dear all,

aku sempat baca yang TGEA ini versi tercanggih dari garagegames (harga 
lisensinya USD 1.500 kurang dikit).
kalau saya lihat di 
http://www.garagegames.com/products/torque/tgea/features/
terbaca kita bisa memporting hasil game buatan kita ini ke XBOX 360. 
bayangkan sisi komersialisasinya.

kita juga bisa shortcut development time karena fitur2 dari TGEA ini 
(lihat web di atas).
juga bisa beli content pack 
http://www.garagegames.com/developer/torque/contentpacks/ untuk benda2, 
bangunan2 yang sudah dibuatkan oleh orang lain.
untuk candi borobudur (atau nuansa indonesia mania) mungkin kita yang akan 
menjual content pack kita ke mereka.

thanks.

salam,
suryadi

[EMAIL PROTECTED] wrote on 04/25/2007 04:09:41 PM:
> [EMAIL PROTECTED] wrote on 04/25/2007 02:36:46 PM:
> 
> > Pak Suryadi,
> > 
> > Sudah buka websitenya ristek? 
> 
> dear pak sadjuga, 
> 
> sesekali saya buka website www.ristek.go.id 
> saya sudah download petunjuk insentif ristek edisi 2. 
> 
> > Eh, ini untuk kita aja yah (nulis di internet ya mesti saja untuk 
umum). 
> > Ristek mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk membiayai
> > riset-riset di bidang ICT terutama yang mengexplore OSS.
> > Klo pak Sur tertarik di bidang animasi, as long as, menggunakan OS dan
> > dapat dioperasikan di OS base computer tentu chance menangnya tinggi. 
> 
> sudah ada Torque engine versi 1.5 di atas Linux!  USD 749. 
> http://www.garagegames.com/mg/snapshot/view.php?qid=1311 --> seeing 
> is believing...! 
> saya jadi tambah semangat nich dengan ide menggabungkan dunia 
> hardware (wireless sensor 3D) dan software (Torque). 
> 
> > Tapi..... jangan tergesa-gesa karena anggaran pembiayaan untuk 2008.
> > Proposal harus masuk bulan juli 2007. 
> 
> saya sudah coba kontak herru darmadi yang dulu pernah membantu saya 
dalam 
> membangun The Next Generation of e-Learning: Building A Virtual 
University 
> (paper presented at SEAAIR 2006, Malaysia). 
> 
> saya mau combine dengan 3D sensor keluaran Analog Devices ADXL330 
> dan sudah ada yang kembangkan sudah bisa tangkap 5 derajat 
> kebebasan: x, y, z, roll dan pitch. http://www.sparkfun.
> com/commerce/product_info.php?products_id=741 
> 
> wireless communication dengan zigbee atau sejenisnya. 
> http://www.ferret.com.au/articles/2d/0c03c82d.asp  --> melihat ini 
> saya jadi membayangkan bahwa nanti bisa dibuatkan multiplayer, jadi 
> akan ada banyak penarinya. woah... programmernya musti siap2 banyak 
> belajar tentang thread programming nich! 
> 
> Idenya mungkin saya mau buat pelajaran menari payung dan versi 
> lomba(boleh tahu propinsi mana yang paling oke tarian payungnya? 
> sempat glance sih dari DI Yogyakarta). siapa tahu kita bisa 
> kembangkan ini program untuk tari payung indonesia (nanti bisa milih
> gaya apa: yogya, sumbar, lampung, dll. 
> 
> nanti orang pegang gagang payung yang sudah ada peralatannya, di 
> nilai berdasarkan gerakan si ahli tari payung sebagai reference, 
> direkam dulu titik2 pentingnya, terus dibandingkan dengan gerakan si
> pemain, diberi skor (kayak permainan dance remix yang lompat2 di 
> atas sensor injak). 
> 
> saya sedang membayangkan akan terjadi proses merekam gerakan pemain 
> memelintir gagang payung dengan kecepatan tertentu sambil badan 
> meliuk dari arah depan ke belakang, sambil mengitari penari yang 
> sedang jongkok. orang yang menari secara fisik terlihat ditonton dan
> bisa dibuatkan Avatar (tapi bukan si the legend of Ang :P) di dalam 
> dunia 3D dengan torque engine berbasis linux. ada komentar: bad, 
> good, poor, n combo. oohh... sedappp. 
> 
> perlu disetup studio dengan luas (berapa area tarian payung yang 
> terluas?). mengundang para ahli tari untuk memperagakan tarian dan 
> proses perekaman, uji coba program dan peralatan. 
> 
> dalam bayangan saya: 
> tahap 1 (tahun 1): mendapatkan peralatan2 yang dibutuhkan (hardware,
> software, brainware) --> menjadikan tahap pengambilan data pemutaran
> payung secara perangkat keras (hardware), testing kecepatan 
> sampling, akurasi, rekonstruksi di komputer titik2 yang berhasil diambil 

> tahap 2 (tahun 2): membuat program pelatihan tari payung n gaya --> 
> sudah melibatkan para penari, torque programmer, 3dmax programmer 
> (untuk membuat bangunan/ latar belakang dunia 3Dnya, misal candi 
> borobudur, gunung xyz). malah saya membayangkan nanti bisa dibuatkan
> panggung yang sesungguhnya berbukit, nanti di dunia 3dnya pun 
> seperti itu, sehingga ada gerakan melompat dari ketinggian tertentu 
> bisa dibuatkan secara real. 
> tahap 3 (tahun 3): tahapan multiplayer, membuat program versi 
> perlombaan tari payung dan penjajagan kemungkinan komersialisasi 
> untuk dipasang2 pada arkade, pada sanggar tari payung (sambil 
> melestarikan kebudayaan daerah). 
> 
> tahun berikutnya: mungkin bisa dikembangkan untuk jenis tarian2 
> lainnya: menari ala suku dayak/ irian yang bawa tombak 
> (guncangan2nya lebih cepat dan terpatah2), atau jadi alat latihan 
> bermain anggar, atau bikin game olahraga ini itu, de es te de es be.
> mungkin bisa dibuatkan national training center untuk pembuatan 3d 
> physical gaming. sudah saatnya dari indonesia kita keluarkan 
> sesuatu. masa cuman bengong lihat orang2 korea bikin game mmorg 
> nexia, ragnarok yang hanya secara fisik duduk diam dan menghabiskan 
> kocek si pemainnya saja. 
> 
> > Selamat mencoba.
> > 
> > Sadjuga
> 
> mohon dukungan dari rekan2 yang lainnya agar impian ini bisa 
> terwujud untuk beri saran, kritik, kesediaan untuk bergabung bareng. 
> in the end, kita akan bisa membuat game2 seperti permainan nintendo 
> wii dengan nuansa indonesia yang beragam budayanya...! 
> 
> thanks for the info. 
> 
> salam, 
> suryadi 
> 
> http://sliawatimena.wordpress.com 
> http://www.linkedin.com/in/suryadiputra

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke