---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 07 Oktober 2009 14:50 UTC



** PALANG MERAH BELANDA BUKA REKENING BANTUAN BENCANA 

** 36 TEWAS AKIBAT BANJIR DI NEPAL 

** KORBAN TEWAS PERTAMA FLU MEKSIKO DI CINA 

** OBAMA KUNJUNGI INDONESIA TAHUN DEPAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PILOT ARGENTINA SECARA BERGILIR IKUT 
PENERBANGAN MAUT 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SURAT-SURAT VAN GOGH ONLINE 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENDUDUK KAMPUNG CINA PADANG DIDISKRIMINASI 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SIDANG GUGATAN SUKU AMUNGME DITERUSKAN 

** TOPIK TINJAUAN PERS KALI INI: TAMPILAN CEMERLANG SANG PENGUASA STEPA DAN TIM 
PENYELAMAT PERGI, BANTUAN INTERNASIONAL DATANG



* PALANG MERAH BELANDA BUKA REKENING BANTUAN BENCANA

Palang Merah Belanda membuka rekening untuk menggalang dana bantuan sehubungan 
bencana alam yang terjadi di beberapa negara Asia Tenggara. Pada nomor rekening 
6868 masyarakat Belanda dapat mentransfer sejumlah uang untuk membantu  korban 
bencana di Sumatra, Filipina dan Vietnam. Makanan, air bersih dan tempat 
penampungan masih amat dibutuhkan korban. Di Padang 800 ribu orang  berada 
dalam kesulitan ini. Palang Merah Belanda memperkirakan di Vietnam dan 
Phillipina 5 juta orang menjadi korban. Untuk pertolongan tahap awal kira-kira 
4,5 juta euro dibutuhkan.


* 36 TEWAS AKIBAT BANJIR DI NEPAL

Sejumlah orang menjadi korban hujan lebat di Nepal. Juru Bicara pemerintah di 
Kathmandu mengestimasi sekitar 36 orang tewas. Di lima distrik hujan deras 
mengakibatkan tanah longsor. Daerah yang paling parah dilanda hujan adalah 
Accham, 400 kilometer barat ibukota Kathmandu. Di distrik Dedeldhura situasinya 
juga parah. Ahli meteorologi mengatakan jumlah hujan yang turun dalam dua hari 
sebanyak 20 cm. Tugas tim penyelamat dipersulit kondisi alam pegunungan dan 
cuaca buruk yang berkepanjangan.


* KORBAN TEWAS PERTAMA FLU MEKSIKO DI CINA

Satu orang tewas di Cina sebagai akibat langsung serangan Flu Meksiko. Menurut 
Kementrian Kesehatan Cina, korban berasal dari Tibet. Baru-baru ini empat orang 
telah menemukan efek samping dari vaksin anti Flu Meksiko. Efek tersebut adalah 
sakit otot dan pusing-pusing. Cina adalah salah satu negara yang secara 
besar-besaran menggalakkan program vaksinasi anti Flu Meksiko. Sampai saat ini 
kira-kira 40 ribu orang tervaksinasi. Beijing ingin akhir tahun ini 65 juta 
rakyat Cina telah divaksinasi. Jumlah orang yang terserang virus tersebut di 
Cina mencapai 12 ribu.


* OBAMA KUNJUNGI INDONESIA TAHUN DEPAN

Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan kunjungi Indonesia tahun depan. 
Demikian dikabarkan Kedutaan Amerika Serikat. Pernyataan ini ditanggapi juru 
bicara presiden Susilo Bambang Yudoyono yang mengatakan tahun 2010 memang 
diperuntukkan untuk kunjungan Obama. Ketika bertemu dalam pertemuan G20 di 
Pittsburgh Amerika Serikat bulan lalu, SBY dan Obama telah setuju akan 
pentingnya kunjungan bilateral kedua negara. Pernyataan juru bicara SBY 
tersebut meredam kabar Obama akan mengunjungi Jakarta November ini. Dia memang 
akan hadir di Forum Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik di Singapura tapi tidak ke 
Indonesia. Obama pernah tinggal selama beberapa tahun di Indonesia pada tahun 
1960-an.


* AUNG SAN SUU KYI BICARA DENGAN MENTERI MYANMAR

Rabu ini Aung San Suu Kyi, pemimpin oposisi di Birma, mengadakan pembicaraan 
dengan seorang menteri dari junta militer. Pembicaraan ini adalah yang kedua 
kalinya dalam lima hari berturut-turut. Menteri buruh, Aung Kyi berbicara 
selama setengah jam dengan Suu Kyi. Pergerakan pembebasan yang dipimpin Suu Kyi 
dibatasi selama 20 tahun. Baru-baru ini vonis tahanan rumah Suu Kyi 
diperpanjang selama 1 setengah tahun. Dengan melakukan pembicaraan itu pihak 
militer Myanmar berharap sangsi internasional terhadap negara tersebut dapat 
diperingan. Rezim ini berjanji akan mengadakan pemilu terbuka tahun 2010.


* DALAI LAMA DI KONGRES AMERIKA SERIKAT

Dalai Lama diberi penghargaan oleh Kongres Amerika Serikat atas jasa-jasanya 
untuk hak azasi manusia. Pemimpin spiritual Tibet ini berkunjung selama 5 hari 
di Amerika. Penerimaan resmi di Parlemen tidak akan berdampak buruk bagi Gedung 
Putih. Presiden Barack Obama tidak menemui Dalai Lama demi menjaga hubungan 
dengan Cina menyongsong pertemuannya dengan presiden Cina Hu Jintao bulan 
depan. Menurut Partai Republik, Obama cenderung memihak pemerintah Cina dan 
menggangap pemimpin Tibet itu sebagai pemimpin pemberontak. Pihak Gedung Putih 
dan juru bicara Dalai Lama sebelumnya telah setuju bahwa pertemuan ditunda dan 
akan dilakukan dimasa datang.


* OXFAM INGIN ADA PERATURAN INTERNASIONAL PERDAGANGAN SENJATA

Sebanyak dua ribu orang tewas tiap tahunnya karena kekerasan bersenjata. Ini 
dilaporkan beberapa LSM internasional diantaranya organisasi bantuan dari 
Inggris Oxfam. Menurut Organisasi tersebut dalam tiga tahun terakhir 2,1 juta 
orang tewas akibat kekerasan bersenjata. Sepertiga korban berasal dari 
negara-negara perang seperti Somalia, Afganistan dan Sri Lanka. Selanjutnya 
laporan menunjukkan bahaya perdagangan senjata sering terjadi di negara-negara 
yang tidak stabil kondisinya seperti Chad, Zimbabwe dan Libya. Ribuan senjata 
dapat dengan mudah jatuh ke tangan orang-orang yang salah di negara-negara 
tadi. Para pembuat laporan ingin segera dibuat aturan international untuk 
menangani perdagangan senjata. Menurut Oxfam sebagian besar negara-negara yang 
disebut menolak aturan itu, demikian pula penduduk di sana.


* PARLEMEN AMERIKA SERIKAT PUJI BELANDA

Parlemen Amerika Serikat memuji hubungannya dengan Belanda dalam sebuah 
resolusi. Kongres Amerika terutamamenyebutkan betapa berharganya hubungan kedua 
negara.  Penyataan ini merupakan bagian penutup dari perayaan 400 tahun relasi 
Belanda dan Amerika Serikat. Tahun 1609 kapal Kapten James Hudson tiba di 
tempat yang sekarang bernama New York. Menurut pernyataan Kongres, Belanda 
adalah salah satu negara yang secara resmi mengakui bendera Amerika Serikat. 
Ini terjadi pada 16 November 1774. Hubungan dengan negara baru Amerika Serikat 
pada saat itu ditandai dengan menembakkan meriam di Benteng Oranye di pulau 
Antillian Santa Eustasius, guna menyambut penaikan bendera Amerika di kapal 
Andrea Doria.


* MENTERI KEHAKIMAN BELANDA BUAT UNDANG-UNDANG BARU URUS PEMBUNUHAN MASSAL

Kementerian kehakiman Belanda ingin tersangka pembunuhan massal asing yang 
tinggal di Belanda, dapat diadili. Menteri Kehakiman Belanda Hirsh Ballin telah 
mengajukan proposal undang-undang baru mengenai hal ini. Orang asing di Belanda 
sudah bisa diadili atas kejahatan perang dan pembunuhan atas rakyat jelata yang 
dilakukan setelah 1 Oktober 2003. Tetapi sebelum tanggal tersebut pelaku hanya 
bisa diadili jika dia warga negara Belanda. Dengan undang-undang baru, penjahat 
perang asing yang melakukan tindak kejahatan setelah 18 September 1966 dapat 
diadili di Belanda. Ini adalah tanggal ketika perjanjian internasional tentang 
undang-undang pembunuhan massal mulai dilaksanakan. Dalam proposal 
undang-undang baru buatan menteri Hirsch Ballin diharapkan ada kerjasama dengan 
Pengadilan Internasional dan Pengadilan Yugoslavia yang keduanya bermarkas di 
Den Haag. Menurut sang menteri penuntut di Belanda dapat mengambil alih 
kasus-kasus dari pengadilan tersebut.


* Berita Bursa

Bursa-Bursa Eropa masih mendapatkan keuntungan, walau dibuka dengan sedikit 
kerugian.

Index AEX di Amsterdam pada akhir perdagangan pagi naik 0, 7 % pada 311 poin. 
Bursa Paris, Frankfurt, dan London naik sampai 0,4 % 

Bursa di Tokyo naik sampai 1,1 %. Index Nikkei naik 108 poin, mencapai 9799 
poin.

1 euro = 1, 47 US Dollar
1 euro = 13, 878 rupiah 
1 US dollar = 9, 425 rupiah


* PILOT ARGENTINA SECARA BERGILIR IKUT PENERBANGAN MAUT

Selasa kemarin pilot Argentina-Belanda Julio P. membantah terlibat pembuangan 
tahanan politik ke laut semasa diktatur Argentina tahun 1970an. Dua pekan lalu 
P. ditangkap di Spanyol atas perintah pihak kehakiman Argentina. Kesaksian 
sebelumnya tentang apa yang disebut penerbangan maut menunjukkan keterlibatan 
Julio P. Laporan Edwin Koopman. 


Informasi tentang penerbangan maut, baru terungkap bertahun-tahun setelah 
berakhirnya diktatur Argentina pimpinan Jorge Videla(1976-1983). Ini terutama 
berkat bekas militer Argentina Adolfo Scilingo. Perwira ini menghadapi dilema 
moral dan pertengahan tahun 1990an mengungkapkan kejadian tersebut. 


Beberapa pernyataannya bisa berguna dalam proses peradilan terhadap Julio P. 
Scilingo misalnya mengatakan para perwira secara bergilir harus ikut 
penerbangan maut. Dengan melibatkan semua mereka itu, makin kecil kemungkinan 
orang mengungkapkan kebenaran. Terciptalah apa yang disebut 'pakta rahasia' 
yang bertahan selama bertahun-tahun. Sampai Scilingo akhirnya mengingkari 
kesepakatan itu. 


Adolfo Scilingo: "Setiap Rabu ada penerbangan. Setiap kali ditunjuk perwira 
lain yang harus membawa pesawat bersangkutan, sehingga sebanyak mungkin anggota 
angkatan bersenjata terlibat dalam operasi tersebut".

Demikian kata Scilingo dalam film dokumenter "Jiwa Algojo" karya hakim Spanyol, 
Baltasar Garzon. 


Tak dapat dielakkan
Scilingo memang sudah mengungkapkan hal ini 13 tahun lalu, tapi cukup 
memberikan informasi tentang posisi Julio P. Sistem bergilir para pilot 
memperkecil kemungkinan bahwa P setiap hari Rabu ikut penerbangan maut. Namun 
pada waktu bersamaan juga memperbesar kemungkinan paling tidak ia satu kali 
menjadi pilot dalam penerbangan itu. Alasannya sewaktu periode tersebut, ia 
bekerja bagi ESMA dan setidaknya satu kali membawa pesawat yang mengangkut para 
tahanan. Menurut Scilingo, pada setiap penerbangan, sekitar 15 tahanan dibuang 
ke laut. Jumlah total mencapai sekitar seribu orang. 


Dalam kesaksiannya, Scilingo juga menyinggung tentang peran pilot dalam 
penerbangan maut. Kendati bukan mereka sendiri yang melempar jenazah ke laut, 
tapi merekalah yang menentukan saat pembuangan tahanan tersebut. 

Adolfo Scilingo: "Begitu komandan pesawat memberi perintah, ketika mendapat 
informasi kami berada di atas laut, korban satu per satu dilempar ke laut."

Demikian cerita Scilingo. Informasi tentang posisi pesawat datang dari pilot, 
yang dengan demikian memberi tanda dimulai eksekusi. 


Biarawati Prancis
Sejauh mana kesaksian Scilingo dimasukkan ke dalam permohonan ekstradisi 
kehakiman Argentina, belum diumumkan. Dalam tumpukan berkas, P dituduh terlibat 
pembunuhan seribu tahanan, termasuk dua biarawati Prancis dan seorang wartawan 
Argentina. Selasa kemarin di hadapan hakim, Scilingo sendiri membantah setiap 
keterlibatan.

Apabila sampai dilakukan proses peradilan terhadap Julio P., ia bisa dikenai 
hukuman sangat berat. Scilingo, yang ikut dua penerbangan, divonis penjara 640 
tahun, yang tengah dijalaninya di Spanyol.


* SURAT-SURAT VAN GOGH ONLINE

Seluruh dunia bisa melakukan penelitian sendiri tentang Van Gogh atau membaca 
surat-surat istimewa seniman kondang ini. Tersisa sebanyak 819 surat Vincent 
van Gogh. Semuanya dapat dibaca dalam bentuk buku, lengkap dengan informasi 
tambahan. Kini juga telah tersedia situs web ilmiah tentang surat-surat Van 
Gogh dengan lebih banyak informasi lain lagi. Laporan Philip Smet. 



"Banyak sekali orang, terutama di antara teman-teman kami, yang berpikir, 
kata-kata tidak ada maknanya. Tapi itu tidak benar. Sama menarik dan sulitnya 
mengungkapkan serta melukis sesuatu dengan baik." Vincent van Gogh kepada Emile 
Bernard, 19 April 1888. 

Kutipan Vincent van Gogh (1853-1890) dari salah satu suratnya dalam bahasa 
Prancis, dalam hal ini kepada teman sesama seniman Emile Bernard. Dalam 
buku-buku baru dan pada situs web, tersedia 819 surat Van Gogh, ditulis antara 
1872 serta 1890, ketika ia meninggal dunia. Publikasi buku serta situs web juga 
memuat 83 surat ditujukan kepada Van Gogh. Sebanyak ratusan surat lain hilang. 


Rasional dan terencana
"Ia memang berbakat tinggi dan menguasai bahasa. Ia menulis dengan baik, dengan 
bahasa mudah dan hidup. Ia juga mampu memakai kata-kata tepat," kata Leo 
Jansen, konservator Museum Van Gogh dan salah satu penyusun 'Vincent van 
Gogh-De brieven'.

Leo Jansen: "Kalau mengamati bagaimana ia merumuskan pikirannya dan 
mengembangkannya di atas kertas, bagaimana ia berusaha meningkatkan karyanya, 
maka terlihat betapa rasional dan terencana ia melakukannya."

"Jadi ia bukan katakanlah, seorang mahabisa jenius yang bersifat angin-anginan 
dan begitu saja mewujudkan kreativitasnya di atas kanvas. Ia orang yang 
terorganisir, tahu betul apa yang sedang dibuat," ujar Leo Jansen. 


Hasil
Sebelumnya surat-surat Vincent van Gogh pernah dipublikasi tahun 1990. Tetapi 
hanya dalam bahasa Belanda. Di negara-negara lain tampaknya juga dibutuhkan 
publikasi ilmiah berbahasa Inggris dengan banyak informasi tambahan serta 
gambar karya-karya yang dibahas seniman itu dalam suratnya. Museum Van Gogh 
memutuskan memenuhi permintaan tersebut. 

Selama 15 tahun, Museum Van Gogh serta Institut Huygens - Akademi Ilmu 
Pengetahuan Kerajaan Belanda - bekerja sama dalam proyek ini. Versi ilimiah 
terlengkap tersedia di situs web: www.vangoghletters.org 
<http://www.vangoghletters.org>. Buku-buku diterbitkan dalam bahasa Belanda, 
Inggris dan Prancis. 

Surat-surat tersusun secara kronologi: tersedia informasi tentang semua 
koresponden; di situ juga tersedia semua karya seni yang disebut dalam 
surat-surat Van Gogh - karya dia sendiri maupun yang ditelitinya. Dari setiap 
surat tersedia gambarnya secara terinci serta sketsa-sketsa yang digambar Van 
Gogh dalam suratnya itu. 


Berpikir di atas kertas
"Menulis tidak lebih dari cara orang sehingga bisa saling mengerti," tulis 
Vincent kepada adiknya Theo. Kendati demikian ia banyak berkorespondensi, 
terutama dengan Theo, tapi juga dengan orang-orang lain, seringkali dalam 
bahasa Prancis. Ia kebanyakan menulis tentang seni, tentang apa yang sedang 
dilakukannya sebagai seniman. 

"Berkomunikasi tentang hal-hal nyata serta menulis akhirnya menjadi sama 
seperti berpikir di atas kertas," simpul peneliti Leo Jansen, setelah 
penelitian 15 tahun. 

Leo Jansen: "Itu misalnya menjadi jelas dalam lukisan De Aardappeleters atau 
pemakan kentang. Bagi Van Gogh, lukisan itu menjadi uji coba penting untuk 
menunjukkan bahwa ia bisa membuat sebuah komposisi berdasarkan 
penelitian-penelitian sebelumnya. Ia mempersiapkannya secara sistematis. Dalam 
surat-suratnya, seluruh proses tersebut dapat dipantau dari awalnya."

Kebanyakan surat Vincent van Gogh adalah milik Museum Van Gogh. Hingga 3 
Januari, sebagian surat tersebut dipajang di museum di Amsterdam.


* PENDUDUK KAMPUNG CINA PADANG DIDISKRIMINASI

Salah satu wilayah yang paling parah akibat gempa bumi di Sumatra barat rabu 
lalu, adalah wilayah Kampung Cina di Padang. Menurut Rina, salah satu pemilik 
home-stay di wilayah tersebut, sampai sekarang tidak ada bantuan baik dari 
pemerintah maupun tim asing. Selain itu beredar isu, korban keturunan Tionghoa 
disiskriminasi dalam pemberian bantuan. Selain itu toko atau rumah mereka 
dijarah. Ikuti penjelasannya kepada radio Nederland Wereldomroep:

Rina: "Kami selamat tapi rumah rusak berat. Harus dibongkar dan dibangun 
kembali. Rumah sudah tidak layak tinggal. Sampai saat ini kami tidak menerima 
bantuan sama sekali. Kami ingin usaha kami ini cepat-cepat bisa jalan lagi. 
Home-stay ini belum lama, baru dua tahun. Belum menghasilkan. barang-barang 
sudah diselamatkan, tapi bangunan tidak bisa diselamatkan lagi."

RNW: Ada isu bahwa ada perbedaan pemberian bantuan kepada orang-orang 
keturunanTionghoa ?
Rina: "Kalau saya lihat sepertinya memang begitu. Mereka mengevakuasi tidak di 
Kampung Cinanya, tapi hanya di luar, misalnya dipabrik-pabrik saja. Di daerah 
Kampung Cina ini banyak orang meninggal, tapi mereka tidak beri bantuan."

RNW: Tapi bantuan internasional, apa tidak membantu?
Rina: "Belum ada saya lihat sama sekali. Itu juga jadi tanda tanya buat saya. 
Saya lihat di airport banyak orang asing, tapi belum ada yang sampai Kampung 
Cina ini. Cuma beberapa, cuma di tempat-tempat seperti sekolah. Itupun sekolah 
yang mayoritasnya muslim."  

RNW: Apakah penduduk kampung Cina tidak meminta bantuan dari mereka?
Rina: "yang pasti mereka mengharapkan bantuan. Ini kejadian terparah yang kita 
alami. Bukan hanya kehilangan harta benda tapi juga keluarga." 


RNW: Dapatkah Anda ceritakan di Kampung Cina sekarang atau hari ini?
Rina: "Saya denger untuk evakuasi di daerah Pondok Kampung Cina akan 
dihentikan. Mereka akan pindah ke Pariaman. Sudah cukup untuk Kampung Cina, 
katanya. Apalagi daerah Hotel Ambacang dan hotel-hotel yang berdekatan dengan 
Kampung Cina. Hari ini kami baru dapat bantuan bahan makananberupa sembako dari 
angkatan laut. Ini pun tidak langsung didapat tetapi dari himpunan-himpunan 
masyarakat Cina yang ada. Dari sana didata siapa-siapa saja yang berhak dapat, 
lalu diambil di sana. 

RNW: Jadi, apakah diskriminasi atas pemberian bantuan benar adanya?
Rina: "ya, sepertinya begitu."

RNW: menurut Rina, mengapa bisa demikian? Padahal kan orang-orang Cina di 
Padang juga sudah menjadi orang Padang, bukan? 
Rina: "Ya, tapi mungkin karena yang memegang perekonomian di Padang selama ini 
ya orang Cina. Mungkin ada kecemburuan sehingga ada perbedaan status sosial. 
Padahal belum tentu hanya orang Cina yang tinggal di Kampung Cina. Di sini juga 
banyak orang dari suku lain. Juga tidak semua orang Cina yang kaya. Saya punya 
teman yang memiliki toko. Kabarnya tokonya itu dijarah."

RNW: Apa penjarahan terjadi hanya pada orang Cina? 
Rina: "Kayanya tidak. Ini terjadi di semua rumah yang ditinggal penghuninya."


* SIDANG GUGATAN SUKU AMUNGME DITERUSKAN

Kamis besok digelar sidang gugatan masyarakat suku Amungme terhadap PT Freeport 
Indonesia, Pemerintah Indonesia, serta PT Bakrie di Pengadilan Negeri Jakarta 
Selatan. Sidang ini merupakan lanjutan sidang sebelumnya di mana pengadilan 
memberi waktu 40 hari kepada  pihak penggugat dan tergugat untuk mencari jalan 
damai, tapi gagal. Menurut Titus Natkime, salah satu kuasa hukum suku Amungme, 
kegagalan itu ada kaitannya dengan peristiwa penembakan di Timika. 

"Alasannya itu penembakan di Timika, Papua. Katanya, urusannya di sana. 
Pengacara Freeport mengatakan tidak sempat begitu". 

Gugatan dari masyarakat suku Amungme ini adalah gugatan pertama. Mereka 
menggugat ganti rugi sebesar 30 milyar dolar atas segala kerugian yang 
diakibatkan.

"Sejak tahun 1967, PT Freeport Indonesia masuk di daerah Amungme, yaitu di 
Tembagapura.Itu tanpa ijin dari masyarakat suku Amungme. Sejak itu, Freeport 
tidak pernah memberi ganti rugi. Yang kita tuntut itu adalah hak ulayat. Kita 
tuntut 30 milyar dolar, terdiri dari masalah tanah, hak ulayat; lingkungan yang 
hancur, serta pelanggaran HAM terhadap suku Amungme yang tidak dihormati 
sebagai pemilik di situ". 

Demikian dijelaskan Titus Natkime. Kenapa baru sekarang gugatan diajukan, 
menurut Titus Natkime lagi, ini dikarenakan pada zaman orde baru, Papua 
diperlakukan sebagai Daerah Operasi Militer (DOM). 

