Makanya ngajak-ngajak tetangga kalo mau pergi ke kantor   :p

Nggak nyalahin aturan, sah-sah aja kan kalo yang jadi joki 3in1 itu
tetangga...

Dapet duit lagi, kalo emang bisa urunan untuk bensin.

Konsep awal 3in1 kan sebetulnya itu... supaya mobil dimaksimalkan isinya,
tidak hanya mengangkut 1-2 orang saja

 

Pernah denger www.nebeng.com <http://www.nebeng.com/>  idenya sih bagus
juga. Nggak tau pelaksanaannya seperti apa, tapi kayaknya belum pernah
denger ada yang komplen...

 

Kalau saya sih lebih cenderung pemerintah sebaiknya melakukan perubahan
'budaya' masyarakat, bukannya mengikuti terus permintaan akan infrastruktur.
Selain besar biaya dan nggak bakal habis-habis

Perubahan budaya mencakup membiasakan orang untuk naik kendaraan umum, 3in1
dimaksimalkan, biasakan jalan kaki dan naik sepeda.

Syaratnya : Pemerintah memberi kenyamanan untuk 'kebiasaan baru' itu dan
sekaligus pemerintah memberi contoh yang baik, misal gubernur sering-sering
naik busway.

 

Tapi semua itu yaaa Cuma teori, dan bukan saya yang mengambil keputusan.
Yang ambil keputusan nggak tau deh pola pikirnya gimana

Jadi, cukup lakukan apa yang bisa saya lakukan... pergi / pulang kantor,
cukup naik tangga saja, alias kerja di rumah hehehehe

 

Thio 

 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of Masabi Masabi
Sent: 22 Nopember 2007 15:01
To: [email protected]
Subject: [BinusNet] Joki "Three in One"

 

Solusinya gimana menurut Binusian supaya ngak terulang
lagi ??

Kalau joki dilarang dan pekerja disuruh naik angkot..
yang punya mobil juga ngak mo naik angkot soalnya
keamanan di angkot seperti metromini dkk nya ngak
terjamin.. 

Kalau solusi ERP.. seperti biasanya pejabat nya
musti minta study banding dulu ke 10 negara Eropa dan
bikin seminar-seminar di hotel mewah baru memutuskan
membuat ERP atau tidak.. :D

Kalau ditilang secara tegas .. Beberapa bulan lalu
banyak Binusian yang tulis dimilis ini.. kalau ikut
prosedur sampe tahun 2007 kok malah kena biaya
siluman di pengadilan waktu ambil sim.. :D





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke