Kebetulan yang jadi korban (Julius) itu sdr, yang perginya bareng nyokap. 
Tapi untungnya nyokap gak kehilangan apa² karena barangnya dibawa semua 
waktu sarapan.

Hati² aja yah..semuanya


Regards,
Lessie Yunita
-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wednesday, January 04, 2006 1:05 PM
Subject: Fw: HATI-2 MENGINAP DI GRAND HOTEL LEMBANG !!




information for you all.. be carefull..


________________________________


From: Rina Lie
Sent: Monday, January 02, 2006 8:18 AM

Buat yg suka ke Bandung, nggak ada salahnya buat waspada.. Boleh disebarkan 
ke teman-teman lainnya supaya tidak mengalami masalah yang sama
Salam..... semua.....

Betul sekali........ pada tanggal 16-17 Desember 2005, kemaren.... saya juga 
sempat  tidur disana... Kamar 226... aduh persis apa yang saudara ceritakan. 
Alhamdulillah.... orang-nya sempet kepergok anakku, sehingga kami sekeluarga 
tidak dirugikan..... Allah masih melindungi kami sekeluarga.
1. Pertama kali keanehan saya rasakan saat ceck in... saya disodorin, surat 
pernyataan yang intinya pihak Hotel tidak akan bertanggung jawab atas segala 
bentuk kehilangan barang, dst.....termasuk mobil.... yang anehnya lagi 
keterangan tsb  hanya ditempel (dilem)... dalam lembar permintaan Ceck in 
yang harus saya tandatangani.......  karena saya sudah capek dan nggak enak 
badan maka langsung saya tandatangani saja, sekaligus membayar semuanya 
pakai kredit card... lunas.... namun masih juga KTP saya ditahan... untuk 
alasan yang nggak jelas..... Pikir saya cuman 1 malam saja, nggak masalah.

2. Karena kecapaian dan nggak enak badan, setelah selesai sholat isya' kami 
sekeluarga (istri dan 2 anak) putuskan untuk langsung tidur....semua pintu 
aku kunci sendiri... aneh hotel segini kok nggak ada kunci pengaman lain 
(grendel, kunci manual....), maka saya putuskan  pilih posisi tidur terdekat 
dengan pintu..... Perasaan aneh, was-was mulai muncul... melihat model kunci 
pintu hotel, yang semacam itu (dapat mengunci dengan menekan tombolnya)... 
aku tambah was-was lagi....termasuk mobil... yang aku parkir agak jauh... 
Betul juga saat tengah malam (sekitar jam 00.30 WIB) badan saya kedinginan 
(Padahal Nggak ada AC-nya)... rupanya pintu kamarku terbuka  sedikit, 
sehingga angin masuk lewat pintu.... aduh: aku teriak.... ini pasti ada 
sesuatu yang terjadi... aku langsung keluar, saya tidak melihat orang 
lain.....setelah aku tengok mobil masih ditempat, aku putuskan balik ke 
kamar aku bangunin semuanya, tolong cek semua barang bawaan.... HP, kamera, 
laptop, dompet. Alhamdulillah barang bawaan keluarga  saya masih lengkap. 
Saat itu juga aku telpon... Front desk.... jawabnya sangat menyesakkan... 
Kan bapak sudah tandatangani surat pernyataan...??? aku langsung tutup 
telpon. Aku putuskan untuk tidur lagi... dan ternyata mata ini nggak bisa 
lagi tertutup, hingga pagi.

3. Saat sarapan pagi  saya juga komplain atas hal semalam, dengan enaknya 
dijawab dengan lagu yang sama... bahkan tempat sarapan saja aku di 
ping-pong, yang satu bilang di ruang Edelweis, yang satu lagi di ruang 
belakangnya, sekeluarga  aku disuruh bolak-balik.. aku sempet cekcok dengan 
petugas pramusaji-nya....  Akhirnya kami sekeluarga nggak jadi sarapan dan 
kembali ke kamar.... , karena 2 anak saya yang lari duluan sempet melihat 2 
orang memakai kaos sedang membuka kamar kami.... terus kabur.....  betul 
juga kamar kami sudah dalam posisi terbuka.....ini Rahmat Allah karena kami 
nggak jadi sarapan, seandainya  saja  saya & keluarga sarapan, barangkali 
ceriteranya jadi lain. Kembali barang bawaan kami periksa,  dicek satu 
persatu.
Alhamdulillah masih utuh semua......... dan tanpa ba-bi-bu.... aku langsung 
cek-out (sekitar jam 07,30) dengan meminta KTP saya yang masih di Front 
Office, langsung kabur cari sarapan untuk meneruskan perjalanan ke Jawa.

Kesimpulan saya sudah Final: sekaligus juga pesen untuk temen-temen, jangan 
sekali kali meng-injakkan kaki ke hotel yang satu ini...... atau paling 
tidak lebih hati-hati.....  dimanapun  dan kapanpun Saudara-Saudara 
berada........... Selamat tinggal Grand Hotel Lembang cari tempat lain saja.

Salam
AP

 ----- Original Message ----- 
 From: "Fanny"

Ini  kejadian benar2 terjadi pada diri saya sendiri: Pada hari Sabtu tgl. 3 
Des.  '05, saya dan keluarga menginap di Hotel Grand Lembang Bandung dengan 
menyewa  4  kamar  tidur,  dan keesokan harinya jam 06.30 saya dan keluarga 
turun  ke  resto  u/breakfast.  Kami semua meninggalkan kamar dalam keadaan 
terkunci,  dan sekembalinya dari breakfast sekitar pukul 07.30 saya kembali 
ke kamar untuk mengambil kamera untuk foto J dan K yang sedang berenang dan 
setibanya saya di kamar, pintu masih dalam keadaan terkunci, setibanya saya 
di  dalam ternyata kamera digital saya  sudah tidak ada, begitu juga dengan 
HP  saya,  setelah  saya  cek ternyata  HP istri saya juga sudah tidak ada! 
Total  saya  membawa  2 HP dan istri saya juga membawa 2 HP yang kesemuanya 
sudah  hilang.  Begitu  juga uang tunai  yang masih utuh di dalam amplop di 
dalam  tas  istri  saya  juga  ikut  hilang.  Dan  akibat kejadian ini saya 
mengalami kerugian belasan juta.  Kemudian  saya  segera lapor ke security 
dan manajemen hotel, kemudian saya segera  minta  dipanggilkan  kepolisian 
dan minta pemblokiran pintu keluar serta  pemeriksaan  bagi  tamu  yang 
check out, tapi dengan berbagai alasan dari  pihak   hotel  maka hal tsb. 
tidak dilakukan, yang membuat saya lebih  kesal  lagi  ternyata  pihak 
kepolisian baru datang jam 11.00 dengan alasan  baru  di  hubungi  oleh 
pihak   hotel pukul 10.30. Dan yang lebih hebatnya lagi,  setelah  saya 
ribut2  di  Front  Office,  ternyata  para tamu mulai berdatangan  dan 
melaporkan  hal  yang  sama,  ternyata  ada  6 kamar yang kemalingan  dalam 
waktu  yang bersamaan tanpa ada kerusakan sedikit
pun di  pintu kamar???
Kemudian  kami  para tamu yang kehilangan di minta ke kantor Polsek Lembang 
u/membuat  BAP  dan  yang  hebatnya lagi ternyata POLSEK dengan HOTEL hanya 
berjarak  200  meter  (mengapa pihak hotel tidak segera memanggil polisi??) 
dan menurut keterangan polisi, kejadian tsb. sudah sering terjadi!!!
Kemudian kami semua meminta pertanggungjawaban dari pihak hotel, tapi lagi2 
kami  harus  kecewa karena pihak hotel tidak mau memberikan ganti rugi, itu 
yang  disampaikan  kepada  kami  oleh  manajer  HRD (Bp. Teddy) dan manajer 
Operasional (Ibu Egi).
Tolong  kepada  rekan-rekan  agar hati-hati agar kejadian ini tidak pada 
rekan-rekan  semua,  dan  bilamana  ada  yang   bisa membantu tolong 
sarannya karena saya tetap mau tuntut hotel tsb. dan mau masukkan ke surat 
kabar  tapi saya tidak tahu  caranya....

Be carefull..........
Julius 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Educate a girl.  Change her future.  Give her hope.
http://us.click.yahoo.com/EQN7IB/UREMAA/HwKMAA/wf.olB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

*._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*

Owner dan Moderator mengucapkan

Selamat Tahun Baru 2006

Happy New Properous, Healthy and Joyfull in the New Year

*._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._.**._*

BinusNet founded on Dec 28, 1998 Owner : Johan Setiawan
Moderator BinusNet : Suryadi Liawatimena & Surya Iskandar


Stop or Unsubscribe: send blank email to [EMAIL PROTECTED]
Questions or Suggestions, send e-mail to [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/binusnet/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke