Hello 

Sepertinya di indo penerapan BSA itu udah salah kaprah, kenapa saya bilang 
begitu,

Di Singapore juga BSA sangat berperan disini, tapi mereka tidak datang 
tiba tiba, dan melibatkan pihak kepolisian etc etc, sita menyita komputer 
dll, yang terjadi di SG adalah BSA dan software vendor (Misalnya 
Microsoft), mereka akan menyewa auditor (misalnya PWC, Price Waterhouse 
Cooper), dan auditor itu akan membuat perjanjian dgn perusahaan kita and 
perusahaan kita akan di audit.  Auditor akan datang ke kantor kita selama 
1 - 2 minggu dan melakukan audit, bukan anggota polisi yang datang.

Setelah audit selesai, PWC akan mengirimkan laporannya ke BSA and 
Microsoft misalnya, kalau kita bersih maka BSA and Microsoft akan 
memberikan kita cert bahwa kita bebas, kalau kita kena masalah, bukan 
polisi turun tangan, tapi Microsoft akan kirim surat penalty supaya persh 
kita harus membayar penalty itu. Tapi itupun kita diberikan waktu untuk 
menyanggah, kalau kita tidak terima, maka auditor akan datang lagi untuk 
melakukan konfirmasi dll.

Finally kalau kita bersalah, kita harus bayar penalty, caranya bisa di 
cicil atau bayar langsung, tapi kalau kita ngotot, maka merekan akan 
melaporkan kita ke pengadilan dan follow up yah yah udah urasan 
pengadilan, jaksa, pengacara dll

Jadi kalau di SG, gak ada itu polisi ikut ikutan datang, pake nyegel dll, 
Microsoft juga gak datang, apalagi BSA,

Jadi menurut saya penerapan di Indo itu total salah kaprah

Best Regards,

Surya Iskandar




"Barry Sabas" <[EMAIL PROTECTED]> 
Sent by: [email protected]
02/27/2008 08:59 AM
Please respond to
[email protected]


To
<[email protected]>
cc

Subject
Re: [BinusNet] Software anggota BSA ?






Saya kira berita tsb baik buat kami di OT dan buat BALIK GERTAK 'oknum' 
polisi, karena perjanjian ini melibatkan Kapolri, coba saja tanya ke 
distributor / partner dari software tsb. 

Kalau datang tiba-tiba, kita BERHAK untuk menolak dan informasi tentang 
perjanjian tsb, kalau tetap ngotot, sekarang jaman semua orang punya 
mobile kan? Tinggal telp mobile PIC Microsoft partner kita. Itu pengalaman 
I/T Security Manager nya salah satu hipermarket, yang cerita kalau mereka 
sudah license semua tapi tetap aja banyak oknum yang macam-2, jadi dia 
minta surat resmi Microsoft dan di tempel disemua kantornya. Sebelumnya 
kamipun sudah memajang lisensi Microsoft di setiap kantor kami atas 
informasi dari partner kami.

After offfice hour? Tidak etis lah, memang lagi cari buronan? Kita bisa 
usir mereka dengan alasan melanggar privacy, apalagi kalau tidak ada SURAT 
TUGAS.

Masih berasa kurang nyaman? Ganti dengan Linux dan opensource programs or 
mulai pakai yang license, minta dukungan distributor / partner kita 
(termasuk emergency number-nya), paling tidak minta keringanan untuk 
nyicil. Mereka yang gabung ke BSA taulah resikonya 'dimusuhi' I/T 
se-Indonesia.

Regards,
Barry Sabas

----- Original Message ----- 
From: Masabi Masabi 
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, February 26, 2008 4:15 PM
Subject: Re: [BinusNet] Software anggota BSA ?

Wah ternyata ada prosedur nya yach. 2 atau 3 hari
harus ada surat pemberitahuan dulu. Sepertinya kalau
ada surat pemberitahuan biasanya yang datang orang BSA
nya. :D

Tapi realitas yang sering terjadi, tiba tiba datang
dan periksa. Kalau baca postingan kejadian di forum
yang terjadi, kadang petugas cuma bawa surat edaran
doank tentang HAKI, bukan surat tugas. Dan kadang ada
yang datang after office hours juga, jadi ngak bisa
nelpon ke vendor karena udah tutup. :D Dan setelah
itu menyegel / angkut kompie atau yang periksa
menawarkan penyelesaian secara adat.. :D Tentunya
yang ini tanpa ada orang BSA nya. 

btw: informasi prosedurnya ini mungkin bisa berguna
sedikit. Tetapi kalau bisa ada tertulis di situs
resminya microsoft / bsa tentang prosedur ini akan
lebih baik lagi.. Karena kalau cuma berdasarkan
informasi dari milis BInus atau prosedur secara lisan
saja kan tentu susah juga berdiskusi nya dengan
petugas. Soalnya prosedur yang benar seperti apa
sepertinya tidak pernah tercantum di situs dari
instansi resmi kan. 

Yang sudah tertulis resmi di website instansi aja
sering tidak sesuai kondisi di lapangan kan. :D

--- Barry Sabas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

[Non-text portions of this message have been removed]

 


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke