Membalas posting dari pak Jadi Rajaguguk...
Semua kunjungan wisata ke setiap daerah saya koq belum mendengar
ya... Saya hanya tahu apa yang dilakukan oleh Propinsi Sumatera
Selatan dengan Sungai Musinya.. Saya rasa setiap pemda pasti semua
telah bikin web site utk setiap daerahnya... tapi apakah semua orang
tahu web site tersebut??? minimal akses ke web site tersebut sekali
seumur hidup??? pasti banyak yang aktif di dunia internet tidak faham
kalau daerahnya sudah bikin web site tersebut..
Keterbatasannya adalah sebagai berikut :
1. Web site yang ada tidak dipromosikan dengan baik dan benar, bahkan
ada teknik tersendiri untuk mengangkat pamor web site kita agar
banyak dikunjungi orang..
2. Update atas pemberitaan yang ada di web site bukan merupakan
berita yang fresh atau up to date. Sekali lagi orang Indonesia jago
di dalam membuat tapi kurang jago dalam merawat...
3. Secara jujur kita tidak mendapatkan kemudahan pada saat akan
mengunjungi daerah atas akses ke web site yang kita lakukan,
kemudahan kita pada saat travelling, kemudahan kita mengenal lokasi
atau daerah tujuan, tujuan wisata yang layak dikunjungi untuk daerah
tersebut, fasilitas hotel yang ada dengan rate yang menarik dan
kompetitif dsb...
4. Apa sih implikasinya kalau banyak wisatawan agar tertarik dan
terpanggil untuk datang dan datang lagi ke suatu daerah?? tidak hanya
budaya lokal yang di kemas tetapi juga banyak hal yang sudah ada
dibuat menjadi satu kemasan yang menarik..bahkan sampai soup Yongki
harusnya sudah menjadi trade mark kota batam atau rumah makan sea
food yang ada di pantai.. Atau jalan-jalan di pertokoan yang ada di
kota batam dengan extra discount untuk setiap kunjungannya..
5. Karena pak Jadi Rajaguguk adalah orang Goverment seharusnya tidak
cukup dengan banyak kunjungan wisatawan yang sebenarnya banyak yang
tercatat datang ke batam adalah PELAKU BISNIS.. Baik itu yang
berhubungan dengan kantor yang ada disana tetapi ketemuan dengan
orang singapore/malaysia di batam adalah suatu hal yang sering
dilakukan... Jadi mereka datang mempunyai kepentingan dan seharusnya
itu menjadi suatu hal yang difasilitasi oleh pemda.
6. Kembangkan batam menjadi pusat indutri unggulan, kembangkan sumber
daya listrik yang ada, Kembangkan batam & kepulauannya menjadi salah
satu magnit yang kuat untuk orang berbisnis dan mengembangkan usaha
disana...Artinya yang kita perlukan bukan hanya Wisatawan tetapi
Investor pak...
Mohon maaf kalau tulisan di atas yang membuat kurang berkenan..
Semoga kita bisa sambung lain waktu..
--- In [email protected], Rahmad Taufik <taufi...@...>
wrote:
>
> Dear Lukito,
>
> Yang perlu di perhatikan pertama dalam menyampaikan promosi
pariwisata daerah adalah ISI, ini adalah kelemahan dari semua portal
pariwisata kita, masih sangat minim isi yang ditanpilkan untuk
menggaet penggunjung baik WISMAN dan WISNUS.
>
> Untuk Promotion pengunjung sangat bagus menggunakan FaceBook,
Freindster dll sehingga kominitas yang memanfaatkan media tersebut
dapat menjelajah lebih dalam ttg promo pariwisata.
>
> Taufik
>
>
>
>
> ________________________________
> From: herlina.lukito <herlina.luk...@...>
> To: [email protected]
> Sent: Saturday, February 21, 2009 1:51:58 AM
> Subject: BC @ Re: Membangun Pusat Informasi & Promosi Pariwisata
Daerah
>
>
> Dear Pak Jadi Rajaguguk,
>
> saya koko hadilukito, bergerak dalam bidang "internet marketing".
> seringkali saya "create" program promosi lewat internet.
>
> tahun 2007 user internet Indonesia 25 juta orang, sedangkan user
> internet dunia per februari 2009 sebesar 1,574,313,184 orang (Asia
> paling banyak).
>
> Sekarang ini kecenderungan orang jika ingin berwisata akan browsing
> dari internet.
>
> dan sy melihat kurangnya promosi Visit Batam 2010 (www.visit-batam.
com
> ranking 1,741,183 dunia), bentuk websitenya pun kurang menarik.
>
> usul pak... website www.visit-batam. com sebaiknya dirubah dahulu
agar
> orang betah klak klik di web tsb.
>
> setelah website yg baru selesai dibuat, lakukan promosi lewat
internet.
> Jika target bapak WISMAN lakukan promosi di : facebook (175 juta
> user), friendster (85 juta user) dan milis sangat efektif.
> Jika targetnya lokal, lakukan promosi di media lokal juga. cari
media
> segmented.
>
> Bentuk penyampaian pesan promosi sangat penting, sebaiknya
yg "greget"
> Bapak harus tahu demografi dari media promosinya dan bentuk promo
> setiap media tidaklah sama.
>
> Jika itu dilakukan dgn "cantik", sy yakin target Visit Batam 2010
akan
> tercapai.
>
> salam,
> koko hadilukito
> 021-96713231
>
> --- In Bisnis_Center@ yahoogroups. com, "Mr. Jadi Raja Gukguk"
> <batampromo@ ...> wrote:
> >
> > Dear Rahmad Taufik
> >
> > Terimakasih atas informasi rencana Membangun Pusat Informasi &
> Promosi Pariwisata Deerah.
> >
> > Terlebih dahulu perkenalkan nama saya Jadi Rajagukguk, Ketua
Bidang
> Promosi dan Event Batam Tourism Board (BTB), Ketua Bidang Promosi
dan
> Event Team VISIT BATAM 2010, Ketua DPD Indonesia Congress and
> Convention (DPD INCCA Batam), Wakil Ketua Umum Bidang Pariwisata dan
> Promosi Kadin Provinsi Kepuluan Riau.
> >
> > Sebagai informasi kami sampaikan. Batam saat ini memprogramkan
Tahun
> Kunjungan Wisatawan pada tahun 2010, atau "VISIT BATAM 2010" dengan
> tagline "experience it". Kami sudah melakukan promosi, publikasi dan
> komunikasi baik melalui media luar ruang (reklame, brosur, player
dan
> website), setiap kegiatan apapun yang ada di Batam juga telah
> mencantumkan logo Visit Batam 2010. Setiap kegiatan promosi dan
> pameran baik di Indonesia maupun di luar negeri kami juga telah
> mengkampanyekan rencana Visit Batam 2010.
> >
> > Sehubungan dengan rencana Visit Batam 2010, kami ingin rencan ini
> tidak hanya diketahui oleh Wisatwan dari mancanegara tetapi juga
> Wisatawan Nusantara yang ingin berkunjung ke Batam. Visit Indonesia
> 2008 yang lalu dari total kunjungan wisatawan ke Indonesia sebanyak
> 6,43 jt, Batam memberikan sumbangan sebanyak 1,074 jt wisatawan.
Batam
> menempati urutan ke 3 setelah Jakarta, Bali. Pada saat peristiwa Bom
> di Jakarta dan Bali, Batam pernah menempati urutan ke 2. Letak
> strategisnya Batam yang berbatasan langsung dengan negara Singapura
> dan Malaysia menjadikan sebagai pintu gerbang masuknya wisatawan
asing
> ke Indonesia melalui Batam. Bagi daerah-daerah lain dapat
memanfaatkan
> Batam sebagai tempat promosi dan komunikasi untuk memperkenalkan dan
> mempromosikan daerah-daerahnya kepada wisatawan asing yang masuk
> melalui Batam.
> >
> > Kira-kira apa lagi yang dapat kita lakukan untuk menyukseskan
Visit
> Batam 2010 dan meningkatkan Wisatawan Asing ke Indonesia. Demikian
> informasi kami sampaikan.
> >
> > Salam,
> > Jadi Rajagukguk
> >
> >
>