Saya setuju dengan komentar rekan Alex mengenai orang indonesia tidak kalah dengan orang negara lain. Saya sendiri tinggal di US dan bekerja di sebuah perusahaan software dan mengalami bahwa orang amrik nggak lebih pintar dari orang indo atau orang asia pada umumnya. Selain memenangkan kompetisi matematika yg disebut oleh rekan Alex, saya ingin menambahkan: dua orang indonesia memenangkan juara 1 dan 2 sekaligus di kompetisi programming yg diadakan oleh Google. Bayangin yg ikut orang-orang dari seluruh dunia tapi juara 1 dan 2-nya orang indonesia (saya ikut bangga waktu membacanya). Mungkin anda sudah dengar tentang itu, tapi apakah anda pernah dengar berita kira-kira tahun lalu atau dua tahun yg lalu ada orang indo yg juara pertama olimpiade fisika internasional, padahal saudara kita ini berasal dari daerah di Irian Jaya bukan kota besar seperti Jakarta yg mana sewaktu di-wawancara, dia berkata bahwa dia bahkan tidak bisa setiap hari pergi ke sekolah di daerahnya karena hidup di keluarga yg kekurangan sehingga hanya mampu membayar angkutan umum beberapa hari dalam seminggu utk pergi ke sekolah yg jauh sekali dari rumahnya.
Masih banyak bukti nyata lainnya tentang kehebatan orang indo. Tetapi satu hal yg saya rasakan adalah negara seperti amrik bisa maju pesat karena mereka mau menerima dan bekerja sama dengan orang dari berbagai bangsa dalam melakukan pekerjaan dan hukum negara ditegakkan. Sebagian besar hasil kemajuan yg mereka alami berasal dari orang-orang immigran dari berbagai belahan dunia. Mereka fokus dengan goal. Mereka menginginkan bukti nyata performance, bukan dari warna kulit, suku, agama, tampang atau lainnya. Dan yg penting juga mereka mau menghargai hasil kerja orang-orang yg memang mempunyai kemampuan. Saya yakin kalau pejabat2 dan masyarakat di negara kita bisa bekerja sama dengan baik dan fokus satu tujuan utk memajukan masyarakat pasti masalah-masalah yg menimpa akan bisa dilewati dan maju ke depan. Saya juga berharap bagi rekan-rekan binus yg di luar negeri utk tidak melupakan dan sebisanya berbuat sesuatu dalam bentuk apapun (tenaga, uang, pemikiran, dll.) utk kemajuan negara indo walaupun dari hal yg kelihatannya kecil. Prinsipnya jangan lupa dengan tempat dimana anda lahir seperti anda tidak bisa melupakan orang tua yg melahirkan anda. Saya bukan mau kedengaran terlalu nasionalis (saya keturunan tionghoa) tapi cuma ingin ikut memberikan pemikiran dalam topik ini. -AL --- In [email protected], "alex" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Sangat menyedihkan ada orang yg terlahir di Indonesia secara pribadi dan > > moyangnya yang mengingkari keberadaan asalnya tersebut. > > > > For info saja, saya punya sepupu yang asli terlahir di Indonesia > > mendapatkan penghargaan dari Ronald Reagan sewaktu dia menjadi presiden > > USA sebagai murid terbaik di universitasnya mengalahkan seluruh > > mahasiswa yang ada termasuk mahasiswa asing (USA dll) yang anda > > banggakan tersebut. Dan beberapa fakta yang membuktikan bahwa ada > > professor termuda di USA yang berasal dari Indonesia (Prof. Tenzu), dan > > beberapa fakta lain yang mendukung. > > Itu membuktikan bahwa sebenarnya bangsa kita bukan bangsa yang > > terbelakang dari segi "brain competition". hanya kita membutuhkan waktu > > untuk beradaptasi dgn globalisasi yang berlangsung dgn latar belakang > > bangsa Indonesia yang terjajah secara dipecah belah dan underestimated > > oleh western country. Waktu akan membuktikan bahwa kita mampu bersaing. > > Satu fakta lain yg baru saja terjadi dalam kompetisi matematika > > internasional yang baru selesai dimana murid2 SD-SMA Indonesia yg meraih > > 5 medali emas (no. 1 Singapore dgn 8 medali emas) mengalahkan negara2 > > besar lainnya spt China, India, Australia dll. Apakah itu juga blm > > membuktikan bahwa kita tinggal menunggu waktu? > > Hanya memang dgn segala kedigdayaannya USA dan sekutunya merasa bisa dgn > > seenaknya mencampuri urusan rmh tangga negara lain seperti keinginannya > > untuk menguasai Iraq, ikut campur dlm lepasnya East timor, Papua dll. > > Yang saya maksudkan adalah pemerintahnya saja bukan rakyatnya, karena > > saya yakin rakyat amerika sendiri sebagian besar cukup muak dgn gaya > > pemerintahannya yg arogan. > > Last but not least, saya merasa kasihan terhdp penulis yg merasa telah > > berganti kulit sbg orang Amerika secara total. semoga suatu saat beliau > > menyadari ke pongahannya tersebut. > > > > Salam damai, > > IVAN > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Give at-risk students the materials they need to succeed at DonorsChoose.org! http://us.click.yahoo.com/iEagnA/LpQLAA/HwKMAA/wf.olB/TM --------------------------------------------------------------------~-> *._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._* ----^---------------------------------------------------- Belajar Internet Marketing sekarang juga dari Sekolah Internet Marketing yang pertama di Indonesia Kesempatan Emas Dapatkan Modul Pertama "Internet Marketing Basic" secara cuma-cuma, hanya untuk 50 orang pengunjung pertama http://www.AsianBrain.com/index.php?aff_code=503499 ----------------------------------------------------------- BinusNet founded on Dec 28, 1998 Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED] Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/binusnet/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
