Pertama-tama ane mohon maaf bila email ini memancing polemik. Yg kedua...ane bertanggung jawab atas email ini...namun ane tdk bermaksud menyesatkan rekan-rekan sekalian.
Yg ketiga, ane berani forward, bahkan ke banyak milis...karena ane udah cross-check ke detik, lalu juga ane baca media cetak koran Tempo hari Rabu kemarin 11 Mar 2009 yg menulis hal yg sama, walau uraiannya lebih panjang. Yg keempat, semuanya bersumber dari AFP (American Free Press), mereka semua mengutip dari sana. Yg ane agak lupa, di Tempo sepertinya juga mengutip dari New York Times, kalo tdk salah. Yg kelima, sebenarnya berita ini udah lama...cuma ane dapatkan dari media yg menurut ane kurang netral, atau kurang berimbang, atau dari media berafiliasi tertentu. Sudah sejak 2002!!! Tapi karena kali ini didapat dari media yg cukup netral, cukup berimbang, bahkan dari Amerika sendiri...maka ane beranikan utk forward. Yg keenam, kasus media mengkoreksi dan mempublikasikan berita yg kontroversial adalah terjadi beberapa kali di luar negeri...hendaknya menjadi renungan rekan-rekan juga. Ingat kasus terbaru ttg David? Alumni SMAK BPK Penabur 1? yg kuliah di NTU? Coba baca koran Sing, Strait Times!!! Terdapat pola yg mirip dgn kasus berita 9/11, walau dgn rentang waktu yg panjang. Yg ketujuh...ane sangat mempertimbangkan faktor emosi dari berbagai pihak...apalagi Ci-Cong (Kakak Ipar) ane...Ko Rudy Tan..hampir saja jadi korban 9/11. Tapi ane juga sangat concern dgn apa ada fakta dan data yg tersembunyi terkait 9/11....dan kini dari Amerika sendiri launch berita ini. Karena itu, ane penuhi suara hati ane utk forward berita ini. Yg Kedelapan....dalangnya 9/11 Mossad, bukan berarti Al-Qoidah tdk terlibat...atau tdk punya kontribusi thd kejadian tsb. Dan Tempo juga mengulasnya dgn baik...dgn memberikan gambaran ilustrasi ttg beberapa kilas balik peristiwa 9/11 tsb. Bahkan ane mengutuk keras mereka, dan semua teroris yg berlabel agama atau keyakinan tertentu, apa-pun itu. Dan tentu juga...ane lebih mengutuk keras lagi, terhadap Dalang atau pengajar dan pendidik para teroris tsb. Yg kesembilan, ane berdoa dan bersimpati kpd korban 9/11, baik korban langsung mau pun tdk langsung. Ane berdoa semoga mereka diberikan ketabahan, dan diberikan ganti/balasan yg lebih baik berlipat ganda, dari musibah yg mereka terima. Semoga mereka selalu dibimbing Allah. Semoga mereka mendapatkan keadilan di dunia ini, terlebih di kehidupan mendatang. Semoga mereka mendapatkan fakta dan data kebenaran yg sebenarnya ttg 9/11. Yg terakhir...ane tdk akan memperpanjang polemik, memberikan opini penyanggah, counter dan lainnya. ane sudahi email ini. Bagi yg masih punya uneg2 tak tersalurkan, bisa email langsung ke redaksi detik, atau Tempo (ane kurang tahu apa koran lainnya publikasikan hal yg sama). Tapi kalo masih kurang puas, terutama thd ane pribadi...bisa japri ke email ane. Dan jawaban dari ane adalah sama dgn email sanggahan ini...atau ane diam. Demikian terima kasih banyak atas perhatian rekan-rekan. Mohon maaf atas polemik yg ane munculkan. Mohon maaf bila kurang berkenan. Semoga Allah memberikan kebenaran yg jelas kpd kita semua ttg peristiwa 9/11....kalau tdk di Dunia ini, ya nanti setelah kita langsung bertemu dengan-Nya. Best Regards...and...Wassalam, Nugon --- In [email protected], "Rudy Susanto" <rsanto...@...> wrote: > > Ini salah satu kebiasaan buruk yaitu dugaan/prasangka yang dijadikan > kebenaran tanpa bukti yang mendasar, semuanya ditelan mentah-mentah. > > > > Lebih buruk lagi berita begituan, tanpa dikomentari lalu di cc (carbon copy) > kemana-mana, sehingga begitu banyak orang disesatkan, dari posting awalnya > dr sdr.Nugroho di-cc ke banyak milist yang banyak membernya :-) "SMA 1 > Bekasi; Binusnet; Blue Jackets; bluejackets 98-2; Kokoh; Ex ATL; Aisha > Chuang; Alumni AnNabaa; Alumni Majelis Taklim Alkhowarizmi; Muslim Binus; > tauziyah; Dana Abadi Umat; Komunitas Tarbawi; Pengajian Kantor; Forum > Lingkar Pena; Majelis Rasulullah" > > > > Menyesatkan orang lain baik secara sengaja maupun tidak sengaja, bukanlah > suatu perbuatan yang terpuji. > > > > Pernah denger dari temen yang berkata, "Tidak sulit utk membuat suatu > kebohongan dan orang percaya akannya krn banyaknya umat di bangsa ini, 1% > aja ada yg percaya udah cukup utk membuat bangsa ini tidak tenang" > > > > Ini cuman himbauan, cobalah diteliti/disaring/ditelaah/dicross-check dulu > sebelum kirim/forward ke suatu milist atau ke teman, kirimlah berita yang > mendidik dan yang membangun dan bukan provokasi. > > > > _____ > > From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf > Of Paulus > Sent: Thursday, March 12, 2009 10:17 AM > To: Nugroho Laison > Subject: Re: [BinusNet] Fwd: berita detik com tgl 11 maret 2009 > > > > Hello Nugroho, > > Wednesday, March 11, 2009, 12:52:11 PM, you wrote: > > *snip* > > > Fakta lainnya bahwa Israel > > terlibat dalam serangan 11 September 2001, adalah tidak satu pun dari > 3.000 > > pegawai Yahudi masuk kerja pada hari itu. Tidak mungkin 3.000 orang sakit > atau > > cuti secara bersamaan, tanpa ada sesuatu di baliknya. (rdf/Rez) > > --- End forwarded message --- > > Anda yakin bahwa tidaka da satu orang yahudi pun yang mati pada saat > 9/11 ??? > > -- > Best regards, > Paulus mailto:xmi...@gmail. <mailto:xmilis%40gmail.com> com > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >
