Perkenalkan,
kami dari I Sin Wu Yi



I Sin Berdiri tanggal 12 May 2008 dan merupakan wadah bagi mereka untuk
berlatih, saling mengasah diri, bertukar pikiran,serta wadah berkumpul bagi
aliran-aliran beladiri CMA sehingga dapat menyempurnakan diri dan menuju hidup
yang harmonis dan lebih baik. prinsip I Sin adalah satu hati dalam meraih
tujuan. dimana tujuan seorang praktisi CMA adalah IQ, SQ , dan EQ. 



Arti dari I Sin sendiri adalah I (satu) dan Sin (hati), dimana dalam perguruan
kami, kami saling mengasah diri dan menimba ilmu dengan konsep satu hati.



Basic dari perguruan kami adalah Chinese
Martial Art, dimana kami adalah perguruan lintas aliran CMA.
Dalam I Sin, kami memiliki 3 tingkatan yaitu Selendang Putih, Selendang
Merah, dan Selendang Hitam. dimana masa belajarnya tidak
terbatas. para praktisi yang dianggap mampu melewati ujian-ujian tersebut akan
dinaikan tingkatannya.



Selain menimba ilmu dari CMA, di perguruan I Sin, kami juga mengedepankan
ajaran moral dan terus mendorong agar para praktisi di bawah naungan perguruan
kami agar lebih mendekatkan diri dengan Tuhan Yang Maha Esa. seperti yang kami
yakini, seorang praktisi CMA akan sempurna ilmunya kalau praktisi tersebut
mengembangkan IQ, EQ dan SQ nya. semua hal ini penting bagi perkembangan
mental, perilaku dan tindak tanduknya dalam masyarakat. Dengan program yang
kami buat, maka kami berkomitmen untuk membuat hidup lebih baik dan harmonis.



Sejarah singkat Kungfu


 
  
  Wu Yi telah lebih
  tua dari peradaban. selama ada manusia di dunia, pasti ada perkelahian. dalam
  celah-celah inilah Wu Yi berkembang. Selain itu, tujuan untuk mengembangkan
  diri, dan meraih harmonisasi eksternal dan internal juga menjadi tujuan orang
  mempelajari Wu Yi.

  

  Kungfu adalah istilah yang kita kenal sekarang merupakan istilah yang populer
  di tahun 1930 an. dalam sejarah Chinese Martial Arts, kungfu memiliki
  lebih dari 40 nama tergantung pada dinasti yang menaunginya.

  

  Istilah Wushu yang dipopulerkan kembali oleh pemerintah China dikenal
  sejak abad ketiga sampai keenam masehi. istilah yang paling populer dari abad
  ketiga SM sampai abad ke 19 M adalah Wu Yi. Wu adalah teknik bela diri dan Yi
  adalah seni. dalam susunan semantik, kata wu yi lebih tepat daripada wu shu.

  

  pada 7000 tahun yang lalu, bangsa China prasejarah telah menemukan
  berbagai jenis alat untuk membela diri baik terhadap sesamanya, suku lain,
  maupun dengan hewan. senjata-senjata yang berkembang antara lain tombak,
  pedang, golok, dll. pada masa damai, teknik mereka dipakai untuk tarian bela
  diri seperti tarian pedang.

  

  Pada masa dinasti Hsia dan Shang (2000-1030 SM) telah ditemukan senjata
  tembaga dan kuningan, dan banyak terdapat penemuan arkeologi berupa teknik
  bela diri yang dipahat di cangkang kura-kura.

  

  Pada dinasti Zhou (1030-480 SM) beladiri dinamakan Quan Yong dan Shou Po, dan
  pada jaman inilah lahir prinsip dan filosofi Yin Yang, Wu Xing, serta Pat Kua.

  

  Pada jaman 3 kerajaan dan masa negara-negara berperang, dikenal Jiji dang
  xiang po. pertarungan diatas kuda dan teknik senjata berkembang pesan. pada
  jaman ini munculnya seni perang Sun Tzu.

  

  Setelah Shi Huang Ti mempersatukan China
  tahun 221-207 SM, ia memperkenalkan Shou Po
  dan Jue Di.

  

  pada jaman dinasti Han, istilah wu yi muncul dan sangat populer. pada jaman
  inilah diadakan pertandingan tinju dan gulat pertama di dunia.

  

  sampai pada akhirnya Bodhidharma datang ke China dan melembagakan Kungfu
  sehingga muncul banyak aliran.

  

  Jaman dinasti Tang, muncul Xiang Pu dan Jue Li yang merupakan leluhur dari
  bela diri sumo.Pada jaman dinasti Song muncul Wu Yi dan Wu Ji. Pendiri Song
  juga dikenal sebagai pendiri aliran Tai Zu, yang merupakan cikal bakal dari
  teknik Thai Boxing.

  

  Jaman dinasti Yuan, dimana dinasti ini adalah penguasa dari luar China, 
sehingga melarang China
  mempraktekan bela diri, maka berkembanglah teknik tangan kosong. banyak juga
  ahli bela diri yang menyimpan ilmu mereka dalam seni akrobat, drama,
  pertunjukkan, dll, sehingga banyak bela diri yang berkembang menjadi seni
  pertunjukkan dan muncullah istilah tendangan sulaman, pukulan kembangan.namun
  gulat mongolia
  berkembang pesat. ada jaman ini seorang Jendral bermarga Chen berkelana ke
  Jepang dan mengajarkan kepada orang Jepang teknik yang bernama JuJutsu.

  

  pada jaman dinasti Ming muncul Wu Yi dan Quan Fa. pada jaman dinasti Ching,
  banyak terjadi pemberontakkan. Shaolin baru didirikan di selatan (Fu Jian),
  dan menjadi tempat berkumpul para kaum revolusioner. lalu dihancurkan
  pemerintah, sehingga banyak pendekar yang berkelana ke luar China.
  lalu pemerintahan Guo Min Tang mendirikan Guo Shu. setelah
  China
  dikuasai Komunis, maka seni yang berkembang adalah Wu Shu.

  

  Nama Kung Fu sendiri dipopulerkan oleh almarhum Bruce Lee (Lee Siao Lung),
  saat dia mengadakan show di universitasnya dan berhasil mengalahkan beberapa
  pendekar dari aliran beladiri lain (Jepang). Siao Lung juga memenangkan
  kejuaraan karate se-amerika dan pada saat memenangkan turnamen karate terbuka
  (semua beladiri boleh ikut) itu, ia meneriakan kata2, "Wo Shi Zhong Guo Ren".
  setelah itu dia ditawarkan bermain film di Hollywood, lalu ke hongkong. pada
  saat itu demam kungfu mulai mewabah ke seluruh dunia.

  

  berikut nama-nama yang pernah dipakai sebagai nama CMA

  

  Jue
  Li                         
  Kekuatan Bertempur

  Jue Di                        
  Gulat

  Ji
  Ji                           
  Teknik bertarung

  Wu
  Ji                        
  Teknik Bela diri

  Xiang
  Pu                    
  Pertarunagn menanduk

  Xiang
  Po                    
  Pertarungan antara

  Shou
  Po                    
  Tinju

  Zuo Jiao                     
  Mencengkram dan melempar

  Quan
  Fa                    
  Teknik pukulan

  Quan
  Shu                  
  Seni Pukulan
  

  
  

  
  
  
   
  
 
 
  
   
  
  
   
  
 










Bagi yang berminat latihan Kungfu



contact kami :

[EMAIL PROTECTED]

021-6874 8743

0817 6505 498


      

Kirim email ke