1 DARI 75 HAL YG HARUS DILAKUKAN OLEH PEREMPUAN (diintisarikan oleh : adam purdiawan www.tabunganpintar.blogspot.com)
diambil dari buku "75 Kesalahan Perempuan dalam Mengelola Keuangan" (buku ini seharusnya berjudul 75 hal yg harus dilakukan perempuan dalam mengelola keuangan...) "...Buku ini dipersembahkan bagi setiap perempuan yang bekerja terlalu keras, menghasilkan terlalu sedikit, dan tampaknya tidak pernah berhasil secara financial. Harapan saya, dari tiap lembar buku ini, Anda bisa menemukan keberanian dan kebijaksanaan untuk mengambil tindakan apa pun yang diperlukan untuk menjalani hidup yang kaya - bagaimanapun Anda mengartikannya..." (Lois P. Frankel, Ph.D) -- Kesalahan 68 --( kewajiban 68 ) 68. Tidak Berasuransi Secukupnya ( kebalikannya wajib berasuransi ) Asuransi jiwa, asuransi cacat tubuh, asuransi mobil, asuransi perawatan diri jangka panjang, asuransi kesehatan, asuransi rumah, asuransi perjalanan, asuransi gempa bumi - dan masih banyak lagi. Semua itu sudah cukup membuat perempuan berakal sehat kelabakan menentukan mana yang yang harus dimiliki dan mana yang sepertinya bagus untuk dimiliki. Selanjutnya, begitu Anda menentukan jenis asuransi mana yang akan dibeli, berapa besar premi yang akan Anda bayar? Apakah semua pengeluaran dari kantong Anda? Apakah semua diatas harga $1000 (Rp9juta-an) ? Penulis dan penasehat keuangan Ginita Wall mengingatkan kita bahwa terlalu banyak orang hidup berdasarkan semboyan agen asuransi, "Jika Anda dapat menanggung asuransi yang Anda miliki, artinya Anda belum memiliki cukup asuransi". Saya akan memperjelasnya. Berasuransi secukupnya memang penting. Berasuransi berlebihan adalah bodoh. Ada terlalu banyak dari kita yang merasa takut tidak memiliki cukup asuransi - tanpa melihat jenisnya. terlalu banyak berasuransi adalah pemborosan uang. Uang itu dapat Anda gunakan sebagai uang muka pembelian rumah, dimasukan kedalam dana pensiun, atau membiayai pendidikan anak di perguruan tinggi. Meskipun demikian, kurang berasuransi juga berbahaya. kita semua pernah mendengar cerita tentang orang yang tidak mempunyai asuransi kesehatan, mengalami kecelakaan mobil parah, dan menjalani sisa hidupnya dengan tagihan biaya pengobatan yang tidak ada habisnya. Kesesuaian antara jenis-jenis asuransi yang Anda putuskan untuk beli dan besarnya premi yang harus Anda bayar untuk tiap-tiap asuransi itu adalah sesuatu yang harus Anda pikirkan matang-matang. KIAT: @. Pertimbangkanlah fakta sebelum membeli asuransi. Jenis asuransi yang Anda beli dan besarnya premi yang Anda pilih tergantung pada situasi pribadi Anda. Sejumlah faktor yang perlu dipikirkan: - Apakah Anda mempunyai tanggungan? apakah Anda dan keluarga bergantung pada penghasilan hidup Anda sehari-hari? (Jika ya, asuransi jiwa, kesehatan, cacat tubuh, sakit kritis dan segala macam yang dapat mengganggu roda ekonomi jika itu terjadi pada Anda, tentu perlu Anda petimbangkan untuk dimiliki. - Berapa yang anda sanggup untuk dialokasikan kedalam asuransi? (Sisihkanlah 10% dari 30% penghasilan Anda yang dialokasikan untuk pembayaran ini-itu. Jika Anda sudah mengalokasikan lebih dari 30% penghasilan untuk pembayaran macam2, bisa dikatakan Anda cukup punya masalah dalam hal mengatur keuangan.) - Asuransi kesehatan selalu menjadi tren. Kita semua pernah mendengar kisah-kisah mengerikan tentang seseorang yang jatuh sakit, tidak mempunyai asuransi kesehatan, dan akhirnya harus menanggung tagihan demi tagihan pengobatan seumur hidupnya. @ Hanya membeli dari perusahaan asuransi yang mapan. Anda bisa saja terkecoh oleh rendahnya premi hanya untuk mendapati bahwa ketika Anda sedang sangat memerlukannya, perusahaan itu sddah bangkrut. Sebelum membeli asuransi dari perusahaan manapun, periksalah keberadaan mereka. @Lakukanlah perbandingan Seperti halnya barang atau jasa yang lain, harga asuransi bisa berbeda-beda pada setiap perusahaan. Ketika membeli sebuah rumah baru beberapa tahun lalu, saya berabggapan bahwa produk asuransi dari perusahaan yang sudah memiliki reputasi akan lebih mahal. Saya bahkan tidak merasa perlu mengeceknya lagi saat itu. Setelah terjadi gempa bumi Northridge di California, seorang teman memberi tahu saya mengenai hebatnya State Farm mengganti semua kerugian yang dideritanya. saya pun mengeceknya. Ternyata mereka jauh lebih masuk akal daripada perkiraan saya. Saya tahu bahwa mereka dapat diandalkan, jadi saya pindah dari perusahaan asuransi saya sebelumnya yang 'tidak jelas' --- (yang sebelumnya dipilih hanya karena dianggap preminya lebih murah) (untuk konteks Indonesia, setiap tahun ada rating dan peringkat terhadap seluruh perusahaan asuransi - baik jiwa maupun non jiwa/umum. Rating dilakukan berdasarkan berbagai kategori, mulai dari aset hingga RBC/risk based capital, yaitu persentase kemampuan membayar pertanggungan) Di Indonesia, PT. Prudential Life Assurance mendapatkan penghargaan the lifetime achievement award karena menjadi perusahaan terbaik di kelas tertinggi selama tujuh tahun berturut-turut (dari tahun 2002 s/d 2008)