Sebenarnya suku Amungme dipimpin Tom Beanal, pernah mengajukan gugatan pada 
tahun 1997 terhadap Freeport Mc Moran, induk perusahaan PT Freeport Indonesia, 
di Amerika Serikat. Tapi upaya hukum tersebut gagal. Menurut Rudi Panjaitan, 
juga kuasa hukum suku Amungme terlalu dini untuk mengatakan apakah mereka akan 
memenangkan perkara kali ini. "Semuanya harus melalui proses, ada pembuktian 
dan saksi-saksi", demikian katanya.


* TAMPILAN CEMERLANG SANG PENGUASA STEPA DAN TIM PENYELAMAT PERGI, BANTUAN 
INTERNASIONAL DATANG

Koran Belanda NRC Handelsblad menyorot tentang tekad besar Presiden Kazakstan 
sehubungan pembangunan ibukota. Di bagian utara Kazakstan sebuah kota 
metropolitan sedang dibangun. Ini adalah simbol 'negara baru' dan kekuatan sang 
presiden. 

Astana adalah ibukota baru kebanggaan Presiden Nursultan Nazarbayev. Sebelumnya 
ibukota negara berada di bagian selatan, bernama Almaty. Sepuluh tahun lalu 
Astana adalah pusat pertanian yang pada tahun 1950-an dibangun pemimpin Russia, 
Nikita Khrushchev. Tetapi atas inisiatif pribadi sang presiden kota ini disulap 
menjadi ibukota negara. 

Pembangunan kota super ini tentu saja mendapat bantuan dari perekonomian 
Kazakstan yang mulai membaik karena kekayaan minyak bumi dan gas. Gedung-gedung 
pencakar langit, pertokoan dan apartemen bermunculan dengan pesat. 

"Astana sedang mem-booming. Saya sudah berpuluh-puluh tahun tinggal di sini dan 
sudah melihat banyak sekali perubahan. Dulu di sini cuma ada stepa," kata 
seorang penjual minuman di Megastore pusat kota.

"Kota ini menakjubkan. Tapi tidak punya jiwa. Semua di sini direncanakan. Tidak 
ada yang terjadi spontan. Menurut saya kecemerlangan di sini masih imitasi," 
ujar seorang buruh bangunan asal Turki bernama Serdar. Seorang anak muda 
Kazakstan bernama Marcel yang mencoba peruntungannya di Astana juga setuju 
dengan pendapat Serdar. Menurutnya selain menjadi pegawai negeri belum banyak 
pilihan karir di kota ini. Belum ada banyak pusat hiburan. Perumahan baru yang 
dibuat dalam waktu cepat masih banyak yang kosong. "Di sini semua ada, tapi 
tetap saja di pelosok-pelosok masih banyak orang yang hidup tanpa listrik dan 
air bersih," jelas Marcel. Demikian NRC Handelsblad.

Kita beralih ke koran International Herald Tribune. Tim-tim penyelamat asing 
telah pulang dari Padang ke negara asal. Tapi bantuan dari berbagai negara 
mulai berdatangan. "Sudah tidak mungkin ada yang selamat, enam hari setelah 
bencana, tanpa air dan makanan. Hanya mukjizat yang bisa menyelamatkan mereka," 
jelas Hiroaki Sano, pemimpin tim penyelamat dari Jepang. Dia dan 64 anggota 
timnya pulang Selasa kemarin. 

Alex Pollack, warga Amerika Serikat yang tinggal di Padang, mengatakan kondisi 
kerja pencarian sangat berat, karena itu banyak menghadapi kesulitan. Selama 
lima hari dia membantu menelusuri puing-puing Hotel Ambacang. Hotel bertingkat 
6 ini luluh lantah. 

Ade Edward, direktur pusat krisis propinsi Sumatra Barat juga memerintahkan 
untuk menghentikan pencarian pada hari ke-6 setelah bencana. Itu adalah 
standarisasi umum penyelamatan. Minggu ini ia dan timnya berfokus pada 
penggalian reruntuhan di dalam dan luar kota Padang. 

Kini Organisasi-organisasi internasional berdatangan untuk membantu pemulihan. 
Rencananya mereka akan membangun gedung-gedung sekolah dan rumah-rumah 
sementara serta memperbaiki infrastruktur kota. Makanan dan minuman telah 
dikirim sampai ke pelosok-pelosok dengan pesawat.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke