CINTA SANG IDOLA


Novel Cinta Sang Idola sungguh menarik dan layak dibaca. Di mana tehnik
penyajian novel ini ringan sangat cocok dengan selera anak remaja dan
gaya yang ditampilkan pun cukup unik dengan mengusung gaya pop bertutur
orang Melayu Deli. Sementara, si penutur orang yang baru ngetop dan
bergaya orang Jakarta. Kisah yang diangkat sangat dekat dengan kejadian
yang kerapkali melanda kaum remaja. Jalinan ceritanya sangat
mengesankan, seperti kisah nyata. Harubiru lika-liku jalinan asmara,
bagai Romeo dan Juliet. Tapi Uniknya lagi, jalinan cerita novel ini
dapat memberi berbagai inspirasi bagi pembaca mensiasati alam pikir dan
kreativitas mengembangkan diri untuk menunjukkan Ini Gue lho!!! Miskin
bukan berarti Gue tak mampu…

Sebagai remaja yang baru tumbuh, merasakan cinta yang baru bersemi,
tentu indahnya bukan main. Begitu juga yang dirasakan Ikhzan dan Tiara,
kedua anak melayu ini. Mereka berdua ini kan lagi asyik dilanda
gelombang cinta. Cinta yang bersemi pun menembus batas perbedaan yang
menyolok di antara mereka berdua.

             Tapi betapa hancur hati keduanya, ketika cinta mereka
dipisahkan secara paksa oleh ayahnya Tiara. Perbedaan derajat bagai
langit dan bumi jadi alasan Wan Hamzah memisahkan hubungan Tiara dengan
Ikhzan. Apalagi, Wan Hamzah telah menjodohkan Tiara dengan Saiful.
Makanya, Tiara dengan paksa dipindahkan sekolahnya ke Medan. Di Medan
Tiara dipertemukan dengan Saiful, calon insinyur... Saiful pun lantas
berusaha keras untuk menghapus memori Ikhzan dari benak pikiran Tiara.
Sebagai putri melayu yang patuh memangku adat, Tiara terpaksa menjalani
fitrahnya… Tapi hati kecilnya masih menyimpan rindu untuk menemukan
kembali bunga cintanya…

             Sementara, Ikhzan berusaha bangkit dari keterpurukan jiwanya
dan tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan. Apalagi, support
temannya, seperti Mirza, Dody, Fachri dan Rina sangat membantu dirinya.
Rasa terhina Ikhzan membuat semangatnya membaja untuk merubah nasib. Dia
boleh miskin, tapi siapa bilang dia tidak bisa… Miskin bukan berarti
hampa segala-galanya... Makanya, setelah menamatkan SMA, dia merantau.
Di Medan Ikhzan berjuang merintis karier jadi penyanyi restoran.

Luka hati Ikhzan dan Tiara ternyata terbuka kembali, ketika mereka
secara tak sengaja saling menyaksikan. Tiara lihat Ikhzan sudah jadi
seorang penyanyi restoran dan mulai dapat banyak penggemar. Sedang
Ikhzan saksikan Tiara berdampingan dengan tunangannya. Mereka ingin
saling meluruk dalam dekapan, melepas jejak rindu, tapi tak sampai.
Betapa  pedih hati mereka rasanya…

Ketika ada audisi Idol di Medan, Ikhzan pun tidak menyia-nyiakan
kesempatan emas ini. Ternyata atas kegigihan Ikhzan temukan jalan untuk
membentuk talentanya. Diapun jadi bintang yang ngetop dan beken setelah
menjadi pemenang Grand Final Indonesian Idol.

Di sini Ikhzan buktikan kekurangan bukan jadi halangan untuk maju.
Kemampuan mensiasati alam pikir dan kreativitas untuk mengenali dan
mengembangkan bakat tersembunyi mengantarkan dirinya temukan talenta
yang brilian. Ikhzan mampu meniti dan mengembangkan talentanya, makanya
jadi orang top dan beken.

Di samping itu, Ikhzan membuktikan untuk membuka mata dan meningkatkan
harga dirinya bukan harus dengan kekerasan, tapi dengan talenta yang
mengagumkan dan membuat orang bangga pada dirinya. Bagaimana sikap Wan
Hamzah melihat Ikhzan menjadi bintang top dan selebriti? Bagaimana sikap
Ikhzan sendiri terhadap Wan Hamzah dan Tiara setelah dia menjadi orang
beken? Keberhasilan Ikhzan ini, apakah juga membawa kebahagiaannya
kembali dan menemukan cintanya kembali? Atau Ikhzan menemukan bunga
cintanya yang lain…

Cinta itu tidak bisa dipaksakan. Tapi siapa yang percaya akan kekuatan
cinta, maka dia akan meraih kebahagiaan…

             Jika Anda berminat untuk memiliki novel ini, maka segera
kunjungi dan klik di sini:

http://hendrasurya.blogspot.com <http://hendrasurya.blogspot.com/> ,
atau http://anakpede.cjb.net <http://anakpede.cjb.net/>  .



Jangan lewatkan kesempatan ini, selama persediaan masih ada.



Wasalam Penulis,





Hendra Surya

http://hendrasurya.blogspot.com <http://hendrasurya.blogspot.com/>  ,
[email protected] <mailto:[email protected]>

hp: 085281085906




Kirim email ke