Ini biasanya disebabkan karena timing margin dari tiap memory berbeda-beda.

Semakin tinggi kecepatannya, semakin kecil margin-nya. Margin ini sendiri
juga dipengaruhi oleh keadaan temperatur.
Apabila timing-nya keluar dari spec, maka data yang dituliskan (either
address or data)
akan corrupt.

Cara menghindari-nya, bisa gunakan kecepatan yang lebih rendah (least common
denominator),
atau letakkan PC di tempat yang sangat dingin (controlled room).

Lebih baik lagi bila DDR-nya menggunakan ECC, jadi processor bisa men-detect
seandainya
terdapat kesalahan di dalam data yang telah ditulis.


KOkon.

2010/3/11 Edwin <[email protected]>

>
>
> Saya dulu punya masalah yg sama, setelah upgrade memory DDR dengan speed
> yang sama tetapi mereknya berbeda (AM1 dan VGen) sering blue screen.
> Solusinya kecepatan akses DDR nya diturunkan dari yang seharusnya dan
> setelah itu sudah stabil.
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke