Wah ..., kalu gitu kita mesti hati2 juga bila niat mo nolong,  niat mo 
bantu...... malah nanti ditangkap satpam

Berarti .. bila kita mo nolong orang, harus pakai insting juga tuh .... 




Salute,
Ch




============================

Posted by: "huang chuen" 

LET THIS TRUE STORY SERVE AS A WARNING

Biarlah cerita nyata ini menjadi peringatan

Untuk para pria : peringatilah orang yang Anda kasihi !
Untuk para wanita : ingatlah akan hal ini !

Sekitar satu bulan ada seorang wanita sedang berdiri di Pintu masuk Mega Mall 
dan sedang membagikan flyer kepada semua wanita yang masuk ke mall tersebut. 
Wanita tersebut telah menulis sendiri flyer tersebut untuk menceritakan 
mengenai pengalaman yang dialaminya, sehingga dia dapat memperingati wanita 
lainnya.

Sehari sebelumnya, wanita ini telah selesai berbelanja, keluar menuju ke 
mobilnya dan mendapati bahwa ban mobilnya kempEs. Dia mengeluarkan
dongkrak dari bagasi dan mulai mengganti ban yang kempes itu. Seorang pria yang 
ramah dengan pakaian bisnis dan membawa sebuah koper menghampiri dia dan 
berkata, 'Saya perhatikan Anda sedang mengganti ban yang kempes. Maukah Anda 
membiarkan saya yang melakukannya untuk Anda?'

Wanita tersebut sangat berterima kasih dengan tawarannya dan menerima 
pertolongannya. Mereka bercakap-cakap dengan ramah sementara sang pria
mengganti ban kempEs tersebut, dan meletakkan ban kempes serta dongkrak ke 
dalam bagasi, menutupnya dan membersihkan tangannya.

Wanita tersebut sangat berterima kasih kepadanya, dan ketika dia hendak masuk 
ke mobilnya, pria tersebut mengatakan bahwa dia memarkir mobilnya di bagian 
lain dari mall tersebut, dan bertanya apakah wanita tersebut tidak keberatan 
untuk memberinya tumpangan sampai ke mobilnya.Wanita tersebut sedikit terkejut 
dan menanyakan mengapa mobil pria tersebut ada di bagian lain. Pria itu 
menjelaskan bahwa dia baru saja bertemu dengan teman lama di mall yang sudah 
lama tidak ditemuinya dan mereka baru saja makan dan bercengkerama sebentar; 
dia kemudian berjalan ke arah sebaliknya dari mall tersebut dan keluar melalui 
pintu yang salah, dan dia sekarang telat dan mobilnya berada di bagian lain 
dari mall tersebut.

Wanita tersebut merasa sungkan untuk berkata 'tidak' karena dia baru saja 
menolongnya sehingga tidak perlu mengganti bannya sendirian, tetapi dia merasa 
gelisah. Kemudian dia teringat melihat pria tersebut menaruh kopernya ke dalam 
bagasinya sebelum menutupnya dan sebelum pria itu bertanya apakah dia bisa 
menumpang di mobilnya.

Wanita tersebut berkata bahwa dia sangat ingin mengantar pria tersebut ke 
mobilnya, tetapi dia baru saja ingat bahwa masih ada yang harus dibelinya. 
Wanita itu berkata bahwa dia hanya akan sebentar; pria tersebut dapat duduk di 
mobilnya dan menunggunya; dia akan secepatnya kembali. Wanita tersebut kemudian 
tergesa-gesa masuk ke dalam mall dan memberitahu satpam apa yang telah terjadi; 
satpam tersebut mendatangi mobilnya, akan tetapi pria tersebut telah hilang..

Mereka kemudian membuka bagasinya, mengambil koper pria tersebut yang masih 
terkunci dan membawanya ke kantor polisi. Polisi kemudian membukanya (tentu 
saja untuk mencari kartu identitasnya sehingga dapat mengembalikannya kepada 
pria tersebut). Apa yang mereka temukan ternyata tali, plester dan pisau.

Ketika polisi memeriksa bannya yang kempes, tidak ada yang salah dengan bannya; 
udaranya telah dikeluarkan dengan sengaja. Jelaslah motif pria tersebut, dan 
jelas pula bahwa dia telah merencanakannya dari awal.

Wanita tersebut masih diberkati dan telah lolos dari bahaya. Betapa akan lebih 
buruk jadinya bila dia menunggu di dalam mobil sementara pria tersebut 
memperbaiki bannya, atau jika ada bayi di dalam mobilnya. Atau dia tidak 
menghiraukan kata hatinya dan memberi pria tersebut tumpangan.

Hal tersebut mungkin dapat menyelamatkan sebuah nyawa. Cahaya sebuah lilin 
tidak berkurang dengan nyalanya lilin lain. Saya sebenarnya ingin 
mengirimkannya kepada para wanita; tetapi untuk para pria, jika Anda mengasihi 
ibu, isteri, saudara perempuan, anak perempuan Anda, dan lainnya, Anda dapat 
mengirimkannya kepada mereka juga.

KADANG-KADANG, PERASAAN DI HATI ANDA ADALAH SUARA TUHAN. PERCAYA PADA INSTING 
ANDA !!

Best Regards,
huang chuen

<<Emoticon1.gif>>

Kirim email ke