Dear Bu ida, Wah bu, asyiknya nih sedang akan beli rumah ya bu. Bu, kebetulan saya adalah org yg amat mencintai properti, menurut saya, kalau ibu bisa beli, why not, kalau memang ibu akut, ambil aja bunga flat, memang bunga flat lbh tinggi dari rata rata, tetapi ketika krismon, bunga tinggi, kita akan jauh lebih untung. TIdak ada rugi nya bu beli properti, ambil saja bu, toh seandainya kita cicil, gak ada ruginya bu, maaf ya bu, kan kalau kpr kita ada asuransi , seandainya terjadi apa apa, sudah di cover oleh asuransi dan properti tersebut sdh lunas dgn sendirinya bu, jadi gak ada risk at all. Semoga membantu, sharing dong dr teman yg lain. Sincerely, Erlin
--- On Mon, 10/13/08, ida azizah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: ida azizah <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: Balasan: Re: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi To: [email protected] Date: Monday, October 13, 2008, 12:54 AM wah cocok nih topiknya.... Kasih info dong, baiknya gimana? Aku ada rencana ngambil KPR di BNI, kira2 "berbahaya" nggak nih? Aku dah DP. Kira2 aman kah kalau diteruskan? Terus terang ini rumah impian...hix hix... Tolong ya masukannya, ditunggu ya temans, thx 2008/10/13 Ronas Pardianto <[EMAIL PROTECTED] co.id> Iya jangan tutup kuping & tutup mata dong, ntar jalannya nabrak kaleee. Apa yang terjadi di Pasar Keuangan seyogyanya untuk informasi kita dalam menjalankan Manajemen-Resiko, bukan untuk membuat diri kita malah merinding menggigil mengetahuinya. Mirip asuransi. Kita membeli karena kita tahu bahwa suatu saat akan meninggal, tetapi bukan berarti kita mau. Mengetahui hal tsb membuat kita bekerja lebih keras daripada sebelumnya, bukan justru menikmati ketakutan karena akan meninggal. Setuju ? Ronas Prd kiki_3x_full@ yahoo.com wrote: Selamat pagi semua, Menurut saya disituasi seperti sekarang ini, lebih baik tutup kuping dan mata, kt gk perlu tau kondisi ekonomi, kadang kt makin banyak tau informasi yang memburuk, makin takut kita menghadapinya, jd kreatifitas dalam berusaha gak akan keluar inovasi2 tidak muncul dikarenakan ketakutan akan berbisnis selama situasi ekonomi masih kacau, coba kita liat tukang nasiuduk didepan komplek kita dia tetep laku daganganya walaupun kondisi ekonomi gonjang ganjing, sampe ganti presiden aja dia gk tau, karena terlalu fokus ngurusin daganganya Hehehehe.... . Jd jgn hiraukan kondisi ekonomi saat ini... ......Just do it...... Buat inovasi2 bisnis yg baru Ciptakan peluang.... Ambil kesempatan yang ada di depan... Salam Kiki rizki Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT From: Agustav Alvie <[EMAIL PROTECTED] com> Date: Fri, 10 Oct 2008 05:49:50 -0700 (PDT) To: <Bisnis_Center@ yahoogroups. com> Subject: Re: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi Yth. Ibu Ocha, Sebagai orang awam dalam bisnis, sepanjang pengetahuan saya yang cuma sekolah madrasah ibtidaiyah kelas 3, apakah bisnis-bisnis yang tahan banting itu adalah: 1. Penjual besi tua... besi itu kalau di-banting2 ngga akan apa2 tetap laku dikilo. 2. Bisnis pasir untuk bangunan... pasir tahan banting.. ngga bakal rugi banting2 pasir 3. Bisnis laundry kiloan juga termasuk yang tahan banting... pakaian bau sebelum dicuci dibanting2 dulu ngga apakan toh? ngga bakal rugi? Saya rasa ibu Ocha bisa mnejelaskan lebih detail, bisnis2 mana lagi yang tahan banting? Kalau pebisnis yang tahan banting yaitu pebisnis yang punya ilmu gulat kaleeee yaaa??? dibanting sama lawannya malah bisa melawan :-) Just joke Salam sukses selalu Agustaf Alvi ------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- ---- --- On Fri, 10/10/08, Ocha <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: Ocha <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Bisnis_Center@ Re: Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi To: Bisnis_Center@ yahoogroups. com Date: Friday, 10 October, 2008, 6:31 PM Bisnis-bisnis Tahan Banting Di Tengah Krisis Ekonomi Tidak ada satu negara pun di dunia ini yang kebal krisis ekonomi. Kini giliran Amerika tempat bercokolnya Kantor IMF dan Bank Dunia, yang merasakan krisis seperti yang dialami Indonesia. Tentu saja nilai kerugian akibat krisis keuangan di AS jauh lebih besar, dan dampaknya juga lebih luas dibandingkan krisis di Indonesia tahun 1998 lalu. Krisis memang akan selalu datang dan pergi di siklus kehidupan berbisnis, seperti layaknya hukum alam. Banyak bisnis yang bertumbangan diterpa krisis, tapi akan lebih banyak lagi bisnis yang muncul menggantikan pendahulunya. Adakah bisnis yang kuat melewati badai krisis? Banyak! Tapi bukan karena jenis bisnisnya yang kebal krisis, tapi karena pebisnisnya yang tahan banting. Pebisnis yang selalu siap menghadapi masalah sebagai happy problem atau tantangan. Selalu berusaha kreatif mencari solusi dan langsung bergerak untuk "menjinakkan" tantangan. Tetap Semangat! Baca juga (tanpa spasi): - Bersiap Hadapi Inflasi http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- bersiap-hadapi- inflasi.html - Lagi Stress? Main Game Dulu Yukk… http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- main-game. html - Penghasilan Rowling, USD 9 per detik!! http://dexton. adexindo. com/artikel- oktober1- rowling-usd9- per-detik. html Happy Reading! Mudah-mudahan bermanfaat yaa ;) Rosa S. Rustam Dexton Indonesia - Majalah Online untuk Pebisnis Pemula http://www.dexton. adexindo. com PS: Buat rekan-rekan yang mau sharing soal bisnis atau sekedar say hello, kontak langsung aja yaa ke [EMAIL PROTECTED] com Dapatkan nama yang Anda sukai! Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com. -- cheers Ida A

