kemudian bermutasi menjadi virus yang menelan jutaan korban jiwa. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TRIBUNAL BERLALU DAN MENYISAKAN DUKA KELUARGA SREBRENICA TRIBUNAL BERLALU DAN MENYISAKAN DUKA KELUARGA SREBRENICA Keluarga korban pembunuhan massal Serbia di Srebrenica bereaksi keras terhadap tribunal Yugoslavia. Mereka khawatir harta pribadi dari ribuan pemuda dan lelaki yang dibunuh di sana pada 1995 dimusnahkan. laporan Sebastiaan Gottlieb Pada kunjungan ke ibukota Bosnia Sarajevo Kepala Penuntut Serge Brammertz dari tribunal PBB di Den Haag menyatakan barang bukti serangan Serbia di Srebrenica dimusnahkan oleh Pengadilan. Brammertz menerangkan, hal ini adalah prosedur normal jika barang bukti tak lagi dibutuhkan di pengadilan dan menimbulkan bahaya bagi kesehatan rakyat. Menurut anggota pertemuan yang berdiskusi dengan Brammertz ribuan barang bukti tersebut berupa kartu identitas, foto, dan pakaian. Tapi juru bicara Jaksa Kepala menampik kisah tersebut keesokan harinya: Brammertz hanya berbicara tentang prosedur, bukan tentang jumlah dan lokasi: "Pernyataannya sangat umum, cuma tentang prosedur di ICTY di mana barang-barang yang sudah tidak dibutuhkan dalam pengadilan bisa dimusnahkan jika berisiko besar untuk kebersihan dan kesehatan. Pada kasus-kasus macam itu catatan detail juga termasuk jenis benda." Untuk keluarga korban tewas hal ini adalah pernyataan menyakitkan. Menurus ahli sejarah Selma Leijdesdorff benda pribadi para korban adalah harta tak ternilai bagi keluarga yang ditinggalkan. Leijdesdorff menulis sebuah buku tentang pengalaman para perempuan di Srebrenica selama kejatuhan wilayah tersebut. "Ya, penting sekali untuk memiliki kenang-kenangan kecil, peninggalan kecil yang menemani para lelaki itu dalam perjalanan mereka. Ya, saya punya banyak contohnya." Menurut Leijdesdorff, para ahli waris sangat marah. Mereka menilai mustahil dan tidak bisa dibayangkan, barang-barang milik para lelaki yang dibunuh orang Serbia itu, dimusnahkan. Untuk memusnahkan barang bukti tidak ada aturan umum. Tribunal Yugoslavia bisa menentukan sendiri bagaimana memperlakukannya. Tentu saja harus berunding dulu dengan pihak pengacara. Mungkin saja barang bukti itu memberatkan bagi salah seorang tersangka. Pengacara pidana internasional Axel Hagedorn heran melihat apa yang terjadi. Ia mewakili para ibu Srebrenica menuntut ganti rugi di Belanda. Menurut Hagerdorn, barang-barang yang dimusnahkan itu bisa saja mengandung data DNA. -------------------------------- Pada 11 Juli 1995 sekitar 8000 warga pria Muslim diangkut dari Sebrenica. 600 tentara PBB dari Belanda hanya bisa menyaksikan. Atas perintah Jendral Serbia Ratko Mladic semua pria tersebut dibunuh. Pembunuhan masal ini dianggap sebagai genosida terparah di Eropa sejak Perang Dunia Kedua. Tribunal Yugoslavia di Den Haag mengadili para tersangka perang Balkan. Jendral Mladic masih jadi buronan. * JUMLAH PEREMPUAN DPR NAIK Pusat Kajian Politik (Puskapol) Universitas Indonesia mencatat jumlah perempuan di DPR dan DPD periode 2009-2014 meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Diperkirakan jumlah perempuan di DPR akan mencapai 80-83 orang, naik dari jumlah yang sekarang yang hanya mencapai 56 orang. Perhitungan didasarkan pada data perolehan suara sementara dari KPU, data dari partai dan juga dari caleg. Ani Soetjipto, peneliti dari Puskapol UI menjelaskan kenaikan ini terkonsentrasi di tiga partai besar: Partai Demokrat, PDIP dan Partai Golkar. "80 persen berasal dari tiga partai itu," kata Ani Soetjipto. Figur populer Menurut Ani Soetjipto kenaikan jumlah perempuan di DPR ini belum bisa diartikan naiknya kualitas keterwakilan perempuan di parlemen. "Anggota DPR baru didominasi oleh figur populer seperti artis-artis dan dari dinasti politik yang basis recrutmentnya berdasarkan ikatan kekeluargaan, seperti istri atau anak, " jelas Ani. Masih sangat sedikit jumlah perempuan yang berasal dari partai atau aktivis perempuan. Namun demikian, menurut Masruchah, Sekjen Koalisi Perempuan Indonesia, walau belum seperti yang diharapkan, kenaikan ini tetap merupakan sebuah kemajuan. Perspektif "Saya melihat di beberapa propinsi dan kabupaten keterwakilan perempuan juga naik signifikan," jelas Masruchah. Walaupun para artis pada awalnya bukan yang diharapkan sebagai wakil perempuan di DPR, tapi ada sedikit artis yang punya perspektif baik. Tantangan ke depan yang dihadapi para anggota perempuan parlemen ini adalah bagaimana mereka menguatkan posisi tawar mereka guna membela hak-hak perempuan. Dalam lima tahun ke depan para perempuan anggota DPR baru ini bisa membuktikan kemampuan mereka. Untuk mendengarkan wawancara klik di atas. * SD JUARA - GRATIS DAN BERKUALITAS Kualitas kerap kali disandingkan dengan harga. Maka sekolah yang bagus, pasti mahal. Anggapan itu dipatahkan oleh Sekolah Dasar Juara, di kawasan Cideng, Jakarta Pusat. Sekolah ini tak hanya memberikan layanan pendidikan gratis, tapi juga berkualitas, dengan materi bahasa asing dan komputer sejak dini. Laporan KBR68H. Pagi itu, puluhan anak usia SD tampak serius belajar Bahasa Inggris di dalam kelas. Mereka adalah anak-anak kelas 1 SD Juara. Ruang kelas mereka kecil saja, sekitar 4 x 6 meter. Untungnya ada kipas angin sehingga ruangan tak pengap. Di ruang kelas ini ada papan tulis, meja kursi, serta poster, gambar dan alat peraga. Di rak, terlihat tumpukan sandal dan sepatu. Untuk menjaga kebersihan kelas, mereka belajar tanpa menggunakan alas kaki. Di kelas lain, Siswa kelas 2 dan 3 juga tampak tekun belajar. Ruang kelas siswa kelas 2 harus berbagi dengan semacam gudang, untuk menyimpan meja dan kursi yang tak terpakai. Sementara siswa kelas 3, mesti belajar di ruang yang sama dengan perpustakaan dan laboratorium komputer. Antara kedua kelas hanya dibatasi oleh papan tripleks. Di Sekolah Dasar Juara ini, untuk sementara hanya tersedia tiga kelas. Ruang kelas terbatas Kepala SD Juara Sriharto Budi Santoso mengatakan, ruang kelas memang terbatas. Atap bangunan sekolah juga mesti diperbaiki. Bangunan ini bekas balai warga, kata Sriharto, dan sekolah hanya meminjam gedung. Karenanya, ruangan tak bisa banyak dipermak. Sriharto Budi Santoso: "Untuk kondisi lokal sekolah kita adalah milik yayasan pembangunan Islam Jayakarta dan pola kerjasamanya adalah kita diperbolehkan memakai gedung ini selama enam tahun. Sebelumnya bangunan ini menurut warga dipergunakan sebagai balai RW." Yang istimewa dari sekolah ini memang bukan bangunannya, tapi siswa-siswanya. SD Juara diperuntukkan bagi anak yatim dan keluarga miskin. Sekolah, sudah pasti gratis. Malah sekolah menyediakan baju seragam, sepatu sampai alat tulis. Menurut Sriharto, Rumah Zakat Indonesia yang menyediakan dana operasional sekolah. Sriharto Budi Santoso: "Latar belakang RZI mendirikan program SD gratis kami namakan SD Juara dikhususkan untuk membantu anak-anak yatim, piatu, fakir miskin dan kurang mampu. Jadi memang kita melihat pendidikan itu penting dan kita punya visi untuk mencetak kader bangsa yang bermental juara. Kriterianya jelas, pertama fakir, miskin, yatim piatu dan tidak mampu." Karena sekolah ditujukan bagi anak-anak dari keluarga miskin, orangtua murid harus menyerahkan Surat Keterangan Tidak Mampu, SKTM. Tapi kalau tak punya SKTM, tak mengapa. Sekolah akan melakukan uji kelayakan dan survei langsung ke rumah calon siswa. Pengecekan mesti dilakukan, kata Sriharto. Sriharto Budi Santoso: "Gampang kalau mau masuk SD Juara hanya foto copy KTP orang tua, kartu keluarga, akta lahir pas foto anaknya. Satu lagi kalau memang memungkinkan Surat Keterangan Tidak Mampu tapi kalau itupun ga ada kita ga mempersoalkan karena akan kita survey ke rumahnya karena ada beberapa wilayah yang kayaknya memberikan SKTM itu susah atau mungkin orangtuanya malu kita tidak mewajibkan itu harus ada karena akan kita survei ke rumahnya." Sekolah gratis bukan berarti kualitasnya asal. Guru bidang kesiswaan Endang mengatakan, SD Juara punya kurikulum unggulan. Ini adalah perpaduan dari kurikulum Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. Ini sesuai visi sekolah dan pembeda sekolah ini dengan sekolah lain, kata Endang. Endang: "Sekolah ini memadukan antara kurikulum Diknas dan Depag sehingga ada semacam perpaduan antara pengembangan akademik siswa dengan pembinaan akhlak yang sangat dibutuhkan saat ini. Di sini juga diajarkan bahasa arab insya Allah tahun kedua kita akan membiasakan berkomunikasi dengan bahasa Arab dan bahasa Inggris." Tenaga pengajarnya juga tak main-main. Mereka semua adalah sarjana pendidikan. Ada juga Sarjana Psikologi yang jadi guru pembimbing dan konsultasi. Demi menggenjot potensi siswa, guru-guru menerapkan pendekatan majemuk. Salah satu pengajar, Irma mengatakan, guru wajib punya pendekatan khusus untuk tiap siswa, karena setiap anak punya kemampuan yang berbeda. Irma: "Kalau saya melihat kemampuan anak berlatar belakang metode multiple inteligency. Dia lebih cenderungnya kemana, lebih suka ke gambar, audio, visual atau kinestetiknya. Jadi saya terapkan beberapa metode dengan berbagai media. Alat peraganya ada yang saya bikin sendiri, beli dan ada yang klasikal. jadi biasanya ada pendalaman materi atau sepulang sekolah kita ajarkan menulis, membaca dan berhitung jalistung." Mencetak juara Tekad SD Juara, persis seperti namanya, adalah mencetak generasi juara. Kepala SD Juara Sriharto Budi Santoso. Sriharto Budi Santoso: "Visi misi kita ingin membentuk generasi mendatang yang tidak hanya juara di bidang akademik tapi kita berharap dengan pola pendidikan kita terapkan mereka akan mempunyai semangat atau spirit yang bermental juara jadi IQ-nya juara, EQ- nya juara dan kalau memang mereka memiliki bakat olahraga atau kegiatan yang bersifat fisik kita akan memberi kesempatan untuk menjadi juara di bidang olahraga dan hal-hal yang bersifat inovatif." Coba tengok sarana belajar juga perpustakaan dan laboratorium yang tersedia di sekolah itu. Lengkap. Semua demi menunjang prestasi siswa, kata salah satu guru Endang. Endang: "Kalau saya rasa dari sisi fasilitas kebutuhan kita untuk pengembangan anak dan pembelajaran anak yang sangat direspon dari pusat. Ketika kita mengajukan kegiatan belajar mengajar untuk kepentingan siswa langsung di-acc dari pusat bahkan sekolah mahal pun yang saya alami selama ini tidak melaksanakan itu ketika kita mengusulkan alat peraga atau apa tidak direspon malah disini justru kita diberi keleluasaan untuk mengembangkan kreatifitas dan tinggal minta kepada lembaga insya allah disetujui" SD Juara berusaha mengikuti tiap kompetisi yang diadakan, baik yang diadakan sekolah maupun lembaga lain. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan siswa untuk berkompetisi. Sriharto sang Kepala Sekolah mentargetkan tiap bulan siswa SD Juara bisa mengikuti kompetisi, baik yang bersifat akademis maupun keterampilan, seperti lomba baca puisi berbahasa Inggris. Sriharto Budi Santoso: "Contohnya untuk beberapa bulan terakhir kita memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengikuti kegiatan lomba yang diselenggarakan oleh beberapa sekolah yang bertaraf internasional minimal mereka pada ikut lomba. Contohnya kemarin ada undangan dari sekolah internasional Santo Petrus untuk kegiatan lomba puisi bahasa Inggris ke depan kami berharap minimal sebulan sekali kita akan mengikuti kegiatan lomba." Cepat menampilkan hasil Usia sekolah baru setahun, tapi sudah mulai menampakkan hasil. Salah satu orangtua murid Sri Mulyani mengatakan, anaknya, Rahmat, sejak masuk SD Juara makin rajin belajar. Juga tidak nakal. Sementara Wandi, orangtua Muhammad Fatih Dhiya Fauzan, menilai SD Juara ini sangat profesional. Wandi: "Dulu sudah pernah saya sekolahin di SD Negeri 8 tapi saya pindahin kesini. Katanya takut sama guru agama. Gurunya galak katanya. Tapi alhamdulillah sejak sekolah di sini sekolah terus bahkan waktu sakit disuruh ga sekolah ga mau. Alhamdulillah ada perubahan. Ngomong juga ga seperti dulu. Jadi lebih baik. Alhamdulilah mudah-mudahan bener seperti yang guru-guru ucapin demi masa depan anak saya." Pengamen cilik Muhamad Abu Rafi mengaku betah bersekolah di SD Juara. Guru-guru dan teman-temannya baik, kata dia. Muhamad Abu Rafi: "Di SD Cideng ga ada pendidikannya, disana ga ada pendidikannya. Itu disana diomelin terus. Kalau di sini kan ga. kalau gurunya di sini baik semua, ga ada yang galak. Gurunya beda banget, Di sono galak semua gurunya, di sini baik." Pemberi dana Rumah Zakat Indonesia, RZI, ada di belakang berdirinya SD Juara. Kepala SD Juara Sriharto Budi Santoso mengatakan, RZI menanggung seluruh biaya operasional sekolah, termasuk gaji guru. Sriharto Budi Santoso: "Alhamdulillah dari RZI sudah menyiapkan program. Jjadi di RZI ada empat care, ada empat departemen. Kami ada di bawah departemen pendidikan atau educare. Sampai saat ini kebutuhan akan salary guru dan kegiatan akademik dan kegiatan operasional sekolah sudah dibackup RZI." Setiap bulan, kata Sriharto, sekolah membutuhkan dana sekitar 30 juta rupiah. Ini dana yang cukup besar, mengingat sekolah harus membayar listrik, telfon, juga langgangan internet. Rumah Zakat Indonesia memberikan uang yang lebih besar dari kebutuhan sekolah, sekitar 50 juta rupiah per bulan. Heni Widiastuti, Manajer Bagian Pendidikan RZI mengatakan, dana ini diharapkan cukup untuk menopang seluruh kegiatan belajar mengajar di SD Juara. Heni juga menjamin kesejahteraan guru-guru yang mengajar di sana. Di tengah banyaknya cerita soal guru honorer atau tidak tetap yang tak kunjung dibayar, atau gaji guru yang minim; maka gaji guru di SD Juara terhitung tinggi. Satu guru bisa digaji 2 hingga 4 juta rupiah. Heni Widiastuti: "Kalau untuk operasional sekolah dengan gaji guru digabung sekitar 50 juta rupiah per bulan satu sekolah, dengan asumsi kita buka pertama langsung tiga kelas. Karena meski sekolahnya gratis ,gaji guru tetap layak kalau rata-rata di kotanya termasuk rata-rata gaji yang memadai untuk guru." Karenanya, Irma bersyukur bisa mengajar di SD Juara. Irma tak mau menyebut nominal, ia hanya berkata gaji segitu cukup untuk kebutuhan sehari-hari sebagai seorang lajang. Irma: "Alhamdulillah kalau rumah zakat sendiri memang lembaga yang saya nilai profesional jadi dalam hal kesejahteraan kita sangat diperhatikan. Bagi kita para amil kita disebutnya amil, ya diperhatikanlah. " Pendidikan adalah hak semua warga dan pemerintah tak kunjung mampu memenuhi kewajibannya. Karena itu, meski kondisi bangunan SD Juara tak memadai, anak-anak dan orang tua sudah cukup senang. Teramat senang, malah. Buku, tas, dan seragam, gratis. Itu sudah lebih dari cukup. Jubaidah, ibu dari Solihin, tak putus-putusnya bersyukur anaknya bisa sekolah gratis di SD Juara. Jubaidah: "Baju seragam itu yang dipakai kadang-kadang buku, pensil, terus dapet sepatu. Bapaknya Solihin sudah ga ada sudah meninggal jadi dia anak yatim. Saya kerjanya di rumah tangga kerja di kos-kosan ,nyapu-nyapu buang sampah. Anak saya banyak kalau ada enam pak yang tinggal lima. " --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
