_____  

On Behalf Of Sunny 
 Subject: CiKEAS> Pilot - Pramugari Batavia Air Kencan




Refleksi: Kalau Pilot-pramugari berkencan-kencangan surga dunia bisa
langsung  penumpang  mendarat di surga abadi.
 
HYPERLINK
"http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=42204&ik=2"http://www.poskota.-co
.id/news_-baca.asp?-id=42204&ik=2


Pilot - Pramugari Batavia Air Kencan 

Jumat 7 Desember 2007, Jam: 9:30:00 

JAKARTA (Pos Kota) – Skripsi Indah, mahasiswi psikologi Universitas Surabaya
soal skandal cinta antara pilot dan pramugari yang menghebohkan, terbukti. 

Sejumlah penumpang Batavia Air jurusan Jakarta-Surabaya baru-baru ini dibuat
terperangah, kesal dan panik. Pasalnya saat pesawat akan landing, pilot dan
pramugari sibuk berkencan di hadapan puluhan penumpangnya. 

Akibatnya, Suharyono, seorang pengacara ibukota yang ikut dalam penerbangan
itu beserta sejumlah anggota DPRD Surabaya melaporkan ulah pilot dan
pramugari ini ke kantor maskapai Batavia Air, Komisi Nasional Keselamatan
Transportasi (KNKT), Dirjen Perhubungan Udara serta Menteri Perhubungan. 

Rupanya laporan itu langsungt ditanggapi instansi terkait. Kapten Pilot Irf
dan Pramugari Lis kini harus menerima akibat ulahnya. Kedua orang tersebut
oleh manajemen Maskapai Batavia Air di-grounded tidak boleh terbang sebab
mereka dianggap melanggar aturan penerbangan. 

Suharyono, yang ditemui Pos Kota, mengungkapkan pada 28 November lalu, dia
dan beberapa rekan pengacara Hari Santoso SH, Isti Hardiyanti SH naik
Batavia Air dari Bandara Soekarno-Hatta dengan tujuan Balikpapan melalui
Bandara Juanda Surabaya. 

Dalam perjalanan mereka dan puluhan penumpang lainnya dihadapkan dengan
tontonan yang tidak sewajarnya, karena Kapten Pilot Irf dan pramugari
pesawat nomor penerbangan 7-221 bernama Lis bercengkrama mesra di udara.
Padahal saat itu sekitar 20 menit lagi pesawat akan landing atau mendarat di
Bandara Internasional Juanda, Surabaya. 

“Saya kebetulan duduk di seat nomor dua bersama dua rekan saya dari
pengacara juga melihat langsung pilot Irf keluar dari cockpit menuju kamar
mandi, sesudahnya ia menghampiri pramugari Lis yang sedang sendirian di
ruangan belakang cockpit,” ujar Suharyono. 

Menurut pengacara senior ini didampingi asistennya Sri Mulyani yang ditemui
di kantornya di Jl. Cempaka Putih Barat XX, Kamis (6/12), kejadian
bermesra-mesraan itu berlangsung selama 10 menit, sedangkan kendali pesawat
diperkirakan diserahkan ke copilotnya. 

Baru ketika dalam hitungan menit pesawat mau landing, pilot Irf kembali
masuk ke cockpit yang sempat berangkulan dengan pramugari Lis yang
membalasnya dengan memeluk pinggang sang pilot. 

Beberapa anggota DPRD Surabaya dan penumpang lainnya menambahkan, mereka
sempat cemas dan risih karena kemesraan kedua awak pesawat itu ditonton
banyak orang sementara pesawat tanpa kendali pilot. “Jadi bukan sekedar
cerita ternyata memang benar ada pilot dan pramugari sempat-sempatnya
bermesraan di udara,” kata Suharyono. 

Menurut Suharyono, pihaknya sudah memperoleh informasi kalau pilot dan
pramugari tersebut telah di-grounded tidak boleh terbang. “Ini sudah
menunjukan itikad baik Batavia terhadap respons keluhan penumpang
pesawatnya,” kata pengacara berlogat ke Surabayaan tersebut. 

DITINDAK LANJUTI 
Wakil Direktur Batavia Air M Yamin membenarkan pihaknya menerima surat
protes dari penumpang pesawat dan kantor pengacara Suharyono & Associates.
Pihaknya kini sedang menyelidiki sampai sejauh mana kemesraan kedua awak
pesawatnya. 

Pihak manajemen juga sudah memberikan sanksi kepada pilot dan pramugari
tersebut tidak boleh terbang sebelum selesai permasalahannya. 

“Ini respons baik dan kami menyambut baik ada penumpang yang memberikan
informasi. Karena kalau benar ulah pilot dan pramugari melanggar aturan
perusahaan dan ini buat contoh kepada pilot lainnya,” jelas Yamin yang
peduli terhadap safety penumpang pesawat. 

Sebelumnya, dari hasil skripsi Indah yang meneliti 176 pramugari dari empat
maskapai penerbangan menyebutkan sebagian kecil pramugari dan pilot sering
bermesraan di udara, minimal hanya sekedar saling sentuh . Namun dari hasil
skripsi tersebut disebutkan masih banyak awak kabin tersebut yang menjunjung
moral dan bekerja dengan baik. (Pos Kota, 18 November 2007

 


Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.32/1131 - Release Date: 11/14/2007
4:54 PM



Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.503 / Virus Database: 269.15.32/1131 - Release Date: 11/14/2007
4:54 PM
 

Kirim email ke