halo Bpk Ronas Pardianto baru Tau yaaaaa  kelakuan pmerintahaan  kite yaaa.
jelek....termasuk para pejabat Bank Indonesia, 
emangnya gue pikiriiin, yang penting kapalitalismee asing meraja rela terus 
sampai rakyat/negara indonesia bangkrut,
sa bodo mikiriin,fundamental mikro kiteee.
salam sukses Indonesia

 GPH.SAMOSIR 



----- Pesan Asli ----
Dari: Ronas Pardianto <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 9 Oktober, 2008 16:12:13
Topik: Balasan: Re: Bisnis_Center@ WTA:Efek naiknya BI Rate


Langkah BI dengan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25bps menjadi 9,50% malah 
menegaskan adanya kekhawatiran di kalangan pemerintah. Yang seharusnya dari 
dulu pemerintah lebih memfokuskan pada pemberdayaan para pengusaha UMKM 
sehingga mampu menciptakan ketahanan ekonomi. Sebaliknya kebijakan BI menaikkan 
Rate, yangmana sehari setelahnya justru Bank-bank Sentral Dunia menurunkan akan 
memberi dampak negatif untuk menahan laju outflow. Bandingkan saja ketahanan 
RRC dibandingkan kita, yang bahkan mereka memiliki cadangan devisa sebesar US$ 
1,5 Triliun dengan laju pertumbuhan yang meski sudah turun tetapi di atas kita 
yang kembang-kembis untuk capai 6,0%. 64% pelaku pasar modal adalah Foreign & 
83% pelaku pasar riil adalah Asing ( termasuk yang memiliki ketergantungan 
terhadap mereka ), pemerintah malah tidak berubah yaitu memfokuskan diri pada 
pasar modal ketimbang yang riil. Yang seharusnya meningkatkan kualitas, jangan 
sekedar kuantitas. Ambil contohlah
 kelapa sawit, mengapa hingga kini lembaga mutu kita masih ketergantungan 
terhadap PORAM yang adalah milik Malaysia ? Atau dalam hal packaging untuk 
shipping, mengapa masih lebih dipercaya dari Singapore ? etc .... Nah, daripada 
pemerintah main spekulasi di pasar keuangan mending perbaiki fundamentalnya. 
Hal ini nanti juga akan membawa pasar keuangan bertumbuh lebih baik, toh 
bukankah sektor riil adalah basis dari pasar tersebut ?


Ronas Prd

karl max <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Langkah BI sy lihat hanya untuk menekan laju outflow, dan ini juga sebagai kran 
yang bisa dinaik/diturunkan (jangka pendek).

Melihat situasi sekarang sy juga khawatir jika Pemerintah melakukan tindakan 
terburu-buru/ sembrono, tetapi kalo melihat fundamental kita cukup kuat sy rasa 
masyarakat tidak perlu terlalu panik karena imbasnya belum terasa, yg saya 
harapkan masyarakat jangan ikut-ikut menambah ricuh keadaan tetapi cukup 
waspada dan lakukan penghematan sejak dini.

thks
edy




--- On Wed, 10/8/08, Robert Gunawan <robert_mingliang@ yahoo.com> wrote:

From: Robert Gunawan <robert_mingliang@ yahoo.com>
Subject: Bisnis_Center@ WTA:Efek naiknya BI Rate
To: "Bisnis_Center Yahoo Groups!" <Bisnis_Center@ yahoogroups. com>
Date: Wednesday, October 8, 2008, 7:40 PM



________________________________
Nama baru untuk Anda! 
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain! 
________________________________
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru 
Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger!  


      ____________________________________________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke