---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 20 November 2009 15:20 UTC



** KEBAKARAN HUTAN AUSTRALIA

** SERANGAN BUNUH DIRI AFGHANISTAN

** ROMPUY PRESIDEN UNI EROPA

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: KONFERENSI PANGAN FAO DAN IKAN-IKAN ASIA 
MERAJALELA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUA WAJAH BARU EROPA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENELITIAN MALARIA SALAH SASARAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SUKSES ANJING PELACAK BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HASSAN WIRAJUDA BAHAGIA CAPAI HUBUNGAN TERBAIK 
DENGAN BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA:  KEBIJAKAN PENDIDIKAN NASIONAL BELUM JELAS



* KEBAKARAN HUTAN AUSTRALIA

Australia mengalami puluhan kebakaran hutan akibat gelombang panas. Sampai 
sekarang, kebakaran sudah melanda pinggiran kota Sydney. Otoritas sudah 
mengeluarkan fase peringatan tertinggi. Penduduk wilayah berisiko diharapkan 
meninggalkan rumah mereka. Hal ini bisa disamakan dengan situasi Februari lalu 
ketika kebakaran besar terjadi di kota Victoria yang menewaskan 173 orang dan 
memusnahkan 2000 tempat tinggal.


* SERANGAN BUNUH DIRI AFGHANISTAN

Dipastikan lima belas orang tewas dan puluhan luka-luka pada serangan bunuh 
diri di Afghanistan barat daya. Seorang pengendara motor meledakkan diri di 
sebuah alun-alun ramai di kota Farah. Setahun terakhir jumlah serangan di 
daerah perbatasan Afghanistan-Iran ini meningkat. Pejuang taliban tidak lagi 
melakukan aksi mereka di Afghanistan selatan dan timur, tetapi makin ke wilayah 
barat.

Serangan di Farah terjadi sehari setelah Hamid Karzai diresmikan menjadi 
presiden Afghanistan. Periode ini adalah termin kedua pemerintahan Karzai. Pada 
inagurasi ia menyatakan, akan menjaga kemanan Afghanistan sampai lima tahun 
mendatang. Menurutnya, jumlah tentara luar negeri di Afghanistan bisa dikurangi.


* ROMPUY PRESIDEN UNI EROPA

Perdana Menteri Belgia, Herman van Rompuy, terpilih sebagai presiden pertama 
Uni Eropa. Pada konferensi pers pertamanya di Brussel, Rompuy menyatakan ingin 
memulai bekerja dengan tenang, tanpa banyak ribut-ribut. Dalam waktu relartif 
singkat, para pemimpin Uni Eropa sepakat memilih Rompuy sebagai presiden. 
Britania Raya awalnya menolak - namun akhirnya setuju karena Catherine Aston, 
Komisaris Eropa asal Britania, diberi posisi lebih penting. Aston sekarang 
menjabat sebagai Wakil Khusus Urusan Luar Negeri Uni Eropa. Presiden Amerika 
Serikat Barack Obama menerima pengangkatan Rompuy dengan senang hati. Obama 
menyatakan, di masa depan Eropa akan memiliki hubungan lebih kuat dengan 
Amerika. 

Posisi Presiden Uni Eropa dibutuhkan antara lain untuk memperjelas citra dan 
peran Eropa sebagai wilayah khusus di dunia internasional.


* INSIDEN KOLOMBIA-VENEZUELA

Kolombia kembali melaporkan insiden di perbatasan dengan Venezuela. Militer 
Venezuela meledakkan dua jembatan pejalan kaki karena menurut mereka, jembatan 
ini dibangun secara ilegal. Bogota akan mengajukan kasus ini ke Organisasi 
Negara-negara Amerika dan Badan Keamanan PBB. Ketegangan antara kedua negara 
tetangga tersebut sangat besar. Ketegangan muncul akibat kerja sama militer 
Kolombia dan Amerika Serikat yang bertujuan memberantas perdagangan narkoba dan 
pergerakan pemberontak di Kolombia. Caracas menyatakan, tentara Amerika di 
Kolombia mencerminkan ancaman invasi ke wilayah Venezuela.


* KARADZIC DAPAT PENGACARA

Tribunal Yugoslavia di Den Haag menunjuk seorang pengacara untuk Radovan 
Karadzic. Pengacara yang ditugaskan mewakili Karadzic tersebut bernama Richard 
Harvey. Harvey yang berkebangsaan Inggris sudah pernah membela para terdakwa di 
tribunal Yugoslavia dan Rwanda. Salah satu yang dibelanya adalah para tentara 
pembebasan Kosovo UCK. Karadzic tidak setuju dengan penunjukan ini. Minggu 
depan ia akan merundingkan langkah selanjutnay dengan para stafnya. Pengadilan 
ingin kembali memulai proses pengadilan Karadzic pada 1 Maret mendatang. 
Karadzic diseret ke pengadilan atas genosida setelah kejatuhan Srebrenica dan 
kejahatan perang di Sarajevo.


* KEMISKINAN AMERIKA LATIN MAKIN PARAH

Akibat krisis ekonomi, jumlah warga miskin di Amerika Latin dan Karibia 
bertambah sembilan juta orang. Demikian angka-angka yang diumumkan Komisi PBB 
Regional, ECLAC.
Menurut penghitungan Komisi, di wilayah ini sekarang 189 juta orang, atau 34 
persen dari total penduduk, tergolong kelompok miskin. Dengan demikian, untuk 
kali pertama sejak enam tahun belakangan, jumlah orang miskin di Amerika latin 
dan karibia, meningkat. Menurut ECLAC, kehidupan orang-orang yang beberapa 
tahun lalu telah membaik, kini kembali memburuk.


* OPRAH BERHENTI

Bintang TV Amerika Oprah Winfrey akan menghentikan acara bincang-bincangnya. 
The Oprah Winfrey show dijadwalkan berakhir pada September 2011. Menurut 
perusahaan HARPO miliknya, Oprah akan menerangkan hari ini apa alasan di balik 
berhentinya The Oprah Show. Acara ini sangat populer di dunia dan disaksikan 
lebih dari tujuh juta orang di Amerika. Oprah memulai karier sebagai pembaca 
berita. Pada 1984 ia berkesempatan memandu acara bincang-bincang AM Chicago. 
Dua tahun kemudian acara ini berganti nama menjadi Oprah Winfrey show.


* KONFERENSI PANGAN FAO DAN IKAN-IKAN ASIA MERAJALELA

Konperensi Pangan FAO di Roma tidak menghasilkan sesuatu yang baru - terutama 
bagi negara-negara Asia. Demikian tulis harian Belanda de Volkskrant. Walaupun 
begitu, konperensi ini bisa menghasilkan sejumlah kerja sama baru di dunia.

"Untuk mengatasi kelaparan, Afrika bisa belajar banyak dari Cina," tegas Michel 
Keyzer - guru besar ekonomi dan pangan Vrije Universiteit Amsterdam. 
Menurutnya, Cina bisa membantu Afrika menangani masalah kelaparan. "Cina 
`berhasil meningkatkan perekonomian dalam waktu singkat. Negara ini punya 
sumber daya manusia, alam, dan ekonomi untuk membantu Afrika," lanjut Keyzer 
lagi.

Menurut Keyzer, wajar jika konperensi pangan FAO tidak menghasilkan sesuatu 
yang baru.  Masalah yang dihadapi tidak mudah. Data terakhir menunjukkan lebih 
dari semilyar orang kelaparan di berbagai penjuru dunia. Selain itu, 
negara-negara berkembang yang memiliki masalah pangan biasanya bergantung pada 
import. "Hal itulah yang menyebabkan harga pangan naik-turun," Keyzer 
menjelaskan. 

Telah disepakati dalam konperensi pangan bahwa negara-negara Afrika akan 
mempergunakan 10% anggaran negara untuk pertanian. Sedangkan anggaran untuk 
bidang-bidang lain akan dibantu negara-negara donor. Toh, Keyzer menegaskan, 
adalah ilusi untuk berpikir bahwa masyarakat internasional bisa menyelesaikan 
masalah kelaparan dengan bantuan dana. "Dunia internasional harusnya jangan 
melontarkan janji-janji baru. Kita harus memenuhi dulu janji-janji lama yang 
belum terwujud," demikian kata Keyzer pada  de Volkskrant. 

Beralih ke harian Trouw. Import ikan dari Asia mendesak pasar ikan dalam negeri 
di Belanda. Ikan-ikan dari Asia, yang salah satunya juga diimport dari 
Kalimantan, Indonesia, terbukti lebih disukai konsumen. 

Peternak ikan Belanda jelas kalang-kabut. Import murah dari Asia membuat sektor 
peternakan ikan Belanda berkurang drastis. "Beberapa tahun terakhir, Belanda 
cuma punya sekitar 60 peternakan ikan," kata salah satu peternak. Dan yang juga 
jadi masalah, ikan-ikan produksi peternakan di Asia tidak terjamin kualitasnya. 
"Produksi ikan di sana tidak ramah lingkungan, terlalu banyak limbah. Peternak 
di sana juga tidak memperhatikan kesehatan dan kondisi ikan," protes peternak 
Belanda lagi.

Peternakan ikan Belanda terkenal ramah lingkungan. Karena menggunakan sistem 
peternakan yang diregulasi dengan sangat ketat, mereka sama sekali tidak 
menghasilkan limbah. Sampai sekarang organisasi lingkungan seperti Yayasan 
Perlindungan Hewan dan Ikan Belanda terus-menerus berusaha menekan pemerintah 
untuk lebih peka menghadapi hal ini. "Kami menuntut pemerintah untuk 
mengeluarkan kebijakan yang melarang import sembarangan," tegas organisasi ini. 

Import harus diteliti dengan baik, tulis Trouw. Dari kualitas ikan sampai 
teknik "membunuh"-nya harus sesuai aturan dan tidak merusak lingkungan. 
Demikian Trouw dan sekian pula tinjauan pers kali ini.


* DUA WAJAH BARU EROPA

Dua orang yang nyaris tak dikenal terpilih sebagai wajah baru Uni Eropa: 
Perdana menteri Belgia dan Komisaris Perdagangan dari Inggris. 

Setelah berhari-hari dicap sebagai calon favorit, Herman van Rompuy kini 
menjadi presiden pertama Uni Eropa, mengalahkan PM Belanda, Jan Peter 
Balkenende dan mantan perdana menteri Inggris, Tony Blair. Tapi yang 
mengejutkan pada KTT Kamis malam adalah penunjukan figur yang lebih tidak 
dikenal lagi, sebagai Wakil Tinggi Uni Eropa. Laporan Vanessa Mock di Brussel:

Diperkirakan perdana menteri Belgia yang populer tapi low-profile itu akan 
didampingi seorang yang sangat terkenal untuk menduduki jabatan menteri luar 
negeri, yang menjadi wajah Eropa di panggung dunia. 

Tetapi nama Catherine Ashton nyaris tidak didengar bahkan di Brussel pun tidak. 
Di Brussel dia bekerja sebagai Komisaris Eropa urusan Perdagangan satu tahun 
terakhir ini. Berbeda dari orang-orang yang berbobot seperti Neelie Kroes, 
Barones Ashton sedemikian anonim sampai satpam-satpam sering minta kartu 
identitasnya ketika dia mau masuk gedung KTT. Ashton akan memimpin kementerian 
luar negeri baru Uni Eropa yang terdiri dari 3000 diplomat, 200 kedutaan Uni 
Eropa ditambah dompet tebal untuk misi-misi perdamaian. 

Presiden Prancis menyebut Herman van Rompuy sebagai "seorang pria yang sangat 
luar biasa di meja bundar Uni Eropa" dan memuji kecerdasan serta kemampuannya 
berkompromi, karena Van Rompuy berhasil mendamaikan politisi Vlandria dan 
Walonia di Belgia. Tapi Nicholas Sarkozy, seperti semua orang, kesulitan 
mencari kata-kata menggambarkan Ashton, yang ambisinya tidak diketahui. Sampai 
saat-saat terakhir semua pihak menganggapnya sebagai "pilihan yang mustahil", 
karena tidak menonjol di parlemen Inggris, Westminster, di mana dia sempat 
menduduki beberapa pos senior, tapi hanya meninggalkan sedikit kesan. 

Hadiah hiburan

Para pemimpin Uni Eropa menjelaskan Ashton adalah hadiah hiburan bagi Inggris, 
yang kukuh mencalonkan Tony Blair sebagai Presiden sampai saat-saat terakhir 
dan memerlukan pemanis untuk menelan pil pahit. Makin banyaknya suara yang 
menuntut agar perempuan mengisi salah satu jabatan tertinggi, juga turut 
membantu Ashton.

Ditantang soal kurangnya pengalaman internasional, Ashton pun menjawab 
"nilailah saya melalui aksi-aksi saya". "Menjadi yang pertama memang tantangan. 

clip Ashton
"Saya perempuan Inggris pertama sebagai Komisaris, jadi saya juga bangga 
menjadi perempuan pertama sebagai Wakil Tinggi Eropa. Saya berjanji berupaya 
sekuat tenag bagi Eropa". 

Kekalahan Belanda

Perdana Menteri Belanda, Jan Peter Balkenende kalah. Bulan lalu dia dianggap 
calon unggulan untuk jabatan Presiden Uni Eropa. Tapi kekalahan itu bukan 
kepahitan karena, demikian Balkenende, dia "tidak pernah diminta" menjadi 
Presiden Uni Eropa. 

clip balkenende
"Saya tahu prosedur pengangkatan dan musyawarah internasional. Saya senang 
karena kami mencapai keputusan unanim, tanpa masalah dan tanpa perlu pemungutan 
suara. Inilah hasil yang kami perlukan bagi Eropa."  

Pada jumpa pers, Van Rompuy, yang dengan mudah beralih ke bahasa Prancis, 
Inggris dan Jerman, menjawab pertanyaan wartawan dengan cepat dan penuh humor. 
"Perasaan saya hari ini? Akan saya beritahu Anda kalau saya menulis biografi!" 
katanya kepada reporter. 

Dia juga menjelaskan akan memimpin sebagai ketua, dan bukannya sebagai presiden 
superstar dengan ide-idenya sendiri. 

clip van rompuy
"Banyak diskusi tentang profil presiden Dewan Eropa. Tapi satu profil cukup, 
yaitu untuk berdialog, bersatu dan beraksi. Citra Dewan akan dibentuk melalui 
aksinya bukan karena kata-katanya."  

Bagaimanapun juga, banyak orang yang pro Eropa menilai Uni Eropa kehilangan 
peluang pada "malam bersejarah" ini. "Malam itu kami menjadi liliput dan 
bukannya raksasa," kata seorang diplomat.


* GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERDANA MENTERI BELANDA ADALAH BEBEK TIMPANG

PERDANA MENTERI BELANDA ADALAH BEBEK TIMPANG


Jan Peter Balkenende kembali ke Den Haag untuk menangani lagi apa yang 
ditinggalkannya. Ia tidak mau menjadi presiden Eropa pertama, pos yang ia 
katakan tak pernah dikehendakinya. Namun di akhir proses pemilihan Uni Eropa, 
apa kerugian yang dialaminya?

Balkenende kembali dari KTT Brussel dengan kepala yang masih tegak. Kebahagiaan 
bagi Eropa yang telah dengan cepat memilih tim yang baik, dan berbahagia bagi 
Belanda, di mana ia bisa merampungkan masa bakti empat tahunnya sebagai perdana 
menteri. Sementara orang bahkan mengagumi Balkenende, yang tidak mau kembali 
dengan ekor di antara kedua kaki belakangnya.  Bukanlah merupakan rahasia bahwa 
ia menghendaki menjadi presiden pertama Eropa, tidak perduli seberapa sering ia 
menampiknya. Kemampuannya memimpin bisa dengan mudah berpengaruh. Laporan 
redaktur politik, John Tyler.

Tikus

Balkenende tidak disambut dengan tangan terbuka di Den Haag, yang pasti tidak 
oleh Geert Wilders, dari partai oposisi PVV. 

"Mereka  masih bisa menemukan tikus yang lebih abu-abu ketimbang Balkenende. 
Sayang. Saya ingin meilhat tuan Balkenende ke Eropa.. Karena itu berarti kita, 
kalau menurut saya, bisa segera menyelenggarakan pemilu". 

 Balkenende punya cukup waktu berpikir, bahkan jauh sebelum Kesepakatan Lisabon 
ditanda-tangani dan pertanyaan yang berkembang adalah siapa yang akan mengisi 
pos Uni Eropa yang baru. Ia memimpin pemerintahan koalisi yang tidak mudah.,  
partai Kristen Demokrat-nya yang tengah-kanan, bersama saingan bebuyutannya 
Parati PVdA yang tengah-kiri. Krisis finansial yang terjadi, hanya memperburuk 
perasaan  kecewa para pemilih Belanda. 

Salah langkah.

Balkenende tidak menolong pemecahan masalah sejumlah kesalahan langkah 
pollitik. Ia sudah lama menentang dukungan Belanda atas perang Irak oleh 
Amerika Serikat yang tidak adil. Masalah dengan Belgia meluas tentang topik 
tentang masalah apa  yang menjadi tanggung-jawab pribadi presiden.   Lagi pula 
kinerjanya yang bersemangat dala mempertahankan APBN di parlemen, satu dari 
hari-hari terpenting dalam agenda politik Belanda.  

Ketika jelas bahwa Kesepakatan Lisabon akan ditanda-tangani,  dan  Eropa perlu 
mencari presiden yang sesuai, Perdana Menteri tidak punya banyak pilihan, 
kecuali mengingkari hasratnya.  Balkenende menjadi sangat bersemangat  ketika 
Eropa membahas hal itu dalam dua bulan belakangan. 

Ia juga tidak pernah menghindari pergi ke Brussel. Para politisi memintanya 
untuk mengatakan tidak, walaupun ia telah menolak jabatan itu.  Edith Schippers 
dari partai oposisi Liberal VVD mengecam: 

"Kalau anda menjabat di waktu keadaan ekonomi begitu mengeangkan, pengangguran 
yang terus meningkat tahun depan, maka anda akhirnya toh menghendaki orang 
menghentikan semua nafsunya di Belanda, dan tidak pindah ke pekerjaan yang 
lain". 

Tanggal berakhir.
 
Pada akhirya, penolakannya untuk mengataka tidak, menyulut masalah besar dalam 
pemerintahannya sendiri. Hal itu tampaknya seperti Perdana Menteri berfikir 
akan meninggalkan negerinya ketika diperlukan. Sementara rekannya tidak mau 
segera  melupakan hal itu.

Pemilu tidak akan belangsung sampai musim-semi 2011, namun sementara orang 
sudah berspikulasi bahwa Perdana Menteri akan menghabisakan masa baktinya. 
Jajagpendapat menunjukkan bahwa sudah berbulan-bulan bahwa koalisi itu sudah 
kehilangan dukungan mayoritas di kalangan publik.

Dalam sistem parlementer, tidak ada batasan  waktu bagi perdana menteri. Namun 
Jan Peter Balkenende hampir memasuki periode yang sama dengan akhir masa bakti 
kedua Presiden Amerika Serikat; ia menjadi seekor bebek yang timpang.


* PENELITIAN MALARIA SALAH SASARAN

Ilmu pengetahuan kehilangan perspektif dalam memberantas malaria. Menurut pakar 
nyamuk Belanda Bart Knols, para peneliti lebih tertarik pada subisidi dan 
artikel dalam majalah-majalah kondang katimbang menyelesaikan masalah. 
Sedangkan nyamuk semakin merajalela. Ulasan Thijs Westerbeek van Eerten.

Puluhan penyakit dan jutaan korban diakibatkan oleh nyamuk, dan setiap kali 
terbukti mereka mengalahkan manusia. Nyamuk juga menyebar, akibat perubahan 
iklim dan tranportasi internasional, ke wilayah-wilayah yang dulunya tidak 
bermasalah. Entomolog Bart Knols memperingatkan bahwa kita sedang menantikan 
epidemi di mana penduduk tidak memiliki kekebalan untuk menangkalnya.

Pemberantasan nyamuk malaria dan jenis nyamuk berbahaya lainnya, menurut Knols, 
tidak mendapat perhatian yang semestinya. Contoh mencolok adalah munculnya 
nyamuk macan Asia di Eropa melalui impor 'Lucky Bamboo', yaitu tanaman-tanaman 
yang direndam di air. Penyebab lain adalah perdagangan ban mobil bekas. Di 
dalam ban-ban itu masih terdapat sisa air yang menjadi habitat sempurna bagi 
larva nyamuk.

Tidak berarti
Apabila politik bersedia turun tangan segera maka nyamuk macan yang sekarang 
hidup di Jerman, bisa dicegah. Tapi perdagangan ban bekas terus saja berlanjut 
sedangkan langkah-langkah terhadap 'Lucky bamboo' bisa dibilang tidak berarti.

Sebelum ini, Knols juga mencari dana bagi penelitian yang disukai. Jadi ia bisa 
memahami cara berpikir para sejawatnya itu.

clip1
" 'Hot science' misalnya anda mematikan atau menghidupkan sebuah gen pada 
parasit malaria, dan anda mengawasinya; apa yang terjadi terhadap mahluk itu. 
Anda mungkin akan mendapatkan data yang bisa dipublikasikan di majalah 'Nature' 
atau 'Science'. Ini akan menghasilkan uang bagi penelitian anda selanjutnya. 
Jadi...penelitian malaria  telah menjadi semacam industri''. 

Resep sederhana
Sementara sudah lama terbukti ilmu pengetahuan bombastis seperti itu tidaklah 
dibutuhkan untuk bisa memberantas malaria. Sebenarnya resep sangat sederhana; 
apabila nyamuk berbahaya muncul, maka ia harus segera diatasi sekuata tenaga. 
Artinya: menurunkan orang, kalau perlu ribuan, untuk memburu rawa-rawa, 
menyemprotkan insektisida, memberi obat kepada seluruh penduduk.

Bahwa hal itu berhasil, terbukti pada paruh pertama abad lalu di Australia dan 
Eropa Selatan. Malaria tidak muncul lagi. Tapi penanganan semacam itu 
membutuhkan banyak tenaga dan dana.

"Sekarang, ketika masalah malaria terbesar berada di Afrika dengan 90% 
korbannya berada di sana, maka kita menutup dompet dan mengatakan 'tidur saja 
di bawah kelambu'. Pengalaman membuktikan penyakit infeksi apapun tidak bisa 
diberantas hanya bekerjasama dengan penduduk. Dibutuhkan penanganan sangat 
ketat karena jika tidak maka anda akan gagal". 

Mengenai pertanyaan siapa yang akhirnya akan menang, manusia atau nyamuk, Knols 
menjawab: "Apabila kita tidak bersedia berupaya sekuat tenaga, termasuk 
menggunakan teknik komputer modern, sistim satelit gps, truk, dan dana yang 
sangat, sangat besar, maka nyamuk akan menang. Sudah pasti".


* SUKSES ANJING PELACAK BELANDA

Anjing pelacak bisa dimanfa'atkan untuk menyidik narkoba, penyelunduoan uang 
dan manusia. Pieter van den Broek melatih anjing pelacak di Schinnen, di 
Propinsi Limburg, dan menjualnya ke seluruh dunia. Pengalaman kerjanya, antara 
lain di NATO, menjadikannya pakar dalam urusan pelacakan. Laporan Tom Buurman.
"Saudara perempuan saya pernah menyatakan, saya lebih dulu bisa menyalak, 
ketimbang bicara." Kecintaannya pada anjing sudah tampak sejak masa kecil. 
Ketika, akhirnya orangtuanya memberi seekor anjing, pada usia tigabelastahun ia 
mulai belajar melatih. Cintanya pada anjing membuahkan pekerjaan sebagai 
pelatih anjing pada polisi, marsose dan NATO.
Resep pelatihan
"Di NATO saya mulai lebih mendalami bidang ini," kata Pieter van den Broek 
penuh semangat. "Banyak pengalaman menarik di sana." Ia menceritakan pengalaman 
menggeledah rumah di Dusseldorf, Jerman, berkaitan dengan kasus Grup 
Baader-Meinhof, RAF. "Di balik dinding yang sengaja ditutupi tembok, kami 
menemukan gudang senjata. Saya kaget dan kagum."
Pengalaman selama bertahun-tahun membuat pria ini jadi pakar anjing pelacak. 
Sekarang ia memiliki pusat pelatihan anjing pelacak K9 Dogcenter, di Schinnen, 
Limburg. Pusat pelatihan ini mendidik anjing, menjadi anjing pelacak sesuai 
keinginan perusahaan atau lembaga pemerintah. Ia juga mengekspor anjing pelacak 
Belanda ke seluruh penjuru dunia.
Anjing pelacak
Selain mengembang-biakkan sendiri, Pieter van den Broek juga membeli anjing. 
"Pada usia sekitar sepuluh bulan, kita bisa melihat bakat seekor anjing." Warga 
Limburg ini menjelaskan, anjing dengan usia lebih muda belum mampu 
berkonsentrasi, dan karena itu masih sulit untuk dididik. "Tanpa kemampuan 
tersebut, anjing akan cenderung mengikuti segala sesuatu yang terjadi di 
sekeliling. Jadi, belum siap untuk dilatih."
Atas pertanyaan, apa ciri seekor anjing pelacak baik , ia menjawab yakin. 
"Anjingnya harus sangat aktif, sebenarnya harus agak ADHD." Prinsip pelatihan 
anjing sebenarnya memanfa'atkan kegemaran bermain hewan ini, jelas Pieter van 
den Broek. "Anjing yang senang bermain, bisa jadi anjing pelacak jempolan."
Bola
Dasar pelatihan sebenarnya 'bola'. Pendidikan dimulai dengan permainan bola. 
Anjing dididik untuk menemukan bola. Selanjutnya, ditambahkan unsur lain pada 
permainan bola ini. Misalnya aroma narkoba, atau tubuh manusia. "Anjing ini 
tentunya mengira ia harus mencari bola, padahal ia digunakan untuk mencari 
barang selundupan. Kita sebenarnya memanfa'atkan keaktifan anjing."
[[["Memberi hadiah makanan, sebagaimana dilakukan pada beberapa cara pelatihan 
lain, tidak ada gunanya. Nanti, jika anjing tidak lapar, ia tidak mau melakukan 
hal itu lagi." Juga cerita omong-kosong tentang membuat anjing kecanduan 
narkoba, dibantak oleh Pieter van den broek. "Itu tidak mungkin. Jika anjing 
tersebut dibiasakan mendapat narkoba, i tidak akan punya kebutuhan untuk 
mencarinya." Pieter van den Broek menghadiahi anjingnya dengan memberi bola, 
begitu sang anjing selesai bekerja. "Dan anjing itu tahu, ia mendapatkan bola 
tersebut."]]]
Aroma
[[[ Pemanfa'atan kegemaran bermain 'bola' bisa digunakan untuk segala macam 
kebutuhan. "Bisa kita terapkan pada segala sesuatu yang memiliki aroma." Jadi, 
penggunaan anjing pelacak bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Bukan hanya 
narkoba dan manusia, tapi saat ini misalnya juga ada kebutuhan untuk melacak 
penyelundupan uang. Ini bisa kita lakukan dengan memanfa'atkan aroma tinta. "Di 
seluruh dunia, aroma tinta pada dasarnya sama."]]]
Belum lama ini, Pieter van den Broek mulai melacak keberadaan sel kanker. 
"Kanker kandungan air kencing, pada dasarnya mudah untuk dilacak." Anjing 
ternyata dapat mencium aroma sel kanker pada air kencing. Walaupun demikian, 
Pieter van den broek menekankan, proses pelatihannya tidak gampang. 
"Masalahnya, kami sulit mendapatkan bahan-bahan untuk pelatihan. Rumahsakit 
tidak bersedia memasok begitu saja, karena ini menyakut urusan privasi."
Ekspor
Sementara itu, anjing pelacak ADHD jebolan K9 sudah tersebar di mana-mana. 
Harga seekor anjing pelacak kawakan berkisar antara tiga hingga sepuluh ribu 
euro. "Kami banyak mengekspor untuk pemerintah Amerika, seperti misalnya ke 
State Police dan Secret Service. Pada dasarnya, orang bisa menemukan anjing 
didikan kami, di seluruh penjuru dunia."
Lebih lanjut, warga Limburg ini menjelaskan banyak perusahaan Belanda 
mengekspor anjing pelacak, dan kualitas anjing pelacak Belanda dikenal sangat 
baik. Menurut Pieter van den broek, rahasianya terletak pada majikan anjing 
tersebut, orang Belanda. "Saya kira, dalam darah daging kita sudah tersimpan 
bibit cinta pada binatang ini. Itu sebabnya anjing kita berhasil."


* HASSAN WIRAJUDA BAHAGIA CAPAI HUBUNGAN TERBAIK DENGAN BELANDA

Aboeprijadi Santoso

 
"Saya merasa bahagia bahwa semasa menjadi Menlu RI hubungan kita dengan Belanda 
mencapai tingkat terbaik." Demikian ujar mantan Menlu RI Hassan Wirajuda 
merujuk pada Memorandum Kemitraan Komprehensif yang dicapainya bersama rekannya 
pada tahun 2006, Ben Bot. Memo itu akan ditandatangani kedua negara Maret tahun 
depan. Hassan Wirajuda, Menlu pertama RI yang tidak berbahasa Belanda, dan Ben 
Bot, Menlu pertama Belanda yang pernah dibesarkan di Jakarta, menjadi tonggak 
sejarah pengakuan Belanda atas tanggal kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945. Lebih 
daripada itu, Wirajuda adalah menlu masa transisi, menlu yang memimpin 
diplomasi negara muslim terbesar ketika dunia dilanda globalisasi teror. 

Radio Nederland Wereldomroep menemui Hassan Wirajuda di Leiden.


Hassan Wirajuda, sarjana hukum internasional jebolan Harvard dan Virginia 
School of Law itu, adalah diplomat RI yang banyak beruntung. Berkontras dengan 
pendahulunya, almarhum Ali Alatas, yang nyaris tidak mempunyai ruang gerak di 
bawah kediktaturan Soeharto hingga selalu terusik kasus Timor Timur yang 
menjadi kerikil di sepatunya, Hassan Wirajuda justru memimpin diplomasi di masa 
reformasi yang demokratis. Bagi Hassan, ini merupakan keistimewaan, keleluasaan 
pertama sejak Indonesia merdeka. Tapi juga suatu keleluasaan yang mendorong 
Indonesia menjadi jembatan, ketika dunia diguncang terror yang menggunakan 
bendera Islam.

Hassan Wirajuda: "Saya kira, tidak pernah dalam sejarah diplomasi kita selama 
64 tahun, kita menikmati begitu besar keleluasaan. Kita dapat berperan aktif, 
khususnya sebagai pembangun jembatan, pelopor keseimbangan di dunia. Diplomasi 
kita paska 9/11 harus menghadapi terorisme sebagai isu global. Lebih lagi kita 
sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Kita tahu 
implikasinya, yaitu bahwa dunia Islam dipersepsikan atau dimispersepsikan 
sebagai bagian dari kekerasan, bahkan terorisme. Karena itu kita 
berkepentingan, jangan sampai terjadi misunderstanding.   

"Kenapa tidak." Dengan motto itu, Hassan Wirajuda mendapatkan teman. Sebab, 
demokrasi, Islam dan modernitas dapat berjalan bersamaan. Dan pesan ini sama 
dengan pesan Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Kairo yang merangkul 
dunia Islam, katanya. Tentang gejolak di Papua, secara polos diakuinya ini 
adalah masalah otonomi. Kekuasaan dan uang dari Jakarta banyak sekali mengalir 
ke sana, jadi perlu dialog. Namun yang paling membahagiakan dirinya adalah 
puncak hubungan hangat Indonesia dan Belanda. Karena itu, tadi malam Hassan 
Wirajuda menjadi tamu istimewa dari siapa lagi, kalau bukan kolega yang menjadi 
teman hangatnya, Ben Bot, mantan Menlu Belanda yang kini memimpin Lembaga 
Belanda untuk Demokrasi Multipartai NIMD.


* KEBIJAKAN PENDIDIKAN NASIONAL BELUM JELAS

Media Indonesia memberitakan adanya pendapat dari anggota Komisi X DPR RI, 
bahwa 'arah kebijakan pendidikan nasional belum jelas'. Arah kebijakan tersebut 
 belum menyentuh persoalan substantif, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. 
Terutama kecerdasan anak-anak, yang merupakan generasi baru dan penerus 
perjuangan pembangunan bangsa. Pendapat antara lain  juga mengatakan; 
seyogyanya nasib guru dijadikan program utama pemerintah. Radio Nederland 
Wereldomroep menjumpai Dra Nursamsiah Asharini dari Direktorat Jenderal 
Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional, yang mengungkapkan 
pandapangannya tentang hal tersebut. 

Nursamsiah Asharini [NA]:  Kalau kita berbicara soal pendidikan, kita tidak 
berbicara sesuatu tentang sesuatu yang sangat instant, karena kalau kita bicara 
pendidikan maka kita berbicara satu perubahan kebudayaan, perubahan paradikma, 
yang sudah tentu merupakan perubahan budaya. Budaya dari setiap pelaku  
pendidikan itu sendiri. Jadi tidak hanya berbicara tentang budaya dari 
pengelola pendidikan,  tidak hanya budaya dari penyelenggara pendidikan, tetapi 
bicara juga mengenai budaya dari seluruh schooler yang ada dalam pendidikan. 

Sebetulnya, berbagai policy yang sudah dicetuskan beberapa tahun terakhir itu 
sudah berusaha untuk merubah sistem yang ada untuk supaya tujuannya 
mencerdaskan  bangsa. Jadi bukan hanya yang instant saja. Tetapi kalau kita 
mengubah budaya memang bukan hal yang mudah. Dan pemerintah di tingkat pusat, 
sudah tentu  tidak bisa melakukan sesuatu sampai sampai ke titik. 

Jadi kita bicara guru, misalnya. guru ini kan juga harus diubah budayanya. 
Pemberian insentif kepada guru dan guru honorer yang sudah ada,  itu bukan 
sesuatu yang mudah.  Kalau kita bicara kualitas, maka kita bicara lebih dalam 
lagi, daripada sekenar memperbaiki gaji guru, kesejahteraan guru, rekurtmen 
guru honorer, karena kan masih dilihat, waktu itu bagaimana seleksi guru 
honorernya. Apakah hanya untuk menyelesaikan permasalahan yang sementara, atau 
tidak. Atau memang sudah dilakukan seleksi yang baik. Kalau seleksinya belum 
baik, rekurtmen guru honorer hanya akan memperburuk saja. Melanjutkan apa yang 
sudah terjadi di waktu yang lalu saja. 

Bagitu pula dengan kesejahteraan, Sekarang kalau dilihat, kesejahteraan sudah 
diperhatikan.Memang guru itu adanya di daerah, maka dengan otonomi daerah, yang 
namanya SMA, SMP, SD itu ada di daerah. 

Untuk mengikuti wawancara selengkapnya dari Dra Nursamsiah Asharini ini 
silahkan membuka situs web kami www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke