Kami memiliki investor yang bergerak dalam bisnis pengembangan energy (Power Plan - PLTU) dari China yang berminat investasi di beberapa daerah. Antaranya Kalimantan Timur, Indonesia Timur, Sumatera. Kami mengajak partisipasi dari pihak Pemda melalui BUMD dan dunia swasta untuk mengembangkan supply energy yang ada di daerahnya, ini di luar project 10.000 MW yang dicanangkan oleh Pemerintah pusat (yang tersendat investasi dan pendanaannya). Kami mengajak local partner tersebut share sebesar 30% dari nilai Investasi yang ada berupa Lahan, Dana dsb. Sebagai acuan yang kami kembangkan di Kalimantan Timur untuk 2*30MW besarnya investasi adalah US$ 45 juta. Jika secara rinci invetasinya sebesar US$ 750/kW dibawah investasi yang dipakai sebagai acuan perhitungan PLN antara US$ 900-1200/kW untuk PLTU.
Sebagai Referensi: Jumlah Pasokan dari seluruh pembangkit yang ada hanya 31% sedangkan Jumlah Daya Tersambung untuk seluruh kelompok pemakai adalah 69%, Jadi sesuatu yang wajar jika banyak daerah yang mengalami pemadaman. Dimana 2982 MW penggunaan Diesel sebagai pembangkit sudah tidak feasible untuk dipergunakan. (Source data PLN thn 2005). Jika ada yang berminat dan mempunyai akses harap menghubungi via Japri... Terima kasih banyak atas perhatiannya.

